
pagi ini langit berawan dan turun hujan. Tidak begitu deras, tetapi tidak juga gerimis. Riuh air yang menghempas aspal terdengar rapat sambil sesekali diselingi bunyi cipratan air dihentak kaki orang berlari lalu-lalang ingin cepat sampai di rumah karena takut basah. Kicauan burung pun tak terdengar. Mungkin sedang berteduh di sarangnya.
sama seperti Reyhan yang malas beranjak dari kamarnya saat ini, padahal pagi ini dia ada pertemuan penting dengan para investor di kantor.
Papa Reyhan menyuruhnya menangani investor tersebut,karena kali ini Reyhan sendiri yang menangani project baru mereka , tanpa bantuan dari papanya.
Reyhan mengambil ponselnya yang tergeletak di atas nakas,kemudian membukanya,Reyhan melihat chat masuk dari kekasihnya,yang bernama kalisha.
kekasihnya itu mengingatkan agar dia tidak lupa kalau mereka nanti siang sudah berjanji untuk lunch bareng.
" ini kesempatanku,untuk menceritakan semua kepadanya,aku berharap setelah aku mengatakan semuanya dia tidak meninggalkanku dan tetap berada di sisiku! " batin Reyhan.
Tok...tok..tok.
suara ketukan pintu membuat Reyhan menarik selimut dan beranjak dari tempat tidurnya untuk membukakan pintu kamar..
" pakai di kunci segala ! mangnya kakak nyimpan rahasia ya di kamar? " tiba-tiba kayla masuk ke dalam kamar Reyhan begitu kakaknya membukakan pintu kamar.
" iih apaan sih ne anak.gangguin aja, keluar gak ! Kakak mau mandi, buru-buru neh!" kedua tangannya mendorong pelan punggung kayla berusaha mengusir adiknya keluar.
" siapa juga yang mau ganggu! orang kesini di suruh sama mama buat bangunin kak Rey." balas kayla seraya melepaskan tangan Reyhan dari punggungnya..
" Iya,kakak gak lupa mau ketemu investor pagi ini. masih 2 jam lagi,masih punya banyak waktu dek." balas Reyhan.
" sepertinya mama gak nyuruh aku bangunin kakak buat urusan pekerjaan deh, tapi urusan pernikahan kakak!" jelas kayla.
" aduh,mama kenapa sih? mangnya urusan apalagi? bukannya semua udah disiapkan oleh mama! kakak gak mau repot dengan urusan ini, lagian siapa juga yang mau nikah? " ketus Reyhan.
" yang mau nikah itu kamu! dan kita sudah berulang kali bahas ini Rey! kamu harus melihat gedung resepsi nya bersama Raisya jam 10 nanti! "
ucap mama Reyhan menimpali percakapan kedua anaknya,tiba-tiba saja dia menyusul kayla dan saat ini dia juga sudah berada di kamar Reyhan.
" Ma aku mau ketemu investor jam 10,sudah ada janji nanti di kantor,dan aku gak bisa batalin janji begitu saja Ma. aku harus profesional! " tegas Reyhan.
" yang nyuruh kamu batalin janji siapa? Papa kamu yang akan menemui investor itu nanti, dan papa bilang kamu gak usah mikirin urusan pekerjaan sekarang! fokus pada urusan pernikahanmu saja! " tegas mama Marwa.
" gak bisa begitu dong ma! dari awal Papa sudah serahin project ini sama aku,dan aku harus bertanggung jawab sampai akhir!
lagian kalau cuma mau mastiin gedung doang mama kan bisa! aku setuju aja dimanapun gedungnya . atau gak usah pakai resepsi aja sekalian biar gak ribet !" ucap Reyhan.
mama Marwa mencubit pinggang Reyhan,lalu sekarang tangannya sudah berada di perut Reyhan hendak mencubitnya kembali namun tiba-tiba saja Reyhan berteriak kesakitan dan minta ampun.
" aduuhh ampun ma sakit ! nanti kulitku jadi merah Ma,tega banget sih sama anak sendiri, memangnya aku anak tiri ! " lirih Reyhan..
hahahahaa,lanjutin Ma! cubitin aja seluruh badannya ucap kayla, manas-manasin mamanya.
" senang banget kamu dek,lihat kakaknya tersiksa,! malah jadi kompor lagi. "ucap Reyhan.
" habisnya kakak sih, gak bisa di bilangin! dengarin tu omongan mama." balas kayla.
__ADS_1
" Rey, ayoo cepat bersiap dan jemput Raisya ! atau mama jadi ibu tiri lagi ni?" Tegas mama Reyhan.
Reyhan terlihat berpikir sejenak, dan kemudian menyetujui perkataan mamanya.
" kenapa Nak,apalagi yang kamu pikirkan? kenapa kamu masih terlihat Ragu sih?" Jangan bilang kamu masih mikirin kalisha dan gak mau ninggalin dia? " tanya mamanya kembali.
" Ma please! gak usah bawa-bawa kalisha!
ok aku pergi lihatin gedungnya sekarang.
lagian kenapa sih,papa dan mama segitu gak sukanya sama kalisha? mau bagaimanapun aku sudah lama pacaran sama dia ma! perlu waktu juga buat aku lupain dia!" jawab Reyhan.
" kamu sudah berjanji sama Papa dan mama Rey untuk melepaskan Kalisha,dan menerima Raisya di hidup kamu! mama gak mau bahas ini lagi! yang jelas mama dan papa menyukai Raisya untuk jadi menantu,tidak kalisha atau pun gadis lain!" sentak mama Reyhan.
" baiklah ma, aku akan selalu kalah kalau berdebat sama mama dan papa! sekarang mama dan adek tolong keluar dulu dari kamarku, aku mau mandi! "
" Mandi yang bersih,pakai sabun yang banyak biar wangi dekat kak Raisya! " ucap kayla sambil tersenyum sinis dan segera membuka pintu kamar Reyhan bergegas hendak keluar bersama mamanya.
" mandi gak pakai sabun pun kakakmu ini sudah wangi " memangnya aku bau di suruh pakai sabun banyak-banyak " teriak Reyhan.
🌻🌻🌻
Raisya dan Reyhan sudah melihat gedung yang di rekomendasikan oleh Mamanya dan bunda Hani..tidak ada komentar sedikit pun yang keluar dari mulut mereka mengenai gedung tersebut.
keduanya tampak tidak berminat dan antusias sama sekali dengan gedungnya . mereka disana hanya karena melakukan perintah dari para orang tua.
" aku juga akan chat bunda! " balas Raisya.
" oh ya Raisya, kamu gak keberatan kan kalau pulang sendiri? aku ada urusan siang ini! satu jam lagi aku ada janji dan tempatnya gak jauh dari sini ! aku takut gak keburu kalau ngantarin kamu dulu! " ucap Reyhan.
" aku bisa pulang sendiri kok Rey! " aku order taksi online saja" balas Raisya.
" maaf ya Raisya! aku akan menelfon tante hani dan minta maaf padanya karena gak bisa ngantarin kamu pulang! aku merasa tidak enak pada orang tuamu! tadinya kamu datang kesini bersamaku,tahunya sekarang kamu pulang sendiri! " jelas Reyhan.
" Santai aja kali Rey, biar aku saja yang jelasin nanti, bunda juga bakalan ngerti kok,kamu pergi duluan saja! biar aku sendiri yang nungguin taksinya datang " balas Raisya..
" Gak, aku harus mastiin kamu pergi dengan aman terlebih dahulu! aku mau meliat taksi yang akan kamu naiki! baru setelahnya aku akan pergi ".
" Rasanya kalau begini,kamu perhatian sama aku loh Rey! aku merasa aneh aja! " ucap Raisya sambil menyebikkan bibirnya.
" Jangan Geer kamu! aku hanya menuhin tanggung jawabku sama orang tuamu saja! karena tadi kamu kesini bersamaku! balas Reyhan dengan sinis.
" aku tahu Rey, maka dari itu kamu duluan saja,lagian juga bentar lagi taksinya nyampe" jelas Raisya sambil menunjuk ponselnya.
" Kam _____"
" aku pergi dulu Rey,taksinya sudah datang. " potong Raisya sambil berjalan menuju taksinya. "
Reyhan mengamati plat taksi yang dinaiki oleh Raisya ,setelah itu dia pun berlalu pergi dan mengemudikan mobilnya menuju Apartemen Kalisha.
__ADS_1
begitu mobilnya hampir tiba di apartemen kalisha,Reyhan segera mengabari kalisha agar turun ke bawah dan menemuinya di depan.
🌻🌻🌻
Reyhan dan Raisya berada di Sebuah Restoran dan Menikmati makan siang dengan suasana alam, Restoran ini merupakan pilihan tepat untuk kabur sejenak dari permasalahan serta dari aktivitas pekerjaan. Selain untuk mengisi perut, mereka juga bisa cuci mata sekaligus refreshing otak . karena mereka disuguhkan view yang indah yang bernuansa alami.
Reyhan sengaja memilih tempat out door dan mencari meja yang terletak di pinggir, sehingga tidak ada meja orang lain di sebelah meja mereka.agar dia bisa lebih nyaman menceritakan mengenai perjodohannya dengan Raisya.
" kamu gak balik ke kantor lagi setelah ini kan sayang?" Reyhan mengawali pembicaraannya dengan bertanya pada kalisha,dia gak mau kalau nantinya kalisha buru- buru balik ke kantor dengan beralasan meninggalkan pekerjaannya.
" gak sayang ! tadi kantor udah aku titipin sama mbak Rina.itu loh pegawai aku yang paling senior,dia kan udah mengerti semua urusan kantor,bahkan saat aku keluar kota kemarin,dia yang menangani semua pekerjaan kantor.
kita sudah jarang lunch begini,kamu selalu sibuk dengan pekerjaanmu, jarang punya waktu untukku! makanya sekarang aku ingin lebih lama bersamamu." jelas kalisha.
" maafin aku ya, kalau belakangan ini aku jarang ada waktu untukmu! papa dan mama kan mau stay di bandung! jadi sekarang papa menyuruhku menangani semua pekerjaan kantor,agar nantinya aku bisa menjalankan perusahaan dengan baik.
" papa dan mama kamu jadi pindah ke bandung? " kenapa kamu baru bilang Sih Rey? aku ingin menemui mereka dulu sebelum papa dan mama kamu menetap di bandung ! walau bagaimanapun aku harus berusaha lagi mendapatkan restu dari orang tuamu,agar kita bisa menikah sayang! " ucap kalisha.
" maafkan Aku sayang kalau nantinya perkataanku akan menyakiti perasaanmu ! sebaiknya kamu gak usah menemui orang tuaku lagi untuk saat ini.
mereka tetap tidak merestui hubungan kita! mereka menginginkan agar aku menikahi anak sahabat papa.gak tahu kenapa mama dan papa sangat menyukai gadis itu untuk menjadi menantu mereka, aku tidak bisa menolak lagi sayang..aku sudah berjanji sama papa dan mama untuk menikahi gadis itu! "
terlihat jelas kesedihan di mata Reyhan,mata teduh itu memperhatikan kalisha dengan seksama,dia melihat Raut wajah wanita yang dicintainya berubah menjadi sendu,cairan bening mengalir membasahi pipi kalisha.
" kenapa baru sekarang kamu cerita Rey?kenapa Rey? kenapa orang tuamu tidak bisa menerima aku? apa aku mempunyai begitu banyak kekurangan di mata mereka? apa kelebihan wanita itu,sehingga mereka sangat menyukainya." lirih kalisha.
" sayang,dengarin aku baik- baik ya!" Reyhan menghapus air mata yang membasahi pipi kalisha. " sampai detik ini rasa cinta dan sayangku kepadamu tidak berubah sedikit pun, walau aku akan menikah dengan perempuan pilihan orang tuaku itu tetapi aku tidak memiliki perasaan sedikit pun terhadapnya! kamulah pemilik hatiku."
" untuk saat ini kamu bisa berkata begitu Rey! tetapi untuk ke depannya kita tidak tahu apakah masih aku yang jadi pemilik hatimu? aku yakin posisiku akan digantikan oleh perempuan itu! apalagi kalau kalian sudah menjadi suami istri, selain ibumu dia yang paling berhak atas dirimu Rey! "
" sayang,kamu tahu kan bagaimana aku? selama ini aku setia kepadamu,tidak semudah itu aku melupakanmu dan membuka hatiku pada wanita lain." aku mohon kepadamu izinkan aku untuk menikahi Raisya, kami hanya mewujudkan keinginan orang tua kami saja! dia juga sudah memiliki kekasih sayang,dia terpaksa menerima perjodohan ini karena Ayahnya sakit,jadi dia tidak tega untuk menolak permintaan ayahnya. " jelas Reyhan.
" jadi namanya Raisya ! kelihatannya kamu sudah akrab dengannya? jangan- jangan selama ini kamu sibuk bersamanya ya,sehingga tidak ada waktu untukku." sindir kalisha.
" sayang, aku memang lagi sibuk kerja ! memang sih, beberapa kali papa dan mama menyuruhku untuk memdekatinya agar kami bisa saling menerima satu sama lain,tetapi aku tidak bisa! aku bertemu dengannya jika ada acara penting atau jika dipaksa oleh orang tuaku saja."
" itu yang kamu bilang sayang sama aku? kamu tidak pernah sedikit pun cerita kepadaku mengenai masalah ini! " kenapa kamu sembunyikan dari aku Rey? " teriak kalisha.
" tenang sayang,di sini banyak orang, aku mohon dengarin aku dulu! " Reyhan kembali memegangi tangan kalisha dan mengusap- usap jemari tangannya.
" aku tidak mau membuat kamu bersedih sayang,aku tidak bisa menyakitimu! aku sudah berusaha menolak perjodohan ini tapi papa tetap bersikeras .aku tidak bisa melawan kehendak orang tuaku! kamu tahu kan aku paling gak bisa menyakiti orang tuaku,karena hidup aku gak bakalan bahagia kalau mereka tidak mendoakanku,apalagi kalau sampai mama gak meridhoi ku. Tuhan juga tidak meridhoinya sayang" jelas Reyhan.
" aku mengerti Rey,tapi aku tetap terluka mendengar semua ini! apa perlu aku bersujud di kaki orang tuamu agar mereka merestui hubungan kita?" ucap kalisha sendu.
" sayang, itu tidak perlu ! kamu berdoa saja agar suatu saat nanti hati mereka terbuka dan menyadari kalau kamulah yang pantas menjadi istriku, kamu perempuan mandiri sayang,di umur segini kamu sudah bisa menjalankan perusahaan percetakan peninggalan orang tuamu. walau bukan dari nol tapi kamu tetap bisa mempertahankan perusahaan itu bahkan sekarang mulai berkembang pesat dari sebelumnya.
Alm.orang tuamu pasti bangga memiliki anak sepertimu! entah kenapa orang tuaku tidak bisa melihat itu semua darimu" lirih Reyhan.
" apa aku boleh menemui perempuan itu sayang? " tanya kalisha.......
__ADS_1