Kutemukan Hati

Kutemukan Hati
CARA JITU


__ADS_3

Hamra merasa Los ketika dirinya menceritakan kepada Ayuna, yang membuat dirinya merasa salah tidak segera menceritakan langsung kepada Ayuna.


Ayuna yang awalnya juga tidak mengetahui bahwa ini semua rencana Vania maka Ayuna menganggap semua perilaku Hamra yang sangat berbeda dari sebelumnya.


Hamra yang sudah dimanfaatkan itu membuat dirinya merasa rugi dan bagaimana cara untuk memperbaiki dirinya.


Hamra meminta maaf kepada Ayuna bahkan Ayuna juga meminta maaf kepada Hamra. Mereka saling melengkapi bahkan kecocokannya sangat tidak di ragukan lagi.


Hamra yang baru tau bahwa Vania itu teman pada masa SMA Ayuna, Ayuna saat itu mulai menceritakan soal Vania kepada Hamra.


Ayuna mulai untuk menenangkan hati Hamra terlebih dahulu sebelum dirinya menceritakan segala sesuatu tentang Vania kepadanya.


Mama Nadia yang dirumah mendo'akan Ayuna agar masalahnya bisa di selesaikan dengan baik, bahkan dirinya sambil menemani Ariza bermain di teras dengan gembira.


Ayah Yusuf yang sudah merasa penasaran apa yang telah terjadi jadi kepada Ayuna, penasaran Ayah Yusuf ini membuatnya tahan untuk tidak ikut campur dalam masalah Ayuna, Ayah Yusuf tidak mau menjadi orang seperti sebelumnya.


" Ya Alloh semoga masalah Puteri segera selesai berikan jalan terbaik dan lindungi mereka, " Do'a Mama Nadia


" Jika berat maka mudahkanlah, jika ada orang yang membuat diri seperti maka sadarkanlah," Ucap Mama Nadia dengan mengalamun


Sontak Ariza membuat Mama Nadia kaget.


" Nek... Nek..., " Ucap Ariza

__ADS_1


" He... Iya Ariza, Maaf ada apa Ariza," Jawab Mama Nadia


" Ariza mau ambil mainan mobil di atas dulu, Nenek tolong jagain mainan Ariza disini, Ariza segera kembali lagi kesini, " Ucap Ariza


" Iya sayang hati-hati ya," Jawab Mama Nadia


Ariza hanya memberikan tahukan bahwa dirinya ingin mengambil main di kamarnya.


" Ayuna maafkan Mas jika banyak salah, dan maafkan jika aku tidak cepat memberi tahukan kepada mu, sehinggakan akhirnya menjadi seperti ini," Ucap Hamra


" Sudahlah Mas aku tidak akan menyalakan dirimu, mas Hamra sudah menceritakan semua kepada dengan sejujurnya aku sudah percaya, toh mas sudah mau berusaha ketika mau memberitahu kepada Ayuna pasti terdapat kendala dah halangan, sekarang Ayuna yang lebih meminta maaf kepada Mas Hamra bahwa Ayuna meragukanmu kepercayaan Mas yang sebelumnya kepercayaan yang besar dalam diri Ayuna, " Jawab Ayuna


" Ya sudah sekarang kita lupakan semua kejadian itu, kita buat pengalaman terbesar untuk bekal masa depan dalam berumah tangga, sekarang kita perbaiki diri lebih baik," Ucap Hamra


Vania yang sesampai rumah terus membuat rencana dan rencana untuk lebih dekat dengan Hamra, alat yang masih tersimpan aman itu sudah di ketahui oleh Ayuna sehingga diri tak sadar bahwa rencananya sudah ada tanda gagal untuk mendapatkan cintanya.


Vania bahagia dan terus bahagia bahkan dirinya, memiliki rencana untuk mengajak Hamra berlibur di bukit selama 2 hari disaat ulang tahun Ayuna. Tujuan Vania agar Ayuna merasa kesepian bahkan dengan hari ulang tahunnya sang kekasih tak ada di samping yang membuat sedih Ayuna.


" Aku akan membuat Ayuna hancur dan jauh dengan Hamra, Hamra milik ku seutuhnya, setelah dirinya membuat diriku kecewa disaat itu, aku akan membuat mu sakit, tunggu saja Ayuna sayangku," Ucap Vania


" Sebentar lagi hari ulang tahunmu akan di berikan sebuah hadiah yang sangat sakit dan perih, ha..., " Ucap Vania dengan sinis


Ayuna menceritakan kepada Hamra soal masa lalunya bersama Vania, yang membuatnya dirinya seperti itu, bahkan Ayuna mengetahui bahwa sikap yang dimiliki oleh Vania. Ayuna hanya menerima dan bertahan untuk menjaga pertemanan yang baik. Hamra yang mendengar cerita Ayuna membuat kagum dan takjub dengan sikap baik Ayuna kepada Vania.

__ADS_1


Hamra tak abis pikir tentang apa yang di lakukan oleh Ayuna tidak ada balesan baik malah balasan buruk yang Ayuna Terima, selagi dirinya bisa baik dengan Vania


Hamra mendengarkan cerita Ayuna dengan sebaiknya.


" Mas Hamra sebelum, Ayuna mau bercerita soal Vania agar mas tau, apakah boleh," Ucap Ayuna


" Silahkan jika Ayuna mau bercerita, aku akan mendengarkan cerita darimu, " Jawab Hamra


" Aku ceritakan, ketika di bangku SMA, kita sekelas bersama, setiap kegiatan kita saling bersama lengkap, seperti yang mas ketahui di pesta orang yang saling bersama, Vania sangat menarik hati kepada teman aku satunya bahkan berganti ketika laki menyukai diriku, anehnya Aku tidak tau jika Vania menyukai lelaki yang menyukai ku, karena dirinya memasangkan muka biasa dan bahagia ketika lelaki itu menyukai diri ku, walaupun ternyata hatinya sakit dan memendam semua, Ayuna juga tidak tau itu, Ayuna hanya menjalani saja dan untuk keseriusan Ayuna pikir belakang, yang penting pertemanan, Ayuna sadar dan ketika itu Vania menangis dan Ayuna mengetahui bahwa dirinya memanggil nama lelaki itu, Ayuna memutuskan untuk tidak menerimanya, gara bersama dirinya, akhirnya aku pentingkan untuk dirinya, dan suatu saat Danil menyukai diriku dan aku juga menyukai dirinya tetapi Vania sudah berganti rasa kepada Danil, bahkan Danil dan aku sudah suka dari lama sebelum itu, Ayuna juga tidak tau yang terjadi, akhirnya kita lulus dan kita tidak jarang bertemu bahkan hanya Aku dan Danil yang saat itu berhubungan sebagai kekasih, entah dirinya tidak kuat sikap ayah atau dengan bisikan dari Vania dia meninggalkan aku dan membuat diri sakit, bahkan dirinya menikah dengan wanita lagi, aku menerima dan sontak juga tidak Terima," Ucap Ayuna


" Semenjak itu Ayahku menjadi orang yang sangat memiliki dan melarang berhubungan dengan lelaki, bahkan semua pacar aku menghilang dengan sikap ayah seperti itu, " Ucap Ayuna


" Begitu ya ceritanya, sungguh mengesankan, baik sekali kamu, oh iya Ayuna tetap jadi orang baik, mas Hamra bangga dengan sikap Ayuna, Mas Hamra akan segera berusaha dan segera datang untuk menghalalkan Ayuna untuk menjadi pasangan yang bahagia," Jawab Hamra


" Terima aksih Mas Hamra, hanya Mas Hamra satu-satunya lelaki yang sabar dan bertahan atas sikap ayah dan sekarang ayah sudah memberikan lambu dan restu untuk hubungan kita, jadi Mas Hamra harus gunakan kesempatan dengan baik, jika sudah siap segera lamar Ayuna dan jadikan aku calon ibu dari anak-anak Mas, " Jawab Ayuna


" Iya Aku akan segera membuktikan kepada ayahmu, dan kita selalu berusaha untuk kebaikan kita," Jawab Hamra


" Ya sudah Mas, untuk masalah ini kita sudah tau, Ayuna sudah miliki. cara jitu untuk menghadapinya jadi Mas ikuti apanya yang Ayuna buat saja, " Ucap Ayuna


" Iya Ayuna," Jawab Hamra


Akhirnya Ayuna memberi cara jitu dan cara untuk menghadapi Vania yang sangat nekat.

__ADS_1


__ADS_2