
'Aku terlalu lemah....'
Itulah alasannya.
Namun kini ia punya kesempatan lagi untuk menunjukkan kekuatannya.
Tak bisa dipungkiri lawannya kali ini lebih kuat dari semua musuh yang pernah dilawannya.
Wajar saja kalau ada rasa takut atau tegang padanya.
Namun Felicia tak memanjakan perasaannya.
Rasa percaya dirinya terlalu berharga untuk dipadamkan begitu saja.
Ia memang harus bergerak hati-hati dan penuh strategi.
Namun bukan berarti sampai kelebihan mikir juga sih.
HUSSH!!!
Hempasan angin dingin kencang langsung tercipta.
Yang tak lain tak bukan berasal dari sang serigala putih sendiri.
Lonjakan aura kekuatan hebat terjadi begitu saja.
Akselerasi kekuatannya lebih unggul daripada Felicia.
Yang menandakan makhluk satu ini juga sudah dalam mode seriusnya.
HUSH!!
Felicia langsung melesat ke depan!
Serangan fisik super cepat langsung dilancarkannya!
NAMUN BELUM ADA YANG KENA SATU PUN!
SANG SERIGALA PUTIH ITU BISA MENGHINDARI SEMUA SERANGAN YANG DATANG DENGAN MUDAHNYA!
"...." Felicia tak terlihat terkejut.
Ia seolah sudah tahu akan hal ini.
Yang pada akhirnya memang benar begitu.
Felicia tak ber-ekspektasi apapun pada serangannya ini.
Namun bukan berarti ia tak serius dengan serangannya juga sih.
Nyatanya, ia malah lebih serius dibanding pas lawan slime merah.
Namun kalau serangannya tak sesuai harapan, ya mau gimana lagi sih.
SWUSSSSH!!
Felicia langsung terhempas begitu saja!
Sreeet….
Felicia berusaha bertahan, meski harus terseret jauh, namun ia masih bisa mempertahankan posisi siaganya.
Sang serigala putih itu bisa mengatasi semua serangannya dengan mudah.
Sungguhlah definisi dari makhluk kuat.
Felicia bisa merasakan aura pertahanannya rusak parah.
Meski tak sampai luka, namun tetap saja keadaannya tidaklah bagus.
Butuh waktu sampai akhirnya aura kekuatan pertahanannya teregenerasi kembali.
Dan sudah jelas membuka kesempatan besar bagi lawannya untuk menyerangnya.
Felicia tak melonggarkan pertahanannya dan menggunakan sisa tenaga yang ada.
Serangan fisik tak mempan pada makhluk itu.
Mungkin sebagian dari kita penasaran, kenapa gadis ini tak langsung menggunakan teknik terhebatnya dan malah pakai serangan tak efektif begini?
Semuanya bukan tanpa alasan.
__ADS_1
Felicia mencoba menghemat tenaganya dengan mengeluarkan serangan fisik terkuatnya, mencoba peruntungannya.
Namun seperti yang sudah kita tahu, ia tak berhasil.
Felicia tak bisa mengawali ini dengan langsung mengeluarkan semua yang ada padanya.
Kalau ia sudah mengeluarkan teknik terhebatnya, lalu apa?
Tak ada jaminan teknik-nya itu akan berdampak besar pada lawannya.
Yang ada malahan bisa membuatnya dalam bahaya karena tak bisa melakukan apapun lagi.
Meski tetap terdesak pakai strategi hemat tenaga ini, setidaknya ia masih bisa bertahan beberapa lama.
Sampai akhirnya lawannya memutuskan mengakhiri semua ini.
Felicia tak membesar-besarkan pertarungan ini, yang nyatanya ini memang sudah besar dari awal.
Ia sudah siap dengan skenario apapun yang bisa terjadi.
Namun bukan berarti ia putus asa juga sih.
Felicia memfokuskan kekuatannya, namun regenerasi aura pertahanannya masih saja lambat.
Padahal ia sudah mengerahkan segenap tenaganya.
....
Pasti ini ada hubungannya dengan kekuatan lawan.
Kemungkinan besar aura kekuatan lawan masih bisa mengganggu meski tak begitu terasa.
Felicia akhirnya hanya bisa sabar menunggu pemulihan aura pertahanannya.
Gadis ini tak mengalihkan fokus pada musuhnya, dan lama kelamaan heran juga.
Kenapa dia tak kunjung menyerangnya?
Padahal jelas-jelas sang serigala ini sudah dalam mode serius.
Masuk akal kalau ia melancarkan teknik yang akan membuat lawannya tercengang.
Namun pada kenyataannya tidak begitu.
Ia hanya penasaran akan kelakuan musuhnya kali ini.
Namun ia nggak mau kebanyakan mikirin itu sih.
Kini yang bisa ia lakukan hanyalah waspada dan menanti prediksinya jadi kenyataan.
Sang serigala putih masih pada posisi awalnya, terpaut jarak yang cukup jauh.
Pada akhirnya bukan tanpa alasan sang serigala putih ini terdiam.
Ia sudah menunjukkan bagaimana kekuatannya dengan menghempaskan perempuan itu dengan mudah.
Mengakhirinya harusnya bukanlah tugas yang sulit kan?
Namun ia tak melakukannya.
Sang serigala satu ini kembali berubah pikiran.
Itulah alasannya.
Sayang juga kalau perempuan itu berakhir begitu saja.
Potensinya akan terbuang sia-sia.
Inilah fakta yang jarang diketahui kebanyakan orang.
Biasanya makhluk kuat sepertinya akan mengakhiri siapapun yang menghalangi jalannya.
Namun ternyata masih ada sisi lain yang ditunjukkannya.
SWUSH!!
BOLA API RAKSASA TIBA-TIBA DATANG BEGITU SAJA!
Mengarah tepat pada sang serigala putih ini!
BUMMM!!
__ADS_1
Seketika itu juga dentuman hebat langsung tercipta.
Dataran tanah pun bergetar saking kuatnya ledakan yang terjadi.
Sementara itu terlihatlah sang perempuan yang tengah mengangkat satu tangannya dengan tatapan serius.
Siapa lagi kalau bukan Felicia?
Ia perlahan menurunkan tangannya.
Sementara tatapan serius nan tajam masih ada padanya.
Akhirnya ia melancarkan serangan khususnya juga.
Felicia tak berencana mengulur-ulur waktunya sih.
Jadilah ia memakai teknik khususnya.
Sebuah serangan bola api besar menghantam telak lawannya.
Ia mengerahkan segenap tenaganya di serangan besar itu.
Apinya bukan sembarang api, namun api yang sangat kuat.
Yang bahkan bisa membakar apapun dengan mudah.
Untuk pertama kali setelah sekian lama ia benar-benar mengerahkan tenaganya seperti ini.
Felicia memang tak banyak bertemu situasi yang mengancam nyawa, jadi kenapa harus selalu serius?
Namun kini akhirnya datang saatnya ia mengeluarkan kekuatannya yang sebenarnya.
Situasinya sekarang jauh lebih mematikan daripada yang bisa dipikirkan.
Tak ada alasan untuknya tak serius di sini.
Inilah bukti keseriusannya.
Getaran dan hempasan kencang masih terasa padahal sudah beberapa waktu berlalu.
Itu menunjukkan kekuatannya yang sebenarnya juga.
Felicia masih melihat ke depan di antara debu yang menghalangi pandangan.
Ia tak terlihat bangga dengan apa yang sudah dilakukannya.
Yah adalah wajar kalau seorang merasa bangga dengan apa yang berhasil dilakukannya dengan baik.
Namun tidak dengan gadis ini.
Gadis ini tetap serius seperti biasanya.
Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, Felicia tak berharap banyak dengan apa yang terjadi.
Musuh terbesar ekspektasi adalah realita.
Ketika keduanya tak bertemu, yang ada hanyalah kekecewaan.
Daripada merasa putus asa diawal, lebih baik melakukan yang terbaik tanpa peduli hasilnya.
Itulah yang dilakukannya sekarang.
HUSSSH!!
HEMPASAN SUPER KENCANG MUNCUL BEGITU SAJA!
BAHKAN LEBIH BESAR DARI YANG SEBELUMNYA!
“....” Felicia terdiam tak beranjak sedikitpun dari tempatnya.
Hempasan kencang sudah menghempaskan banyak hal disekitarnya, namun tidak dengan sang gadis ini.
Aura pertahanannya sudah pulih dan mampu menahan hempasan angin yang sangat kuat ini.
Kerusakan lingkungan yang tak main-main langsung terlihat.
Dan juga sang serigala putih masih menatapnya dari kejauahan.
“….” Felicia terdiam, ia tak terkejut melihat hal ini.
Yah Felicia sudah mengira bakal seperti ini sih.
__ADS_1
Meski sudah mengerahkan tenaganya, namun bukan berarti semua berjalan sesuai dengan yang diinginkannya.
Serangannya nggak mempan sama sekali.