Kutemukan Hati

Kutemukan Hati
KEDEKATAN


__ADS_3

Ariza yang menikmati permainan di wahana mainin membuat Hamra senang sehingga memunculkan bayang-bayang seorang ayah yang sedang mengajar putera bermain bersama keluarganya, membayangkan Hamra bersama Ayuna berserta buah hatinya.


Sehingga dirinya sekilas untuk mengalamun sambil membayangkan dirinya bermain dalam khayalannya yang belum bisa terencana dengan cepat.


Ariza yang terus menikmati permainan dengan gembiranya membuat dirinya teriak dan senyum lepas tanpa ada bebas di dalam senyumnya.


Ayuna yang sedang tersenyum memandang Ariza dengan pintarnya Ariza.


" Semoga segera untuk melamar Ayuna untuk menjadi ibu dari anak-anakku, dan kita bisa bahagia seperti ini, " Batin Hamra


" Om... Om... Om... Lihat om.., " Teriakan Ariza yang belum Terrespon oleh Hamra


" Secepatnya aku akan segera membuktikannya, aku akan segera menyelesaikan masalahku terlebih dahulu soal sudah lancar dan keinginan makin sudah sedikit terpenuhi," Batin Hamra


" Om... Om... Om... Om..., " Teriak Ariza kedua mbuat Hamra sadar dan kaget untuk langsung menjawabnya


" Oh iya, maaf kan Om, Om lagi tidak fokus, gimana, " Jawab Hamra


" Kenapa Om kok tidak fokus, Ariza sudah panggil Om tidak dengar sama sekali, " Ucap Ariza


" Om tadi lagi mikir pekerjaan jadi Om jadi lupa jika jagoan Om sedang memanggil Om, Om minta maaf donk, " Jawab Hamra


" Iya Om aku maafin, Om lihat Ariza senang bisa memang dapat banyak hadiah, " Ucap Ariza


Vania yang sudah bersiap diri dengan tapi dirinya langsung kekuar untuk menuju ke salon langganan dirinya untuk merawat diri.


Dengan menaiki mobil sendiri dirinya melaju dengan cepat, Vania yang terkenal dengan sosialitanya ya tidak mau tertandingi oleh lawannya.


Vania sampailah di salon langganannya, Vania langsung meminta dirinya di layanilah dengan sebaik mungkin sesuai dengan paket terbaik di salonnya.


Vania sangat percaya diri untuk merawat dirinya lebih baik dan cantik lagi. Bahkan dirinya melakukan apapun untuk tampil beda dan cantik menawan. Seberapapun harga dirinya berani untuk membayarnya.


" Hallo mbak saya mau paket termahal di salon ini dengan nama Vania, sekarang," Ucap Vania


" Baik mbak, ditunggu saya data terlebih dulu dan siapkan semuanya, " Jawab pelayan

__ADS_1


" Oke aku tunggu, " Ucap Vania


Pelayan salon sedang memproses pesanannya Vania. Dan segera memberikan tempat untuk merawat dirinya.


" Ariza mau main apa lagi, biar Om tukarkan uang koin lagi, " Ucap Hamra


" Ariza mau main, pululan itu Om, kayak seru pasti Ariza menang lagi," Jawab Ariza


" Ya sudah sebentar tunggu, Om akan tukar nya koin dulu," Ucap Hamra


" Iya Om Ariza tunggu, " Jawab Ariza


" Ariza mau main lagi ya, " Ucap Ayuna


" Iya tante, mau main pukulan itu seperti sangat menantang sekali, pasti Ariza aka menang," Jawab Ariza


" Ya sudah sebentar nunggu Om sedang tukar koinnya," Ucap Ayuna


" Iya tante," Jawab Ariza


" Mbak mari ruangan di nomer 2, sudah ditunggy disana," Ucap pelayan


Vania segera menunju ke tempat yang sudah di siapkan oleh pihak salon, dengan bugarnya dirinya menyiapkan semuanya tanpa lama, serta mulai di eksekusinya.


Vania merasakan sangat beda dan sangat enak dengan treatment yang sangat berkelas itu, membuat dirinya seperti bak seorang ratu yang sangat spesial.


Tak lama kemudian Hamea datang untuk memberikan koin yang sudah ia tukarkan untuk Ariza, Ariza bergegas untuk menuju mesin pukulan yang ia inginkan, Ariza memasukkan koin kedalam mesin. Mesin langsung bergerak tanpa basa-basi Ariza sangat piawai dalam memukul karena setiap dirinya main tidak ketinggalan semua wahana di mainkan olehnya.


Hamra yang saling bersaing dengan Ariza kalah dan pasti di tertinggal dengan Ariza dengan ketawa yang sangat bahagia.


" Ariza om ketinggalan trus, bagaimana ini, " Ucap Hamra


" Om, harus cepat ketika dia muncul, om harus segera pukul biar dirinya masuk jangan biarkan dia masuk sendiri, " Jawab Ariza


" Iya jagoan om, ini om sedang berjuang, " Ucap Hamra

__ADS_1


Ayuna yang sedang memandang dari kejauhan melihat diri saling bahagia, merespon sama lain membuat hati Ayuna tersentuh, Ayuna membayangkan soal keluarga yang harmonis dan bahagia seperti haeu ini melihat putera bahagia bersama ayahnya, bermain bersama bahkan menghabiskan waktu bersama dengan keluarga kecilnya.


" Semoga suatu saat aku maka bahagia seperti ini dengan putera ku bersama orang yang aku cintai, niat baik ini semoga di Semoga untuk kedepannya, kau tidak sabar untuk menjalani keluarga baru seperti ini," Batin Ayuna


" Semoga Mas Hamra segera memberanikan serta membuktikan bahwa dirinya akan segera meminangku, " Batin Ayuna sambil mengalamun


Treatment Vania ia nikmati dengan santai, bak puteri yang memiliki segala-galanya, Vania yang tidak memandang itu membuang-buang uang.


Sikap Vania yang tidak di sukai oleh Hamra, bertimbang dengan sikap Vania yang suka dengan gaya hidupnya yang sangat glamour. Vania wanita yang begitu mewah segala sesuatunya.


Ayuna sangat terkesan nyaman dan mulai suka melihat kepawaian Ariza serta sikap kelucuan bahkan ke pintaran Ariza yang jarang di miliki pada anak di usiannya saat ini.


Sejenak Ayuna untuk melupakan bayang-bayangnya dan memberitahu bahwa sudah hampir malam untuk segera pulang.


" Ariza mainnya sudah kalau sudah waktunya pulang, udah larut malam nanti di marahi ayah Ariza gimana," Ucap Ayuna


" Oh iya Tante sudah, Ariza sudah puas hari ini, " Jawab Ariza


" Ya sudah kalau gitu kita pulang ya jagoan om, " Sahut Hamra


" Iya Om, Terima kasih sudah temenin Ariza dan Tante cantik hari ini, lain kali kita keluar lagi seperti ini ya om, " Jawab Ariza


" Iya Ariza,jika ada waktu lagi ya kita bisa main bersama" Ucap Hamra


" Iya Om, Ariza saya tunggu kabarnya," Ucap Ariza


" Ya sudah sekarang kita pulang ya, sebelum pulang kita belajar buat kebutuhan rumah dan Tente sebentar ya," Ucap Ayuna


" Iya tante," Jawab Ariza


" Ya sudah ayo kita jalan ke Supermarket bentar antar tante cantik belanja," Sahut Hamra


Mereka berjalan untuk menuju supermarket. Belanja untuk kebutuhan sehari-hari dirumah yang sedang habis.


Vania yang selesai treatment, merasa dirinya fresh dan menjadi percaya diri yang lebih dan lebih, bahkan dirinya belanjakan barang-barang yang super brandit.

__ADS_1


" Rasanya diriku fresh dan beda setelah treatment, aku semakin cantik dan menawan," Ucap Vania


Ayuna belanja dan mengambil keperluan untuk kebutuhannya. Serta Ariza dibelikan jajanan buat keesokan harinya bahkan keperluan yang merasa kurang.


__ADS_2