Love Heartfelt

Love Heartfelt
tiga puluh delapan


__ADS_3

setelah berbicara dengan Raisya,Reyhan pergi untuk menemui Kalisha dengan membawa semua bukti yang diberikan Kalisha.


Reyhan mencoba menghubungi Kalisha berkali-kali tetapi ponsel kalisha tidak aktif,sehingga ia terpaksa mendatangi apartemen kalisha.


setelah sampai di depan pintu apartemen Kalisha,Reyhan melihat Kalisha yang sedang menutup pintu, sepertinya dia hendak keluar. begitu Kalisha membalikkan badan, ia terlonjak kaget saat menyadari ada Reyhan di hadapannya dan menatapnya dengan dingin..


" mau kemana kamu? kenapa ponselmu mati? dan apa maksud semua ini?" Reyhan melempar semua bukti yang ada di tangannya ke hadapan Kalisha sehingga semua bukti itu berhamburan di lantai.


" Sayang jangan jangan marah-marah dan berteriak di sini! sebaiknya kita berbicara di dalam" ucap Kalisha dengan sedikit gelagapan.


" kalau kamu malu orang lain mendengar semua ini,kenapa justru kamu sendiri yang membuka aib palsu ini?" teriak Reyhan.


" Rey, aku bisa menjelaskan semuanya, aku mohon tenanglah dulu" lirih Kalisha sambil meletakkan jemarinya pada pundak Reyhan namun segera di tepis oleh Reyhan.


" jawab Kalisha, apa semua ini? " teriak Reyhan.


" baik aku akan menjelaskan semuanya Rey,tapi tidak di sini kalau kamu tidak mau masuk ke dalam ,sebaiknya kita berbicara di taman saja " jelas kalisha.


" baiklah,kamu harus berkata jujur kepadaku tanpa menutupi apapun itu" sentak Reyhan. " ya Rey,kamu tidak percaya padaku lagi?"


"perbuatan tercelamu ini yang bisa meruntuhkan dinding kepercayaanku padamu." ujar Reyhan yang kemudian melangkah menuju lift.


setibanya di taman,Reyhan dan Kalisha duduk pada sebuah bangku panjang.kemudian Reyhan terus mendesak penjelasan dari Kalisha.


" Rey, apa kamu tidak ingin bertanya kabarku terlebih dahulu? belakangan ini kamu terlalu sibuk untuk mengurusi pernikahanmu,bahkan kamu ke bandung bersama wanita itu,kamu mengabaikanku Rey" lirih Kalisha.


" apa karena alasan itu kamu mendatangi orang tua Raisya? kamu tahu nggak akibat dari perbuatanmu ini?


keluarga Raisya mengalami kecelakan saat menyusul kami ke bandung, hanya demi menuntut penjelasan dariku mengenai hasil usg palsu ini,dan akibat dari kecelakaan itu om Arif meninggal dunia. kamu sudah puas sekarang? hah?" bentak Reyhan.

__ADS_1


" Rey,kenapa kamu membentakku dengan kasar? kamu berubah Rey kamu sudah tidak menyayangiku lagi." pekik Kalisha sambil menangis.


" Kalisha tindakanmu ini sudah di luar batas,apa kamu tidak merasa bersalah sedikit pun saat mendengar Om Arif meninggal dunia karena ulahmu? " pekik Reyhan


" itu semua sudah takdir Rey,bukan karena aku,kecelakaan lah yang menyebabkan kematiannya! keluarganya tidak bisa menyalahkanku!" jelas Kalisha.


Reyhan tersenyum sinis mendengar perkataan Kalisha.


" aku tidak percaya kalau perempuan yang ada di sampingku ini adalah Kalisha. kalishaku tidak akan pernah melakukan semua ini."


" aku melakukan semua ini karena aku tidak bisa kehilanganmu Rey! aku tidak bisa membiarkan wanita itu merebutmu dariku!" sentak Kalisha.


" aku memang ingin menikah denganmu,tapi tidak dengan cara begini! apa kamu pikir orang tuaku akan menerimamu setelah melihat semua bukti ini? apa kamu tidak berpikir jika semua bukti ini justru hanya merendahkan harga dirimu? " aku sama sekali tidak mengerti dengan jalan pikiranmu" jelas Reyhan.


" Rey, kamu kira foto itu Rekayasa? foto itu asli Rey! aku tidak pernah mengeditnya sedikit pun.


Reyhan memutar badan Kalisha agar berhadapan dengannya, kemudian menatap mata Kalisha.


" Rey,kamu sudah melihat mataku, apa aku terlihat seperti sedang berbohong? kamu memang tidak menyadari kejadian waktu itu! maksudmu?" tanya Reyhan


" semua ini terjadi saat perayaan ulang tahun Angga, sahabatmu . saat itu kita ke Bali untuk merayakan ulang tahun Angga,kemudian kita semua menginap di villa milik keluarga Angga. apa kamu tidak ingat?"


" Kalisha memang saat itu kita menginap di villanya angga. namun, di sana bukan hanya kita berdua saja,ada beberapa orang temanku dan temanmu juga, bahkan di sana ada buk Nur dan suaminya,penjaga villa angga.bagaimana bisa kita berada dalam satu kamar? sementara jelas-jelas aku sekamar dengan Angga. "


" kamu lupa Rey,beberapa hari sebelum berangkat ke bali, kamu terlalu sibuk bantuin papamu di kantor,sehingga kamu kurang istirahat,dan ketika angga mengajak kita ke bali, kondisi kamu memang agak kurang fit.tapi kamu tidak enak untuk menolaknya. apa kamu ingat? " tanya Raisya


" ya, saat kita berangkat ke bali aku masih mengingatnya, " jawab Reyhan.


" tiba di bali kita semua merayakan ulang tahun Angga hingga larut malam, dan setelah perayaannya selesai kita semua kembali ke villa,setelah sampai di villanya Angga kamu mengalami demam yang sangat tinggi hingga tidak sadarkan diri,setelah dokter memeriksa keadaanmu dan memberikanmu obat,kemudian kamu tertidur dan saat itu kamu mengigau memanggil-manggil namaku,karena tak tega melihat kondisimu akhirnya Angga juga menyuruh aku dan fani ikut masuk ke dalam kamar untuk menemanimu."

__ADS_1


" kalau begitu kejediannya,kenapa kita bisa tidur seranjang? sebejat-bejatnya Angga,dia tidak akan menjebakku seperti itu,kami sudah lama bersahabat dia sangat mengenal prinsip hidupku,aku tidak yakin kalau angga membiarkan kita tidur berdua! "


" saat itu apa yang bisa dia lakukan Rey, Angga juga sangat kelelahan dan ingin segera tidur,aku dan fina keluar dari kamar saat Angga hendak tidur.namun, aku tidak bisa meninggalkanmu dengan Angga. seandainya demammu makin tinggi siapa yang akan merawatmu.untuk itu setelah Angga terlelap aku kembali masuk ke dalam kamar untuk menjaga dan merawatmu."


" Aku hanya demam biasa,seharusnya kamu membiarkanku bersama Angga! "


" aku tidak bisa meninggalkanmu sendirian dalam kondisi sakit begitu Rey, pada saat aku masuk ke dalam kamar,aku sudah tidak melihat Angga di sana. makanya aku putuskan untuk menemanimu. setelah itu, kamu terus memanggil-manggil namaku di dalam tidurmu. ketika aku menggenggam tanganmu, keadaanmu menjadi lebih tenang dan terlihat sangat jelas kalau saat itu kamu merasa sangat nyaman di dekatku. dan selanjutnya aaa...kuu..tidak bisa menceritakannya lagi Rey.. kita berdua telah melak "


" Arrrgghh,tidak mungkin, aku tidak mungkin melakukannya! "


" kenapa tidak mungkin Rey? kita berdua telah dewasa dan sama-sama saling mencintai, awalnya aku telah berusaha menolakmu dan mencoba menjauhimu, tapi kamu menarik tanganku bahkan memeluk tubuhku.."


" tapi aku tidak mengingatnya sama sekali, kalau kita melakukannya setidaknya aku pasti menyadarinya dan sedikit banyaknya akan terekam dalam memoriku. kenapa kamu baru menceritakan semuanya sekarang? kenapa kamu menutupinya selama ini?"


"karena selama ini kamu selalu ada bersamaku Rey,aku yakin kamu akan menikahiku makanya aku tidak memberitahumu semua ini. namun,ketika kamu menikahi wanita lain,aku tidak bisa diam lagi Rey, di tambah lagi saat aku tahu kalau ternyata aku sedang hamil anakmu,dan aku juga baru mengetahuinya di saat satu hari menjelang pernikahanmu.


kamu berubah Rey,kamu sudah tidak mempercayaiku lagi? mana mungkin aku berbohong,aku juga punya harga diri Rey! "


" Kal,bukan begi "


" hiks....hiksss...hikkksss" tangisan Kalisha memotong ucapan Reyhan.


" hey,kamu jangan menangis,aku hanya kaget saja mendengar semuanya ,aku bingung dengan diriku sendiri,bagaimana mungkin aku tidak mengingat kejadian itu sedikit pun."


"kamu bisa menanyakan Angga mengenai kejadian malam itu Rey."


Reyhan mengernyit mendengarnya.


" saat dini hari Angga kembali masuk ke dalam kamar dan aku yang membukakan pintu kamar untuknya, Angga kaget melihat aku ada di dalam ,ditambah lagi melihat pakaianmu yang berserakan di lantai,ia hendak membangunkanmu.Namun, aku mencegahnya dan memohon padanya agar tidak menceritakan kejadian itu padamu..kemudian sebelum meninggalkan kamar, aku menyuruh angga untuk memakaikan bajumu." lirih Kalisha

__ADS_1


" kalisha tatap mataku,katakan padaku kalau semuanya tidak benar, kamu merencanakan semua ini hanya karena kamu takut kehilangan aku kan?" pinta Reyhan.


__ADS_2