LAST PRINCESS AND MAFIA BOSS

LAST PRINCESS AND MAFIA BOSS
TAK ADA YANG TAK MUNGKIN


__ADS_3

“Kamu di sini?” tanya Sena saat melihat keberadaan Elouise di rumahnya.


“Aunty, maafkan aku,” jawab Elouise yang berjalan mendekat kemudian bersimpuh di kaki Sena.


“Bangunlah, aku tak suka seperti ini,” kata Sena.


“Mom, bisakah kita bicara?” ujar Michael. Ia harus menjelaskan beberapa hal pada Mommynya ini, agar tak terjadi kesalahpahaman yang berkepanjangan.


“Kamu memang harus menjelaskan semuanya, Mike,” kata Sena.


“Mike, bolehkah aku yang menjelaskannya pada Aunty?” tanya Elouise.


Ia akan mengutarakan semua kebenarannya. Ia ingin Sena mendengar langsung dari bibirnya, apa yang sebenarnya terjadi.


Sena mengajak Elouise ke teras belakang, di mana ia biasa duduk bersantai pada sore hari ditemani secangkir teh dan cemilan.


“Katakanlah,” kata Sena.


Elouise pun mulai menceritakan semuanya, dimulai saat ia menyaksikan sendiri bagaimana kedua orang tuanya serta kakaknya Robert ditembak oleh seseorang. Bagaimana ia mendengar teriakan kedua orang tuanya dari persembunyiannya di dalam sebuah lemari, hingga akhirnya ia sampai ke Kota Amsterdam.


Elouise juga bercerita tentang kakaknya Rocco yang ternyata mengajaknya tinggal bersama hanya untuk menjualnya. Ia berusaha tak menangis saat mengatakan semuanya, namun bulir air terjatuh begitu saja tanpa bisa ia tahan.


“Are you okay?” tanya Sena sambil menggenggam tangan Elouise dengan kedua tangannya.


Elouise menganggukkan kepalanya, kemudian Sena memberikan sebuah pelukan pada gadis itu dan mengusap punggungnya.


“Maukah kamu menjadi putri Aunty, hmm?” Tanya Sena.


“Atau kamu mau menjadi menantu Aunty? Kamu bisa bertunangan dengan Michael, kemudian kalian akan menikah setelah Michael menyelesaikan kuliah masternya,” lanjut Sena.

__ADS_1


“Mom!” Michael yang mendengar hal itu saat ia menghampiri Mommynya pun langsung mengajukan protes.


“Jangan bilang kamu tidak mau lagi Mommy jodohkan dengan El. Kamu sudah menolak saat Mommy ingin menjodohkanmu dengan Niesha, sekarang kamu menolak lagi. Apa kamu sudah memiliki seseorang yang kamu suka?” tanya Sena.


“Tidak ada, Mom! Aku hanya ingin fokus menyelesaikan kuliahku, lalu bekerja. Aku tak mau berpikir ke sana terlebih dahulu,” kata Michael.


“Aunty, maaf … Aku ingin menentukan sendiri pasangan hidupku. Bukan berarti Michael tak baik untukku, tapi hati tak dapat dipaksakan,” kata Elouise.


“Tuh Mommy dengar, Elouise saja tidak setuju dengan keputusan Mommy,” ujar Michael.


“Kalau begitu, Mommy akan mengangkat Elouise dan Robert sebagai putra putri Mommy, bagaimana?”


Kini, Robert, Michael, dan juga Elouise menatap Sena dengan tatapan yang sulit diartikan.


“Sejak dulu Mommy bercita-cita memiliki banyak anak, tapi apa daya ternyata hanya dipercayakan satu anak saja. Jadi dengan adanya Robert dan Elouise, Mommy merasa hidup Mommy akan semakin lengkap.”


“Tapi … Aunty …”


“Kalau untuk itu, aku setuju. Yang terpenting bukan masalah perjodohan ataupun pernikahanku,” kata Michael.


Sena tertawa, kemudian berkata, “Kalau begitu bersiaplah karena Aunty akan membicarakan ini dengan suami Aunty. Oya, tak masalah kalian memanggil dengan panggilan Aunty, karena Aunty juga tahu bahwa seorang Mommy tak akan pernah tergantikan.”


Elouise memeluk Sena dengan erat. Ia bisa merasakan kehangatan dan kenyamanan seorang Mommy saat bersama dengan Sena. Ia benar-benar merindukan pelukan Mom Emma dan ia mendapatkannya dari Sena.


“Thank you, Aunty.”


**


Nathan masuk ke dalam gudang persediaan bahan baku miliknya. Api telah berhasil dipadamkan dan yang tersisa hanya bangunan dengan warna hitam di bagian dinding dan beberapa bagian hancur karena ledakan.

__ADS_1


“Sam, sudah kamu dapatkan informasinya?” tanya Nathan.


“Sudah, Bos. Saat ini Mr. Bone berada di London. Ia sedang ada pertemuan dengan beberapa relasi bisnisnya.”


“Siapkan semuanya, Sam. Aku sendiri yang akan membalaskan semuanya,” kata Nathan.


“Tapi, Bos. Ini misi yang berbahaya. Mr. Bone pasti sudah menempatkan orang-orangnya untuk menjaga. Ia pasti sudah yakin bahwa anda akan membalasnya.”


“Aku tahu.”


“Lalu anda akan menyerahkan diri begitu saja?” tanya Sam tak percaya jika atasannya itu akan membahayakan dirinya sendiri.


“Lakukan saja apa yang kuminta, Sam. Selanjutnya adalah bagianku,” kata Nathan.


Sam tak bisa menasehati Nathan kali ini. Kalau begitu, hanya ada satu jalan, yakni menemani atasannya itu tanpa diketahui. Sam tak ingin terjadi hal yang buruk pada Nathan.


“Baik, Bos!”


Nathan langsung terbang ke London untuk memulai misi balas dendamnya. Ia tak peduli bagaimana caranya, yang pasti ia harus menghancurkan Mr. Bone. Sudah banyak sekali Mr. Bone selalu mengganggunya setiap kali ia bekerja.


**


“Bagaimana pendapatmu, sayang?” tanya Sena pada Jack. Ia mengutarakan usulnya untuk mengangkat Robert dan Elouise sebagai putra dan putri mereka.


“Kalau menurutku sebaiknya jangan. Bukan aku tak suka dengan usulmu, tapi … kita tak akan tahu bagaimana masa depan. Jika suatu saat nanti Michael dan Elouise saling mencintai, tentu status yang kita berikan saat ini akan menghalangi dan membuat segalanya menjadi rumit, bukan begitu?”


“Saling mencintai? Mungkinkah?”


“Tak ada yang tak mungkin,” jawab Jack.

__ADS_1


🌹🌹🌹


__ADS_2