Love Heartfelt

Love Heartfelt
21


__ADS_3

Β 


Gadis yang mengenakan overall panjang berwarna gold serta hijab pashmina berwarna serupaa itu,segera berlari di lorong Rumah sakit menuju Ruangan Icu,pikirannya carut marut dia hanya memikirkan hal buruk yang akan terjadi pada ayahnya dia ingin segera menemui bunda dan melihat kondisi ayah.


Β 


Raisya akhirnya memutuskan untuk pulang sendiri tanpa Amy,Raisya tau amy beberapa hari lagi akan ujian,bagaimana bisa dia pulang bersama amy,setelah berusaha meyakinkan Amy akhirnya sahabatnya itu mau mendengarkannya,dengan syarat Raisya harus selalu mengabarinya mengenai keadaan Ayah Arif.


setelah sampai di depan ruangan ICU Raisya melihat bunda duduk bersandar pada jejeran kursi penunggu,raut wajahnya terlihat letih,matanya hanya tertuju pada pintu ruangan tempat ayah dirawat,bahkan bunda tidak menyadari kedatangan Raisya..


"Bundaa', panggil Raisyaa,dengan segera bunda menoleh dan dengan segera Raisya berlari ke dalam dekapan bunda..


"kamu pulang sendiri sayang?" kenapa tidak pulang bersama Amy? terus kenapa tidak pulang ke rumah dulu kan kakak masih capek,harusnya beristirahat di rumah dulu"..


" bunda Amy lusa ada ujian aku melarangnya untuk ikut denganku,bagaimana bisa aku pulang ke rumah dulu bun,aku gak tenang memikirkan kondisi ayah ,lagian aku tau bunda pasti sendirian di rumah sakit ini bunda gak mau merepotin saudara kita yang lain buat nemanin bunda kan? "


"Gak apa sayang ini sudah tugas dan kewajiban bunda sebagai istri,lagian bunda tidak sendirian ada om Wijaya yang juga dari tadi disini bersama bunda padahal sudah berkali-kali bunda memintanya untuk pulang,tetapi om wijaya tidak mendengarkan bunda,dia tidak mau pulang sebelum ayah sadarkan diri .


"sekarang om Wijaya berada di mana bun?".


" tadi bilangnya mau cari makan d kantin rumah sakit sebentar.." jawab bunda.


"bagaimana kondisi ayah bun? dokter bilang apa?"


tadi ayah habis di operasi sayang, tulang punggung belakang ayah terbentur sangat keras ketika kecelakaan iti terjadi,kata dokter efeknyaa bisa membuat ayah akan mengalami kelumpuhan,bunda pun menjelaskan sambil menangis..


"Astaghfirullahhaladzhim" sampai seserius itu bun? Raisya kaget mendengar penuturan bunda.


"tapi ayah kan sudah di operasi bun, nanti setelah sadar kembali keadaan ayah akan membaik kan bun?"


"operasi itu hanya untuk memperbaiki tulang belakang ayah yang patah SyA, mengenai apakah ayah bisa berjalan kembali seperti semula atau tidak dokter tidak bisa menentukan sayang.."


Air mata Raisya tidak berhenti mengalir,dia tidak bisa membayangkan bagaimana kalau seandainya ayah tidak bisa berjalan kembali.


sekarang dia hanya bisa banyak berdoa serta berharap yang terbaik untuk ayahnya.


"Rizky sama adek di rumah bersama siapa bun?"

__ADS_1


"mereka juga baru pulang dari rumah sakit. lebih baik mereka berada di rumah. lagian ada bi asih juga di rumah, nanti setelah bi Asih pulang tante lidya yang akan menemani mereka di rumah, tante lidya mengatakan akan ke rumah jam 5 sore" .


🌺🌺🌺


setelah kejadian naas yang menimpa ayah,keadaan Raisya tidak lagi sama,ayah akhirnya mengalami kelumpuhan,dan sekarang hanya bisa menggunakan kursi roda..ayah sudah tidak bisa bekerja mengurus perusahaan lagi.


semua urusan pekerjaan di tangani oleh om Wijaya,tetapi mengenai uang perusahaan om wijaya menyerahkannya pada Ayah.


om wijaya tulus menolong ayah untuk menjalankan perusahaan selama ayah sakit. berkat bantuan om wijaya Raisya dan adik -adiknya tetap dapat melanjutkan pendidikan..


🌺🌺🌺🌺


hubungan Raisya dengan Rafael masih tetap seperti dulu mereka bertemu hanya ketika libur saja,bedanya sekarang Rafael sudah menyeleseaikan pendidikannya dan sudah menjadi Polisi..


Rafael sudah berjanji pada Raisya akan melamar Raisya setelah mereka menyelesaikan pendidikan.


sementara itu Raisya hanya tinggal menyelesaikan tahun terakhirnya saja,sebentar lagi dia juga akan segera menyelesaikan kuliahnya.


🌻🌻🌻


Malam itu ayah mengumpulkan semua keluarga, kebetulan Raisya juga lagi berada di rumah,sekarang dia hanya sesekali saja


"ayah ingin mengatakan kalau besok Om Wijaya dan keluarganya akan datang kesini".


" bukannya Om wijaya dan tante Marwa sering datang ke rumah ini ya yah?


kenapa mesti ada pengumuman segala sih yah? " tanya Rizky.


"untuk kali ini Om wijaya dan tante Marwa datang bersama anak- anak mereka, Reyhan dan Kayla".


"Memang kenapa kalau mereka membawa anak-anaknya?" Rasa penasaran Rizky belum juga hilang..


"Ky dengarin Ayah dulu jangan kamu potong pembicaraan ayah terus dong" bantah Raisya.


"Kali ini Om wijaya kesini dengan maksud dan Tujuan,yaitu ingin melamar Raisya untuk jadi istri Reyhan..ucap ayah dengan tegas.."


semuanya menatap serius pada ayah kecuali bunda..

__ADS_1


Terutama Raisya ,dia seolah tidak percaya dengan apa yang dikatakan ayahnya itu..


"Maksud ayah ba..gaimna?melamar Kakak?"


Ayah kan tahu kuliah kakak belum selesai,dan juga kakak ingin kerja dulu yah,belum mau menikah saat ini,apalgi dengan Reyhan orang yang belum Raisya kenal".


"Kamu sudah mengenalnya dari kecil kak,"


bunda pun tiba-tiba memotong pembicaraan Raisya.


"waktu kamu kecil bukannya beberapa kali kita ke rumah om Wijaya dan disana kamu dan Rizky bermain sama Reyhan dan nadin,dulu kamu dekat dengan Nadin kan? sebelum Nadin meninggal?"


"Bunda itu saat kami kecil, bagaimana bisa sekarang kami masih saling mengenal satu sama lain,wajahnya saja Aku sudah hampir lupa"..


"Kenapa tiba-tiba mengambil keputusan begini sih yah?"


kasihan kak Raisya yah,kakak juga berhak bahagia dengan memilih pendamping Hidupnya sendiri,dia berhak menikah bersama orang yang mencintai dan dicintainya" ujar Rizky dengan sedikit meninggikan suaranya..


"Ayah harap kalian mengerti dengan keputusan ini,terutama kamu Raisya,kebahagiaanmu hanya menikah bersama Reyhan.tidak ada laki-laki lain yang bisa membuatmu bahagia selain Reyhan percayalah sama Ayah dan Bunda nak.."


"Ayah begitu banyak berhutang budi sama Om Wijaya ,selama ini Om wijaya sudah banyak bantu keluarga kita terutama selama ayah sakit,dan ayah tidak tahu apa masih bisa sembuh atau tidak.


Ayah gak kan bisa mengharapin bantuan Om Wijaya terus menerus kan?kecuali Raisya menjadi menantu keluarga itu,jadi Reyhan bisa bantu Ayah mengurus perusahan..


"Ayah sebentar lagi Aku akan wisuda dan segera mencari pekerjaan jadi ayah gak usah mencemaskan Aku lagi,aku akan membantu biaya sekolah adek syifa juga,sedangkan Rizky,dia juga udah semester 4 yah,begitu tamat dia bisa gantiin Ayah di perusahaan."


"Benar yah,selama ini Aku gak mengambil jurusan yang aku sukai,dan menuruti keinginan ayah mengambil jurusan bisnis,Aku akan berusaha Yah mengurus perusahaan ayah,percaya padaku,ayah gak perlu khawatir lagi sekarang".


"kamu tidak akan bisa sendiri ky mengurus perusahaan,apalgi kamu masih belum tamat,sedangkan Reyhan selama ini sudah sering bantu pak Wijaya di kantornya,Reyhan akan bisa membimbingmu nanti".


"Raisya besok hanya lamaran biasa saja hanya sekedar komitmen biasa,Bunda dan ayah sebagai orang tua juga tidak akan memaksa kamu buat bertunangan sekarang kalian bisa saja kenalan dulu,dekat dulu lama-lama nanti perasaan di antara kalian akan tumbuh juga syaa" ucap bunda..


"Bunda tahu kakak sudah punya Rafael,kenapa bunda jadi melupain dya dan malah sekarang menyuruh Raisya sama orang lain?"


"Raisya Ayah tahu kalau kamu selama ini kamu dan Rafael saling suka,saling menyayangi tapi kita belum tahu nak,apakah orang tuanya akan menyetujui hubungan kalian,sampai sekarang juga Rafael bwlum pernah mengajak kamu ke rumahnya kan?"


"Ayah sebentar lagi Setelah Aku tamat dan setelah kerja Rafael juga akan mengajak Aku kerumahnya kok dan mengenalkan ke orang tuanya bahkan dya akan segera melamar Raisya ke ayah dan bunda".

__ADS_1


"Raisya mohon dengarkan kata Ayah yaa,ini yang terbaik buat kamu nak, kami ini orang tua kamu,jadi kami tahu yang terbaik buat sudah Kakak, dari kamu kecil sebanarnya Om Wijaya minta kakak sama Ayah untuk jadi menantunya,tetapi Ayah dan om Wijaya tidak mau dengan adanya perjodohan,kami maunya ketika dewasa kalian saling mencintai dan memutuskan untuk menikah atas keinginan kalian sendiri tanpa ada paksaan.


"tetapi sekarang Ayah berusaha menjodohkan kalian karena keadaan nak,kalian bisa saling mengenal dulu satu sama lain dari sekarang,jelas bunda".


__ADS_2