Level One

Level One
Light


__ADS_3

Tingkat kedinginan tekniknya menurun drastis.


Padahal biasanya tekniknya ini akan membuat suasana sangat dingin, mengganggu aura kekuatan musuh dan menguntungkannya.


Namun entah kenapa itu tak terjadi di sini.


Aura dingin tekniknya malah berangsur-angsur menghilang tak lama setelah dilancarkannya.


Ia tak ingat kapan terakhir kali terjadi hal seperti ini.


Apa pemuda itu melakukan sesuatu?


Pada akhirnya memang benar begitu.


John dengan kekuatannya mampu menetralisir aura kekuatan lawan yang akhirnya teknik seperti ini tak bertahan lama.


Lagi-lagi pemuda itu mengejutkannya lagi.


Serangan DOT tak efektif melawannya.


Kemampuan menetralisir bukanlah hal baru, namun kemampuan itu sangat bergantung pada penggunanya.


Ada syarat yang harus dipenuhi.


Yang tak lain tak bukan adalah energi besar untuk melakukannya.


Benar, sang pengguna teknik penetralisir harus lebih kuat dari lawannya.


Dengan begitu barulah teknik ini bisa bekerja maksimal.


Teknik ini masih mungkin dilakukan pas under power sih, namun pada akhirnya takkan efektif dan useless juga.


SWUUUSSH!!!


Hempasan kuat tercipta dari sang serigala putih ini.


Lonjakan aura kekuatan tak masuk akal terjadi.


Akhirnya pertarungan mulai masuk ke bagian seriusnya.


Sang serigala putih ini tak mungkin membiarkan musuhnya lebih kuat darinya.


Dan tak butuh waktu lama, kekuatannya pun akhirnya sudah melampaui pemuda itu juga.


"...." John terdiam, ia bisa merasakan lawannya bertambah kuat sih.


Namun ia tak masalah dengan itu.


Toh dia memang makhluk kuat kok.


Disamping keseriusannya ini John tetap tenang dan tak tegang.


Tak ada lagi aura intimidasi musuh yang menyiksa.


Suasana pertarungan sudah lebih berat dari sebelumnya.


Aura kekuatan kedua makhluk ini berusaha mengungguli satu sama lain.


"...." Untuk pertama kalinya White Wolf harus repot-repot terus meningkatkan kekuatannya.


Namun ia tak keberatan dan malah menikmatinya.


Ia sudah bosan bergelimang kemenangan.


Kini waktunya untuk merasakan sesuatu yang baru setelah sekian lama.


Entah sampai kapan adu perkumpuan aura kekuatan ini berlangsung.


Namun yang pasti keduanya belum berhenti.


Yah di situasi begini siapa pun pasti melakukan yang terbaik demi unggul dari yang lain 'kan?


Itulah yang dilakukan kedua makhluk ini.


Sebelum aksi dimulai pun, situasi sudah terlihat mencekam.

__ADS_1


Apa yang akan terjadi ketika dua makhluk kuat saling bertarung satu sama lain?


Tak lama lagi jawabannya akan terungkap.


HUSH!!!


John melesat duluan!


Gerakannya super cepat!


Lebih cepat dari yang sebelumnya!


BOOOMMMM!!!


Ledakan hebat langsung tercipta seketika itu juga.


HUSSSH!!!


Pemuda itu terhempas untuk kedua kalinya!


Ia bahkan tak bisa mendekati serigala putih itu!


'Aura pertahanan transparan.' John langsung tahu apa yang membuatnya terhempas.


Dan yah itu teknik yang umum dipakai sih.


Makhluk itu tak membiarkannya mendekat, dan juga tak menyerangnya, apa maunya sih?


John tak paham kenapa musuh kuatnya itu tak agresif.


Yah sudah umum kalau makhluk kuat lebih brutal dan beringas.


Namun kini ternyata tidak seperti itu.


SRRING!!!


Segerombolan pedang es langsung mengarah padanya!


SANGAT CEPAT SEKALI!


Serangan pedangnya mmeang kelihatan sama seperti sebelumnya, selain jumlah pedangnya yang makin banyak.


Namun nyatanya, serangannya kali ini lebih kuat.


Peningkatan kekuatan tak harus selalu mencolok.


Kini waktunya untuk melihat bagaimana pemuda itu mengatasi serangannya.


"...." John terdiam, lagi-lagi ia melihat serangan yang sama, hanya saja lebih banyak dan kuat.


Sekumpulan pedang ini sudah siap di depannya, dan pasti akan mengerikan kalau langsung kena.


Sang musuhnya ternyata tak main-main mengakhirinya.


Ia juga tak mau kalah semangat.


SRINGG!


Seketika itu juga cahaya putih menyilaukan langsung tercipta.


Membuat siapapun tak bisa melihat apapun di situasi sekarang.


Bahkan termasuk sang sosok serigala putih itu sendiri.


Makhluk itu hanya bisa menunggu cahaya putih menyilaukan itu menghilang.


Dan tak lama kemudian akhirnya menghilang juga.


Sang serigala putih terdiam, kali ini ia sudah menyangka dengan apa yang terjadi.


Pemuda itu bisa mengatasi serangannya.


Padahal jelas-jelas serangannya tadi versi terkuat dari serangan yang awal.


Pemuda itu tak menahan serangannya, namun lagi-lagi menetralkannya.

__ADS_1


Karena itulah tak ada dampak serangan yang terjadi di sini.


Akselerasi kekuatan makhluk ini benar-benar tak biasa.


Pemuda itu rela menghabiskan banyak kekuatannya dalam waktu singkat.


Padahal dia bisa saja menahan serangannya dan tak perlu langsung menghabiskan kekuatannya.


Namun yah ia memang tak bisa ikut campur dengan urusan pemuda itu sih.


Pada akhirnya bukan tanpa alasan John kembali menggunakan teknik penetralan ini.


Namun tak lain tak bukan karena memang tak ada pilihan yang lebih baik dari itu.


Serangan serigala kuat itu berskala luas dan tak efektif kalau langsung ditahan.


Mungkin memang serangan yang mengarah padanya bisa dihentikan, namun bagaimana dengan efek dan hal tak terduga lain?


Ia tak bertarung untuk dirinya sendiri, namun demi nona penyelamatnya yang sudah tak sadarkan diri.


Ia tak bisa membiarkan dampak serangan musuh membahayakan nona yang tengah tak sadarkan diri itu.


John belum memberikan pertolongan pertama apapun.


Kenapa begitu? Bukankah gadis itu harus segera ditolong mengingat tubuhnya semakin lemah?


John akan melakukan itu kalau itu adalah solusi terbaik.


Namun sayang sekali tidak begitu.


Memang prioritas awalnya memastikan nona itu aman dan bai-baik saja.


Namun seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, ia tak bisa sembarangan memberi pertolongan pertama.


Lalu bukankah pemuda ini membawa sesuatu yang berguna untuk mempermudah perjalanan mereka di sini?


John memang membawa beberapa item dan potion, namun itu takkan banyak berpengaruh.


Kondisi nona itu sudah lebih berat dari yang bisa dibayangkan.


Potion dan item biasa takkan bisa banyak membantu.


John sudah familiar dengan berbagai macam jenis item di game ini.


Yang pasti setiap barang itu punya tingkat kualitasnya masing-masing.


John tak menyangka juga mereka langsung bertemu dengan makhluk kuat seperti ini.


Lalu kenapa mereka tak mempersiapkan potion dan item kualitas bagus sebelumnya?


Barang seperti itu mudah ditemui di kota besar kan?


Memang benar begitu, namun pada akhirnya semua ini tentang mind-, ah dompet.


Susah juga kalau baru mulai beli barang mahal.


Sedangkan gaji nguli hanya cukup untuk ngurus pengobatan dan makan sehari-hari.


Tapi bukankah sang gadis cantik itu punya pengalaman yang banyak? Pasti dompetnya tebel juga kan?


Pada akhirnya tidak seperti itu.


Felicia memang tak mengalami kesulitan finansial, namun bukan berarti ia bisa membeli apapun juga sih.


Felicia bukan tipe makhluk yang suka menabung, namun menghabiskan.


Sebagai petualang, tentu uang yang didapatnya lebih banyak dibahabiskan untuk equipment.


Termasuk baju petualang indah, aksesoris penunjang kecantikan dan lain sebagainya.


Itulah sebabnya mereka hanya bisa membeli item sederhana dengan asumsi mereka takkan bertemu musuh kuat juga.


Namun kenyataan berkata lain.


Baru mulai malah langsung disuguhkan musuh OP.

__ADS_1


__ADS_2