Kutemukan Hati

Kutemukan Hati
KETAHUAN


__ADS_3

Ayuna yang merasa capek dirinya membersihkan diri setelah itu sejenak untuk beristirahat, untuk menghilangkan rasa capek dan penat dalam tubuhnya itu.


Ariza yang sedang tidur nyenyak di kamarnya, dan tidak ada yang bisa memnganggunya, suara sunyi yang membuat dirinya nyaman di tempat tidurnya, serta rasa capek yang di rasakan Ariza dalam satu hari penuh.


" Ya sudahlah aku istirahat dulu, untuk besok kita lihat saja dan atur besok saja, tubuhku sudah lelah, " Ucap Ayuna sambil mematikan lampu dan menganti lampu remang


Hamra yang berjalan menuju rumah itu serta membukanya, membuat kaget karena didalamnya berbeda lagi dari awal dirinya tinggal disana, bahkan semua di siapkan di dalam rumah tersebut.


" Apa rumah ini berbeda lagi, sungguh di rawat sekali, barang-barangnya selalu berganti, " Ucap Hamra


" Sungguh sangat memperhatikan sekali, ya sudah aku harus bersih diri dulu, rasanya tubuhku sudah capek ingin istirahat," Ucap Hamra


Hamra menuju ke kamar dan bersiap untuk bersih diri.


Vania yang sudah memesan tempat untuk makan bersama bersama Hamra, menyuruh untuk membuat tempat yang sangat romantis serta makanan serta minuman yang berkelas, tak lupa juga untuk memberikan hadiah yang telah ditelah di siapkan oleh Vania.


Vania sudah menyiapakan acara dan rencana ini dari jauh hari, dengan bisanya Hamra bisa datang membuat Vania semakin semangat untuk mendapatkan dan meribut dirinya dari Ayuna.


Hamra selesai mandi Hamra menuju ke kamar dan sontak teringat bahwa dirinya harus bersiap di pagi hari karena dirinya memiliki janji untuk bertemu dengan Vania, untuk menemainya.


Hamra mulai hilang rasa senangnya menjadi rasa kesal dan bahkan dirinya mengikuti permainan gilanya.


Hamra merasa pusing memikirkan soal itu, akhirnya dirinya lupakan dan segera istirahat di kasur yang empuk dan bersih itu.


Malam yang sunyi, dan terang membuat istirahat mereka merasa nyaman dan hening, sehingga dirinya mampu menikmati kenyamaan dalam istirahatnya. Walaupun banyak masalah yang menghampiri mereka berdua.


Sampai rasa kesal yang di rasakan mereka baru kali ini mengalami bangun kesiangan di jam 06 pagi.


Ayuna bahkan Hamra. Ariza yang sudah bangun bahkan dirinya sudah bersih dan rapi dalam hal itu, Ariza yang siap menikmati mainan di kamarnya.


Simbok dan Bibi menyiapkan sarapan pagi di mejanya bahkan sudah tersaji di meja menunggu mereka datang ke rumah makan untuk menyantap sarapan paginya.


Hamra yang saat itu terbangun bergegas ke kamar mandi serta bersih diri mengingat bahwa dirinya memiliki janji dengan Vania jika telat dirinya takut melakukan kesalahan yang saat tidak wajar bagi Hamra.


Melainkan Ayuna juga bergegas untuk bersiap dirinya karena dirinya ingin mengikuti perginya Hamra serta untuk mencari tau soal kelakuan keanehan yang membuat dirinya curiga yang amat.


" Aku harus segara bersiap diri apa jadinya bila aku sampai telat, pasti wanita itu akan seenaknya melakukan maunya," Ucap Hamr

__ADS_1


Hamra bersiap diri serta dirinya sangat berpenampilan sangat beda dari yang sepertinya, Ayuna sampai heran dan kaget, bahwa penampilan yang seperti itu hanya dilakukan ketika dia keluar dengan Ayuna.


" Aduh kesiangan, aku harus segera bersiap, dan aku tidak boleh ketinggalan dengan pulang atau pergi Mas Hamra, aku harus mengikutinya, ya sudah aku jangan lama-lama, " Ucap Ayuna


Ayuna dengan cepat untuk bersiap diri.


Vania yang sedang menyiapkan diri serta mempercantik diri di depan kaca riasnya bahkan bersiap memakai baju yang sangat indah.


" Sungguh sempurna, hari ini aku harus bisa membuat Hamra suka kepadaku, aku sudah cantik bak seorang Puteri, haha...," Ucap Vania


" Hari ini pasti menjadi hari bahagia diriku, aku bisa bertemu dan mengajak Hamra untuk jalan bersama bahkan makan bersama, suatu rencana yang sempurna, kalau begitu aku harus bersiap untuk ganti baju," Ucap Vania


Mama Nadia dan Ayah Yusuf bahkan Ariza sudah berada di ruang makan untuk menyantap hidangan diatas meja makan. Bahkan dirinya menunggu Ayuna turun dari kamarnya.


" Nenek Tante cantik dimana kok belum keluar," Tanya Ariza


" Sebentar lagi dia pasti keluar dari kamarnya, Ariza tunggu saja ya," Jawab Mama Nadia


" Sudah sayang makan dulu, nanti Tante cantik segera kesini, " Satu Ayah Yusuf


" Aku sudah jadi tinggal berangkat, sebelumnya aku akan kasih telpon ke mas Hamra," Ucap Vania


" Wanita itu sudah menelpon diriku, " Ucap Hamra


" Hallo mas bagaimana sudah siap, aku sudah bersiap ini," Ucap Vania


" Aku juga sudah, nanti kita bertemu di jalan mawar karena saya dari kantor ambil barang ketinggalan," Jawab Hamra


" Oke, aku kan jemput disana, sampai jumpa nanti mas," Ucap Vania


Hamra saat itu merasa terpaksa lagi karena takut ancaman wanita itu tersebar.


Hamra dengan terburu-buru untuk segera berangkat dan tanpa sarapan pagi, dari sikap baru ini Ayuna semakin penasaran dan ingin mengikutinya.


" Ya sudah aku segera pergi serta berangkat kesana sebelum dirinya datang tepat waktu, aku akan kembalikan kunci ini," Ucap Hamra sambil menuju ke rumah utama


Tak lama Ayuna menuju ke ruang makan melihat Hamra belum datang dirinya takut ketinggalan dengan langkahnya, Ayuna dengan melihat dan mencari Hamra. Tak lama Hamra muncul dan langsung berpamitan.

__ADS_1


"" Selamat pagi maaf Hamra menganggu waktunya, " Ucap Hamra


" Om Ganteng, sini ikut Ariza sarapan pagi," Sahut Ariza


" Ariza, iya Terima kasih jagoan om," Ucap Hamra


" Tidak apa tidak menganggu, oh iya silahkan duduk ikut sekalian sarapan bersama, ayo sini, " Jawab Ayah Yusuf


" Tidak om Hamra buru-buru karena ada tambahan meeting baru tadi dari atasan, jadi Hamra langsung pamit, Hamra datang kesini mau mengantar mengembalikan kunci rumah, Hamra sangat berterima kasih kepada om memberikan kesempatan lagi ke Hamra tinggal dan menikmati semuanya," Jawab Hamra


" Sama-sama, ya sudah kalau begitu, semoga sukses kerjaannya," Ucap Ayah Yusuf


" Mingkinkan, seperti tidak ada kalau ada apa-apa dirinya pasti bilang ke saya, aneh ini harus di selidiki," Batin Ayuna


" Ariza om mau pamit dulu ya, sampai jumpa lain kali ya, " Ucap Hamra


" Iya Om, Hati-hati, " Jawab Ariza


" Iya Ariza," Ucap Hamra


" Ayuna saya pamit dahulu, Tante, om permisi, assalamu'alaikum, " Ucap Hamra


" Waalaikumsalam," Jawab bersama


" Aku harus mengikutinya, " Batin Ayuna


" Ma, sebentar Ayuna mau keluar dulu tadi ada janji dengan Dewi," Ucap Ayuna


" Ya sudah kalau gitu hati-hati," Jawab mama Nadia


" Iya, Ariza di rumah sama nenek ya, tante cantik mau ada urusan sebentar, nanti kalau tante sudah pulang nanti main sama tante," Ucap Ayuna


" Iya tante cantik," Jawab Ariza


Ayuna langsung bergegas untuk mengikutinya, Hamra yang memesan grab mobil telah memasukinya dan Ayuna mengikutinya, tak disangka Hamra turun di jalan mawar, disaat Ayuna ingin kembali datangnya mobil yang berhenti dan Hamra memasuki mobil itu, Ayuna jadi mengikutinya lagi sampai mobil itu berhenti.


Ketika mobil itu berhenti, di sebuah cafe ternama mereka berhenti, dan ketika Hamra keluar di susul wanita yang keluar dari mobil dengan baju bagus, ketika itu Ayuna belum mengenali wanita itu, karena dari kejauhan. Dari situ Ayuna mengetahui bahwa perasaan yang selama ini dia rasakan terjawab sudah.

__ADS_1


__ADS_2