Kutemukan Hati

Kutemukan Hati
BERBOHONG


__ADS_3

Setelah menerima telpon dari Vania yang begitu aneh itu Hamra awalnya menolak dengan keras bahkan dirinya tidak mau untuk bertemu maupun melakukan pa yang Vania mau, karena Vania memiliki video itu untuk memperalat Hamra jadi Hamra tidak mau menolaknya karena dirinya belum siap jika Ayuna dan keluarganya tau soal itu walaupun hanya sekedar video hoax semata, Hamra juga menjaga martabat diri dan keluarganya juga.


Rasa bimbang dan takut telah menyelimuti perasaan Hamra, bahkan Hamra sangat geram kepada Vania, Hamra saya belum tau siapa wanita itu sebenarnya.


Vania yang bersiap diri dengan ke salon merias diri dan membeli pakaian baru untuk acara itu. Bahkan Vania dengan senyum sendiri menyiapkan sesuatu untuk acara itu.


" Aku sangat cantik sekali, dan ini sudah melebihi batas seorang wanita aku pikir, tapi tetap mengapa tidak ada yang mau dengan aku," Ucap Vania sambil berkaca di salon


" Mungkin kamu wanita yang sangat angkuh dan sangat tidak tau diri, " Jawab pelayan salon


" Diam kamu, tapi kamu benar, sudahlah jangan hiraukan itu kamu harus lakukan terbaik buat tampilan aku hari ini harus special," Ucap Vania


" Dasar wanita ******, secantik apapun pastinya tetap sama tidak ada yang suka dengan sikap kamu," Batin pelayan


" Iya kamu diam saja, serahkan penampilan kepada ku pasti akan terlihat menawan," Jawab pelayan


" Oke aku percaya padamu, " Ucap Vania


Ayuna yang ketika itu ingin memberitahukan bahwa kepada Hamra dengan fikir panjang sekarang dirinya berani untuk meminta izin kepada Hamra.


" Aku akan hubungi mas Hamra untuk soal ini," Ucap Ayuna sambil mengambil handphone


Panggilan masuk di ponsel Hamra, Hamra saat iu sangat kaget tumben Ayuna meneleponnya.


" Ini ada panggilan masuk dari Ayuna, ada apa ini, aku coba angkat," Ucap Hamra


" Hallo, iya Ayuna ada apa, bisa Mas bantu," Jawab Hamra


" Hem maaf sebelumnya menganggu waktunya, aku mau bilang sesuatu ke Mas, soal teman ini teman aku yang kemarin aku kenalkan ke mas ada masalah ingin bertemu mau meminta solusi dirinya ingin meminta bantu untuk menolongnya, apakah mas memberikan izin kepada Ayuna untuk menemuinya, jika mas tidak boleh apakah masih bisa menemani aku juga karena aku sudah janji kasihan," Ucap Ayuna


" Jika aku tolak nanti dianggap egois, jika aku ikut nanti akan berabe masalahnya, ya sudah aku percaya kepada Ayuna, dia orangnya baik dan bisa di percaya," Batin Hamra


" Iya tidak apa kalau begitu Ayuna, karena Mas tidak bisa menemanimu karena aku ada tugas lebur harus di selesaikan dirumah jadi aku percaya kepadamu dan aku izinkan kamu untuk menemuinya," Jawab Hamra

__ADS_1


" Terima kasih ya, sungguh baik hati, jadi aku bisa membantu temanku yang kesusahan," Ucap Ayuna


" Alhamdulillah semoga bisa selesai dan solusi agar bisa kembali pulih," Jawab Hamra


" Ya sudah Mas Hamra, selamat berkerja," Ucap Ayuna


" Iya Ayuna, Hati-hati ya," Jawab Hamra


" Maaf Ayuna aku telah bohong kepadamu, dan aku tidak mau kamu tau, dan aku ingin menceritakan kepada belum ada waktu yang tepat lagi, " Batin Hamra


Ayuna mematikan panggilan ke Hamra.


Danil telah bersiap dan memesankan tempat yang sangat spesial bahkan memesan makanan yang spesial juga dan minumannya. Danil meminta tempat di buat bagus mungkin untuk efek bahagia rasanya bertemu dengan mantan kekasih yang masih ia cintai.


Danil tidak berfikir lagi tentang kebaikan dirinya bahwa Ayuna sudah memiliki calon suami, dirinya masih ingin mendapatkan cintanya. Bahkan dirinya sudah merencanakan lebih baik dan matang untuk bisa dekat dengan Ayuna.


" Ayuna aku masih mencintaimu dan aku sangat ingin mendapatkan dirimu lagi, apapun aku lakukan untuk mendapatkan dirimu," Ucap Danil


Vania yang sudah selesai untuk pergi membeli baju dan untuk bersiap-siao datang ke acara pernikahan temannya itu.


Ayuna yang tidak tau bahwa dibalik ini semua rencana temannya yang tidak suka kepadanya dan temannya yang masih menaruh hati padanya.


" Aku sudah lakukan semuanya, tinggal pulang mandi make up dan berias diri, berangkat dengan kekasih hatiku, haha...," Ucap Vania


Dengan perasaan senang Vania tak terbendung bisa berjalan dengan lelaki yang ia cintai dan sayangi.


Hamra dengan terpaksa bersiap dengan penampilan yang sangat menawan, sehingga dirinya sangat tidak mau seperti itu, Hamra ingin tampilan menawan hanya untuk Ayuna seorang wanita yang sangat berarti dan ia cintai.


Bahkan Hamra berat untuk pergi menemani Vania, dengan berbohong kepada Ayuna dirinya berharap ancaman yang Vania katakan tidak akan terjadi.


" Sungguh berat sekali diriku untuk pergi malam ini, apalagi aku harus menuruti mau wanita gila itu," Ucap Hamra


" Ya sudahlah aku segera bersiap takut telat dirinya akan mengancam diriku lagi," Ucap Hamra

__ADS_1


Vania memilikakan formasi bahwa dirinya akan di jemput untuk menunggu di luar rumahnya. Hamra membalas dan menunggunya.


Suasana pesta sudah begitu ramai dan mulai berdatangan. Melainkan Danil juga sudah rapi serta menunggu Ayuna datang. Ayuna yang saat itu baru selesai dan bersiap untuk bersih diri dan ganti pakaian miliki Dewi.


Hamra dan Vania telah sampai di pesta itu, dengan enaknya Vania menggandeng tangan Hamra sontak Hamra menolaknya.


" Lepaskan, aku dan kamu bukan siapa, juga belum muhrim," Sahut Hamra


" Mas, apa aku mau share video kamu sama aku, kamu harus kelihatan mesra dengan aku," Jawab Vania


" Aku tidak mau jika kamu seenaknya begini, jika kamu mau macam-macam aku tidak sudi," Ucap Hamra


" Jangan marah, aku hanya ingin sederhana saja biar kita dianggap pasangan itu saja," Jawab Vania


Ayuna yang saat itu sudah bersih dan bersiap untuk berangkat seolah dirinya sangat ditunggu oleh Danil, dirinya sangat ingin membantu dirinya.mengingat bahwa Danil teman yang telah membantu dirinya pada masa itu, bahkan dirinya pernah menjadi singgahan pada waktu remaja.


" Beb kamu sudah mau berangkat, apakah aku perlu ikut jika kamu sendirian," Tanya Dewi


" Tidak usah Beb, nanti Dirinya tidak mau ceritanya, toh mungkin dia tidak mau di ketahui orang lain, " Jawab Ayuna


" Iya beb tau tapi kamu kesana sendiri dan aku takut jika ada sesuatu kepadamu, " Ucap Dewi


" Tidak Beb, aku ketemu dengan teman waktu sma aku saja kok enggak sama siapa, dan tempatnya juga dekat tak jauh dari rumah kamu, " Jawab Ayuna


" Ya sudahlah beb kalau begitu Hati-hati ya, jangan lupa hubungi aku jika ada apa-apa," Ucap Dewi


" Iya beb santai saja, aku berangkat dulu ya dah... Oh iya beb aku nanti tidur dirumah mu, " Jawab Ayuna sambil berjalan


" Oke beb, anak satu itu, hemm, " Ucap Dewi


Dewi yang sangat perhatian kepada Ayuna yang sedikit merasakan bahwa ada yang aneh. Yang membuat Dewi merasa ragu serta khawatir. Ayuna yang berangkat menuju ke cafe yang sudah Dabil katakan, cafe Amanda.


Ayuna tak lama sampai di depan cafe Amanda dan segera untuk mencari Danil. Bahkan Ayuna sangat terburu-buru ingin segera mendengarkan apa yang menjadi permasalahan yang dia hadapi selama ini. Sebaik itu Ayuna mengingat dan menunggu ceritanya.

__ADS_1


__ADS_2