Level One

Level One
Other Way


__ADS_3

Tapi yah John tak bisa banyak protes juga sih.


Sistem gamenya memang begini kok.


Musuh kuat terkadang berkeliaran dan suka memangsa player lemah.


Developer game ini tak sebaik itu ngasih musuh enteng-enteng aja.


Namun yah, itulah yang membedakannya dari yang lain.


Pasti ada pro kontranya sih.


Tak ada pilihan selain tetap maju.


Kini John masih berusaha mengumpulkan tenaganya lagi.


John tetap fokus dan bersiaga mengamati musuhnya.


Bukan tak mungkin sang serigala putih itu langsung menyerangnya.


Dan memang sekaranglah saat yang tepat untuk menyerangnya.


Setelah menahan serangan sekumpulan pedang aura es itu, akselerasi kekuatannya jadi melambat.


Kini ia butuh lebih banyak waktu untuk mengumpulkan kekuatannya lagi.


"...." Namun pada akhirnya apa yang dipikirkannya tak kejadian.


Belum ada pergerakan apapun dari sang lawannya.


Dia masih hanya mengamatinya dari jauh dan tak terlihat akan menyerang juga.


John terdiam, bisa jadi dia sedang merencanakan sesuatu, seperti serangan kejutan.


Dia bertingkah seolah-olah tak melakukan apapun, padahal tidak begitu.


Dengan kekuatannya yang terkuras, reaksi pemuda ini pasti akan berbeda dan akan membuat lawannya di atas angin.


Dan waktu pun terus berlalu....


'KOK?' John terdiam, ia tak menyangka.


Kenapa lawannya malah tak kunjung menyerangnya juga?


Padahal sudah jelas-jelas kesempatan terbuka lebar.


Sang serigala putih itu tetap diam saja.


MENCURIGAKAN.


Apa mungkin musuhnya berniat menguji kesabarannya?


John tak melonggarkan kewaspadannya dan tetap bersiaga.


Pasti ada motif tersembunyi di sini!


Pada akhirnya tidaklah begitu.


Sang serigala putih itu diam karena memang dirinya menginginkannya.


Tak ada trik rahasia apapun yang dipersiapkannya.


Ia hanya ingin menunggu kekuatan pemuda itu pulih lagi, itu saja.


Mungkin ada yang berpikir tindakannya itu tidak masuk akal.


Kenapa dia melewatkan kesempatan ini begitu saja?


Bukankah ia bisa melihat hal menarik kalau menyerangnya sekarang?


Pada akhirnya memang benar begitu.


Namun sang serigala putih menahan keinginannya dan malah menunggu lawannya.


Dan memang bukan tanpa alasan juga ia melakukan ini.


Ia hanya ingin pertarungan berjalan dengan adil.


Bahkan sang makhluk ini sampai memikirkan soal ini.


Tak bisa dipungkiri harga diri sebagai makhluk kuat adalah hal yang perlu diperhatikan juga.


Ia tak mau bertarung dengan musuhnya yang tak mengeluarkan kekuatan penuhnya.


Dan akhirnya setelah penantiannya selesai juga.


Kini kekuatan pemuda itu sudah kembali seperti semula.


Akselerasi kekuatannya memang menurun dan tambah lama, namun sebenarnya itu masih mengesankan.

__ADS_1


Makhluk kuat lain biasanya tak bisa bertahan dengan serangannya ini.


Atau kalau bisa bertahan pun, sudah pasti tak bisa melanjutkan pertarungan lagi.


Alasannya sudah jelas, aura dinginnya akan melumpuhkan kekuatan dalam lawan dan otomatis akan mengakhiri pertarungan juga.


Namun kali ini kasusnya tidak begitu.


Pemuda itu masih bisa pulih relatif cepat dari dugaannya.


Ia pikir akan lebih lama dari ini, namun ternyata tidak begitu.


Kini waktunya untuk mengganti waktunya yang berharga dengan bersenang-senang lagi.


"...." John terdiam, ada yang aneh di sini.


Lawannya benar-benar menunggunya pulih.


Aneh tapi nyata.


Namun yah, lagi-lagi ia tak bisa mengatur apa yang akan terjadi juga sih.


Hal mengejutkan kadang terjadi dalam kehidupan ini.


Mending lihat dari sisi baiknya saja, iya nggak?


Jarang-jarang ada lawan yang sebaik ini.


HUSH!!!


JOHN LANGSUNG MELESAT KE DEPAN!


KINI APA LAGI YANG AKAN DILAKUKANNYA!?


BUMMM!!


Ledakan hebat kembai terjadi!


Hempasan kencang mengikutinya juga!


SWUSSSH!


SEBUAH TINJUAN KERAS TERHENTI DI DEPAN SANG SERIGALA PUTIH!


'HM.' John sudah mengerahkan kekuatannya, namun serangannya memang benar-benar terhenti di sini.


HUSH!


Kini ia menjaga jarak dan bersiaga.


Aura pertahanannya


Bersiap untuk kemungkinan serangan lawan yang akan datang.


Yang sepertinya tidak akan datang juga sih.


John sudah bisa menebak apa yang akan terjadi.


Yah belakangan ini musuhnya jadi agak pasif.


Entah apa sebabnya.


Waktu terus berjalan dan dugaannya benar.


Sang serigala putih itu masih belum menyerang.


Ia malah terus memerhatikannya dan seolah menunggu untuk diserang.


'OI.' John tak menyangka dengan perubahan sikap musuhnya ini.


Berdasarkan analisisnya, makhluk itu harusnya agresif.


Dia bahkan tak segan-segan menumbangkan nona penyelamatnya dalam waktu singkat.


Tapi kenapa malah jadi begini?


Kenapa sikapnya berubah saat melawannya?


'JANGAN-JANGAN BUG.' Itulaah dugaan yang paling mungkin terjadi.


Tak ada yang sempurna, bahkan di dunia game.


Bug adalah hal mengejutkan dan mengganggu para player.


Dan bug juga bisa membuat mekanisme permainan jadi ngaco.


Itulah dugaan terkuatnya untuk saat ini.


Namun tak berhenti di situ.

__ADS_1


Ada sisi lain yang harus diperhatikan juga.


Fakta bahwa ia menghabiskan banyak waktunya di game ini tanpa masalah sama sekali.


Yah itu di pengalamannya dulu sebelum semua ter-reset sih.


Jarang sekali ada bug sampai benar-benar mengganggunya.


Berdasarkan track record itu, harusnya di masa sekarang juga gamenya nggak masalah sih.


Dia pendapat yang bertentangan.


John tak tahu harus memilih yang mana.


Yah ia memang belum tahu apa-apa soal ini sih.


Dugaannya ini masih awal.


Belum ada banyak petunjuk yang diketahui.


Rasanya agak aneh berhadapan dengan lawan yang tak mau menyerangnya.


Namun yah, lagi-lagi ia tak bisa banyak protes juga sih.


Ia hanya bisa menerima apa yang terjadi apa adanya.


John mengesampingkan dugaannya, mau bug atau apa kek, yang penting makhluk itu harus segera dikalahkan.


Sementara itu semangatnya kembali membara, namun John masih belum beranjak dari tempatnya.


Semangat dan tekad sudah ada padanya, kini hanya tinggal strategi mantap untuk menumbangkan makhluk kuat itu.


OKE SEBELUM MEMULAI SEGALA SESUATU, ADA BAIKNYA BERSIAP DULU.


John memfokuskan tenaganya, dan mengarahkan pandangan tajamnya pada lawannya.


[Starting enemy check....]


[Processing....]


[....]


'YEAH.' Waktunya untuk melihat seberapa kuat makhluk yang sedang dilawannya.


[Almost done....]


'AYO....' John jadi tak sabar melihat status lawannya.


[Checking enemy completed....]


'YES!' MARI KITA LIHAT INFONYA!


[Failed to acces enemy information....]


'Yah.'


Ia pikir bakal berhasil, malah sebaliknya.


John tak bisa menganalisis detil kekuatan musuh seperti apa.


Padahal kalau bisa, tentu ia bisa mempersiapkan strategi yang lebih efektif untuk melawannya.


Melihat status musuh adalah teknik umum yang dilakukan pada saat pertarungan.


Namun pada akhirnya itu tak semudah mengatakannya.


Tak mudah untuk tahu status kekuatan lawan.


Mengingat itu rahasia dan data pribadi.


Siapapun tentu akan berusaha menjaganya agar lawan tak mendapat keuntungan.


Apalagi makhluk kuat sepertinya?


Sudah pasti sang serigala putih itu takkan membiarkan data pribadinya bocor begitu saja.


Dan memang begitulah kenyataannya.


Tak hanya aura pertahanan luarnya yang kokoh, namun juga pertahanan dalamnya.


Sang makhluk satu ini sudah meningkatkan kewaspadaannya dari yang sebelumnya.


Ia cukup banyak dikagetkan dengan pemuda itu.


Kini waktunya juga untuk menunjukkan kekuatannya.


"...." Oke itu tak berhasil.


Sistem keamanan data pribadi makhluk itu lebih kuat dari yang diduga.

__ADS_1


BERARTI HARUS PAKAI CARA LAIN YA.


__ADS_2