Kutemukan Hati

Kutemukan Hati
AMBISIUS


__ADS_3

Ayuna yang sudah mendapatkan kata sepakat dari teman proyeknya merasa bahagia dan merasa proyeknya akan berjalan dengan baik dan lancar. Ayuna juga berhasil meyakinkan bahwa bisnisnya ini akan berjalan dengan baik dan lancar.


Mario yang sudah sampai cafe yang sama mencari tempat untuk memesan minuman tidak disadari Mario menatap Ayuna yang sedang duduk akhir mereka saling kenal dan saling menyapa.


" Alhamdulillah, bisnis aku berjalan dengan baik, para investor semua sepakat dan menerima dengan mufakat, pasti ini akan membawa keberuntungan ku dan kantorku,semakin hari semakin baik harapanku, " Ucap Ayuna


Mario berjalan dengan gagah dan begitu handsome sambil berpenampilan kasual serta kaca mata yang menghiasi matanya. Tak sengaja menyenggol tempat Ayuna dan Ayuna merasa bergerak kesamping.


Mario sontak meminta maaf kepada Ayuna, tak disangka bahwa Mario bertemu dengan Ayuna wanita yang di cintainya. Ayuna juga tak menyangks bahwa dirinya betemu dengan Adik kelasnya yang saat itu dekat dengan Ayuna yang dianggap sebagai adiknya.


" Maaf mbak, saya tidak sengaja," Ucap Mario


" Oh tidak apa Mas, ini juga salah saya kurang kesini, itu untuk jalan maaf," Jawab Ayuna


Tak lama dia saling melihat satu sama lain. Dan semua sontak kaget.


" Mbak Ayuna, " Ucap Mario bersamaan


" Mario," Jawab Ayuna bersamaan


" Mbak Ayuna ternyata, maaf Mbak Mario tadi ngelamun jadi tidak tau jika mbaknya adalah Mbak Ayuna, sangat senang sekali," Ucap Mario


" Aku juga kaget, ternyata kamu Mario," Jawab Ayuna


Vioni yang di rumah yang terus berusaha untuk mencari cara untuk bisa kabur dari rumah sekapannya.


Vioni berjalan ke arah belakang dan dirinya sampai di pintu belakang melihat situasi yang sepi Vioni kelaur dengan pelan-pelan.


" Aku sudah sampai di belakang, ini mungkin jalan yang tidak ada penjaganya, kalau begitu aku harus segera kelaur dari sini," Ucap Vioni sambil kelaur hati-hati


Tak disangka di samping terdapat penjaga yang ada di sana, sehingga Vioni dengan kaget dan terdiam bahwa di dekatnya terdapat penjaga, akhirnya Vioni memutuskan untuk kembali kedalam dapur sebelum mereka ketahuan.


" Astaga ternyata di situ ada penjaga, jika mereka tau pasti akan laporkan kepada Mas Mario pasti semakin ketat dan dia akan marah kepadaku, kalau begitu aku kembali secara tepat," Batin Vioni sambil berjalan masuk ke dalam tak di sangka dirinya menendang sesuatu yang membuat guci sekitar pecah.


Vioni tediam dan takut, pasti penjaga sudah mendengar dan mwbgheceknya, Vioni dengan tergesa mencari tempat sembunyi dan Penjaga mencari siapa yang memecahkan tersebut tak disangka ada seekor kucing yang kebetulan turun dari atas dan berdiri di sebelah guci akhir Vioni merasa aman.


" Siapa itu," Ucap pengawal

__ADS_1


" Aduh dirinya pasti kesini, aku segera sembunyi," Batin Vioni


" Ayo kita chek siapa tau ada wanita itu yang ingin kabur," Jawab penjaga


" Ya sudah ayo," Jawab pengawal


Mereka menuju ke sumbernya suara yang terjadi itu akhirnya mereka tidak menemukan wanita itu, ternyata ada seekor kucing yang sedang berada di guci tersebut yang kebetulan datang ke situ melihat ada sebuah sesuatu yang membuat kucing itu datang kesana.


Meong... Meong...


" Ternyata kucing, ya sudah ayo kita kembali, kita bersihkan nanti saja setelah bos datang, " Ucap penjaga


" Ya sudah ayo kita kesana, kita nikmat dan duduk sana," Jawab pengawal


Vioni sangat bersyukur dan aman dengan adanya kucing yang datang kebetulan berada di sana, sehingga Vioni tenang dan segera untuk kembali ke kamarnya sebelum di chek oleh penjaga lainnya.


" Syukurlah, Terima kasih Ya Tuhan kamu telah datangkan seekor kucing yang menyelamatkan ku, jadi aku aman dari mereka semua, ya sudah aku akan segera kembali ke kamarku sebelum dia datang untuk melihat diriku ke atas," Ucap Vioni sambil jalan ke kamarnya


" Ya susah Silahkan duduk disini saja, aku juga sendiri tapi setelah bertemu dengan pihak kerjasama dengan aku, m" Ucap Ayuna


" Oh boleh kah Mbak Ayuna, " Jawab Mario


Mario memilih dekat dengan Ayuna disambilnya, dirinya merasa senang dan sangat ambisius untuk mendapatkan cintanya yang susah untuk didapatkan itu.


" Ya sudah kamu mau pesen apa, " Tanya Ayuna


" Sudah mbak biar Mario saja yang memesanya, Mbak, " Jawab Mario sambil melambaikan tangan ke pelayan


" Mbak saya pesan ini, Mbak Ayuna apa, oh itunya oke, sama jeruk satu," Ucap Mario


" Sebentar ditunggu ya", sahut pelayan cafe


" By the way sekarang kamu sibuk apa Mario, baru tau dan ketemu kamu hari ini dan kamu sempat tidak ada kabar samaa sekali," Tanya Ayuna


" Sedang menenangkan diri sayang, karena aku sangat mencintaimu tetapi aku belum bisa memilikimu, dan akhirnya hari ini aku bisa bertemu denganmu, aku ingin memiliki mu aku harus bisa mendapatkan cintamu, " Batin Ambisi Mario yang sudah berat


" Oh Mario sibuk di kota lain saja mbak, terus alhamdulillah ini ada tugas di kota sini kembali ke kenangan awal lagi, ya ini aku bisa bertemu dengan Mbak Ayuna," Jawab Mario

__ADS_1


" Syukurlah kalau begitu kalau kamu sudah kerja, aku senang dengarnya," Ucap Ayuna


Danil dan Ariza yang sambil menikmati suasana sekitar dan hiburan akhirnya tiba waktu Istirahat siang, mereka menuju ke kamar untuk istirahat siang.


" Ariza waktu istirahat siang sudah tidak ayo sayang waktu ke kamar," Ucap Danil


" Iya Ayah, ayo, " Jawab Ariza


Ariza langsung menuju kamarnya dan segera untuk istirahat dengan sendirinya.


" Ya sudah Ayah tinggal ya, istirahat biar fresh," Ucap Ayah Danil


" Iya Yah, " Jawab Ariza


Danil meninggalkan Ariza agar dirinya beristirahat di kamarnya.


Mario melihat Kecantikan Ayuna yang semakin menjadi-jadi yang tidak bisa menahan rasa ambisinya untuk memilikinya bahkan dirinya sangat sayang dan cinta terhadapnya, Mario ketika bertemu dengan Ayuna hatinya selalu berbunga bahkan berdetak keras terasa mau copos dari tubuhnya.


" Ayuna kamu begitu cantik sekal sekarang, lama tidak bertemu cantik makin jadi, aku sangat mencintaimu mbak Ayuna, tolong Terima dan peka terhadap rasaku ini mbak Ayuna," Batin Mario


" Oh iya bagaimana kamu udah punya rencana menikah atau sudah punya pasangan," Tanya Ayuna


" Untuk itu belum mbak seperti, tetapi pasangan sudah ada sosok yang aku cintai bahkan dia cantik seperti bidadari, masih perlu untuk di perjuangan Mbak," Jawab Mario


" Kamu tau wanita itu yang ada di depan aku ini, kamu mbak Ayuna, " Batin Mario


" Permisi ini pesennya," Ucap pelayan cafe


" Terima kasih ya Mbak, " Jawab Ayuna


" Syukurlah kalau begitu, aku akan selalu mendukungmu, perjuangankan jika itu terbaik buat dirimu Mario, " Jawab Ayuna


" Pasti Mbak Ayuna, kamu akan aku perjuangan apapun jalan dan hasilnya, aku akan tetap berjuang untuk mendapatkan dirimu, " Batin Mario tangan yang ingin mengelus rambut Ayuna


Tangan Mario yang berada di belakang ingin mengelus rambut indahnya tetapi Ayuna sontak bergerak ke depan untuk mengambil minum dan akhirnya tak jadi untuk memegangnya.


" Mario ayo di minum, " Ucap Ayuna

__ADS_1


" Iyaa Mbak," Jawab Mario sambil tanganya melepaskan dan seperti marah membuang tanganya dari rambutnya


__ADS_2