Kutemukan Hati

Kutemukan Hati
BERHASIL KABUR


__ADS_3

Mario yang sedang menuju rumahnya pun dengan pelan-pelan sambil mengingat begitu cantik Ayuna.


Vioni yang berusaha untuk mengecoh penjaga depan rumah dengan baik di lakukan, vioni melemparkan baru ke arah sisi kanan belakang agar di lihat dan vioni membawa sepotong kayu untuk memukul mereka agar dirinya bisa kabur. Aksi telah berjalan.


Tok... Grotok... Suara belakang


" Suara apa itu ayo kita lihat, jangan dia mau kabur, ayo, " Ucap penjaga rumah


Vioni dengan pelan dan memindip-mindip sambil membawa sepotong kayu yang di pegang dengan rasa gemetar dan takut.


Ayuna saat itu sudah menemukan kain yang dikira cocok untuknya dirinya pun segera pergi dari butik itu, dan tak lama butik dengan rumah kediaman Mario yang sedikit dekat membuat dirinya pas dan bertepatan dengan Vioni yang sedang kabur.


" Mana tidak ada apa-apa, paling kucing saja lewat, " Jawab penjaga


Vioni pun sampai di belakang mereka dan tak di sangka vioni akhir memukul penjaga sampai terjatuh bergantian.


" Dia orangnya, aduh biadab dia memukul kita, " Ucap penjaga


Vioni dengan berani memukul ulang keduanya lalu dirinya lari kedepan dan syukurnya dia membawa kunci yang cocok dengan gerbangnya, vioni pun keluar dari gerbang, dengan cepat vioni berjalan di jalan besar agar dirinya segera mendapat bantuan dari orang, dirinya tidak mau tertanggal gara-gara lari ke semak-semak.


Ketika vioni keluar dari gerbang dan menutup lagi gerbang seolah gerbang aman, Mario yang baru datang dan segera masuk bahwasanya melihat gerbang terbuka mmebuat Mario marah, dan segera kedalam dan bertanya kepada penjaga.


Vioni yang sedikit lemas dan menangis bahkan jalan begitu dengan sepoyongan membuat dirinya takut jika akan di temukan lagi oleh Mario.


" Ya Alloh tolong aku, dari tadi satu pun belum ada yang lewat di jalan ini, aku mohon ada orang yang membantu, aku takut jika Mario menemukan ku lagi pasti diriku akan habis dan makin ketat, " Ucap Vioni


Tak lama kemudian Ayuna pun lewat melihat Vioni yang berjalan bersempoyong membuat dirinya kasihan dan berhenti dari mobilnya dan menemuinya.


" Seperti wanita itu kelelahan, kasihan sekali, dan rupa dirinya butuh bantuan, " Ucap Ayuna dan berhenti dan keluar dari mobil


Mario masuk kerumah.


" Apakah Vioni kabur, Mario mengchek diseluruh rumah ternyat Vioni kabur, " Ucap Mario dengan marah


" Kalian semua tidak pecus menjaga satu cewek saja, bangun ayo kita cari, seperti dia masih di dekat sini, buruan, " Ucap Mario


" Mari bos," Jawab penjaga


" Mbak bisa saya bantu, " Tawaran dari Ayuna


" Syukurlah iya, segera kita pergi dari sini nanti aku ceritakan, sekarang sebelum dia mengejar, "jawab Vioni


" Ya sudah ayo masuk mobil, aku bantu pelan-pelan, "ucap Ayuna

__ADS_1


" Sudah siap ya, ya sudah kita segera pergi kita kembali lewat sini aku sudah tau jalan, tenang saja, " Jawab Ayuna


Mobil Ayuna pun jalan kembali kearah butik untuk mencari jalan pintas dan membuat dirinya tidak di lacak oleh komplotan penculik vioni ketika mobil Ayuna bersama meninggalkan besok jalan itu, mobil Mario sampailah di tempat mereka bertemu tadi sehingga Mario merasa tidak ada siapa, dan dirinya mencari dan mencari mengambil jalur lurus jalan.


" Tidak ada siapapun jadi tadi tidak ada yang membantu Vioni, jadi aku yakin di masih di sekitar sini dan dia pasti jalan lurus untuk sampai di jalan raya dan damai orang, " Batin Mario


Akhirnya mereka kehilangan jejaknya, Ayuna sangat pandai dan dirinya mulai bertanya kepada Vioni dirinya berkenalan.


" Tenang saja mbak, mbak sudah aman dengan saya, sekarang mbak tenang dan mbak bisa cerita dengan saya, oh iya nama saya Ayuna, " Ucap Ayuna


" Saya Vioni, Terima kasih atas pertolongan kamu, saya sangat berterima kasih banyak kepadamu, " Jawab Vioni


" Sudahlah mbak setiap manusia diminta untuk saling tolong menolong itu sudah menjadi kewajiban saya jika bermanfaat untuk sesama, " Ucap Ayuna


" Sungguh baik dan mulia hatimu, aku dulu sudah pernah menikah, ketika menikah aku sangat harmoni dengan keluarga kecilku, ketika aku sudah bahagia datanglah seorang lelaki yang dimana dia membuat dirinya jatuh cinta dan membujukku untuk meninggalkan keluarga kecilku, tetapi baru aku tau bahwa orang yang membuat diri begini orang yang jahat yang hanya memanfaatkan dan balas dendam kepada keluarga saya sehingga saya di ceraikan suami dan aku jauh dari anak, " Ucap Vioni dengan penuh tangis dan harus


" Aku sangat terharu dan merasa antusias dengan cerita kehidupan mbak Vioni, semoga ini bisa jadi pelajaran terbaik untuk mbak, jadi mbak disekap di rumah lama dan sampai sekarang, " Jawab Ayuna


" Iya, tetapi dirinya itu sedikit gila atau bermuka dua, ketika di marah di selalu kasar, dan jika dia bunci dia halus dan sikapnya melebihi orang yang jatuh hati dan penuh cinta, sehingga aku takut dengan dirinya," Ucap Vioni


" Ya sudah sekarang mbak kerumah Ayuna dahulu mandi baru nanti Ayuna antar mbak pulang kerumah mbak, " Jawab Ayuna


" Iya Ayuna, " Ucap Ayuna


" Bangsat, dia sudah jauh, siapa yang menolong dia, awas..., " Ucap Mario sambil masuk mobil dan ngebut pulang


Perjalanan panjang pun mereka lewati dan tak lama mereka sampai di rumah Ayuna, mobil yang belok memasuki gerbang rumahnya.


" Mbak sudah sampai rumah Ayuna, ayo kita masuk dulu baru Ayuna antar mbak pulang pasti keluarga mbak menunggu dirumah, " Ucap Ayuna


" Iya Ayuna, mari maaf saya merepotkan, " Jawab Vioni


" Sudah biasa saja, sini aku bantu sepertinya mbak masih agak sedikit lemas dan sempoyongan, " Ucap Ayuna


" Bik... Tolong bantu, " Ucap Ayuna


" Iya Non bentar, " Jawab Bik Suni


" Waduh.... Ehhh siapa non, " Ucap Bik Suni


" Sudah bantu saja, sini cepet kasihan, " Ucap Ayuna


" Iya Non, mari..., " Jawab Bik Suni

__ADS_1


" Terima kasih ya bik, ya sudah sana, " Ucap Ayuna


" Iya Non, permisi Non Ayuna, " Jawab Bik Suni


" Sekarang mbak bisa mandi dan bersih dulu biar fresh dan bajunya bisa milih di lemari itu karena itu untuk orang yang datang tiba-tiba dirumah ini, jika sudah mbak bisa turun, kita makan bersama, " Ucap Ayuna


" Iya Ayuna," Jawab Vioni


Vioni akhirnya bersih diri dan Ayuna bersama keluarganya sudah berada di meja makan sambil menunggu Vioni selesai bersih diri.


" Sayang kasihan sekali wanita itu, dia sudah bersih diri, " Tanya Mama Nadia


" Sudah Ma, barusan dirinya bersih diri, setelah ini aku antar pulang, kasihan keluarganya pasti menunggu dan kangen ingin bertemu dirinya, " Jawab Ayuna


" Bener itu, kalau begitu kamu sudah suruh makan setelah bersih diri, " Ucap Mama Nadia


" Sudah aku bilangin setelah bersih diri aku tunggu di ruang bawa, " Jawab Ayuna


Akhirnya Vioni turun dari tangga menuju ruang makan.


" Sini, makan dulu, begitu fresh aku melihat mbak, sudah biasa saja makan sesuka mbak, " Ucap Ayuna


" Sudah ambil ayo makan, pasti kamu lapar," Sahut Mama Nadia


" Iya tante, " Jawab Vioni


Vioni mengambil makanan dan memilih makan yang ia inginkan dan menikmati makanan saat itu, tanpa tak lama Vioni pun selesai dan dirinya ingin segera bertemu dengan keluarganya.


" Ya sudah sekarang mbak sudah selesai makan, sekarang Ayuna antar pulang," Ucap Ayuna


" Iya Ayuna, aku sudah tak sabar ingin bertemu Mama dan ayahku, Terima kasih semuanya, " Jawab Vioni


" Tante Terima kasih atas tumpangan dan makannya," Ucap Vioni


" Sama-sama, jangan lupa main kesini ya, Hati-hati dan salam buat Mama dan papa dirumah, " Jawab Mama Nadia


" Iya tante nanti Vioni salam kan, permisi, assalamu'alaikum, " Ucap Vioni


" Waalaikumsalam," Jawab Mama Nadia


" Ma, aku pergi dulu mau antar mbak Vioni, muach, assalamu'alaikum," Ucap Ayuna


" Hati-hati, waalaikumsalam, " Jawab Mama Nadia

__ADS_1


Ayuna dan Vioni memasuki mobil dan langsung melaju untuk mengantarkan Vioni pulang ke rumahnya.


__ADS_2