LAST PRINCESS AND MAFIA BOSS

LAST PRINCESS AND MAFIA BOSS
KEBERADAANNYA TERANCAM


__ADS_3

“Aku akan menikahi adikmu,” kata Nathan pada Robert.


Robert tak begitu saja percaya dengan apa yang dikatakan oleh sahabatnya itu, pasalnya belum lama Nathan mengatakan bahwa ia hanya akan menjaga Elouise karena takut jika Elouise berada dalam bahaya jika bersamanya.


“Bukankah …”


“Aku tahu apa yang ada di dalam pikiranmu. Aku akan menikahinya di sini. Aku juga akan menjaganya dan tak akan kubiarkan ia keluar dari mansion,” kata Nathan.


“Kamu berencana mengurung adikku di sini? Tidak! Meskipun aku tahu saat ini kami berada dalam bahaya, tapi aku tak mau jika kamu berniat mengurung Elouise selamanya di sini.”


Nathan menatap Robert. Pria yang ada di hadapannya itu akan menjadi kakak iparnya jika ia menikahi Elouise.


“Dengan ia berada di sini, ia akan selalu aman,” kata Nathan.


“Tapi bukan dengan mengurungnya di sini, Nath! Ia masih muda dan masih memiliki masa depan yang luar biasa. Aku setuju jika kamu menikahinya, tapi tidak dengan mengurungnya di sini,” kata Robert.


“Ia sudah menjadi milikku, Rob. Dan akan selalu menjadi milikku. Aku akan menikahinya.”


Flashback On


“Menikahlah denganku,” kata Nathan.


Elouise menatap mata tajam Nathan. Ia yang sudah menyimpan rasa cinta pada Nathan pun menganggukkan kepalanya tanpa ragu, membuat sebuah senyuman terukir di bibir Nathan.


Nathan kembali menautkan bibirnya pada bibir Elouise dan melanjutkan aktivitasnya. Dengan perlahan ia menarik resleting dress selutut yang digunakan oleh Elouise, hingga menyisakan pakaian dallamnya saja.

__ADS_1


Tubuh Nathan meresponnya dengan gairrah yang mulai meningkat. Ia membuka pakaiannya sendiri dan menampakkan tubuh penuh otot otot yang telah terbentuk. Tangan Elouise menyentuh dadda bidang Nathan.


Kepolosan Elouise dan rasa cinta di dalam dirinya, membuat ia pasrahh dengan apa yang dilakukan oleh Nathan. Melihat kabut gairrah yang juga ada di mata Elouise akibat sentuhannya, membuat Nathan tak ragu lagi.


Ia membuka semua pakaian yang tersisa di tubuh Elouise, hingga keduanya kini sudah sama-sama polos. Dessahan Elouise semakin membuat Nathan bersemangat dan kini sudah mengarahkan miliknya menuju ke tempat tujuannya.


“Ahhh!!” teriak Elouise karena merasakan sakit untuk pertama kalinya. Ia mencengkeram sprei untuk menahan rasa sakit itu.


Nathan yang melihatnya pun kembali menautkan bibir mereka, agar Elouise lebih relaks. Elouise mengalungkan kedua tangannya di leher Nathan sementara Nathan mulai menggerakkan pinggulnya.


Nafas keduanya saling menderu dan kamar tidur itu kini hanya terdengar suara errangan dan dessahan keduanya.


“Ahhhh!” Keduanya mencapai puncak bersamaan.


Nathan mencium bibir Elouise sekali lagi.


Elouise membuka matanya dan tersenyum, “hmm …”


“Thank you,” Nathan mengecup kening Elouise dan mereka tidur sambil berpelukan.


Flashback Off


Mata Robert menatap Nathan dengan tajam dan ia langsung berdiri dari tempat duduknya dan mendekati Nathan.


Bughhh

__ADS_1


Sebuah pukulan dari Robert mendarat di pipi Nathan.


“Mengapa kamu melakukan itu pada adikku, Nath?” tanya Robert.


“Apa kamu sengaja mengajak kami ke tempat ini karena kamu ingin melakukan itu padanya?” tanya Robert lagi. Ia bahkan masih memegang kerah kemeja Nathan dan sudah kembali siap mengarahkan tinjunya pada sahabatnya itu.


“Apa menurutmu aku seperti itu, Rob? Pukullah aku sepuasmu jika menurutmu aku adalah pria brengssek,” ujar Nathan.


Robert masih menatap Nathan dengan tajam. Ingin sekali rasanya ia kembali mengarahkan pukulannya pada Nathan.


“Cepat nikahi dia! Tapi jika aku melihatmu menyakitinya atau sedikit saja kamu membuatnya menangis, maka aku akan membawanya pergi daru sangkar emasmu ini,” ujar Robert yang kemudian melepaskan cengkeraman tangannya pada kerah kemeja Nathan.


“Aku pasti akan menjaganya, Rob. Pegang kata-kataku!” teriak Nathan sebelum akhirnya Robert keluar dari ruang kerja Nathan.


Nathan pun langsung menghubungi Sam dan memintanya menyiapkan semua yang dibutuhkan untuk pernikahannya.


“Apa anda akan memberitahukan ini pada keluarga anda, Bos?” tanya Sam.


Nathan terdiam, ia baru teringat bahwa saat ini keluarganya juga sedang berada dalam masalah yang berhubungan dengan Nixon. Valencia terus saja menolak menikah dengan Nixon, namun kedua orang tua Valencia selalu saja meminta pertanggung jawaban Nixon.


Sementara di lain hal, Niesha ternyata menerima perjodohan antara dirinya dengan Michael, yang otomatis membuat Michael menjadi kesal pada adik perempuan Nathan itu.


Nathan akhirnya menggelengkan kepalanya, “jangan sampai ada yang mengetahuinya, Sam. Aku tak ingin keberadaannya terancam karena aku. Nanti setelah semua lebih tenang, baru aku akan mempertemukannya dengan Daddy dan Mommy.”


“Baik, Bos. Saya akan menyiapkan semuanya.”

__ADS_1


🌹🌹🌹


__ADS_2