
Hamra belum bisa menyampaikan semua cerita dan masalah kepada Ayuna, ketika Hamra bercerita dengan jelas Ayuna sedang tidur pulang dibangku mobilnya, sehingga Hamra binggung dan bergeleng kepala kerena Ayuna tidak mendengarkan apa yang Hamra cerita kepadanya.
Hamra yang mengendari mobil dengan hati takut bahkan cemas jika masalah ini semakin menjadi, dengan rencana ini Hamra ingin sampaikan kepada Ayuna agar mengetahui segara masalahnya.
Hamra berharap dengan menceritakan kepadanya dirinya mampu membantu memberikan solusi untuk menyelesaikan bersama, tapi entah belum rezekinya untuk memberikan tahukan kepadanya.
Ayuna yang saat itu mau mendengarkan selalu ada yang membuat dirinya mengutamakan yang menurut dirinya penting.
" Ya Alloh bagaimana ini, aku belum bisa memberi tahukan kepada Ayuna, aku ingin menceritakan kepadanya soal ini, tapi semua gagal, tolonglah hambamu, jika ini semua jalanmu maka aku akan sabar dan menjalaninya," Batin Hamra sambil mengemudi mobil Ayuna
Ayuna bergerak dan seperti kedinginan tangan Ayuna merangkul tubuhnya, pertanda bahwa dirinya merasa dingin. Hamra berhenti sejenak dan melepas jasnya untuk menyelimuti Ayuna yang sesuai tidur nyenyak.
" Ayuna maafkan diriku jika aku telah memberitahukan kepadamu, bukan nanti semakin tau dan menjadi masalah besar akun harap kita bisa melewati bersama, aku tau ini bukan mau aku tapi ada orang yang ingin membuat kita jauh," Ucap Hamra
Hamra meneruskan perjalanannya, Hamra langsung membawa Ayuna ke rumahnya dan Hamra kasihan jika membangunkan jika dirinya pulang kerumah dan Ayuna pulang sendirian.
" Mama tadi telpon Ayuna ya, " Tanya Ayah Yusuf
" Iya aku telpon Ayuna ya, emang kenapa, " Jawab Mama Nadia
" Tidak apa, emang Mama bilang apa kepada Ayuna, " Ucap Ayah Yusuf
" Mama hanya tanya sudah pulang apa belum, jawabnya sudah masih perjalanan terus Mama titip suruh belikan makan cemilan buat malam ini, kesukaan Mama, " Jawab Mama Nadia
" Mama bisa-bisanya titip cemilan ke Ayuna," Ucap Ayah Yusuf
" Iya Yah, Ayuna tidak apa-apa jadi ya udahlah, " Jawab Mama Nadia
" Mama ini bisa aja apa tidak tau bahwa ini sudah malam apa masih ada penjual, " Ucap Ayah Yusuf
" Tidak tau lah Yah, Ayuna bilang tenang saja mau dibawakan gitu," Jawab Mama Nadia
" Iya Ma,mungkin Ayuna sebentar lagi sampai dirumah, " Ucap Ayah Yusuf
" Ya semoga aja, " Jawab Mama Nadia
Rio mengendarai mobil dengan cepat dan segera ingin sampai di rumah Ayuna takutnya keluarga Ayuna dirumah menunggu lama dan merasa khawatir, Hamra dengan cepat mengendari mobil milih Ayuna.
Mama Nadia dan Ayah Yusuf dirumah sudah menunggu, tak lama kemudian Hamra sudah masuk digang digang Rumah Ayuna, sampai di gerbang depan rumahnya, satpam berdiri menuju untuk membukanya pintunya.
Mama Nadia dan Ayah Yusuf mengoceh dan berbincang bahwa Ayuna pulang.
" Yah itu mobil Ayuna, alhamdulillah sudah sampai, " Ucap Mama Nadia
" Iya Ma, " Jawab Ayah
__ADS_1
" Bentar Mama mau kedepan melihatnya, " Ucap Mama Nadia
" Mas silahkan masuk, " Ucap satpam
" Terima kasih pak, mari, " Jawab Hamra sambil membunyikan klakson mobil
" Sama-sama, " Ucap Satpam
Hamra keluar dari pintu mobil, Mama Nadia melihat bahwa Hamra turun dari mobilnya, Mama Nadia langsung bertanya kepada Hamra.
" Nak Hamra, emang Ayuna dimana," Tanya Mama Nadia
" Oh Ayuna sedang didalam, sedang ketiduran Ibu," Jawab Hamra
" Ketiduran, " Ucap Mama Nadia
" Iya Ibu," Jawab Hamra
Ayah Yusuf mendengar ocehan yang lama akhirnya Ayah Yusuf juga ikut keluar melihatnya.
" Oh iya Ibu ini cemilan yang di belikan Ayuna untuk Ibu," Ucap Hamra
" Iya, sini aku bawa, " Jawab Mama Nadia
" Malam, " Jawab Ayah Yusuf
Ayuna yang tidur pulas sekali sampai-sampai Hamra tidak tega membangunkannya akhirnya dirinya memiliki inisiatif untuk izin mengangkat Ayuna ke dalam kamarnya.
Hamra awalnya takut untuk meminta izin kepada Ayah Yusuf takut akan marah melihat perlakuan Hamra kepada Ayuna.
Tak butuh waktu lama akhirnya Hamra berani untuk bertanya dan mengatakan kepada Ayah Yusuf.
" Sebelum Hamra minta maaf Om dan Ibu, bolehkah Hamra mengangkat Ayuna ke kamar Ayuna, melihat dirinya yang sedang tertidur pulas aku tidak enak membangunkannya, jika om berkenan untuk memberikan izin saya," Tanya Hamra
Mama Nadia hanya terdiam dan melihat ke arah Ayah Yusuf dengan ekspresi gelisah dan penuh penasaran tentang jawab yang akan di lontarkan oleh Ayah Yusuf kepada Hamra.
" Ayo Ayah tidak apa, toh Ayuna tidur dan mereka tidak ngapa-ngapain, ayo Yah," Batin Mama Nadia
" Lama banget Yah, " Batin Mama Nadia
Hamra yang terdiam sejenak merasa tidak enak melihat ekspresi Ayah Yusuf yang terdiam merasa bahwa Hamra salah berbicara kepadanya.
" Iya boleh ayo segera diangkat Ayah Yusuf akan membukakan pintunya, " Ucap Ayah Yusuf
" Oh iya Om mari, " Jawab Hamra
__ADS_1
" Alhamdulillah gitu aja lama, " Batin Mama Nadia
Hamra mengangkat Ayuna dengan pelan, menuju kamar atas Ayuna, Hamra menanjak satu demi satu tangga untuk menuju kamar Ayuna. Tak lama Ayuna sudah sampai di kamar dan diberi selimut oleh Mama Nadia.
" Terima kasih ya sudah mau antar Ayuna pulang, " Ucap Mama Nadia
" Terima kasih sudah mengantar Ayuna, untuk itu kamu tidak usah pulang kamu tidur di rumah samping itu ini kuncinya, karena sudah larut malam, untuk itu tenang saja sudah saya atur, sekarang sebelum kamu ke rumah dan istirahat kita nikmati cemilan yang Ayuna beli, ma bisa di siapkan," Jawab Ayah Yusuf
" Iya benar kamu tidak udah pulang tidur dirumah Ayuna dulu sudah malam, ya sudah Mama siap dulu, " Jawab Mama Nadia
" Jadi repotin Om dan Ibu, " Jawab Hamra
" Sudah tidak, ayo kita tunggu di ruang santai, " Sahut Ayah Yusuf
" Iya Om Terima kasih banyak, Hamra jadi tidak enak merasa merepotkan malahan, " Jawab Hamra
" Tidak, Om sangat berterima kasih karena kamu sudah perhatian dan mau mengangkat serta menjaga Ayuna dengan baik, oh iya bagaimana dengan kerjaan kamu lancar, " Jawab Ayah Yusuf
" Allhamdulilah lancar Om dan alhamdulillah banyak kerjaan juga," Ucap Hamra
" Alhamdulillah, semoga berkah dan semangat," Jawab Ayah Yusuf
Mama Nadia menyiapkan cemilan yang dibeli Ayuna, untuk dimakan bersama walaupun Ayuna sudah tidur. Mama Nadia segera menuju ke ruang santai membawa cemilan serta minuman hangat.
" Ini minuman hangatnya dan ini cemilannya, ayo nak di rasakan, " Ucap mama Nadia
" Iya Ibu, jadi repotin, " Sahut Hamra
" Tidak sama sekali ayo di rasakan dan minumlah mumpung masih hangat, " Ucap Mama Nadia
" Iya Ibu, mari Om, " Sahut Hamra
" Mari ini sudah aku ajarin, ayo ambil tak usah sungkan," Ucap Ayah Yusuf
Mereka menikmati cemilan bersama sambil berbincang banyak membahas kerjaan dan acara pesta tadi. Tak lama kemudian mereka sudah merasa kenyang dan waktunya untuk istirahat. Hamra untuk pamit menuju kerumah yang telah di izinkan semalam dirumahnya.
" Om waktu sudah semakin malam, Hamra izin mau menuju kerumah mau istirahat, " Ucap Hamra
" Oh iya silahkan pasti capek, tenang saja bebas, sudah bersih tinggal bukan aja kuncinya om sudah kasih ke kamu, selamat malam sampai jumpa besok pagi," Jawab Ayah Yusuf
" Baik Om, malam, mari Ibu, " Jawab Hamra
" Iya semoga tidur nyenyak, " Sahut Mama Nadia
Akhirnya Hamra menuju ke rumah sebelah rumah besar untuk bermalan disana, Hamra tidak usah pulang dan diberikan tempat tidur yang sangat enak dan baik oleh keluarga Ayuna.
__ADS_1