
Saat ini Keluarga Raisya sudah berada di salah satu Rumah sakit terdekat, saat dilarikan ke rumah sakit, nyawa ayah sudah tidak bisa tertolong lagi,sementara bunda dan Rizky hanya mengalami luka ringan saja.
Rizky sudah mengabari Raisya dan keluarga Reyhan mengenai kejadian yang menimpa mereka .bahkan dia juga mengatakan kalau ayahnya sudah meninggal.
Raisya menangis histeris saat mendengar kabar ini,bahkan sempat pingsan,beruntungnya sekarang dia sudah sadarkan diri dan bisa melanjutkan perjalanan ke semarang. Raisya mendengar kabar kecelakaan itu setelah mereka baru tiba di rumah nenek,akhirnya papa Reyhan memutuskan kembali ke semarang dengan menggunakan pesawat, beruntung ada penerbangan pukul 14.00 wib,sehingga mereka semua bisa kembali dengan cepat.
jenazah ayah Akhirnya sudah bisa dibawa ke rumah duka,Rumah Raisya telah dipenuhi oleh para pelayat. dengan di antar ambulance akhirnya jenazah Ayah tiba di rumah..
tidak lama setelah jenazah tiba di rumah, Raisya dan yang lainnya pun tiba di rumah duka.
di dalam ruang tamu yang cukup luas itu,tubuh ayah Raisya terbaring kaku,di kelilingi oleh keluarga,kerabat dan beberapa warga setempat.
Raisya tak berdaya ketika melihat ayahnya yang sudah terbujur kaku,ia segera berlari dan memeluk jenazah ayahnya, kemudian menangis hingga terisak-isak,bunda yang melihat semua itu berusaha memeluk dan menenangkan Raisya.
Raisya mendengar jerit tangisan adiknya,dia lupa kalau adeknya syifa tentu lebih terpukul atas kematian ayahnya,di usia yang masih sangat muda dia kehilangan sosok ayah yang selama 16 tahun ini menemaninya.
Raisya segera memeluk adiknya,dia harus terlihat tegar di depan adiknya,agar adik-adiknya juga bisa kuat dan mengikhlaskan kepargian ayah
🌻🌻🌻
Rumah Raisya masih Ramai dipenuhi orang-orang yang sedang ta'ziah, Rekan kerja ayah juga datang,sebagian dari mereka juga membantu mengurusi jenazah ayah yang baru saja dikuburkan beberapa saat yang lalu.
Reyhan dan keluarganya juga masih berada di sana.
" Bun,sebenarnya apa yang terjadi?kenapa tiba-tiba ayah ingin menyusul kak Raisya ke bandung?" tanya Rizky saat malam pengajian.
Raisya mendongakkan kepalanya,dan segera menghentikan bacaan qur'annya.kemudian bergantian menatap Rizky dan bunda yang duduk di sisi kiri dan kanannya.
" sebaiknya kita bicarakan masalah ini setelah pengajian selesai,gak lazim membicarakan semua masalah ini,saat pengajian berlangsung." jawab bunda
Rizky melirik sinis ke arah Reyhan yang sedang membaca surat yasin. dia merasa semua masalah ini ada kaitannya dengan Reyhan.
setelah pengajian selesai,rumah Raisya kembali sunyi,hanya tinggal keluarga Reyhan saja yang masih berada di sana.
sebelum pulang,papa dan mama Reyhan ingin berbicara terlebih dahulu dengan bunda,mereka ingin menanyakan kronologi kecelakaan ,dan alasan apa yang membuat sahabatnya itu pergi ke bandung,padahal kondisinya tidak memungkinkan untuk bepergian jauh.
Bunda awalnya Ragu untuk membicarakan masalah ini pada keluarga Reyhan, sebelum bertanya pada Reyhan mengenai Kalisha. namun,setelah memikirkannya kembali,akhirnya bunda memutuskan untuk membicarakan semua ini di depan keluarga Reyhan,agar bisa didengar oleh semuanya tanpa harus menjelaskan berkali-kali, toh bunda berpikir kalau pak Wijaya dan Istrinya berhak tahu mengenai Kalisha.
saat ini semua orang berkumpul di ruang keluarga untuk mendengarkan bunda. papa dan mama Reyhan duduk berdampingan,kemudian di sebelah mamanya Reyhan ada khayla.Reyhan duduk berdekatan dengan Raisya dan bunda.sementara Rizki hanya berdiri saja. syifa tidak ikut bergabung karena merasa kelelahan,dia lebih memilih untuk beristirahat saja di dalam kamar.
bunda segera meletakkan amplop besar yang baru saja diambilnya dari dalam kamar,ke atas meja.
__ADS_1
semua orang melihat amplop tersebut,dan penasaran mendengar penjelasan dari bunda.
" di dalam amplop ini ada beberapa bukti mengenai hubungan nak Reyhan dan Kalisha,tadi pagi Kalisha yang mengirimkannya ke sini.namun sebelum mengirim semua bukti ini,terlebih dulu dia mendatangi kami dan menjelaskan mengenai hubungannya dengan nak Reyhan!" jelas bunda.
kedua bola mata Reyhan membulat mendengar penjelasan bunda, rasanya dia tidak percaya bagaimana Kalisha bisa mendatangi keluarga Raisya,dan memberikan bukti pada mereka.
" bukti apa yang diberikan Kalisha? kenapa dia melakukan semua ini tanpa memberitahuku terlebih dahulu?" batin Reyhan.
Mama dan Papanya menatap Reyhan dengan tatapan yang tajam penuh amarah.
" maaf tante, apa saja yang telah dikatakan Kalisha saat dia datang ke sini tadi pagi?" tanya Reyhan.
" dia membicarakan tentang hubungan kalian,bahkan dia juga mengatakan sudah sejauh apa kalian berhubungan. bahkan ia sempat menghina om dan tante.awalnya kami tidak mempercayai perkataannya, dan masih memaklumi semua sikap dan perilakunya,wajar saja bila ia terluka melihat mantan pacarnya menikah dengan Perempuan lain, mungkin itulah alasannya membenci Raisya,dan membenci orang tuanya karena telah memjodohkan Raisya denganmu. namun,setelah melihat bukti yang dikirimkannya om dan tante merasa ragu,dan patut mempertanyakan semua ini pada nak Reyhan. " jelas bunda.
" kenapa Arif tidak menelfonku dan memberitahukan masalah ini han?" tanya papa Reyhan
" kalian lagi dalam perjalanan,kami tidak mau membebani kalian dengan masalah ini,kami takut kalau nantinya kalian merasa tidak nyaman mendengar masalah ini, sehingga membuat perjalanan kalian terganggu,oleh karena itu Ayah Raisya memutuskan untuk menyusul ke bandung agar bisa berbicara langsung dengan nak Rey ! " jelas bunda.
" memangnya bukti apa yang ada di dalam amplop itu bun? " tanya Rizky.
Rizky mulai emosi mendengar perkataan bunda,ia segera mengambil amplop dari atas meja dan ingin membukanya,tetapi segera di hentikan oleh bunda.
" jangan nak, biarkan nak Reyhan yang melihatnya terlebih dahulu, kalau ternyata semua bukti ini benar, maka ini merupakan Aib dari kakak iparmu,dan bunda
Bun,karena melihat bukti ini ayah nekat mengajak kita ke bandung, ayah ingin bertemu dengannya !" Rizky menunjuk Reyhan dengan sorot mata yang tajam.
" sampai akhirnya ayah meninggal dalam kecelakaan itu. tidak ada yang harus ditutupi bun! dia lah yang seharusnya bertanggung jawab atas kematian ayah!" teriak Rizky dengan lantang.
" Plak"
sebuah tamparan berhasil membungkam mulut Rizky.
" berani-beraninya kamu berteriak pada bunda,serta bersikap tidak sopan di depan orang yang lebih tua darimu! aku akan menamparmu sekali lagi jika kamu tidak bisa berbicara dengan baik! " imbuh Raisya.
Rizky hanya diam terpaku,mendengar Raisya.
" apa yang dikatakan oleh Rizky itu ada benarnya Han,sebaiknya kita melihat bukti itu bersama-sama" imbuh Papa Reyhan.
" tapi____"
bunda Hani menghentikan ucapannya saat melihat amplop tersebut di ambil oleh om Wijaya kemudian dia mengeluarkan isi nya dan semua bukti itu sekarang berserakan di atas meja.
__ADS_1
semua orang kaget melihat isi amplop tersebut,terlebih saat melihat foto Reyhan dan Kalisha.
...Raisya menutup mulutnya seolah tak percaya dengan semua ini,dia tahu kalau Reyhan dan Kalisha sudah lama berpacaran. namun,dia tak menyangka hubungan mereka sampai sejauh ini,mengingat Reyhan yang rajin sholat dan begitu menyayangi Kalisha rasanya Reyhan tidak akan melakukan hubungan yang dilarang agama itu sebelum menikah....
" plaaak"
satu tamparan yang sangat keras, kembali melayang tetapi kali ini bukan di wajah Rizky melainkan di wajah Reyhan.
" maaf Pa, tapi Rey tidak pernah melakukan semua ini! " lirih Reyhan.
" plak "
kini kedua pipi Reyhan merah,karena bekas tamparan dari papanya..
" berani kamu bicara sepatah kata lagi,akan kuhajar kamu!" bentak papanya.
" tapi Reyhan bisa membuktikan kalau semua ini hanya rekayasa Pa!" ucap Reyhan.
om Wijaya kemudian memukuli Reyhan habis-habisan,Reyhan hanya menerima pukulan dari papanya, sementara mama dan adiknya hanya menangis pilu menyaksikan semua itu, hati seorang ibu mana yang sanggup melihat anaknya di pukuli di depan matanya.namun, mamanya Reyhan tidak bisa mencegah suaminya karena dia juga sudah sangat kecewa dengan Reyhan.
" kamu bilang sudah tidak berhubungan lagi dengan wanita itu! tapi apa semua ini? bagaimana bisa dia berani datang ke rumah ini dan mengungkapkan semua hubungan kalian! apalagi saat ini dia tengah hamil dan usia kehamilannya baru memasuki 5 minggu. itu artinya setelah kamu menyetujui perjodohan ini kamu masih tetap berhubungan dengannya,bahkan kamu sampai melakukan hal yang memalukan itu! " teriak om Wijaya.
" mama sudah bilang Rey,kalau mama dan papa tidak akan pernah menyetujui wanita itu sebagai istrimu! apa kalian sengaja melakukan ini,agar kami menikahkanmu dengannya!" lirih mama Reyhan.
" jangan harap papa akan merestui hubungan kalian,walaupun saat ini wanita itu sedang mengandung anakmu! kamu harus mempertanggung jawabkan semua perbuatanmu! dan mengenai Raisya, kalau dia ingin berpisah darimu,pengacaraku yang akan mengurus perceraian kalian! aku tidak akan rela melihatnya tersakiti, aku sudah berjanji pada Alm. ayahnya untuk menjaga dia layaknya anak kandungku sendiri,jadi siapa pun tidak akan bisa menyakiti Raisya,termasuk kamu anakku sendiri! " jelas om Wijaya.
" papa boleh memukuliku sepuas hati Papa,tapi dengar dulu penjelasanku, dan izinkan aku membuktikan kalau Semua ini tidak benar pa!"
" mama juga harus percaya padaku,bukankah seorang ibu lebih mengenali anaknya dari siapapun? aku yakin mama pasti percaya kalau Reyhan tidak akan melakukan hal yang memalukan ini ma !" lirih Reyhan.
Raisya bergeming menyaksikan semua ini, air mata yang baru saja mengering itu kini keluar kembali dan mengalir begitu saja.
bunda berusaha menenangkan Raisya dengan mengusap pelan punggungnya.
" Rey,mama tidak ingin mempercayai semua ini nak,tapi kalau memang kamu tidak berhubungan dengan wanita itu lagi,dia tidak akan melakukan semua ini,apalagi setelah kamu menikah dengan Raisya. seharusnya dia sudah melupakanmu kan? namun,yang terjadi justru sebaliknya, itu artinya kalian masih memiliki hubungan." ucap mama Reyhan
" jujur,aku memang masih berhubungan dengan Kalisha,bagaimana mungkin aku bisa melepasnya begitu saja kami sudah lama pacaran,dan saling menyayangi.butuh waktu untuk menghapusnya dari hatiku. namun,aku tahu batas pacaran. kami tidak melampaui batas-batas itu,apalagi mengajaknya tidur berdua di hotel seperti itu! aku tidak pernah melakukannya!" jelas Reyhan
" kamu jangan banyak beralasan! baru saja kamu mengakui kalau kalian masih berhubungan.bisa saja kalian melakukan semua itu agar kamu bisa menikahinya! " sekarang kami tidak butuh penjelasan darimu lagi,tunjukkan rasa hormatmu sedikit saja pada Alm. sahabatku dengan meninggalkan rumah ini! setidaknya biarkan keluarganya tenang di rumah ini.kalau kamu masih disini maka aku tidak akan bisa untuk menahan diriku! " ucap papanya.
" aku perlu bicara dengan Raisya sebentar pa, setelah aku bicara dengannya aku akan pergi dari sini! bunda izinkan aku berbicara dengan Raisya ! ucap Reyhan kemudian ia berjalan menghampiri Raisya.
__ADS_1
" tidak ada gunanya berbicara dengan kakakku lagi! sebaiknya kak Rey pergi dari sini!" usir Rizky.
" Raisya adalah istriku,saat ini akulah orang yang paling berhak atas dirinya! "