Level One

Level One
Showtime!


__ADS_3

“HAH!?” Apa yang terjadi?


Felicia melihat sekitarnya.


Kok tiba-tiba ada di sini?


Kenapa bisa-bisanya pindah tempat begini?


JANGAN-JANGAN….


TEKNIK MUSUHNYA!?


“Tenanglah nona.” Suara tak asing terdengar.


“!?” Rookie! Jadi gara-gara dia ya?


Sinar tadi yang menelannya itu ternyata berasal dari pemuda satu ini!


Dan ia ibu cantik mini juga ada di sini!


Mereka semua sudah berpindah tempat.


Pasti ada alasannya kan?


Pada akhirnya memang begitulah kenyataannya.


John mengerahkan teknik sinar perpindahan.


Yah mirip dengan teknik teleportasi.


Semuanya ini mungkin karena mode yang sedang digunakan pemuda satu ini.


Dengan kekuatannya yang sekarang ia bisa melancarkan teknik apapun berkekuatan besar.


Tak ada lagi limitasi yang menghalangi tubuhnya.


Bukan tanpa alasan sang pemuda satu ini membawa semuanya kemari.


“HAH!?” Felicia tak bisa menahan kekagetannya.


Ada sosok berjubah merah tak jauh dari sini!


Sosok tinggi besar dengan aura kekuatan yang tak menyenangkan!


DIA INI SIAPA!?


‘Hm.’ Nona Wolf mini terkesan dengan apa yang dilakukan pemuda ini.


Dia memancing lawan misterius merepotkan ke tempat ini.


Tak disangka kepedulian pemuda itu besar.


Dia mau repot-repot mengerahkan tenaganya untuk pergi dari area kota.


Padahal dia bisa saja mengatasinya di dalam kota.


Membuat semuanya menyadari akan kemampuannya.


Namun dia memilih untuk tetap.


Tak bisa dipungkiri ia memang suka kekacauan.


Hal buruk bisa bertambah buruk, itu menyenangkan.


Namun yah, pada akhirnya ia sudah memercayakan ini pada pemuda itu.


Ia tak bisa ikut campur dalam hal apapun.


John memang tak berniat memancing keramaian di kota.


Ia tak mau mengganggu malam damai dengan kelakuannya.


Area hutan yang cukup jauh dari kota inilah yang dipilihnya.


"DIA!?" Felicia akhirnya sadar.


TAK SALAH LAGI, DIALAH DALANG DARI SEMUA PENYERANGAN MISTERIUS ITU!


SRET.


Dengan sigap Felicia kembali siaga.


Akhirnya setelah sekian lama dia menunjukkan batang hidungnya juga!


Tak hanya serangannya yang misterius, namun juga penampilannya.


Jubah merah tertutup, makhluk itu jelas-jelas masih enggan menunjukkan dirinya apa adanya.

__ADS_1


Namun ini lebih baik dibanding tidak sama sekali.


Makhluk itu bisa saja terus menyembunyikan keberadaannya.


Yang bisa membuat pertarungan ini membosankan.


Namun untunglah tidak seperti itu.


Sang lawannya sadar diri dan akhirnya menunjukkan diri juga.


John terdiam, sampai saat ini makhluk itu masih belum beraksi.


Ia pikir makhluk misterius itu akan menyerang brutal setelah menunjukkan dirinya.


Namun ternyata tidak seperti itu.


Lawannya malah kelihatan lebih tenang sekarang.


Dia tak buru-buru melakukan urusannya.


John pun merespon dengan melakukan hal yang sama.


Ada bagian dalam dirinya yang menyuruhnya untuk cepat-cepat menyelesaikan semua ini.


Lebih cepat lebih baik.


Setelah berurusan dengannya, ia bisa balik lagi mengulik info soal misi utamanya ini.


Namun pada akhirnya ia juga tak boleh gegabah dan sembarangan menghadapi musuhnya.


Siapa yang tahu dengan apa yang akan dilakukan musuhnya?


John kini punya tingkat percaya diri yang tinggi soal insting dan prediksinya.


Namun pada akhirnya semuanya itu bisa meleset.


Musuh tetap bisa mengejutkannya dengan cara apapun.


Entah itu dengan tekniknya atau serangan balik yang tak terduga.


Itulah alasannya pemuda ini masih diam saja.


‘KOK?’ Sementara itu sang gadis cantik satu ini heran kenapa belum ada pertarungan yang seru di sini.


Padahal mereka berdua siap dengan kekuatan besarnya masin-masing.


Ayolah jangan buat semua ini jadi membosankan dong, kasihan yang liat.


Pada akhirnya momen ini masih berlangsung.


Belum ada satu pun yang mengambil inisiatif untuk memeriahkan suasana.


‘Hm~’ Nona Wolf kecil terdiam, yah ia tak merasa bosan dengan semua ini kok.


Menurutnya meski pertarungan belum meledak, setidaknya mulai terbangun momen ketegangan yang semakin memuncak di sini.


Momen inilah yang sedang dinikmatinya.


Aksi yang akan terjadi pasti sebanding dengan momen ketegangan yang sudah memuncak ini.


Jadi kenapa harus buru-buru?


Kalau dilihat postur tubuhnya, terlihat jelas adalah lelaki.


Siapapun bisa langsung menilainya seperti itu setelah pertama kali melihatnya.


Dibuktikan dengan bentuk tubuhnya yang tinggi besar.


John tak melihat akan adanya kesempatan bicara di sini.


Tak ada jalur damai yang bisa ditempuhnya.


Makhluk misterius berjubah merah itu sudah berkomitmen untuk mengakhiri party-nya.


Shhh....


Kalau begitu ia juga bisa melakukan hal yang sama.


John sudah meningkatkan keseriusannnya sampai ke tahap tinggi.


Kini tak ada lagi dalam pikirannya selain mengalahkan sang makhluk misterius satu ini.


HUSH!


DAN JOHN AKHIRNYA MAJU JUGA!


IA MEMANFAATKAN MOMENTUM KETEGANGAN YANG ADA DAN MEMULAI PERTARUNGAN HEBAT INI!

__ADS_1


Kini waktunya untuk melihat pertarungan hebat ini!


IT'S SHOWTIME!


*


BUM.


DUAR.


HUSSH.


Sementara itu dari kejauhan terdengarlah suara ledakan, dentuman, dna hempasan kencang.


Benar sekali, kini kita sedang mengamati pertarungan dari jarak yang cukup jauh.


Dampak pertarungan meluas dan bisa terlihat dari jarak jauh.


Menunjukkan bahwa kedua makhluk kuat itu tidaklah main-main.


Pertarungan skala luas begini memang lebih cocok dilihat darfi kejauhan.


Yah sudah jelas demi keamanan tentunya.


Kalau begitu bagaimana nasib dua rekan sang pemuda itu?


"UH!"


Mereka masih bisa bertahan.


Meski cukup kewalahan juga sih.


Contohnya adalah sang gadis cantik satu ini.


Ia sudah terseret beberapa jauh dari lokasi awalnya.


Kelihatannya buruk?


Tidak juga, nona Wolf mini sudah terhempas lebih jauh darinya, mereka terpisah.


Bukan tanpa alasan juga. Karena memang kekuatannya sudah dinerf habis-habisan, beginilah jadinya.


Felicia masih berusaha bertahan sekuat tenaganya.


Namun pada akhirnya ia tak bisa terus menipu tubuhnya untuk tetap kuat menghadapi semua ini.


Sreeet….


Perlahan namun pasti gadis ini terus terseret.


'HEBAT BANGET!' Felicia tak bisa melihat apa yang terjadi di sini.


Dua makhluk yang saling bertarung itu terlalu cepat!


Gerakannya tak bisa dilihat mata biasa, bahkan oleh makhluk terlatih sekalipun!


Adalah suatu keajaiban ia bisa bertahan sampai sekarang ini.


Tekadnya ingin tetap berada di sinilah yang membuatnya kuat sampai sekarang.


Memang tak mudah, namun ia tetap melakukannya.


Mungkin sebagian dari kita penasaran dengan apa yang dipikirkan gadis ini.


Kenapa dia malah diam saja di sini dan tak menjauh dari kebrutalan pertarungan yang sedang terjadi ini?


Bukankah itu hal terbaik yang bisa dilakukan?


Dengan begitu ia tak perlu khawatir lagi soal hal-hal yang tak diinginkan.


Misalnya saja dampak pertarungan yang terjadi ini.


Jika dari jauh saja sudah terasa dan berpotensi bahaya, apalagi dari dekat?


Ia masih bisa mengamati pertarungan ini meskipun dari jauh.


Kenapa gadis berpengalaman sepertinya malah menyeleweng dan gegabah begini?


“….”


Mungkin tindakannya ini terlihat bodoh dan tidak profesional.


Namun semua ini bukannya tanpa alasan.


Gadis cantik ini punya alasannya sendiri.


Ia tak mau jauh-jauh dari sang pemuda itu.

__ADS_1


Itulah alasannya.


__ADS_2