Love Heartfelt

Love Heartfelt
26.


__ADS_3

 


Assalamualaikum..mudah-mudahan kita semua diberi kesehatan..Aamiin


 


🌻🌻🌻


" Kamu kenapa Ada di sini Bie? kenapa gak bilang sama Aku sih, kalau kamu datang kesini juga?, " tanya Rafael dengan wajah sedikit kecewa.


" Aku minta ma...."


" memangnya kamu Suaminya? Sehingga mengaharuskan minta izin dulu," potong Rafael..


Raisya dan Rafael menoleh secara bersamaan,Raisya heran dengan Reyhan,bisa-bisanya dia ikut campur.


" Maaf kamu siapa ya? Tolong jangan ikut campur urusan kami, " tegas Rafael.


" Cihh,Nanti juga kamu akan tahu siapa Aku, " Ucap Reyhan sambil menyebikkan bibirnya


" yang jelas Aku datang ke sini bersamanya "


" Maksud kamu Apa?" Rafael membalikkan tubuhnya dan sekarang dia sudah berhadapan langsung dengan Reyhan,dari sorot matanya terlihat jelas kalau saat ini dia sangat marah kepada Reyhan.


" menjauhlah dari sini! tinggalkan kami berdua,Aku tidak mengenalmu jangan sampai Aku mengusirmu dengan paksa dari sini" tegas Rafael..


" Haha-hahahah "


Reyhan tertawa dengan sangat keras.


" Kau akan mengusirku? silahkan usir aku sekarang ! kau kira karena kau mengenakan seragam aku akan takut kepadamu?"


" Tutup mulutmu sebelum Aku menghajarmu dan menyeretmu keluar dari sini! " Rafael mulai mengepalkan tangannya.


" silahkan pukul aku ! mentang-mentang kau seorang polisi,kau kira bisa memukuli orang begitu saja, Aku juga bisa membalas pukulanmu, ini urusan pribadi dan Aku tidak takut,karena Aku tidak melanggar hukum. " ucap Reyhan dengan tersenyum sinis.


" Diam kau! " Teriak Rafael, tangannya yang mengepal sudah berada di depan wajah Reyhan..


" Cukup! " Teriak Raisya..


"Reyhan Kamu jangan ikut campur urusanku! silahkan tinggalkan kami berdua di sini ! kamu pulang duluan saja !".


" Aku tidak akan meninggalkanmu dengannya disini! karena tadi Aku datang kesini bersamamu, Aku tidak mau orang tuamu nantinya menyalahkanku karena meninggalkanmu di sini! "


Rafael merasa Aneh dengan perkataan Reyhan..


" Kamu kenal sama dia Bie? Siapa orang ini? kenapa dia bersikap tidak sopan sama sekali."


" Diaaaa..." Raisya terlihat Ragu menjawab pertanyaan dari Rafael.


"Ayo jawab Raisya! dia menanyakan siapa Aku," ucap Reyhan.


" Bo, nanti aku akan menjelaskan semuanya kepadamu tapi sekarang tolong jangan Emosi yaa,Aku ingin berbicara dengan dia sebentar." jelas Raisya.


" Ada apa dengan semua ini Bie? Aku bingung,Kamu mau berbicara dengan orang Asing seperti dia?" Tanya Rafael dengan menaikkan sedikit nada bicaranya.


" Atau jangan-Jangan benar yang di bicarakannya kalau dia datang kesini bersamamu? "


" Bo, Aku harap kamu mempercayaiku, ini Reyhan, Anak Om Wijaya sahabatnya Ayah,Aku memang datang kesini bersamanya tapi itu hanya karena urusan pekerjaan,Ayah dan Om wijaya ikut menjadi Donatur Yayasan ini, jadi Aku dan Reyhan datang kesini mewakil mereka." Jelas Raisya..


Reyhan hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.


"sepertinyaa Kamu belum menceritakan semuanya ."


" cukup Rey, kamu jang....."


"Raf, komisaris ingin bicara kepadamu!" dari tadi dicariin,ternyata di sini, ucap teman Rafael yang tiba-tiba datang.

__ADS_1


" baiklah,kamu duluan saja, saya segera menyusul ". balas Rafael.


" Bie tunggu aku di sini,jangan kemana-mana ! kamu gak usah pulang bersamanya. aku akan mengantarmu nanti. " ucap Rafael.


kemudian dia pergi berlari untuk menemui komisaris.


begitu Rafael pergi dari sana, hal pertama yang dilakukan Raisya adalah memarahi Reyhan.


" Reyhan,kamu gak usah ikut campur urusanku dengan Rafael ya! kamu kenapa sih kok jadi aneh begini, awas saja kalau sampai kamu mengatakan semuanya pada Rafael! "


" ternyata pacar kamu pak polisi ya,pantesan saja sejak tadi kamu lihatin polisi terus." sindir Reyhan.


" bukan urusanmu! kamu gak berhak mencampuri urusan pribadiku Rey,! Aku juga gak pernah mencampuri urusanmu dengan pacarmu." sentak Raisya.


" lagian bukannya kamu yang bilang kalau hubungan lama itu susah untuk di akhiri, jadi tolong jangan kamu rusak hubunganku dengan Rafael."


" Aku tidak mau merusak hubunganmu,atau pun mencampuri urusan pribadimu, Aku bersikap seperti tadi agar kamu terbuka sama dia dan menceritakan tentang perjodohan ini."


" Bilang saja kalau kita di jodohkan oleh orang tua kita.


bahkan,mereka berusaha mendekatkan kita agar bisa saling mencintai satu sama lain.


bilang juga kamu terpaksa menerima perjodohan ini hanya karena tidak ingin melukai orang tuamu! "


" setelah itu kita bisa lihat apa yang akan di katakannya kepadamu,apakah dia akan bertahan denganmu? apakah dia akan berjuang untuk meyakinkan orang tuamu bahwa dia memang yang terbaik untukmu?"


" tapi kamu gak sanggup untuk menceritakan ke dia mengenai perjodohan ini. Aku sudah memberikan umpan,tapi kamu tidak memakannya sama sekali " Tegas Reyhan.


" Aku akan menceritakan semuanya Rey,tapi tidak sekarang.sebaiknya kamu pulang duluan saja! aku tahu kamu cowok yang bertanggung jawab serta dapat di percaya.


Namun, aku bisa menjaga diriku sendiri Rey,Rafael juga ada di sini,insya Allah gak kan terjadi apa-apa denganku.."


" jadi kamu gak usah cemas, jika orang tuaku bertanya , bilang saja jika aku yang tidak bisa pulang bersamamu." Jelas Raisya.


" kenapa tidak sekarang,bukannya semakin cepat dia tahu semakin baik,dari pada nantinya dia sakit hati dan kecewa padamu."


" Kamu kenapa sih Rey,aku tidak bisa memberitahunya sekarang, mending kamu saja yang bilang sama pacar kamu,kalau kamu sudah di jodohkan! Berani? "


" situasinya gak sama Raisya,kalau seandainya tadi dia yang ada di sini dan melihatmu,aku pasti bilang kepadanya. "


" tapi aku gak percaya !"


" Bodoh amat"


" sekarang dia berada di luar kota setelah dia kembali aku akan menceritakan semuanya ke dia."


Raisya memutar kedua bola matanya dan menyebikkan bibir ,menanggapi perkataan Reyhan.


" kamu sepelekan Kata-kataku ya!? "


" kita pulang sekarang! atau aku akan menelfon ayahmu dan bilang kalau kamu pergi bersama Rafael." tegas Reyhan.


" apa-apaan sih kamu Rey,aku mau tunggu Rafael dulu."


" gak ada, ngapain kamu nunggu dia,mangnya kamu tahu berapa lama dia akan datang,buang-buang waktumu saja.


jangan pernah menunggu sesuatu yang belum pasti,dia saja lebih mentingin komisarisnya dari pada kamu,begitu di panggil dia langsung berlari ninggalin kamu di sini! "


" Dia kan lagi bertugas Reeeeey !" Raisya menekan Rahangnya,matanya melototi Reyhan.


tangan Reyhan merogoh sesuatu pada kantong celananya,dan dia mengeluarkan benda yang berlogo apple tersebut,kemudian jarinya terlihat menekan sesuatu dan meletakkan di telinganya..


" Rey,jangan bilang kalau kamu telfon Ayah?


Rey kamu....iihh dasar"


" assalamu'alaikum om "

__ADS_1


" Rey, ya aku pulang,aku ke mobil sekarang! "


bergegas Raisya menuju mobil reyhan.


" wa'alaikumussalam, ada apa nak rey? "


" maaf om, aku tadinya


mau telfon ayah,malah nomor om ya ke pencet."


" ooh,di sana aman-aman saja kan? "


" ya Om aman semua,acaranya juga sudah selesai nih, aku dan Raisya juga sudah mau pulang,Aku tutup dulu ya om telfonnya! "


" Assalamualaikum"


" wa'alaikumusaalam"


Pib, bib!


Reyhan menekan tombol yang ada pada kunci mobilnya begitu ia tiba di parkiran.


Raisya segera membuka pintu mobil dan masuk ke dalam mobil Reyhan,kemudian Reyhan juga masuk ke dalam mobil.


Jangan di tanya bagaimana perasaan Raisya sekarang, semenjak tiba di parkiran tadi,begitu banyak umpatan yang di keluarkannya buat Reyhan.


di dalam mobil pun dia hanya melirik Reyhan dengan sinis ,Raut wajahnya memperlihatkan kalau saat ini dia sedang marah.


berulang kali Raisya mengambil nafas kemudian dia mengeluarkannya dengan perlahan..


" Aku tahu kamu marah, Aku tidak peduli kalau kamu membenci ku !" ucap Reyhan.


" kalau waktu bisa di putar kembali,Aku tidak akan mau kenal sama cowok seegois kamu!


Aku tidak mau lagi bicara padamu Rey, aku lelah, antar aku pulang!" bentak Raisya.


trrrrrtt...trttttt.....ttttrrtttt


Reyhan melihat ponselnya kemudian melihat ada panggilan dari " Hatiku "


dengan cepat dia menjawabnya..


" hallo sayang, lagi dimana?" ucap pemilik suara itu dari seberang sana..


" Aku habis menghadiri acara sosial sayang, ne sebentar lagi juga pulang, kamu kapan balik? masih sibuk ya di sana?. "


" aku pulangnya lusa ,,nanti aku kabarin kamu lagi deh pulangnya jam berapa.


yang terpenting kamu harus menjaga hatimu di sana ya Rey! awas saja kalau kamu melirik cewek lain,Aku gak ikhlas! "


" kamu gak usah khawatir,aku tidak akan pernah tertarik sama wanita lain,hatiku hanya kamu yang miliki ! ya sudah aku jalan dulu, nanti begitu sampai rumah kuhubungi lagi,jaga diri disana! " aku tutup dulu yaa telfonnya ."


Raisya menutup mulut dengan kedua tangannya,dia berlagak seperti seseorang yang sedang muntah.


"Reyhan melirik Raisya dengan sinis.


kemudian dia menginjak pedal gas dan berkata..


" kamu kira aku juga gak jijik melihatmu dan pak polisi itu? pacaran sama polisi hanya akan membuatmu sakit hati."


Raisya memutar kedua bola matanya, saat ini dia capek berdebat dengan Reyhan, dia hanya diam dan tidak membalas perkataan Reyhan.


...........


bersambung dulu ya


besok di lanjutkan kembali..👌

__ADS_1


__ADS_2