Lembar Kisah Untuk Arsyilla

Lembar Kisah Untuk Arsyilla
Chapter enambelas


__ADS_3

Waktu terus berputar hingga tak terasa 5 bulan sudah berlalu, perlahan Bu Rina dan Arsyi mulai melupakan siapa yang membakar rumah mereka dan belajar lebih ikhlas.


Desa ini pun sudah mulai maju, banyak warga tang sudah dimakmurkan seperti lansia dan golongan bawah.


Arsyi berhasil membeli kulkas yang baru, rumahnya pun lebih baik dari yang dulu. Kabarnya pak Mukhlis dan Ikhsan sudah pergi ke luar kota sejak 3 bulan lalu ada warga yang bilang kalau mereka sudah terlilit hutang dengan para warga.


Sawah dan kebun arsyi pun menghasilkan banyak sekali hasil tanamnya, tak lupa sawah pak Rozi pun juga semakin maju, banyak orang dari kota yang mulai berdatangan untuk membeli hasil tanam mereka.


Masih ingat dengan Lilis dia sebenarnya sudah mendapatkan pekerjaan di kota tapi sepertinya ia menyerah berjuang di kota, terbukti hari ini di memboyong bawaannya dari desa dulu untuk kembali lagi ke desa.


Setengah tahun berjuang di kota sudah cukup menambah pengalaman, dan setelah ini ia akan di desa saja membangun karirnya disana.


Perjalanan dimulai pukul 10 pagi dan perkiraan Lilis akan sampai di desa pukul 2 siang jika tidak ada kendala dijalan, mungkin jika terpotong istirahat sampai pukul setengah 3 sampai pukul 3.


_____________


Dikebun Arsyi sedang menemui salah satu orang dari kota yang akan membeli cabainya, mungkin sudah berlangganan hampir 4 bulan yang lalu.


Seorang CEO muda yang memiliki sifat ramah serta baik akhlaknya. Bahkan banyak dari warga sana yang mengidam-idamkan untuk menjadikan orang tersebut sebagai mantu.


Bahkan ada juga yang terang-terangan menyampaikan kepadanya untuk dianggap jadi anak atau menantu.


Dialah, Abiandra zafran el-zein atau biasa dipanggil Zafran dan memiliki nama yang paling banyak dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia sebagai Zafran el-zein.

__ADS_1


Bagaimana tidak dikenal dia terkenal dengan perusahaan kecantikan dan restoran kuliner miliknya juga sebagai distributor hasil tanaman terbesar, ia pun dikenal sebagai CEO yang ramah namun akan sangat berbahaya bagi siapapun yang mengusik hidupnya.


Usianya yang baru 27 tahun atau berbeda 8 tahun dengan Arsyi, keluarganya menganggap usia tersebut sudah waktunya menikah tapi Zafran masih memilih untuk menutup hatinya.


Berdekatan dengan lawan jenis sampai menaruh perasaan pun belum pernah dilakukan Zafran, Bahkn kakaknya mengatakan jika ia tidak normah dan lebih suka dengan sesama jenis.


Sore hari Zafran sudah kembali kekota dengan menggunakan helikopter yang dikendarai oleh asisten pribadi nya.


Dia memutuskan pulang ke mansion setelah tadi diminta oleh ibunya untuk bermalam di mansion, sebelumnya ia tinggal di apartemen atau di mansion milik pribadinya.


Sampai di mansion ternyata keluarganya tengah berkumpul, suara riuh yang dihasilkan keponakannya memenuhi setiap sudut mansion.


Usai membersihkan diri Zafran pun juga turut bergabung dengan mereka.


"kapan sih zaf mau nikah, mama sama papa semakin tua tinggal nunggu kamu nikah lihat kakak-kakak mu sudah memiliki anak apakah kamu tidak ingin seperti mereka, menjalani hari-hari ditemani oleh seorang istri" ucap mama Hesti kepada putra bungsungnya.


36 tahun membina rumah tangga dan dikaruniai 3 orang putra yang sudah sukses dengan karirnya masing-masing membuat pasangan setengah baya ini tinggal menikmati masa tuanya.


Abizard Zayyan el-zein putra pertama mereka yang kini berusia 33 tahun dan sudah dikaruniai seorang putri manis yang bernama Rizqia Chasna el-zein yang berumur 5 tahun hasil dari pernikahan nya dengan safitri annanda yang kerap dipanggil Anna, Usianya pun sapantaran dengan Zayyan.


Abimayu Zaidan el-zein putra kedua mereka yang berusia 30 tahun, yang baru saja memiliki buah hati pertamanya dengan Salma arisa. Putra pertama Zaidan bernama Kalandra putra el-zein yang baru saja berumur 4 bulan.


"Sabar ya ma, jodoh kan sudah dicatatkan sama Allah untuk Zafran" hanya jawaban itu yang terus saja Zafran lontarkan.

__ADS_1


"Apa dengan begitu kamu tidak mau berusaha Zaf, lihat uban dikepala papamu sudah semakin banyak bagaimana jika dia meninggalkan kita dua hari lagi" sahut mama hesti diakhiri candaan, jangan lupakan tatapan papa dika yang mendengarkan ucapan sang istri


"mahh, padahal papa masih muda dan uban pun masih belum kentara kenapa mama berbicara seperti itu apa mama suka jika papa meninggal cepat kan dengan begitu warisan yang jatuh ketangan mama banyak kan?" dramastis papa dika


"iya siapa yang nggak seneng sih pah dpat warisan banyak, Zayyan maju paling depan kalau papa mau bagi-bagi warisan iya nggak Zai, Zaf?" ejek Zayyan kepada papanya


"boleh juga tuh pa, kapan mau di bagiin nanti gue lah bang yang dapat agar banyakan secara kan anak gua cowok yang jadi cucu pertama laki-laki dikeluarga el-zein"


"nah iya tapi kan bang Zayyan anak pertama bang" sahut Zafran


"Kalau gue dapet hotel sama villa juga nggak papa kok pah" Ucap Zayyan diiringi tawa mereka tak lupa para menantu keluarga inj yang hanya geleng-geleng kepala.


"Kalian ini memang sudah tidak ada lagi yang sayang sama papa ya, mama juga mentang-mentang papa sudah tua tapi belum tua loh ma papa itu buktinya masih kuat dan bugar gini"


Menantu keluarga el-zein bukan dua-duanya dari keluarga yang berada ya, Salma atau menantu kedua setelah Anna. Dia berasal dari keluarga yang sederhana, bahkan bisa dibilang hidupnya pas-pasan sebelum menjadi menantu el-zein.


Salma merupakan gadis yatim piatu yang sudah ditinggal kedua orang tuanya beberapa tahun lalu akibat insiden kecelakaan yang menewaskan anggota keluarga termasuk sang adik.


Dulunya keluarga salma berada tapi semenjak kedua orangtuanya meninggal perusahan itu jatuh bangkrut karena tak ada yang memimpin.


Hidup serabutan dengan mengandalkan ijazah S1 dan menjadi karyawan di perusahaan el-zein yang dipimpin oleh Zaidan hingga berakhir di angkat menantu oleh tuan besar di perusahaan el-zein.


"Mama si sebenernya sayang apalagi anak bungsu kita yang sangat dekat dengan papanya jarang-jarang dan sangat lengket jika bersama mamanya bahkan berbeda dengan kakak-kakaknay, apakah nanti setelah menikah sifatnya masih sama hemm?"

__ADS_1


"mama itu cinta pertamanya kita, sedangkan papa itu tameng bagi kita andai kita besar tanpa mama dan papa yang mendidik kita apakah kita bisa sesukses ini? tentu saja tidak karena mama dan papa sudah berhasil mendidik kami dengan tulus hingga membuahkan hasil seperti saat ini" ungkapan Zafran berhasil membuat Mama hesti berkaca-kaca.


Diantara ketiga anaknya hanyalah Zafran yang ia anggap istimewa, yang lain juga istimewa tapi Zafran lebih.


__ADS_2