
Setelah Hamra sibuk membuatkan menu untuk si Ibu akhirnya Hamra segera menyajikan kepada sang Ibu itu, tanpa apa Hamra dengan suka hati untuk mempersilahkan untuk memakannya.
" Ibu ayo di makan, coba menu pertama Hamra, ini juga baru awal buka jadi Ibu bisa menjadi seorang penikmat dan penilai sebelum ada yang beli, tenang saja gratis dan ini spesial buat Ibu, " Ucap Hamra
" Sungguh mulai dan baik anak, itu aku tidak salah menerima tawarannya dan memberikan saran untuk kebaikannya," Batin Ibu
" Terima kasih ya nak, Ibu coba untuk me nyicip nya ya, " Jawab Ibu itu sambil memakan dengan lahapnya
" Ibu ini sepertinya kelaparan, kasihan sekali ya, Aku jadi kasihan kalau gitu aku nanti akan bawa untuknya masih ada sisa tadi," Batin Hamra
" Enak.. Enak.. Enak sekali lembut dan rasanya sudah pasti, tinggal garam dan kurang bawang, juga saos nya kurang kental dan asalnya kurang sedikit, enak sekali ini, " Celoteh makan Ibu
Hamra hanya memandang dan melihatnya serta Hamra tak melupakan bahwa setiap omongannya terdapat sebuah saran dan kritik untuk menunya, Hamra fokus kedalam celoteh dan tidak lupa untuk menjawab pertanyaan Ibu agar merasa menghargainya.
" Iya Ibu, alhamdulillah kalau Ibu suka, " Jawab Hamra
" Enak sekali, kalau bisa ini potongan harus sama, terus bawang goreng harus sedikit coklat, dan jangan terlalu matang banget atau kematangan jadi tidak enak, tapi enak," Ucap Ibu
" Semoga aku bilang begini kamu bisa paham dengan apa yang aku maksudnya, ini ilmu buat kamu nak baik," Batin Ibu
" Iya Ibu Hamra tidak pengalaman dalam itu jadi ya sebisanya," Jawab Hamra
" Kenyang sekali, Hu enak sekali, ahh... Perut Ibu besar dan sehat ini, " Ucap Ibu
" Allhamdulilah somiga berkah, bagaimana Ibu mau nambah lagi, Hamra buatkan lagi," Tawaran Hamra
" Tidak usah sudah cukup lihat ini perut Ibu sudah besar, sudah kenyang sekali," Ucap Ibu
" Ya sudah kalau begitu," Jawab
" Ya sudah ya nak, Ibu mau kesana mau cari bahan dan cari koran buat dijual nanti, Terima kasih atas menu gratis yang enak tadi, semoga jualan mulai laku dan sukses untuk kedepannya, itu do'a dari Ibu kepadamu, " Ucap Ibu
__ADS_1
" Sama-sama Ibu, Terima kasih juga Ibu memberikan sedikit saran dan sudah mau merasakan menu baru dan mulai jualan saya, semoga Ibu bisa mampir lagi ya," Jawab Hamra
" Alhamdulillah ternyata dirinya mendapatkan dan mendengarkan apa yang aku katakan, semoga terbaik buat kamu nak," Batin Ibu
" Iya nak Terima kasih, semoga Ibu bisa kesini lagi dan mampir," Ucap Ibu
" Iya Ibu, Hati-hati, oh iya ini ada sedikit menu tadi, Ibu bawa buat makan siang, " Jawab Hamra
" Sudah nak tidak perlu nanti kamu rugi, sudah jangan, " Ucap Ibu
" Tidak apa Ibu, sekali Ibu saja karena tidak ada ya makan nanti jadi mubadir, bawa ya Ibu," Jawab Hamra
" Terima kasih nak sangat baik sekali, " Ucap Ibu
Akhirnya Ibu itu berjalan meninggalkan kios Hamra, Hamra tersenyum karena bisa membantu Ibu itu lalu Hamra mulai membereskan agar kembali bersih, dan untuk menunggu pembeli yang mau memberi jualannya.
Hamra membersihkan piring, gelas dan meja didepan dengan cepat dan santai, serta setelah biru dirinya belajar untuk memotong sesuai dengan porsi dan bentuk yang proporsional agar kelihatan sama dan enak.
Serta Hamra merasakan perbedaan antara dirinya tadi serta saran dari Ibu tadi.
" Sungguh baik sekali dia, aku senang berkerjasama denganmu, sama-sama, ini menu darinya rasanya enak dan tinggal sedikit dan tinggal untuk memperbaiki, dia akan semakin di suka kalau begitu aku mau kembali ke kantor, salamkan kepada Bos kamu, " Ucap Ibu tadi melepas bajunya menjadi super kaya.
" Baik Terima kasih atas bantuan Ibu, dan saya akan salamkan kepada bos, dan sampai jumpa kembali, " Jawab cwok berkaca mata
Tak lama kemudian mereka berdua meninggalkan situasi di sekitar kios Hamra, Hamra mulai menunggu serta mulai untuk membuat rencana baru untuk memamerkan jualannya, akhirnya ia berfikir sejenak.
Hamra berfikir dengan serius dan mulai pusing disaat menemukan jawaban teryata terdapat seorang yang ingin membeli dan Hamra sejenak untuk melupakannya.
" Mas masih ada, boleh aku beli 3 dimakan disini, saos ayam, Asam manis, dan kecap, terus minumnya es jus semangka, dan es jeruk 2 , sama satu lagi bakar ayam bumbu asam pedas satu hot ya, " Ucap pembeli
" Alhamdulillah,rejeki semoga ini awal yang baik, aku harus sebaik mungkin memasaknya," Batin Hamra
__ADS_1
" Siap mbak ditunggu ya, dan silahkan untuk menunggu bisa mengisi saran dan kritik, " Jawab Hamra
Hamra langsung bergegas untuk menyimpan dan memasaknya, serta Hamra dengan pintarnya mengerjakan satu demi satu secara bersamaan.
Dengan sibuknya Hamra fokus untuk membuat menu harinya enak dan semakin enak, Hamra sangat senang karna ini pembelian pertama dalam jualan hari ini. Tak lama kemudian Hamra selesai dalam membuatkan minuman ia antar terlebih dahulu, dan sebentar lagi untuk makanannya.
" Permisi ini untuk minumannya ya, sebentar ya sedikit lagi siap di sajikan menunya," Ucap Hamra
" Iya mas tidak apa kok, " Jawab pembeli
Tak lama kemudian satu persatu matang dan siap untuk di hidangankan dan dibawa ke pembeli.
" Alhamdulillah sudah siap aku segera mengantarnya," Ucap Hamra dengan lirih
" Permisi ini pesanannya tadi ayamnya dan yang lain, selamat menikmati," Ucap Hamra
" Iya mas, Terima kasih, " Jawab pembeli
Hamra kembali ke tempatnya untuk membersihkan dan duduk di sana untuk menunggu pembeli selesai makan dan menikmatinya. Hamra berharap menu yang ini sedikit ada perubahan dan dapat saran dari pelanggan barunya.
Tak lama kemudian mereka sudah selesai dan mereka memberikan saran untuk menunya bahkan dirinya juga memberikan lisan kepada Hamra.
" Mas sudah jadi berapa semuanya, " Ucap Pembeli
" Semua jadinya seratus lima puluh ribu, oh iya sudah mengisi saran," Jawab Hamra
" Seratus lima puluh ribu ya, oh sudah mas saya sudah isi, alhamdulillah enak dan kalau bisa pedasnya itu bukan bisa sama itu aja, " Jawab pembeli
" Terima kasih, selamat kembali lagi ya," Ucap Hamra
" Sama-sama, mari mas," Jawab pembeli
__ADS_1
Akhirnya Hamra senang mendengar dan mendapatkan sebuah saran lagi untuk kelayakan menunya, dan Hamra mulai untuk belajar memperbaiki lagi.