
Elouise menangkap perasaan gelisah pada wajah Niesha setelah gadis itu kembali masuk ke dalam kamar tidur. Niesha sebenarnya bisa menyembunyikan perasaannya dengan baik, namun apa yang ia rasakan ini sangat sulit disembunyikan. Meskipun ia tak terlalu dekat dengan Nathan, tapi ia sangat menyayangi kakak tertuanya itu dengan caranya sendiri.
“Kamu baik-baik saja?” tanya Elouise saat melihat Niesha.
Niesha tersenyum tipis, “hmm … aku baik-baik saja. Aku hanya sedikit sakit perut.”
Niesha masuk ke dalam kamar mandi yang ada di dalam kamar tidurnya. Ia duduk di atas kloset yang dilapisi pembungkus seperti bulu-bulu. Isakan tangis mulai terdengar. Ia teringat ketika Sam mengatakan bahwa Nathan mengalami luka tusukan di perut dan tembakan di bahu kirinya.
“Kembalilah cepat, Kak.”
**
“Nath!”
“Uncle!” Nathan melihat seorang pria paruh baya tengah mendekatinya.
“Apa yang kamu lakukan di sini, Nath?”
“Aku merasakan ketenangan di sini, Uncle. Hatiku terasa begitu nyaman dan damai,” jawab Nathan.
“Apa kamu akan meninggalkannya sendiri? Kedua kakaknya masih akan berusaha membunuhnya.”
“Elouise …”
“Kembalilah, kamu belum diterima di sini,” kata pria paruh baya itu.
“El …,” kata Nathan setengah berbisik.
Nitttt nittt nittt
Suara monitor detak jantung bergerak cepat, Sam dan Michael yang berada si ruang perawatan Nathan langsung memanggil dokter.
__ADS_1
Dokter dan beberapa orang perawat masuk ke dalam. Mereka langsung melakukan peneriksaan secara menyeluruh pada Nathan.
Sam dan Michael yang kini berada di luar ruangan karena ingin memberikan ruang pada dokter dan perawat untuk memeriksa Nathan dengan benar dan detail.
“Aku yakin Kak Nathan pasti bisa melewati ini, Kak Sam,” ujar Michael.
“Ya, aku juga sangat yakin dengan hal itu.”
“Lalu, bagaimana dengan Kak Robert?” tanya Michael yang belum mengetahui tentang kebenarannya.
“Ia kabur.”
“Kabur? Apa maksudnya?”
“Tanpa kita sangka, Robert adalah sekutu Rocco. Mereka bekerja sama untuk mengambil harta serta kekuasaan yang dimiliki oleh Keluarga King,” jawab Sam.
“Whatt?!! Mengapa aku tidak tahu? Informasi yang kudapat tak seperti itu,” ujar Michael.
“Yang terpenting sekarang Elouise sudah aman,” kata Michael.
“Ya, aku menitipkannya pada Niesha. Ia yang akan menjaga Elouise karena Tuan Gavin dan Nyonya Anna sedang menemani Tuan Nixon.”
Mendengar nama Niesha disebutkan, ntah mengapa hati Michael terasa gundah. Pertunangan antara dirinya dengan Niesha sudah terjadi, meskipun tak ada rasa cinta di dalam dirinya.
Ia pernah berbicara dengan Niesha empat mata, sebelum pertunangan itu terjadi. Ia memaksa Niesha membatalkannya, namun Niesha tak menggubrisnya sama sekali. Hingga akhirnya Michael mengancam akan menghancurkan kuliah Niesha. Niesha sangat tahu bahwa Michael berbakat dalam bidang IT, hingga akhirnya ia membuat sebuah perjanjian dengan Michael. Ia akan mundur dari pertunangan ataupun pernikahan mereka, jika Michael telah menemukan wanita yang akan mengisi hatinya.
Setidaknya pertungan mereka ini hanya akan menjadi sebuah tameng bagi Michael agar Mommynya tidak menjodohkannya dengan gadis-gadis lain.
**
“Ia meninggal!” teriak Rocco setelah membaca sebuah berita di ponselnya.
__ADS_1
“Meninggal? Siapa?” tanya Robert yang duduk di kursi kerja Rocco dan mengambil alih pekerjaan pria yang adalah pewaris Mr. Bone.
“Nathan Ace Neutron,” jawab Rocco sambil senyuman terulas di bibirnya.
“Benarkah?” Robert langsung bangkit dari duduknya dan mendekati Rocco. Ia mengambil ponsel yang dipegang oleh Rocco dan mulai membacanya.
“Kamu benar-benar luar biasa, Rob!” puji Rocco sambil menepuk bahu Robert.
Meskipun Robert telah berhasil menyingkirkan Nathan, tapi ada sesuatu di dalam hatinya yang menggelitik tak nyaman. Bagaimana pun juga, Nathan adalah sahabatnya. Ia juga merasa bersalah saat menusukkan pisau ke perut Nathan dan melihat sahabatnya itu mengerrang kesakitan.
Maafkan aku, Nath. Aku tak punya jalan lain. Kamu akan menjadi penghalang bagiku untuk mengambil semua yang menjadi hak milikku. Aku tak bisa membiarkanmu menghancurkan rencanaku. - batin Robert.
“Lalu apa langkah kita selanjutnya?”
“Aku sudah menghubungi pengacara keluarga kita dan ia akan segera mengalihkan semua aset Keluarga King atas nama kita berdua. Selain itu, Kerajaan Belgia akan memanggil kita secara khusus dan memberikan jabatan tinggi di kerajaan,” jawab Robert.
Wajah Rocco sumringah dan matanya berbinar. Di dalam pikirannya saat ini, ia akan bertemu dengan banyak wanita cantik yang pasti akan dengan sukarela menghempaskan tubuhnya di atas tempat tidur dan mendessah di bawah kungkungannya.
“Ahhh ini sungguh luar biasa!” teriak Rocco, “Tapi bagaimana cara kita menyingkirkan gadis kecil itu?”
“Untuk sementara ini, ia tak akan berani keluar dari persembunyiannya. Mungkin ia akan bersembunyi selamanya, apalagi pelindungnya sudah mati. Bukankah begitu?” ujar Robert.
“Kamu benar! Sekarang saatnya kita menikmati semuanya.”
“Lalu, apa kamu akan tetap menikah dengan Jenia?” tanya Robert.
“Tidak! Aku akan tetap bertanggung jawab pada bayi dalam kandungannya, tapi tidak dengan menikahinya. Dengan statusku yang baru, aku yakin aku bisa mendapatkan banyak wanita dan yang akan menjadi istriku nanti juga adalah wanita yang jauh melebihi Jenia,” jawab Rocco.
“Bagus! Akhirnya kamu mengerti. Wanita itu tak pantas denganmu.”
Rocco tertawa lebar bersama-sama dengan Robert, tanpa mereka ketahui bahwa pintu telah terbuka sedikit dan seseorang menguping pembicaraan mereka sambil mengepalkan tangannya.
__ADS_1
🌹🌹🌹