
pada saat jam istirahat sekolah,Resi,Ika dan Amy lagi berkumpul ruangan kelas Amy,mereka sengaja tidak mengajak Raisya,karena mereka merencanakan kejutan untuk Raisya di rumah kak sisil nantinya.
"Bagaimana kalau kita memberi tahu kak Rafael,mengenai rencana ini,dia kan terus saja menanyakan Raisya," ucap Amy.
"iya benar,kita kasih tahu saja kak Rafael,biar makin seru!" Resi juga terlihat antusias mengatakannya.
"Tunggu dulu,apa Raisya nantinya gak akan marah kalau ada kak Rafael,lagian Raisya kelihatannya selalu menghindar dari kak Rafael,kenapa ya?" Ucap Ika.
"sepertinya Raisya tidak akan marah,kalaupun dia nanti marah,kita bilang saja kak rafael kebetulan disana juga,bilang kalau dia ingin menemui kak Dika,bagaimana?" ucap amy.
"tapi perasaanku mengatakan kak Rafael sudah ada kejutan buat Raisya,kalian lihat kan kalau akhir-akhir ini, kak Rafael sangat dekat dengan Raisya,kelihatannya dia juga ada rasa tuh sama Raisya," Ika pun mengutarakan pendapatnya kembali.
"daripada kita berdebat tidak ada hasilnya begini,mendingan kita chat Kak Rafael saja," ucap Ika".
Mereka pun akhirnya mengirimkan pesan kepada Rafael.
sementara itu di kantin sekolah,tampak dua orang siswi tengahmenikmati makanannya,mereka daritadi membahas kado yang di berikan Rifky, ya mereka adalah Raisya dan Icha.
Icha yang dari tadi tidak henti-hentinya menertawakan Raisya yang mendapatkan boneka besar itu,membuat Raisya geram,dan mencubit telapak tangan Icha.
"Aduuuhhh sakit Sya! kalau cubit kira-kira dong Sya,awas loh kalau sampai tanganku sakit,ku bilangin sama guru," ucap icha sambil menjulurkan lidahnya bermaksud mengejek Raisya.
"makanya sudah, jangan di bahas lagi! habisin tu makanannya," ucap Raisya sambil mengeraskan Rahangny dan membulatkan matanya pada Icha.
"Yaaa,begitu saja marah,kan aku hanya bercanda sya..
"oh ya sya,siapa saja yang sudah memberikan kejutan padamu tadi malam?Icha pun bertanya dengan sangat antusias..
Apa kak Rafael juga memberikan kejutan padamu Cha?dia menelfonmu atau datang ke rumahmu?" tanya Icha secara beruntun..
__ADS_1
"kenapa pertanyaanmu banyak sekali sih cha? satu-satu dong,pusing Aku jawabnya ni,balas Raisya.lagian kenapa juga aku harus mendapatkan kejutan dari kak Rafael kami kan tidak mempunyai hubungan yang spesial,kita dekatnya hanya dalam organisasi saja,orang-orang saja yang melebih-lebihkan", tambah Raisya lagi.
"tapi kalian memang serasi Sya,sama-sama multitalenta, dan juga memiliki hobbi yang sama,lagian kalian terlihat cukup dekat kok,selama ini kan kak Rafael sering datang ke kelas,buat ketemu sama kamu,akhir-akhir ini saja dia tidak datang lagi."
"kak Rafael tadi malam nelfon Aku sebanyak 10 x,tapi sekalipun tidak pernah kuangkat,"ucap Raisya.
"wow,banyak amat sih Sya,kamu ketiduran ya,gak dengar pas dia nelfon,atau sengaja?" tanya Icha kembali.
"aku lagi malas membicarakan kak Rafael Cha,kapan-kapan saja aku cerita ya," ucap Raisya sambil menyudahi makannya..
"Ok,tapi kamu hutang cerita sama aku Sya,"ucap Icha.
setelah mereka kembali ke dalam ruangan kelas,Raisya terlihat terus memperhatikan Ponselnya dengan seksama,dia bahkan terus membuka chat yang masuk,berharap menemukan chat dari para sahabatnya,dan dia juga berharap ada panggilan telfon dari sahabat-sahabatnya..
Namun,masih saja tidak ada,bahkan chat dari Raisya hanya dibaca,tetapi tidak dibalas oleh mereka.
"apa aku mempunyai salah ya kepada mereka?bahkan di hari bahagiaku saja,mereka tidak mengingatnya.
drrrtt...ddrrttty...tiba-tiba Raisya dikejutkan ponselnya yang bergetar,ternyata ada beberapa chat masuk,diapun membuka chat tersebut..
chat itu dari Rafael,ternyata dia mengirimkan ucapan selamat ulang tahun.
kata-katanya membuat Raisya tersentuh ketika membacanya,juga dia mengirimkan sticker serta emo yang banyak kepada Raisya.
kemudian pada chat terakhir dia mengatakan "harusnya tadi malam aku orang pertama yang mengucapkannya kepadamu,tetapi kamu tidak mengangkat panggilan telfonku,sebenarnya aku ragu untuk mengirim semua pesan ini,aku takut kamu marah,karena beberapa hari ini kamu terlihat menghindariku,sejak kamu mengetahui perasaanku padamu,bahkan akupun belum sempat untuk mengungkapkannya secara resmi.
tetapi akhirnya aku memberanikan diri mengirimkan chat ini kepadamu,aku tidak takut lagi kamu marah,sekali lagi aku akan terus menunggumu Raisya!".
Raisya tersenyum membaca pesan dari Rafael,dari raut wajahnya terlihat rona bahagia,tidak tahu kenapa semakin dia menjauhi Rafael,perasaannya berkata lain,dia selalu saja merindukan sosok Rafael.
__ADS_1
jam pelajaran hari ini berakhir,semua siswa berhamburan keluar kelas,menuju gerbang sekolah,Raisya terlihat sibuk mencari sahabat-sahabatnya,Namun tidak ada satupun yang terlihat olehnya.
tiba-tiba ponselnya berbunyi,ternyata Resi yang menelfon.
"Raisya kamu dimana?,aku menunggumu di parkiran sekarang!" ucap resi,dia sengaja berkata seperti memerintah supaya Raisya semakin kesal.
"kamu kenapa sih,gak bisa bicara baik-baik?
ya sudah tunggu aku disana,aku juga ingin menanyakan sesuatu kepadamu, juga
pada Amy dan Ika," balas Raisya.
"ayo buruan Raisya,kenapa lama sekali jalannya!" ucap Resi dengan suara meninggi,begitu raisya tiba di tempat parkir.
"sabar dong Resi,ini juga sudah cepat jalannya,"balas Raisya.
"lagian kenapa sih nada bicara kamu dari tadi seperti orang yang sedang marah,apa aku ada salah sama kamu?yang lain mana, kalian kelihatannya menghindariku ya?," tanya Raisya kembali.
"mereka sudah pulang duluan,saya tidak marah sama kamu,Ika dan Amy juga tidak marah", balas Icha.
"terus kenapa kalian tidak menjawab panggilan,atau tidak membalas pesan dariku?kamu sebaiknya duluan saja Si! aku ingin pulang sendiri saja," ucap Raisya kembali.
"tapi tadi kak Sisil,meminta kita semua untuk datang ke rumahnya,katanya Aga sangat merindukan kita,sudah lama juga kita tidak menemuinya kan?," ucap Resi.
"kalau begitu,kenapa kita Tidak berangkat bersama Amy dan Ika? kenapa mereka malah pergi duluan?kan tidak enak kalau begini", ucap raisya sambil menatap resi dengan sinis.
setelah perdebatan itu selesai,yang pada akhirny, Raisya menuruti Resi pergi ke rumah kak sisil..
mereka sudah sampai ke kediaman sisil dan Dika,motor resi telah memasuki halaman rumah.setelah mematikan motornya,resi dan Raisya segera masuk ke dalam rumah,tetapi keadaan rumah itu sangat sepi,bahkan nyaris tidak ada suara kecuali suara dari bunyi air yang berasal dari akuarium..
__ADS_1
Raisya dan Resi melangkahkan kakinya memasuki pintu rumah yang sudah terbuka,baru beberapa langkah memasuki rumah,tiba-tiba Raisya kaget mendengar suara dari orang-orang yang dikenalnya,dan dia seketika menghentikan langkah kakinya..
"Surpriseeee!!! teriak mereka semua sambil memegangi kue ultah,dan juga sambil memeluk Raisya serta mengucapkan selamat secara bergantian.