
" Memulai sebuah hubungan yang baru itu cukup mudah, yang sulit adalah mengakhiri hubungan yang sudah Lama dibentuk,apalgi Hubungan lama itu dibentuk dengan cinta dan kasih sayang yang tulus "
~ Devano Muhammad Arreyhan ~
🌻🌻🌻🌻
Raisya mengenakan Dress putih model lace, serta dipadukan dengan pashmina coklat nude,dia terlihat Anggun sekali.
tetapi saat menjawab pertanyaan dari Om Wijaya kepercayaan dirinya hilang begitu saja, gadis Anggun tadi berubah menjadi gugup,sangat terlihat sekali keraguan dari sorot matanya,Hatinya ingin menolak,tetapi dia tidak mau membuat ayah dan bunda kecewa..
"Om wijaya lagi bertanyaa sayang, ayo jawab".
Bunda berusaha mengingatkan Raisya dengan memberikan sentuhan lembut pada tangannya.
"Raisyaa Akan mencoba dulu ya Om," akhirnya kata- kata itu yang keluar dari mulutnya.
"Alhamdulillah serentak para Orang tua menjawab "..
""Gak apa sayang sekarang kamu mencoba dulu,Tante akan pastiin Reyhan akan membuatmu merasa nyaman sehingga kamu tidak akan merasa Ragu lagi nantinya. " jelas tante Marwa..
" Raut wajah ayah dan bunda terlihat sangat bahagia mendengar jawaban dari Raisya,
berbeda dengan gadis itu,dari tadi Dia berusaha menahan cairan bening di matanya, agar tidak jadi keluar.
Begitu juga dengan Syifa dan Rizki mereka menatap iba pada Raisya.
Jangan ditanya bagaimana perasaan Reyhan saat ini,cowok itu memandang Raisya dengan tatapan sinis..Reyhan menaikkan salah satu bibirnya dengan tersenyum meremehkan,dia tidak yakin bagaimana Raisya bisa menyetujui semua ini.
" sial, Seharusnya cewek cengeng ini langsung menolaknya saja,kenapa mesti berbasa - basi akan mencobanya, apakah dia berpikir kalau aku menyukainya,dan berharap mau dijodohkan dengannya? yang ada di hatiku Hanya marsha, jadi jangan Harap aku akan membuka hatiku padanya ".. Bathin Reyhan.
🌻🌻🌻
Saat ini Dua orang yang baru saja berkomitmen itu sedang Berada di belakang Rumah Raisya,Kedua pihak orang tua sepakat kalau Reyhan dan Raysa harus berbicara empat mata,dengan bertujuan mendekatkan mereka..
Keluarga Reyhan sudah pulang terlebih dahulu,mereka sengaja meninggalkan Reyhan sendiri di sanaa..
Raisya hanya duduk sambil memandangi tanaman - tanaman bunga Bunda..
Begitu juga dengan Reyhan dia hanya berdiri dan sibuk memainkan Ponselnya..
tiba -tiba Bunda datang dan menawarkan minuman lagi kepada Reyhan,tetapi Reyhan menolaknya dengan mengatakan masih kenyang karena tadi mereka habis makan siang bersama..
" ya udah bunda tinggal dulu yaa" ,ucap bunda kembali..
"Ya bun".
mereka serempak menjawab.
"hei,cewek Cengeng,kenapa tadi gak menolak aja sih,pakai acara mencoba-coba, " Hati kok di coba-coba.. ujar Reyhan mengawali pembicaraan..
" Tolong ya jangan panggil aku dengan sebutin itu,siapa yang cengeng?kamu jangan bawa-bawa kejadian waktu kecil dong, sekarang aku sudah besar aku gak akan menangis lagi menghadapi orang sepertimu "..
" Kamu Yakin? " Aku sering membuat wanita menangis lo,baik secara sengaja maupun tidak sengaja."
" itu urusanmu, aku akan menjawab pertanyaanmu tadi, Aku bukannya coba-coba,aku sebenarnya ingin menolak tapi aku gak sanggup mengecewakan oarang tuaku.. "
" modus,sudahlah akui saja kalau kamu memang terpesona padaku,dan menyukaiku ya kan? "
"tapi maaf Aku tidak bisa menyukaimu,aku tidak menginginkan perjodohan ini.."
__ADS_1
Seharusnya tadi kamu bisa menolaknya dengan berbagai Alasan..
Lagian Aku sudah memiliki kekasih,dan aku sangat menyayanginyaa. Jadi tolong jangan berharap lebih dariku.."
Raisya melihat Reyhan dengan tatapan marah,ingin rasanya dia menampar mulut Reyhan..
"kenapa kamu gak menolak tadi? kenapa kamu hanya diam saja?" Harusnya kamu bilang Tidak mau melakukan ini,tapi kamu juga menuruti semua perkataan orang tuamu" balas Raisya.
"karena sebelumnya aku sudah berjanji sama papa dan mamaku,Aku sudah berusaha menolak Namun, papa dan mama tetap bersikeras mau menjodohkan kita, dan aku terpakasa menyetujuinya saja dulu,Aku hanya memenuhi kewajiban seorang anak yaitu mematuhi orang tua,aku harus menuruti semuanya karena dalam agama ridho orang tua adalah Ridhonya Allah. "
"Ciih, kamu cukup cerdas untuk menjawab pertanyaanmu sendiri,tadi kamu menanyakan Alasan itu kan kepadaku,itu lah jawabannya kenapa Aku menyetujuinya tadii " jelas Raisya dengan sinis.
" tetapi aku menyetujuinya,karena aku yakin kamu akan menolaknya,ternyata Aku salah,
Aku mengira seorang Raisya Adila pratama cukup pintar membuat Alasan,tanpa harus menyakiti orang tuamu.. "
" Maksud kamu gimana? kamu jangan menyalahkan aku untuk semua ini,kamu saja tidak bisa menolak,bagaimana dengan Aku..
kamu lihat kan gimana keadaan ayah? apa aku sanggup mengecewakan ayah dalam kondisi begini? "
cairan bening itu akhirnya membasahi pipi Raisya.
" kamu bisa kan buat Alasan,kalau Aku bukan imam yang baik untukmu..
atau bilang saja kamu hanya ingin di anggap seorang anak oleh orang tuaku,bukan sebagai menantu mereka ,dengan begitu orang tua kita akan membatalkan semua ini ".
" Sudah cukup Reyhan Aku sudah capek berdebat denganmu, karena percuma saja berdebat dengan orang yang egois seperti kamu.
sekarang begini saja, kita ikuti dulu keinginan para orang tua,pada saatnya nanti kamu atau aku bisa bilangkan kalau kita itu memang tidak cocok satu sama lain dan perjodohan ini tidak bisa di lanjutkan,gampangkan ? "
" Kamu bis...
bunyi getar ponsel kayla yang ada di atas bangku menghentikan perdebatan mereka.
Raisya melihatnya,ternyata panggilan dari Rafael,Namun Raisya tidak menjawabnya dan membiatkannya begitu saja..
baru terjeda sebentar Rafael menelfon kembali,Rafael menghubunginya sampai 3x tapi Raisya tetap mengabaikannya,Rafael juga terus mengirimi chat pada Raisya Namun, Raisya juga mengabaikannya
" itu pacar kamu ? kenapa gak dijawab sih? jawab aja telfonnya,Aku gak akan nguping gak usah takutt ", atau aku perlu katakan kalau Aku calon suamimu ".ucap Reyhan sambil tersenyum sinis..
" Bukan urusanmu ! kita tidak sedekat itu untuk berbagi satu sama lain "..
" aku rasa tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi,Aku akan pamit sama Ayah dan bunda "..
siapin aja kata- kata indah, buat ngejelasin semua sama pacarmu...gak perlu menangisi dia,jangan jadi cewek cengeng lagi ! "
" Devano Muhammad Arreyhan, kalau mau pulang silahkan! pintu Rumah sudah terbuka dari tadi, "ucap Raisya dengan memasang wajah kesal..
" baiklah tapi sebelum aku pulang aku mau memberimu sebuah Nasehat..
" Memulai sebuah hubungan yang baru itu cukup mudah, yang sulit adalah mengakhiri hubungan yang sudah Lama dibentuk,apalgi Hubungan lama itu dibentuk dengan cinta dan kasih sayang yang tulus ".. ungkap Reyhan sambil berlalu dari sana.
Raisya terdiam mendengar apa yang dikatakan Reyhan...
" sebenarnya dia menasehatiku atau sedang menasehati dirinya sendiri ? " Batin Raisya..
🌻🌻🌻🌻
Hari ini Rafael libur,beberapa minggu terakhir dia selalu sibuk dinas,Rencananya Rafael akan mengajak Raisya keluar,dia ingin menjemput Raisya ke rumah sekalian minta izin sama Ayah dan bunda..
__ADS_1
tapi Raisya melarang Rafael menjemputnya dengan mengatakan kalau dia mau menemani Resi ke Mall, dan nantinya mereka bisa ketemuan di Mall saja.
Raisya gak mau kalau nantinya Rafael datang ke rumah,terus Ayah dan bunda langsung mengatakan kalau dia sudah dijodohkan dengan Reyhan..
Raisya belum siap mengatakannya sekarang..Raisya harus membicarakan hal ini secara perlahan kepada Rafael..entah bagaimana nantinya reaksi Rafael mendengar kalau Raisya sudah berkomitmen dengan hubungan yang baru.saat ini Raisya belum bisa menjauh dari Rafael,bukannya Raisya Egoiss tapi saat ini dia juga ingin bahagia bersama Rafael...
Â
🌻🌻🌻🌻
Â
sore itu Raisya dan Rafael berkeliling dengan menaiki motor Rafael,Tanpa diketahui Rafael, Raisya meneteskan air matanya , raisya hanya merasa ini yang terakhir kalinya bisa naik motor bareng Rafael..
setelah tadi mereka makan siang di mall, resi pamit pulang duluan,karena katanya gak mau jadi obat nyamuk..
dan sekarang mereka tinggal berdua berkeliling kota menikmati pemandangan kota di sore hari..
setelah capek berkeliling Rafael mengajak Raisya untuk duduk di kafe,karena dia ingin berbicara pada Raisya..
" By, kenapa ya Akhir-akhir ini aku merasa kamu menjauhi Aku? apa itu perasaanku saja? atau apa karena aku sibuk dinas terus kamu merasa aku tidak punya waktu buat kamu? "
" Aku tidak menjauh bo,Aku sering gak menjawab telfon itu karena, kadang ponselku di kamar,dan aku lagi di bawah bersama ayah dan bunda, maaf ya bo aku juga sering telat balas chat dari kamu..
" bagaimana keadaan ayah sekarang by? aku tadi pengen banget lo ketemu ayah dan bunda,tapi kamunya ngelarang aku ke rumah.."
" bukan begitu bo,kan aku dah janji mau nemanin resi beli tas, dari pada bolak balik keluar mending kita ketemu di mall tadi,ntar aku salamin deh sama ayah dan bunda "
"ya dehhh, jadi kapan kuliah lagi by?"
" Kayaknya besok aku balik by,karena aku ada jadwal bimbingan dan dosen pemmbingku bisanya lusa.."
" tu kan gak ngabrin lagi,tadi kalau aku gak nanya kamu gak ngasih tahu aku"..
"Ya maaf ,aku juga baru dapat jadwalnya tadi by, aku telfon dosen pembimbing, ternyata dosennya bisa lusa.. semakin cepat semakin bagus kan? "
" ya by kalau kuliah kamu dah selesai kamu bisa kerja, dan Aku bisa melamar kamu secepatnya ".
" kamu tahu gak aku punya kabar gembira buat hubungan kita,tadi aku pengen bicarain ini ma kamu hampir lupa deh ". ucap rafael sambil tersenyum. "
" memangnya ada apa by? "
Mama,dan papa sekarang sudah tidak maksa aku lagi sama meri,mereka nyuruh aku ngajak kamu ke rumah agar mereka bisa kenal dan dekat sama kamu by ".
air mata Raisya jatuh ke dalam mendengar perkaraan Rafael..
" Bagaimana ini ,apa yang harus aku lakukan? aku belum sanggup cerita sama Rafael.."
" setelah kamu selesai bimbingan,kita ketemu mama sama papa yuk."
Raisya tidak menanggapi perkataan Rafael..
"by....by..."
Rafael menjentikkan jarinya di depan wajah Raisya,karena Raisya hanya diam saja, pandangannya fokus melihat ke lantai yang kosong.
" eeeh ya bo,maaf-maaf "
" sebenarnya kamu lagi mikiran apa? cerita dong by,dari tadi aku lihat hanya fisik kamu yang ada disini tapi pikiranmu entah berada di mana. "
__ADS_1