Kutemukan Hati

Kutemukan Hati
BERHASIL


__ADS_3

-'Dewi yang sangat khawatir itu semakin merasa tidak enak dengan perasaannya bahkan dirinya mulai untuk mengocehi Ayuna jika dia keluar dan bertemu dengan Danil. Perasan sahabat Ayuna terasa dekat karena Dewi sangat dekat waktu dia kecil sampai dia besar saat ini. Dewi sangat melindungi Ayuna bahkan dengan Ayuna. Sahabat sejatinya.


" Untuk selanjutnya aku akan sedikit banyak ngomel kepada Ayuna jika dirinya bertemu dengan Danil si mantannya itu, aku pikir dia datang di kehidupan Ayuna lagi ada maksud tertentu, Ayuna tidak boleh lengah dan aku harus melindunginya, pasti ada sesuatu yang di sembunyikan oleh sang mantan," Ucap Dewi


" Ya sudah semoga hari ini tidak ada hal apapun kepada Ayuna, aku tunggu dirinya saja di kamar," Ucap Dewi


Hamra yang takut dengan ancaman dan perkataan Vania dirinya terpakai untuk menerima gandengnya tetapi Hamra memiliki perjanjian pada saat itu, semua orang telah datang dengan mesra dan Vania tidak ingin tau bahwa dirinya tidak semesra yang lainnya, sikap gengsi Vania yang begitu besar tidak mau dikalah oleh siapapun.


" Gimana mas pilih mana, ini sudah siap, lihat semua keliatan mesra, kamu harus juga seperti itu jika nanti ada yang bilang ke aku, aku tidak semesra itu aku akan buat video kamu tersebar, jangan ada yang boleh mengalahkan Vania," Ucap Vania


" Ini cewek sangat gila sekali, bahkan dirinya cewek yang sangat gengsi bagitu besar aku tidak nyaman dengannya, " Batin Hamra


" Oke aku akan lakukan mau kamu, tapi aku lakukan ketika ada yang melihat kita dan jika tidak aku akan lepaskan kamu, terus namun jangan enaknya mainkan aku dengan acamanmu," Jawab Hamra


" Oke Mas, Terima kasih, jadi sekarang akun gandeng ya, " Ucap Vania


Vania dan Hamra memasuki ruang pesta temannya, dan Vania merasa senang bisa bersama Hamra, Vania memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, dirinya sangat mesra sampai-sampai membuat Hamra sedikit merasa terganggu dengan tingkah lakunya.


Teman Vania yang sangat memuji dan bahkan memberikan kata yang sangat baik dan buming mambuat para undangan melihat bahwa dirinya yang paling mesra. Vania mendengar ucapan mereka semakin menjadi dan semakin termakan bahwa dirinya orang yang sangat suka dengan pujian dan ratu sosialita.


Ayuna sebelum mencari tempat dimana Danil memesan tempatnya, Ayuna memberitahukan kepada sang Mama bahwa dirinya tidur di rumah Dewi.


" Oh iya aku harus beri tau Mama kalau aku tidak pulang," Ucap Ayuna


" Hallo Mama, Ayuna nanti tidak pulang karena ada acara sama teman ini tapi tenang Ayuna segera pulang tepat waktu di rumah Dewi Ma, " Ucap Ayuna


" Oh iya sayang tidak apa, Terima kasih sudah memberikan informasi, iya hati-hati, jika pulang tepat waktu saja, terus sampai salam aku ke Dewi, " Jawab Mama Nadia


" Iya Ma, ya sudah mas, selamat malam, muuach," Ucap Ayuna


" Malam sayang, muach," Jawab Mama Nadia

__ADS_1


Ayuna telah memberikan informasi kepada mamanya sehingga dirinya tenang, dan melanjutkan untuk mencari Danil. Tak lama Ayuna bertanya kepada petugas Cafe Amanda.


" Permisi mau tanya ada pesanan atas nama Danil, bisa saya tau tempat nomer berapa ya," Tanya Ayuna


" Oh iya bisa saya bantu, bentar ya,oh ada Mbak tempat no 2 di sebelah sana ya," Jawab petugas cafe


" Oh Terima kasih," Ucap Ayuna


" Sama-sama," Jawab Petugas cafe


Ayuna bergegas untuk menuju nomer dua, Ayuna dengan kaget melihat tempat yang begitu indah seperti disewa dengan harga mahal.


" Ini benar atau tidak sih tapi kok begitu mewahnya, tapi ini benar nomer 2," Ucap Ayuna


Tak lama Danil melambaikan tangan dan memanggilnya.


" Itu dia Ayuna, hay Ayuna kesini," Teriak Danil sambil melambaikan tangan


" Danil, " Ucap Ayuna


" Iya Ayuna," Jawab Danil


" Ini maksudnya apa begitu sekali, " Ucap Ayuna


" Ini tidak mewah tidak seperti aku saat pertama kali melakukan kepadamu, ini hanya sekedar untuk membuat diriku tenang saja, jika kamu tidak berkenaan kita bisa nganti ke tempat lain," Jawab Danil


Ayuna yang tidak tau bahwa semua dilakukan untuk mencuri harinya dan mengingat masa-masa pacaran pada satu itu. Tetapi Aira tidak mengubris karena dirinya teringat dengan masalahnya.


" Oh begitu ya tidak apa kalau begitu maaf, aku kaget aja kok, oh iya mau cerita apa cerita saja, " Jawab Ayuna


" Terima kasih sudah mau mengerti," Ucap Danil

__ADS_1


" Apakah dirinya teringat tentang masa-masa kita yang kemarin ya sampai dirinya tanya soal itu, semoga aja dirinya terbayang dan teringat masa yang indah bersamaku," Batin Danil


" Oh iya begini, aku sangat binggung besok aku main ke luar kota, dan Mama dari Ariza tidak bisa aku titipkan kedia, mungkin apakah kamu punya info untuk menitipkan anak," Ucap Danil


" Oh begitunya, aku tidak tau soal itu, tapi jika berkenaan Ariza bisa ikut denganku nanti aku tanya ke Mamaku soal itu terlebih dahulu," Jawab Ayuna


" Jangan nanti aku malah merepotkanmu Ayuna, niat aku bercerita untuk menyelesaikan dan solusi bukan merepotkan dirimu, sebenarnya aku tidak mau meninggalkan Ariza tapi gimana lagi tugas kerjaan dan itu tidak bisa di tinggalkan," Ucap Danil


" Aku tau perasaan kamu, dan aku baru tau jalan hidupmu seperti itu, tapi aku membantumu dengan baik kok, tenang saja kita saling membantu, pasti Mama akan Terima nanti," Jawab Ayuna


" Rencana kedua berjalan lancar, maafkan aku Sayang aku melibatkan dirimu sayang," Batin Danil


" Aduh Vania tampan sekali pacaran kmu, tumbennya ada yang mau sama wanita yang suka ganti pasangan," Ucap Temannya yang sirik


" Iyalah siapa dulu Vania, dan sorry ya kalah dengan kalian, iyakan sayang," Ucap Vania


" Iya iyalah siapa lagi Vania, " Sahut temannya


" Oh iya nama siapa mas hati-hati sama cewek satu ini ya, jika kamu sakitin ke aku aja aku masih jomblo," Sahut temannya


" Oh iya Mbak Terima kasih, nama aku Vino," Jawab Hamra


" Nama yang keren dan cocok dengan wajahnya yang handsome itu," Sahut temannya


" Sudah deh kalian nikmati bersama pasangan namun jika jomblo ya rasain deh, jangan ganggu dan goda pacar orang, " Jawab Vania


" Hum... Hu... Vania, " Sahut temannya


Akhirnya mereka sangat bergembira dengan membawa Hamra sebagai pacaranya. Ayuna yang saat itu kasihan dengan cerita Dabil membuatnya merasa perihatin dalam kehidupan barunya.


Hamra yang di manfaatkan dan serta di goda wanita yang belum tau jelas siapa orangnya, Ayuna yang akan direbut bahkan akan di hancurkan oleh mantan kekasihnya yang ingin memilikinya kembali.

__ADS_1


Vania yang sangat suka kepada Hamra tidak akan pernah melepaskan Hamra dari rasa sukanya, bahkan Rasa cinta Danil kepada Ayuna tetap terjaga dan tersimpan rapi di hatinya.


__ADS_2