
Setelah Hamra bertemu dengan wanita itu dirinya sedikit berwaspada terhadapnya, bahkan Hamra harus mengikuti dan tidak boleh lengah untuk menghadapinya, Hamra bahkan berjaga bahwa dirinya juga akan di manfaatkan oleh wanita matre satu itu.
Ayuna yang sedang pulang dari tempat cafe tadi langsung menuju kerumah tidak tau kenapa dirinya nampak seperti orang yang lesu, tidak bahagia seperti biasanya.
Hamra yang sampai rumahnya hanya tidur berbaring keatas sambil memikirkan kenapa harus seperti ini jalan hidupnya, ada benalu dalam hidupnya.
" Malam Ma, Ayah, Ayuna mau kedalam dulu ya sedang capek," Ucap Ayuna
" Iya sayang, kenapa kok keliatan ada ada sesuatu," Jawab Mama Nadia
" Tidak kok hanya capek saja, kalau begitu Ayuna kedalam dulu ya, malam semuanya," Ucap Ayuna
" Malam," Sahut berdua
" Ayah tumben kenapa dengan Ayuna, seperti tidak akan setiap harinya yang aku lihat darinya," Tanya Mama Nadia
" Ayah juga gitu tadi kenapa anak itu kelihatan lesu, pucat, seperti ada yang menganggu dirinya, tidak tersenyum," Jawab Ayah Yusuf
" Apa Mama harus kesana tanya apa yang terjadi kepada dirinya ya Yah," Ucap Mama Nadia
" Iya boleh saja tapi kalau bisa besok pagi saja kan besok libur, sekarang biarkan dirinya istirahat mungkin dia capek," Jawab Ayah Yusuf
" Iya sih Yah, kalau begitu besok saja aku akan coba tanya kepadanya," Jawab Mama Nadia
Mereka melanjutkan aktivitasnya Ayah Yusuf yang sedang membaca koran dan Mama Nadia yang sedang menonton televisi.
" Mungkin ini semua sudah jalan untuk aku agar aku tetap menjalani dengan baik, untuk mendewasakan diriku, tapi kenapa harus begitu ada lagi masalah, setelah satu masalah selesai," Keluh kesah Hamra
" Aku harus menyelesaikan, dan aku harus berani jangan sampai terpikir lebih jauh lagi, akan membuat diriku stres, aku harus bisa membawa harus kemana dan harus bagaimana untuk menghadapi, " Ucap Hamra
Hamra pun sejenak terluka dan dirinya memejamkan mata. Hamra tak terasa ketiduran dikasur empuknya yang nyaman itu.
Ayuna yang sedang bersih diri dan langsung untuk istirahat karena dirinya capek sekali. Kelihatan dari tingkah laku yang tidak seperti biasanya.
Malam semakin larut semua sedang menikmati malamnya, suasana saat itu sangat dingin yang membuat semua saling menghangatkan tubuhnya, serta hujan di malam hari yang menambah suasana dingin menyelimuti.
__ADS_1
Malam itu membuat pikiran Ayuna dan Hamra serasa hilang tiada di benaknya, yang terasa bebas dan tanpa ada pikiran yang terdapat di kepalanya, dengan malam itu menjadi obat bagi berdua untuk melupakan kejadian dan masalah yang mereka alami.
Sepertiga malam Hamra terbangun dan untuk melakukan sholat meminta petunjuk dan cara untuk mengatasi masalah yang Hamra hadapi, bahkan Ayuna tidak terasa dirinya juga bangun dan melakukan sholat bersama, walaupun beda tempat, ikatan mereka sudah seperti tali yang tidak bisa di lepaskan.
" Ya Alloh, aku hanya hamba yang masih jauh dari sempurna, berikan jalan untuk menyelesaikan masalah hamba ini, hamba harus bersikap dan melakukan apa untuk menyelesaikan masalah ini, semoga hamba diberikan pertolongan untuk menyelesaikan dan menjalani masalah ini dengan baik," Ucap Hamra sambil menangis bersujud
" Ya Alloh, hamba merasa sangat terpukul melihat apa yang terjadi kepada kehidupan hamba, apakah ini sebuah cobaan agar aku untuk berusaha mencari kebenarannya dan aku harus bagaimana untuk menyelesaikannya, Hamba minta petunjuk dan pertolonganmu ya Alloh, Amin," Ucap Ayuna sambil menangis dan mengusap air matanya
Malam telah terlewati, waktu pagi pun tiba, sinar matahari yang sudah menyinari dan memberikan nampak cahaya merah di sorot kaca, yang memberikan efek cahaya sulap di mata.
Burung saling bersahutan, serta embun pagi yang sangat tebal menghiasi sekitarnya, dan tetes air embun menetes dari daun pohon, efek embun dari hujan semalam.
Bik Kuni dan Mbok Sumi, sudah menyiapkan sarapan pagi, dan Mama Nadia sebentar untuk datang ke kamarnya untuk bertanya soal kemarin malam kepada Ayuna.
" Sayang, Mama boleh masuk," Ucap Ayuna
" Boleh Ma, silahkan Ma pintu juga tidak di kunci," Jawab Ayuna
" Sayang Mama mau bertanya kenapa dengan dirinya, Mama tadi malam melihatmu seperti ada masalah yang ada di dirimu, mungkin Ayuna bisa cerita ke Mama," Tanya Mama Nadia
" Maaf Ma, Ayuna belum bisa cerita sekarang karena Ayuna mau menyelesaikan masalah sendiri bersama Hamra terlebih dahulu, " Batin Ayuna
" Beneran tidak ada sesuatu, kalau tidak ya sudah, kalau ada sesuatu Mama akan siap menjadi tempat Ayuna berkeluh kesah, " Jawab Mama Nadia
" Iya Ma pastinya, Terima ya MA," Ucap Ayuna
" Sama-sama sayang," Jawab Mama Nadia
" Kalau begitu ayo kita turun kebawah kita sarapan pagi, " Ucap mama Nadia
" Tidak usah MA, karena hari ini Ayuna juga mau siap-siap karena juga ada temu kangen alumni jadi nanti makan disana," Ucap Ayuna
" Ya sudah kalau begitu," Jawab Mama Nadia
Ayuna bersiap diri dan Hamra sudah siap untuk menunggu Ayuna di pertengahan jalan untuk kearah tempat temu kangen alumni masa SMA, Ayuna sejenak untuk nelpon Hamra.
__ADS_1
" Assalamu'alaikum Mas Hamra sudah siap, Ayuna sudah siap, " Ucap Ayuna
" Waalaikumsalam Ayuna, Mas sudah siap ini sudah menunggu di tempat biasa, " Jawab Hamra
" Oh kalau begitu tunggu sebentar Mas, Ayuna segera sampai kesitu," Ucap Ayuna
" Iya Ayuna hati-hati, aku tunggu disini, sampai jumpa," Ucap Hamra
" Iya Mas, assalamu'alaikum," Jawab Ayuna
" Waalaikumsalam," Ucap Hamra
Ayuna segera berangkat dan menuju tempat biasa menjemput mas Hamra tak lama Ayuna sampai di lokasi.
" Ma.., Ayuna berangkat dahulu ya, sudah di tunggu teman-teman," Ucap Ayuna
" Iya sayang Hati-hati, " Jawab Mama Nadia
" Lho tidak makan sedikit saja, biar perut terisi, " Sahut Ayah Yusuf
" Ya sudah aku minum susunya saja, udah habis ya sudah Ayuna berangkat dulu da.. Ayah, da.. Ma," Ucap Ayuna
" Maaf mas lama ya Ayuna," Ucap Ayuna
" Tidak sama sekali ya sudah kita langsung berangkat saja, aku yang nyetir ya, " Jawab Hamra
" Iya mas Hamra ini kuncinya," Ucap Ayuna
" Sudah siap, pakai sabuk pengamannya, kalau sudah kita berangkat, " Ucap Hamra
" Sudah mas Hamra mari kita berangkat, oh iya lupa mari kita berdoa terlebih dahulu, " Jawab Hamra
" Sudah kalau begitu kita berangkat," Ucap Hamra
" Mari Mas Hamra," Ucap Ayuna
__ADS_1
Akhirnya mereka berjalan dan mulai mengemudi mobil untuk menuju ke tempat, temu kangen alumni SMA Ayuna. dengan melaju kencang untuk segera sampai di acara, Hamra tidak tau bahwa wanita itu juga hadir dalam acara tersebut.