
Setelah Hamra mengundurkan diri dari PT pekerjaan yang selama ini membesarkan dirinya serta memiliki pengalaman dalam berkerja ia memutuskan untuk keluar dari PT.
Hamra ingin melanjutkan misinya yang selama ini tertuda untuk membahagiakan Ibundanya di kampung.
Hamra harus berkelana mengelilingi Pulau Indonesia.
Setelah mengundurkan diri dari PT tersebut, Hamra berpamitan serta mengambil Barang-barangnya untuk di bawa ke kost.
Ia langsung pulang dari kantornya untuk menyiapkan barang yang ingin di kemasi untuk ke Depok.
" Den jadi pindah dari kost sini ya, " Ucap Mamang
" Iya mang, mau pindah ke Depok, " Jawab Hamra
" Kenapa pindah ke Depok den, apakah tidak nyaman tinggal disini, mamang nanti dengan siapa, setiap hari mamang bertemu den Hamra, " Ucap Mamang
" Bukan gitu mang, Aku pindah bukannya aku tidak nyaman tinggal disini, tetapi ada misi yang harus Hamra jalankan, dan itu akan membuat Aku bahagia segalanya, percayalah, " Jawab Hamra
" Bahagia den, setiap Hari den bahagia terus kok, " Ucap Mamang
" Iya Mang, itu bahagia tapi lebih bahagia lagi untuk ibundaku tercinta, " Jawab Hamra
" Ya sudah den, Mamang bisa bantu apa, " Ucap Mamang
" Tak usah kau istirahat saja, " Jawab Hamra
" Kalau begitu tunggu den, Mamang akan bawain jajanan khas kota sini untuk di bawa ke Depok, " Ucap Mamang
" Tak usah Repot-repot Mang, " Jawab Hamra
" Tak apa den, Mamang berangkat dulu, " Ucap Mamang meninggalkan kamarnya
" Mang, Mang ada-ada saja, " Ucap Hamra
Hamra menyiapkan dan menata barang akan di bawah ke Depok. Bahkan bawaanya tak terlalu banyak karena barang yang ia memiliki memang sedikit kawan barang itu termasuk barang yang sudah lengkap menurutnya.
Setelah menyiapkan segala apa yang akan di bawa ke Depok, Hamra keluar untuk mencari jasa pemberangkatan bus yang langsung dari sana, tau mencari jasa taksi khusus sampai ke Depok. Dan Hamra mulai keluar dari kostnya untuk mencarinya.
Hamra terus berjalan dan terus berputar mencari jasa itu, sampai satu jam lebih ia mencarinya, sampai ia beristirahat untuk mengisi tenaganya di warung makan.
" Bu beli minumnya ya yang seger, " Ucap Hamra
" Oh iya mas, sebentar ya, " Jawab penjual
" Mau kemana, kok kelihatan lelah sekali mas, " Ucap Bapak
" Oh cari -cari jasa taksi atau mobil yang khusus ke Depok pak, daritadi belum sama sekali ketemu, " Jawab Hamra
" Oh biasanya ada kok mas, tapi kurang tau sih untuk informasi terbaru, " Sahut penjual
" Oh begitu, nama saya Pak Djarot bapak penyediaan jasa seperti itu, kalau kau bersedih apakah kau mau, nanti aku katakan kepada bagian yang khusus ke Depok, " Ucap Pak Djarot
" Oh kalau begitu kebetulan Pak, jalan yang sungguh baik bagiku, Terima kasih pak atas bantuannya, ternyata kita tak sia-sia bertemu di sini Pak, " Jawab Hamra
__ADS_1
" Semua adalah kebetulan dan ini rezeki kau anak muda, " Ucap Pak Djarot
" Kalau begitu kau kasih nomer saya akan aku hubungi nanti malam setelah sudah dapatkan aku kabari kamu, " Ucap Pak Djarot
" Iya Pak ini nomer Hamra, " Jawab Hamra
" Oh iya, Hamra ya namanya, ya sudah di tunggu ya, aku buru-buru, " Jawab Pak Djarot
" Iya Pak, sampai ketemu lagi Pak, " Ucap Hamra
" Alhamdulillah, " Batin Hamra
" Ya sudah mbak semua berapa, " Ucap Hamra
" Semua 10 ribu mas, " Jawab penjual
" Ini mbak, kembaliannya ambil saja, " Ucap Hamra
" Terima kasih mas, " Jawab penjual
" Sama-sama, " Jawab Hamra
Hamra akhirnya pulang ke kost untuk melanjutkan barang yang belum di packing yaitu oleh-oleh dari Mamang, serta menunggu kabar dari Pak Djarot.
" Den, den..., " Ucap Mamang di depan pintu
Hamra bertepatan datang, dan langsung membuka pintunya.
" Mang, kok sudah sampai cepet bener, " Ucap Hamra
" Iya ayo, sebentar aku buka pintunya dulu, " Ucap Hamra
" Silahkan masuk Mang, " Ucap Hamra
" Iya den, " Jawab Mamang sambil masuk menenteng oleh-oleh
" Semua berapa Mang, " Ucap Hamra
" Gak usah den, ini gratis buat aden, sana langsung di packing saja, " Jawab Mamang
" Terima kasih loh Mang, " Ucap Hamra
" Sama-sama den, " Jawab Mamang
" Kapan berangkatnya Den, " Ucap Mamang
" Nunggu Pak Djarot menghubungi jika sudah dapat langsung berangkat nanti Mang, " Jawab Hamra
" Oh begitu ya, " Ucap Mamang
Tiba -tiba suara telepon masuk.
" Sebentar ya Mang, Pak Djarot sudah menelpon ku aku angkat dulu, " Ucap Hamra
__ADS_1
" Silahkan den, " Jawab Mamang
📞" Assalamu'alaikum,Hallo bagaimana Pak, " Ucap Hamra
📞" Alhamdulillah sudah dapat Hamra, terus bagaimana apakah langsung ke kost atau bagaimana, " Jawab Pak Djarot
📞" Iya Pak langsung kesini saja, kalau begitu aku kirim lokasi di whatsapp, karena langsung berangkat saja hari ini, " Ucap Hamra
📞"kalau begitu ditunggu segera ke situ, dan secepat mungkin, ya sudah assalamu'alaikum, " Jawab Pak Djarot
📞" Waalaikumsalam, " Ucap Hamra
" Alhamdulillah Mang, sudah siap tinggal nunggu jasanya kesini, " Ucap Hamra
" Oh Alhamdulillah, ya sudah aden siap -siap diri, nanti jika sudah sampai Mamang berita tahu aden, " Jawab Mamang
" Ya sudah aku bersiap diri ya, " Ucap Hamra
Hamra bersiap diri, untuk segera berangkat ke Depok. Mamang yang menunggu jasa pemberangkatan ke Depok di teras kost.
Tak lama kemudian suara klakson mobil pun bersuara.
" Itu mobilnya datang, " Ucap Mamang
" Ini benar dengan alamat ini atas nama Hamra, " Ucap sopir
" Iya bener Pak, benar saya panggil kan den Hamra nya dulu, " Jawab Mamang
" Den.. Aden... Jasanya sudah di depan, " Ucap Mamang
" Oh iya Mang, ini sudah hampir siap sebentar, " Ucap Hamra sambil membuka pintu
" Tolong bawakah barang aku yang ringan itu ke depan ya Mang, " Ucap Hamra
" Iya Den, " Jawab Mamang sambil membawa barang
Sopir membukakan bagasi mobil dan menatanya.
Satu demi satu di tata si bagasi mobil, semua barang sudah masuk semua dan Hamra bersiap untuk naik dan berangkat.
" Mang sudah semua ya, " Ucap Hamra
" Sudah den, " Jawab Mamang
" Kalau begitu aku pamit dulu, jaga kost ini, jaga dirimu dan jika ada apa-apa bisa hubungi nomer aku ya, jangan sungkan, Terima kasih sudah menemani saya selama ini, " Ucap Hamra
" Iya den, " Jawab Mamang
" Sudah siap mas, kita berangkat, " Ucap sopir
" Sudah Pak, mari, " Jawab Hamra
" Ya sudah aku pamit, " Ucap Hamra
__ADS_1
Suara klakson di nyalakan kepada Mamang oleh sopir untuk berangkat, serta
mobil mulai berjalan dengan pelan untuk meninggalkan kost Hamra. Mamang terasa sedih melihat Hamra pergi ke Depok. apakah Mamang bisa bertemu dengan Hamra lagu atau tidak.