
'HO.' John langsung setuju dengan perkataan nona itu.
Tak perlu sok kuat, pada akhirnya istirahat sama penting juga.
Kini mereka sedang berada di area pepohonan sepi.
Benar sekali, John dan Felicia mengambil jalan yang tak dilalui oleh para pedagang dan orang biasa.
Dengan sigap John membuka kantong peralatannya, mencari kayu kecil dan membuat api kecil untuk menghangatkan tubuh.
Entah kenapa rasanya begitu dingin di tempat ini.
Padahal sebelumnya biasa-biasa aja sih.
Yah biasanya malam larut memang dingin juga sih.
Tak mungkin situasinya selalu sama, pada akhirnya pasti ada bedanya juga.
"Uh." John makin banyak mengumpulkan ranting, masih kurang hangat sih.
Dan tanpa sadar api unggun besar sudah tercipta di depannya.
'KOK MASIH DINGIN SIH?' John heran.
Padahal ia sudah bikin api sebesar ini, tapi masih saja dingin.
Yah lebih masuk akal kalau sekarang musim dingin, namun nyatanya bukan sih.
"Uh...." John menggosok-gosokkan tangannya, uap keluar dari setiap tarikan nafasnya.
"No- nona...." John yakin nona itu tak masalah dengan situasi yang berubah dratis begini.
Yah mengingat beliau ini kuat sih.
"!"
"NO- NONA!?" Nona itu malah terbaring begitu saja di tanah!
ADA APA INI!?
John langsung mengecek keadaan nona itu.
'OKE TENANG.' John berusaha meredam kepanikannya.
Tapi bisa aja lagi tidur.
Nona ini sudah bilang mau istirahat juga sih.
MUNGKIN EMANG MAU TIDUR LEBIH AWAL.
Itu alasan yang masuk akal juga.
Bukan hal yang sulit untuk nona ini bisa tidur di situasi dingin begini.
"Haaah...." John berusaha mengatur pernafasannya.
Kalau saja ia lebih kuat, pasti dingin takkan mengganggunya begini.
Namun yah mengeluh takkan banyak membantu juga sih.
Tak ada yang bisa dilakukannya selain berusaha bertahan disituasi ini.
HUSSSSH!
"!"
Hempasan angin kencang tiba-tiba datang.
Membawa hawa dingin yang lebih menyiksa dari yang sudah ada.
'WADUH.' John mulai kewalahan dengan semua kedinginan ini.
Api unggun besar-nya padam begitu saja seiring dengan hempasan angin yang datang tadi.
Yah dengan atau tanpa api, tetep aja dingin sih.
Kini tak ada cara lain untuk menghangatkan dirinya selain dari dirinya sendiri.
'INI ANEH.' John mulai tak bisa menerima apa yang terjadi di sini.
PASTI ADA BUG DALAM GAME INI.
BUG CUACA!
Ya, pasti itu yang terjadi!
"No- nona...." John berusaha berkomunikasi dengan nona yang tengah terlelap itu.
__ADS_1
Ia bukannya mau mengganggu.
Kalau ia bisa tidur tenang, ia takkan membangunkannya juga sih.
Namun nyatanya tidak begitu.
Sebaiknya jangan ada di sini.
Itulah yang dipikirkannya.
Ia yakin masih ada tempat lain yang lebih bersahabat untuk istirahat.
YANG JELAS BUKAN DI SINI.
"NO- NONA...." John mulai menggoyang-goyangkan nona itu.
Beliau ini tidurnya pulas banget ya.
Memang tak enak membangunkannya disaat begini, namun ia tak punya pilihan lain.
SSRRR.
"!"
'OIOI.' John terdiam, ia tak percaya dengan apa yang dilihatnya.
KOK KAKI NONA ITU BERUBAH JADI ES?
John mengucek matanya, namun apa yang dilihatnya tak berubah juga.
"NONA!" John makin menggoyang-goyangkan tubuh nona itu.
Namun apa daya gadis itu tak kunjung membuka matanya juga.
Perlahan namun pasti raut wajah nona itu berubah pucat.
"!"
NONA INI ... TIDAK TIDUR!
John tak percaya, namun apa yang dilihatnya adalah kenyataan.
Ia terlambat sadar bahwa nona ini juga terpengaruh situasi dingin ini.
Tapi bagaimana bisa?
Padahal jelas-jelas nona ini adalah makhluk kuat.
Dingin ini harusnya bukan masalah besar baginya.
Namun pada akhirnya apa yang terjadi tak sesuai dengan yang dipikirkan.
Kepanikannya yang awal kembali memuncak.
Ini benar-benar diluar apa yang bisa dipikirkan.
‘OKE TENANG JOHN.’ Ini momen tepat untuk frustasi dan menyalahkan apa yang terjadi.
Namun itu jelas takkan membuat situasi lebih baik.
John sudah mengungkapkan dugaannya
Namun pada akhirnya iu bukan jaminan apa yang benar-benar sudah terjadi.
John berusaha mengingat apa saja yang sudah mereka lalui.
Barangkali ada petunjuk awal akan kejadian aneh ini.
....
NGGAK ADA SIH.
Seingatnya perjalanannya normal-normal saja sih.
Tak ada hal aneh yang ditemuinya.
Pada akhirnya terjadilah kejutan yang tak menyenangkan ini.
'Sejak kapan?'
John terhening, satu pertanyaan besar muncul dibenaknya.
Alasan kenapa nona penyelamatnya bisa tumbang begitu saja.
Padahal sebelumnya beliau begitu semangat.
Tapi kenapa tiba-tiba jadi begini?
__ADS_1
Lebih masuk akal kalau ia sendiri tumbang lebih awal.
"UH." Udara dingin makin menjadi-jadi, tak butuh waktu lama sampai akhirnya tubuhnya jadi kaku.
John tahu betul apa yang akan terjadi pada tubuhnya.
Bahkan bisa bertahan sampai sekarang adalah hal luar biasa untuknya.
Mungkin sebagian dari kita penasaran kenapa pemuda ini diam saja?
Kenapa dia tak berusaha untuk membawa nona itu ke tempat yang lebih aman?
Bukankah itu lebih baik daripada diam saja di sini?
Pada akhirnya alasannya sudah bisa diduga juga.
John sangat ingin melakukan itu kalau ia mampu.
Namun nyatanya ia tak bisa melakukannya.
Butuh lebih dari sekedar tekad untuk bisa mengeksekusi rencana itu.
Yang tak lain tak bukan adalah kekuatan.
Jangankan lari, bergerak sedikit saja susahnya minta ampun.
Itulah sebabnya John hanya berdiam saja di sini.
Karena memang hanya itu yang bisa dilakukannya.
Tubuhnya mulai tak kuat menahan semua ini.
John terlihat menerima apa adanya.
Tak ada lagi yang bisa dilakukannya.
Mungkin akan keren kalau ia bisa lepas dari situasi ini.
Namun sayang sekali tak ada teknik rahasia yang ada padanya.
Shhh….
Aura dingin makin menjadi-jadi, namun entah kenapa John masih bisa mempertahankan kesadarannya.
Apa mungkin tandanya ia sudah lebih kuat?
Yah kalau begitu setidaknya ia punya sesuatu yang bisa dibanggakan disaat terakhir begini.
“!” Ada yang datang….
John bisa merasakan kehadiran seseorang di sini.
Siapa itu? Siapa yang datang?
John berusaha mengerahkan segala fokusnya yang tersisa.
“!” Mata John seketika itu juga langsung melebar.
Kenapa … ada serigala putih?
Binatang itu menatap tajam ke arah-nya.
“!” Jadi begitu….
John akhirnya ingat akan sesuatu.
Ini bukan kali pertama ia bertemu makhluk itu.
Di kehidupannya yang sebelumnya ia pernah menemuinya juga sih.
Dia bukan binatang biasa, melainkan makhluk bahaya yang sebaiknya dihindari.
Bahkan untuk kalangan makhluk kuat sekalipun, sang serigala putih ini bisa cukup merepotkan.
Keberadaan mereka tidak jelas dan bisa muncul dimana saja.
Sang serigala putih ini bisa menyembunyikan hawa keberadaannya.
Itulah kenapa John dan Felicia tidak menyadari kehadirannya.
Dan alasan kenapa binatang itu merepotkan sudah jelas di sini.
Dia bisa membuat area sekitarnya jadi dingin.
Itulah kemampuan unik nan merepotkan miliknya.
Para player baru pun biasanya kesal kalau ketemu makhluk ginian di tengah perjalanan mereka.
__ADS_1
Itu artinya game over dan harus ngulang lagi dari awal.
Mungkin sebagian dari kita ada yang penasaran, bukankah John punya pengalaman dengan makhluk satu ini?