Level One

Level One
Possessed?


__ADS_3

Begitu ya.


Masuk akal juga.


“MASA SIH?” Felicia terkejut.


“Wah~” Nona Wolf tak menyangka, ia pikir gadis kecil itu sudah tahu soal ini.


Masa ia lebih tahu daripada yang sudah lama bersamanya sih?


Meski hanya dugaan, namun masih ada kemungkinan terjadi juga sih.


Tak semua hal aneh yang terjadi padanya adalah bug.


Alasan itu sudah overuse.


Ia sudah menggunakan alasan yang sama dari semenjak datang ke dunia ini.


Yah bosan juga mikir dugaan yang itu-itu saja.


Kini waktunya untuk memberi kesempatan pada dugaan lain.


“Jadi aku kerasukan ya….” John akhirnya paham.


Mungkin saja ia dimasuki oleh kekuatan asing misterius?


“Sepertinya nggak gitu deh.” Felicia kurang setuju.


Pasti ada dugaan lain lagi selain yang horor begitu.


Sisi lain yang membuatnya sampai kehilangan kesadaran....


John tak ingat ada fitur semacam itu di game ini.


Yah yang ia tahu kekuatan besar tentunya dari level, equiment, dan jurus yang dipakai.


Atau mungkin saja....


Awakening?


Fitur itu jelas tak ada sebelumnya di game ini sih.


Fitur yang dimana bisa membuat karakter kita kuat untuk sementara waktu.


Mode serius tersembunyi atau yang sejenisnya.


Terlepas dari tidak adanya fitur itu di game original, namun bisa jadi ada update dadakan yang terjadi.


Itu semua masih dugaan, namun yah setidaknya bisa meminimalisir rasa penasaran yang ada.


‘MANTAP JUGA YA.’ John langsung semangat setelah tahu hal ini.


Yah ia pikir ia benar-benar polosan datang ke dunia ini.


Namun ternyata masih ada hal mengejutkan lain yang membantunya.


Biasanya ada syarat khusus untuk mengaktifkan awakening atau mode serius sih.


Syaratnya bisa bervariasi sih.


John tak menyangka level satu sepertinya bisa menggunakannya.


Memang diluar nalar sih.


Tak perlu waktu nunggu lama sampai keajaiban datang lagi padanya.


“Tenang saja, bukankah kita akan mengungkap misterimu?~” Nona Wolf tersenyum.


“Heh, ide originalku.” Felicia menyilangkan tangannya bangga.


***


-Kota OverGrande-


Sebuah kota kecil yang terletak tak jauh dari hutan daerah kekuasaan nona Wolf.


Setelah beberapa hari berlalu mereka bertiga akhirnya sampai di area kota ini.


Ia sudah mengulik info soal kota ini.


Berdasarkan rumor, mereka bisa mendapatkan informasi soal sang naga api di tempat ini.


Pagi hari yang cerah, mereka disambut oleh dua penjaga gerbang yang terlelap.


Yah raut wajah para penjaga ini memang pada kelihatan lelah sih.

__ADS_1


Sungguhlah para pekerja yang berdedikasi.


Dalam keadaan lelah pun mereka tetap bekerja.


“Masuk yuk.” Felicia mendekati pintu gerbang yang cukup besar itu.


Kesempatan buat masuk diam-diam sih.


‘HM.’ Idenya boleh juga.


“Ayo aja gw mah.” John mendekati pintu gerbang juga.


“Sebaiknya jangan gegabah~” Nona Wolf berkata lain.


“Eh?” Kenapa? Bukankah ini rencana yang mantap?


Daripada berurusan dengan mereka, mending langsung gas aja.


Shhh….


“!”


Energi kuat tiba-tiba saja terasa.


“A- apa?” Felicia tak menyangka.


“….” John terdiam, ia juga merasakan hal yang sama.


Darimanakah energi kuat yang tiba-tiba muncul itu?


Mungkinkah para penjaga itu sudah sadar dan diam-diam meningkatkan kekuatannya selagi tidur?


Namun pada akhirnya bukan itu yang terjadi.


John tak merasakan adanya perubahan kekuatan dari mereka berdua.


Lantas darimana kekuatan besar itu datang?


Pintu gerbang besar ini kini menyita perhatiannya.


“APA-APAAN?” Felicia tak percaya dengan apa yang dirasakannya.


Kok bisa-bisanya ada kekuatan besar dari pintu gerbang itu?


Tak ada angin tak ada hujan, kekuatan besar tiba-tiba muncul begitu saja dari pintu gerbang itu.


John dan Felicia mundur lagi, jaga jarak dengan pintu gerbang yang bertingkah aneh itu.


Aura kekuatan besar yang terpancar ini cukup menyengat.


Membuat siapapun yang berada didekatnya terganggu.


Jadi inilah yang dimaksudkan oleh sang nona Wolf.


‘Wow.’ John terdiam, yah melihat hal baru seperti ini memang fresh.


Yah ia belum pernah menemui yang seperti ini sebelumnya sih.


NGGAK BISA MASUK DONG YA.


Energi kuat itu menghalangi langkah mereka.


Kalau saja tak ada yang aneh-aneh, pasti mereka sudah ada di dalam kota sekarang.


Namun yah apa boleh buat, kejutan tetaplah kejutan.


“JADI GIMANA?” Felicia penasaran dengan solusinya.


“Tahan dulu~” Sang nona Wolf mengatakan usulannya.


Sebaiknya jangan buru-buru.


Energi yang tiba-tiba terpancar itu tidaklah bersahabat.


Ada baiknya jangan dekat-dekat dulu.


“….” John terdiam, yah ternyata bukan hal mudah untuk bisa masuk ke tempat ini.


Dan yah mau gimana lagi kalau sudah begini sih.


“!?”


“PENYUSUP!” Dua penjaga itu sadar dan langsung bersiaga.


“KETAHUAN!” Felicia agak panik.

__ADS_1


Yah ia lebih nyaman pakai strategi menyelinap sih.


Kedua penjaga itu menatap tajam mereka dan bersiaga dengan tombak panjang.


Kalau dilihat dari perlengkapannya, cukup sederhana sih.


Mereka tak memakai perlengkapan lengkap seperti para penjaga pada umumnya.


Senjata mereka juga tak terlihat mewah, hanya pedang kecil biasa.


Namun bukan berarti mereka bisa diremehkan begitu saja.


Aura yang terpancar dari mereka sudah menunjukkan dengan jelas bahwa mereka sungguh-sungguh melakukan tugasnya.


Para penjaga itu sudah sadar ada yang berniat menyusup, meyakinkan mereka pasti tidaklah mudah.


“!?” Para penjaga itu terkaget saat melihat keberadaaan sang nona Wolf.


Bukan tanpa alasan, namun mereka merasakan aura kekuatan misterius yang terpancar darinya.


“Selamat pagi~” Sang perempuan cantik itu maju ke depan.


Kedua penjaga itu bersiaga.


Tatapan mereka makin tajam dan tak senang didekatin begitu.


Aura tegang mulai menyelimuti tempat ini.


Raut wajah kedua penjaga itu makin serius.


Dari sini terlihat mereka tak punya waktu untuk mendengarkan penjelasan apapun.


Penyusup tetaplah penyusup dan harus diberi pelajaran.


Sang nona ini terdiam, yah kalau begitu tak ada pilihan lain sih.


HUSH!!


KEDUA PENJAGA ITU LANGSUNG MELESAT MAJU!


“!” Felicia terdiam, gerakannya cepat sekali!


KOK BISA-BISANYA MEREKA BERGERAK SECEPAT ITU!?


BUM!


Ledakan keras langsung terjadi.


Hempasan angin kencang tercipta juga.


Situasi langsung berubah dengan cepat.


‘OI.’ John salah menilai.


Siapa sangka para penjaga berperlengkapan sederhana itu sekuat ini?


Memang benar jangan nilai buku dari covernya saja.


Ternyata bukan sembarang makhluk yang menjaga tempat ini.


Hempasan kencang itu bertahan beberapa saat, debu tanah langsung menghalangi pandangan.


HUSSH!!


Hempasan kencang lain langsung membuat pandangan jadi bersih kembali.


Dengan cepatnya mereka menyerang targetnya.


Kerja sama yang bagus terlihat jelas di sini.


‘Tekniknya….’ Sang perempuan cantik ini bisa melihat keterampilan yang hebat dari mereka ini.


Tekniik yang mereka tunjukkan bukanlah teknik biasa.


Melainkan teknik seni pedang tingkat lanjut.


Makhluk biasa akan selesai melawan mereka.


Namun sang perempuan cantik ini bisa melihat setiap detil semua teknik yang dilancarkan mereka itu.


Terlepas dari betapa cepat dan kuatnya, di matanya, semuanya terlihat lambat.


Sejujurnya ia tak senang dengan sambutan begini.


Baru saja sampai sudah mau ngambil nyawa aja.

__ADS_1


Sopan kah begitu?


__ADS_2