
Setelah saling mengobrol dengan Mama tercintanya soal rancangsn gaun untuk pernikahannya Ayuna pergi untuk melihat bahan-bahan yang cocok untuk gaunnya nanti, Ayuna mencari dan melihatnya agar menemuka bahan kain yang sangat halus dan ia inginkan selama ini.
Rancangan gaun Ayuna yang di desain dengan model jatuh dan terlihat rapi dan halus serta hiasan ornamen payet yang ia sukai.
Tak lama Ayuna pun bergegas untuk berangkat ke tempat itu agar segera menemukan sesuai yang ia inginkan.
Vioni yang merasa sedikit berani bahwa disekitar penjaga semakin memudar, Vioni berfikir untuk melarikan diri dari sekapan rumah itu.
Penjaga mulai lelah sehingga ada yang bergantian untuk menjaga tidak seperti biasanya yang semua saling jaga tanpa istirahat sama sekali.
Vioni melancarkan keinginannya untuk melarikan diri dari sekapan rumahnya.
Hamra yang berbicara dengan Mario semakin jauh dan bahkan diri lupa waktu dengan asyik dan nyaman yang mereka bahas, bahwa mereka merasa cocok menjadi teman satu sama lainnya.
" Ma, Ayuna mau pergi dahulu," Ucap Ayuna
" Mau pergi kemana emang sayang, kok tumben seperti buru-buru amat," Jawab Mama Nadia
" Ayuna mau ke toko kain dulu Ma, mau tanya bahan dan kain yang bagus untuk gaunnya, biar segar dapat, setelah itu baru kita beli dan bawa ke desainer untuk membuatnya," Ucap Ayuna
" Oh begitu ya, ya sudah kalau begitu hati-hati, apakah Mama perlu ikut," Jawab Mama Nadia
" Tidak udah Ma," Ucap Ayuna
__ADS_1
" Ya sudah kalau begitu hati-hati," Jawab Mama Nadia
Ayuna berangkat ke tempat tersebut. Hamra yang sudah hampir berbincang kepada Mario. Hamra untuk berpamitan untuk pulang ke hotelnya lagi karena dirinya sudah lama berbincang dengannya.
Mario pun dengan senang karena kehadiran Hamra yang sudah mampir diperusahaan, Mario merasa memiliki hutang budi terhadap Hamra.
" Mario kalau begitu aku harus pamit, karena sudah lama saya berbincang dengan dirimu," Ucap Hamra
" Iya kita sudah tidak terasa rasa sudah lama sekali, hingga kita lupa kerja hahaha," Jawab Mario
" Artinya kita sudah nyaman dan cocok untuk menjadi teman ngobrol," Ucap Hamra
" Iya betul itu," Jawab Mario
" Iya siap, Terima kasih sudah sempatkan waktunya untuk saat ini, sampai jumpa lagi," Jawab Mario
Akhirnya Hamra berpamitan dan meninggalkan perusahaan Mario untuk menuju ke hotel untuk beristirahat.
Ayuna yang sudah sampai di tempat penyedia kain, Ayuna memiliki dan berbicara dengan tepat apa yang di inginkan dan di carinya.
Ayuna menyampaikan permasalahan tentang apa yang di carinya untuk bahan baju gaunnya. Sehingga dengan diskusi mereka hampir menemukan sesuai dengan yang ia inginkan.
Mario langsung bergegas untuk menuju ke rumah, melihat kondisi dan situasi yang berada di rumahnya. Dirinya tidak perlu lama dan langsung menuju ke rumahnya.
__ADS_1
" Mbak bisa saya bantu, " Ucap pelayan kain
" Oh mbak saya mau tanya soal kain buat bahan gaun, seperti apa ya bagus untuk rancangan gaun seperti ini," Jawab Ayuna
" Sebentar kalau begitu kita bicara disana saja mbak, sambil saya ambil aneka macam kain dan jenisnya, mbak biar bisa pilih," Ucap Pelayanan kain
" Baik Mbak, " Jawab Ayuna
Saling menjelaskan dan mengarahkan untuk apa yang cocok dan sesuai dengan keinginan Ayuna, tak lama Ayuna melihat demi satu persatu dan akhirnya mereka menemukan sesuai yang ia inginkan. Akhirnya Ayuna menemukan dan meneruskan perjalanan untuk pulang kerumahnya.
Vioni akhirnya memulai aksinya untuk melepaskan dari jeratan dan sekapan Mario didalam Rumahnya, Vioni tidak tahan dengan apa yang terjadi kepadanya.
Sehingga Vioni untuk memberaniksn diri untuk melarikan diri dari sekapan Mario.
" Mungkin saatnya aku kabur mumpung Mario tidak ada dirumah, aku bisa melemahkan para penjaga rumah ini, sebelum dia datang aku harus berusaha sendiri, aku pasti bisa, daripada aku berdiam diri dan terus di perlakuan seperti ini," Ucap Vioni
Vioni dengan tegas dan kuat memulai dengan tahap pertahap, Vioni melumpuhkan penjagaan dari belakang rumah dengan memukul satu persatu hingga dirinya di tali dengan tali yang sangat erat sehingga dirinya tidak bisa berkutik.
Vioni melanjutkan satu persatu rencana agar dirinya cepat kabur dari mereka, dan ada penjaga buang sedang mengambil minum bahkan di lumpuhkan.
" Tinggal berdua didepan rumah, aku harus bisa mencari cara agar bisa kabur darinya," Ucap Vioni
Ayuna mengendari mobilnya dengan perlahan-lahan, bahkan Mario pun juga hampir sampai di rumah miliknya.
__ADS_1
Hamra yang sudah sampai di hotelnya segera untuk beristirahat dan membaringkan tubuhnya yang merasa capek sekali, karena besok