Kutemukan Hati

Kutemukan Hati
AKRAB


__ADS_3

Mario yang tak sadar bahwa seseorang yang menolongnya ketika kejadian perampokan uang terhadapnya itu, Mario yang sibuk dengan makan bubur untuk meminum obat yang telah di berikan oleh perawat perusahaannya, agar dirinya merasa membaik.


Mario dengan lahap dan menghabiskan bubur yang telah disiapkan untuk dirinya, Mario tidak mau sakit karena dirinya masih ada tujuan untuk mendapatkan informasi tentang siapa lekaki yang dekat dan bisa membuat dirinya jatuh hati padanya.


Hamra yang sudah siap dan berada di perusahaan miliknya bergegas untuk bertanya kepada pihak resepsionis untuk mengetahui ruangan pribadi Mario.


Ayuna yang merasa senang dan bahagia setelah mendengar suara Hamea sangat kekasihnya, terasa kangen yang di rasakan mulai terobati walaupun hanya dengan berbicara dalam Telpon. Ayuna pun sambil membuat dan merancang baju untuk penikahannya.


Mama Nadia pun menghampiri Ayuna yang sedang tersenyum bahagia itu, bahkan Mama Nadia melihat rancangan untuk baju pernikahan sang Puterinya.


Bos Hamra yang segera pulang untuk menuju ke kantor utamanya, menyerahkan tugas ke pada Hamra karena merasa Hamra yang cocok dan karyawan yang sangat hebat dan mampu untuk menyelesaikan tugas dan proyek tersebut.


" Akhirnya aku sudah sampai di perusahaan milik Mario, ya lumayan lah perusahaan Mario, semoga semakin baik dan lebih bisa berkembang," Ucap Hamra


" Kalau begitu aku harus bertanya kepada resepsionis dimana ruangan pribadi Mario," Ucap Hamra


Berjalan menuju resepsionis kantor.


" Waduh seperti puteri Mama sedang bahagia sekali ni, Mama lihat ada yang bahagia... Mungkin sayang bisa kasih tau kenapa," Ucap Mama Nadia


" Apa sih Ma ini bisa aja, ya Alhamdulillah Ma, tadi Ayuna baru nelpon Mas Hamra jadi Ayuna senang aja, karena rasa kangen Ayuna kepada Mas Hamra terobati, " Jawab Ayuna


" Oh begitu ya syukurlah kalau begitu, ya sayang sering -sering saja berbincang dengan Hamra agar kangen yang sayang rasakan akan terobati, kemungkinan kapan Hamra pulang dari tugasnya sayang," Ucap Mama Nadia


" Untuk itu Ayuna belum tanya kapan pulangnya Ma, " Jawab Ayuna


" Ya sudahlah semoga cepat selesai saja, biar segera pulang ke sini, wau sayang sedang desain rancangan baju pengantin ya," Ucap Mama Nadia


" Iya Ma ini aku rancangan sendiri tinggal nanti kalau udah waktunya Ayuna berikan kepada desainer untuk membuatnya, Sambil fiiting dengan Mas Hamra," Jawab Ayuna


" Menurut Mama bagus banget ini rancangannya cocok buat kamu sayang, " Ucap Mama Nadia


" Ya begitu lah Mas, Ayuna mau pakai baju yang sederhana tetap bagus," Jawab Ayuna


" Ya sudah kalau begitu Mama mau kesana dulu, teruskan aktivitas sayang," Ucap Mama Nadia


" Iya Ma," Jawab Ayuna


Bubur yang berada di depannya pun habis tanpa sisa, Mario mulai untuk minum obat yang telah di berikan oleh perawat sesuai dengan resep dan takarannya.


OB memasuki ruangan Mario untuk memberikan pelaratan yang kotor untuk dibawa ke belakang, Mario yang sudah terasa keenakan itu mulai duduk di tempat dengan santai dan sambil memulai mengerjakan tugas dokumen kantornya. Ruangan Mario yang sudah bersih dan siap untuk tempat kerja.

__ADS_1


" Permisi Mbak, " Ucap Hamra


" Iya bapak, selamat datang di perusahaan kami, bisa saya bantu," Jawab Resepsionis


" Oh begini saya ingin bertemu dengan pemilik perusahaan ini, dengan nama pak Mario, apakah orangnya ada," Tanya Hamra


" Sebelumnya mohon maaf Bapak ini siapa ya," Jawab Resepsionis


" Saya temannya, tadi ketika saya bertemu dengannya suruh datang ke kantornya," Ucap Hamra


" Oh begitu nya Bapak, sebentar saya akan menghubungi pak Marionya terlebih dahulu, bapak mohon ditunggu sebentar ya, " Jawab resepsionis


Resepsionis akhirnya menghubungi dengan telpon kantor.


" Mohon maaf Bapak ini ada seseorang yang mau bertemu dengan Bapak, katanya sudah pernah bertemu dengan Bapak, apakah dipersilahkan keruangan Bapak," Ucap Resepsionis


Mario yang tidak tau siapa yang ingin bertemu dengan dirinya karena resepsionis yang tidak memberi nama jelas kepada sehingga Mario. Hanya memeberikan izin siapa tau penting.


" Iya tidak apa suruh saja masuk ke ruangan saya," Jawab Mario


" Baik Pak, Terima kasih, " Ucap Resepsionis


" Mari mbak, " Jawab Hamra


Mereka berdua berjalan menuju ruangan Mario, resepsionis yang berjalan di depan dan di ikuti oleh Hamra yang dibelakangnya, suara sepatu mereka begitu seolah seperti sepatu kuda yang amat keras.


Tak lama mereka telah sampai di depan pintu ruang Mario, Resepsionis hanya mengetukkan pintu dan membuka memberi tahukan kepada Mario.


Tok... Tok... Tok...


" Iya silahkan," Ucap Mario


" Bapak saya sudah antara bapak yang ingin bertemu dengan bapak, orangnya ada di luar," Jawab resepsionis


" Ya sudah suruh masuk, " Ucap Mario


" Baik Pak, kalau begitu saya permisi," Jawab resepsionis


Resepsionis keluar dari dari pintu yang dekat dengan Hamra dan langsung mempersiapkan Hamra untuk memasuki ruangannya.


" Bapak silahkan masuk, sudah ditunggu oleh Bapak Mario, " Ucap resepsionis

__ADS_1


" Baik Terima kasih," Jawab Hamra


" Kalau begitu saya tinggal dulu, silahkan Pak," Ucap Resepsionis


" Baik, " Jawab Hamra


Akhirnya Hamra pun memasuki ruangan Mario.


" Permisi," Ucap Hamra


" Masuk," Jawab Mario


Mario sontak kaget melihat Hamra datang ke perusahaannya.


" Sungguh kaget dan berkesannya aku, silahkan duduk," Ucap Mario menyilahkan duduk di tempat tamu ruangannya


" Iya maaf saya kesini tidak kabar terlebih dahulu, karena juga tidak punya kontak jadi saya langsung kesini ingat kata kamu saja kemarin, mumpung ada waktu songgar saja," Jawab Hamra


" Tidak apa malah aku senang bahwa kamu datang juga ke sini, oh iya kita sampai belum kenalan nama saya Mario, selamat datang di perusahaan saya, " Ucap Mario


" Nama saya Hamra, saya sangat suka dan sangat senang bisa datang dan memiliki kesempatan datang di perusahaan milik kamu Pak Mario," Jawab Hamra


" Sungguh, tidak apa yang beginilah perusahaan saya, yang saya bangun dengan sudah payah dan masih proses untuk berkembang, jangan panggil Bapak seolah sudah tua panggil Mas atau Mario saja Mas karena masih muda," Ucap Mario


" Oke baiklah, aku akan menaruh sesuatu dengan situasi," Jawab Hamra


" Mas Mario kerja di kantor mana, " Tanya Mario


" Aku kerja di perusahaan keuangan di kota saya, dan saya di kota ini karena banyak bertemu klein dari daerah luar kita, kemarin kita ketemu satu tempat itu juga meeting bersama klien," Jawab Hamra


" Oh jadi Mas datang di luar kota ini untuk melakukan dan tugas proyek dari atasan ya, " Ucap Mario


" Iya betul, kalau sendiri," Jawab Hamra


" Kalau Mario ya disini kantor utama saya Mas, dan jika aku di tidak disini cuma liburan atau kembangkan bisnis yang lainnya saja," Ucap Mario


" Bagus itu lebih baik seperti itu, aku saja juga sudah berbisnis dan alhamdulillah sudah berjalan sampai sekarang," Ucap Hamra


" Iya Mas, " Jawab Mario


Akhirnya mereka mengenal satu sama lain dan mulai terasa akrab di antara mereka berdua.

__ADS_1


__ADS_2