
Ayuna akhirnya pulang dan meninggalkan Mario, Mario yang sedang senang dengan undangan Ayuna itu, membuat dirinya bahagia karena dirinya bisa menfaatkanya untuk mencari tau siapa lelaki yang selama ini Ayuna cintai.
Ayuna dengan cepat tanpa basa-basi mengendari mobilnya dengan kencang, serta dirinya memberi dan mengambil sesuatu untuk acara yang sederhana dirumah itu.
Mario yang setelah itu senang kembali ke rumah, dan untuk bersiap diri untuk datang ke acara yang Ayuna undang tadi.
Mario sangat beruntung dengan acara ini maka Mario mendapatkan suatu pertunjukan dan jalan lagi untuk melancarkan segala tujuannya untuk menghancurkan halangan yang hadir dalam rencana Mario
Mario tidak mau ketinggalan dan tidak mau bahwa diri kalah dan jauh lagi dengan Ayuna sang kekasih yang sudah di cintai semenjak waktu SMA yang belum bisa bersama dan mendapatkan cintanya dengan baik.
Ayuna yang menganggap Mario hanya seolah Adik yang dekat, sehingga tidak ada rasa sama sekali dengan Ayuna, berbalik arah dengan Mario yang sangat memiliki rasa cinta dan sayang yang berlebih yang mengebu-gebu untuk memilikinya.
" Aku harus membeli sedikit persediaan untuk nanti serta aku harus mengambil sesuatu di Langganan aku saja untuk memudahkanku, ya sudah aku akan segara kesana keburu nanti telat," Ucap Ayuna
Danil yang selesai istirahat itu merasa bahwa dirinya jenuk dalam rumah, akhirnya dirinya keluar dari rumah untuk mencari suasana yang bisa membuatnya hilang kejenuhannya, yang sambil menunggu Ariza bangun dari istirahatnya, Tak disangka Danil mendengar sahabat temannya Ayuna yang sedang mengangkat telpon dari bahwa dirinya suruh untuk datang di acara dirumah, Danil mendengar itu sangat senang serta kesempatan lagi untuk bertemu dengan Ayuna, bahwa Danil akan membawa Ariza datang ke rumah senang senang, seolah-olah suprise untuk Ayuna. Danil merasa senang, bergegas untuk membeli makan dan jajan untuk santap nanti bersama Ariza dan langsung pulang untuk menyiapkan segala sesuatunya.
" Iya Beb, adaapa," Ucap Dewi
" Oh iya kalau begitu nanti aku akan datang Beb, setelah ini beb karena aku lagi belanja di pasar, ya sudah sampai jumpa di rumah beb Ayuna, Dah...," Ucao Dewi
" Apa Ayuna ternyata ada acara, ini suatu cara dan kesempatan juga buat aku untuk bertemu walaupun tidak diundang, aku bisa mengajak Ariza untuk ikut nanti kita tinggal bilang bahwa Ariza ingin bertemu, aku ingin bertemu dengan Ayuna, sungguh kesempatan yang baik lagi untuk ku, ya sudah aku segara pulang," Batin Danil
Dewi berjalan meninggalkan dirinya sambil membawa perlengkapan belanjaannya, Danil yang pesan makanan dan jajan untuk di bawa pulang.
Disusul dengan Danil yang segera pulang ke rumah. Sesampai dirumah Ariza yang menunggu di sebuah ruang tamu melihat Ayahnya pulang dirinya langsung menjemputnya.
" Ayah dari mana, Ariza tadi cariin Ayah di kamar tidak ada ternyata Ayah keluar, " Tanya Ariza
" Ayah tadi sedang keluar memberi makanan dan jajan ini buat kita nanti, kenapa Ariza," Jawab Danil
__ADS_1
" Tidak ada apa-apa Yah, Emang Ariza saja yang sedang mencari Ayah, ya sudah sekarang Ayah udah kembali, " Ucap Ariza
" Ariza mau enggak kita pergi kerumah Tante cantik karena Tante cantik mau ada acara jadi kita kasih suprise, yaitu kedatangan Ariza, tadi Ayah mengetahui ini dari seseorang temannya Tante di pasar," Jawab Danil
" Asyik hore, tidak apa Ayah, jika Ayah mau kesana Ariza mau saja, " Ucap Ariza
" Ya sudah sekarang Ariza bersiap diri ya,kita langsung berangkat, sebelum itu kita makan dulu makanan dan jajan yang Ayab beli ini, ayo kita makan ke ruang makan dulu," Jawab Danil
" Iya Ayo Yah," Ucap Ariza
Akhirnya mereka menyantap makanan yang telah dibeli oleh sang Ayah di pasar sebelum dirinya berangkat kerumah Ayuna.
Mario yang sampai dirumah merasa senang berlipat ganda karena melihat Vioni yang kerjanya baik dan dirinya mendapatkan undangan dari kekasih kesayangannya itu,sesampai dirumah Mario meminta untuk menyiapkan baju yang bagus serta makan untuk diri, Vioni merasa biasa saja melihat Mario yang tidak menampik muka yang galau melainkan senang dan raut muka yang enak dipandangnya.
" Haha... Aku sangat bahagaia sekali, " Ucap Mario
" Bos sudah pulang, " Sahut penjaga
" Aman Bos dan terjaga aman dan tidak ada yang mencurigakan dari nona Vioni, " Jawab penjaga
" Ya sudah kalau begitu, aku harus masuk dulu kamu bersiap jaga lagi untuk hari ini, aku mau keluar ada acara lagi," Ucap Mario
" Baik Bos, laksanakan, " Jawab penjaga
Mario memasuki rumah dengan senang melihat Vioni langsung memeluknya dan membuat dirinya sangat canggung beda dengan setiap harinya yang penuh dengan kekerasan dan marah.
" Vioni sayang, sungguh bahagianua diriku, dan kamu juga bikin aku bahagia sekali hari ini kamu mengerjakan perkerjaan rumah dengan baik," Ucap Mario sambil memeluknya
" Waduh tumben monster satu ini, kenapa menjadi seperti itu aku jadi takut mungkin diri sedang mendapatkan sesuatu yang membuat dirinya bahagia, ya sudahlah suatu kesempatan diriku untuk aman," Batin Vioni
__ADS_1
" sekarang siapkan aku makanan serta baju yang bagus, aku mau mendatangi acara teman aku, sekarang," Ucap Mario
" Baik, " Jawab singkat dari Vioni
Vioni akhirnya menyimpan makanan terlebih dahulu untuk santapan Mario, setelah menyiapkan makanan Vioni segera ke kamarnya untuk menyimpankan baju yang untuk di pakai ke acara, Vioni menyetrikanya agar menjadi tapi dan enak untuk dipandang.
Mario yang menungu di meja makan sambil bermain Handphonenya, tidak sangka dirinya mendapatkan pesan dari Ayuna dengan chat alamat rumahnya.
" Ayuna sudah mengirimkan alamat rumahnya kesaya, ternyata hanya beda arah saja ini rumah, okelah tunggu aku, aku akan segera datang," Ucap lirih Mario
Vioni mengantar makanan kemeja Mario.
" Mas ini makanan dan minumannya silahkan, kalau begitu saya mau menyiapkan baju buat Mas sebentar," Ucap Vioni
" Oke taruh disitu saja, ya sudah sana siapkan baju buat ku, Terima kasih ya sayang," Jawab Mario dengan senyum
" Mari Mas," Ucap Vioni
Vioni meninggalkan ruang makan itu dengan sedikit berfikir aneh tentang Mario.
" Sepertinya monster itu ada rencana yang berhasil sehingga dirinya merasa bahagia,apa ya yang membuat dirinya berubah seperti itu, pasti itu hanya sekedar kebetulan saja, ah ya sudah aku segera siapkan baju untuknya, nanti jika telat pasti berabe lagi," Ucap Vioni sambil menyiapkan
Danil dan Ariza yang setelah makan itu bersiap untuk berangkat ke rumah Ayuna, mereka pergi untuk berganti penampilan.
" Sayang jika sudah, Sayang bisa ganti baju dan kita segera berangkat kerumah tante, biar sampai kesana dengan tepat waktu," Ucap Danil
" Baik Yah," Jawab Ariza
Mario memakan hidangan yang telah ia minta setelah Mario selesai ia beranjak ke kamar untuk bersih diri dan berganti baju, tak lamaa kemudian Mario telah siap dan Mario berangkat kerumah Ayuna sesuai dengan alamat yang sudah di kirimkan Ayuna kepadanya.
__ADS_1
Danil yang hampir sampai di rumah Ayuna, disusul dengan tibanya Mario.