
" apa aku boleh menemui perempuan itu sayang? " tanya kalisha.
" kamu mau menemuinya? tapi untuk apa? "
" aku hanya ingin melihatnya saja ! aku ingin berkenalan dengannya ."
" sayang kamu gak____"
" aku tahu apa yang ada dipikiranmu! aku gak sejahat itu Rey! aku gak akan memarahi atau menyakitinya ! " potong Kalisha.
" Aku harap kamu memahaminya! jangan membencinya! dia juga terpaksa melakukan semua ini ! dia perempuan yang baik ."
" jadi kamu sudah begitu mengenalnya ya,sehingga kamu memuji dia di hadapanku! apa kamu juga mulai tertarik padanya? " sindir Kalisha..
" Maaf bukannya aku mau memuji dia, tapi dia sangat dekat sama Alm.adikku Nadin.jadi sedikit banyak aku juga mengenalnya. saat kami kecil dulu, dia sering di ajak kerumahku oleh orang tuanya.tapi dia dekatnya sama nadin,sampai-sampai nadin sering minta diantarin ke rumahnya,padahal kamu tahu sendiri kan bagaimana kondisi nadin dulu. "
Raut wajah Kalisha berubah,dia terlihat seperti tidak nyaman mendengar perkataan Reyhan.
" wah hebat ya,ternyata kalian juga sudah saling mengenal dari saat masih kecil,di tambah lagi Alm.Nadin dekat dengannya,aku rasa itulah alasan orang tuamu menyukainya. aku sekarang makin pesimis Rey,sepertinya aku memang harus mundur! " lirih kalisha.
"sayang kamu tu ngomong apaan sih? aku tidak akan pernah sanggup kehilanganmu ! percayalah setelah menikah kami akan menjelaskan kepada orang tua kami,kalau kami tidak bahagia,karena tidak mencintai satu sama lain,dari pada menyakiti satu sama lain mending kami berpisah! "
" Nantinya juga orang tua kami akan menyadarinya sayang " Aku mohon bersabarlah! "
" Aku hanya takut Rey! aku bisa berbagi barang milikku dengan orang lain,tapi aku tidak bisa berbagi Kamu dengannya!" air mata Kalisha mengalir kembali,kali ini cukup deras hingga dia terisak.
" hey, tatap mataku apa kamu tidak mempercayaiku?" ucap Reyhan sambil mengusap pundak kalisha,dia berusaha menenangkan kekasihnya itu.
" Aku percaya Rey ! Namun,tetap saja aku tidak merasa tenang sebelum menemuinya."
" baiklah sayang,kamu bisa bertemu dengannya,nanti aku akan menjelaskan kepadanya agar dia mau bertemu denganmu" bujuk Reyhan.
" Terima kasih Sayang " balas Kalisha dia menarik sudut bibirnya dan menghapus air matanya..
" ya sudah jangan menangis lagi..sekali lagi aku minta maaf kepadamu karena telah menyakitimu, aku mohon tolong tetaplah bersamaku! lirih Reyhan.
" aku akan tetap bersamamu Rey! asalkan kamu juga tidak akan pernah berubah,dan tetap mencintaiku sama seperti sekarang! " balas Kalisha..
" Makasih ya sayang,sudah menahami kondisiku saat ini,aku beruntung memilikimu" ucap Reyhan dengan tersenyum..
🌻🌻🌻
Hari ini mamanya Reyhan mengabari Raisya kalau dia dan Reyhan harus pergi ke butik temannya untuk memilih model baju pengantin yang akan dikenakan saat Resepsi nanti.karena waktunya sudah sangat dekat jadi Raisya dan Reyhan harus memastikan model baju yang mereka sukai hari ini juga. sehingga bisa langsung dijahit oleh temannya itu.
Raisya mengirim chat kepada Reyhan kalau nanti mereka bertemu di butik saja,karena dia akan pergi keluar bersama teman-temannya, jadi Reyhan tidak perlu menjemputnya.
setelah chatnya terkirim dan dibaca oleh Reyhan,tiba- tiba ponselnya kembali berbunyi Raisya kembali melihat ponsel yang masih berada di tangannya,ternyata Reyhan menelfonnya.Raisya segera memencet simbol warna hijau yang tertera di layar ponselnya.
" hey Cewek Ceng_____ Eh maksudku Raisya,nanti kita ketemuan di butik jam berapa?" ucap Reyhan
" Waalaikumsalam Reyhan " bisa gak kalau nelfon tu ucapin salam dulu atau say hello dulu? terus kenapa gak dilanjutin tadi manggil cewek cengeng? kenapa jadi diganti panggilannya? " sindir Raisya.
" Sorry soalnya aku lagi buru-buru, dan masalah panggilan tadi sudahku Ralat kan? jadi gak perlu di bahas lagi ! jawab saja pertanyaanku. " ucap Reyhan kembali dari seberang sana.
__ADS_1
Raisya menarik nafas dalam kemudian mengeluarkannya secara perlahan..
" Jam 1 aja gimana habis makan siang" jawab Raisya.
" awas ya jangan sampai datang terlambat, kalau sampai telat 5 menit aja,kamu pilih sendiri tu bajunya. " balas Reyhan.
" Iya bawel,kalau kamu yang terlambat datang bagaimana?" sindir Raisya.
" Aku orangnya sangat menghargai waktu,jadi tidak mungkin aku telat." jawab Reyhan.
" ya sudah kita lihat saja nanti! " aku tutup telfonnya ya,Assalamu____"
" Eehh eeeeeh Raisya jangan di matiin dulu ! ucap Reyhan.
" kenapa lagi? katanya tadi buru-buru" sindir Raisya.
" Iya tapi aku masih punya sedikit waktu lagi sebelum meeting.begini Raisya kamu mau gak ketemuan sama pacarku,namanya kalisha? " Reyhan terdengar sedikit ragu saat mengucapkannya.
" hah? memangnya ada apa ya? kamu mau nyuruh aku buat jelasin semuanya sama dia? idiih,maaf ya Rey tapi aku gak minat tu!" balas Raisya.
" bukan untuk jelasin,tapi dia ingin bertemu
dan ingin berkenalan denganmu!" jawab Reyhan.
" Ya ampun Rey, Ribet banget sih,Aku yakin pasti dia mau memarahiku atau mau menghinaku karena dia berpikir telah merebut kamu darinya! Aku gak mau Rey! nanti malah jadi nambah masalah lagi." balas Raisya
" Tolonglah Rai,dia hanya ingin mengenalmu saja, kalisha itu sangat baik jadi tidak mungkin dia akan memarahi atau menghinamu! memangnya dia pak polisimu yang___"
" cukup Rey, kamu jangan bawa-bawa Rafael! kamu tidak mengenalnya jadi tolong jangan simpulkan asumsi sendiri mengenai dia! kamu baru sekali bertemu dengannya,itupun secara tidak sengaja! satu lagi, namaku bukan Rai tapi Raisya! "
" lupakan masalah nama dan polisi,sekarang bagaimana? kamu mau tidak?" tanya Reyhan kembali.
" Baiklah, kapan dan dimana?" tegas Raisya.
" kalau nanti habis dari butik aja bagaimana?aku akan mengabarinya setelah kita selesai memilih baju" jawab Reyhan.
"emmm...Ok kamu atur saja sendiri"
balas Raisya.
" Terima kasih ya Raisya " aku akan menutup telfonnya ."
" tutt.tuttt..tutt "
" nyebelin banget sih ne cowok,giliran dah dapat maunya eee main matiin gitu aja,gak ada sopan-sopannya!
ngapain juga pacarnya Reyhan mau bertemu denganku? sebenarnya aku malas banget menemuinya ,tapi penasaran juga sih,pasti dia mau membicarakan sesuatu." gumam Raisya.
🌻🌻🌻
kalisha berdiri pada sebuah kafe yang tak jauh dari Butik Cantiqa,tempat Reyhan dan kalisha memilih gaun pengantin, kalisha sengaja datang lebih awal dan menunggu Raisya di kafe tersebut, Reyhan tadi mengabarinya bahwa Raisya akan menemuinya di kafe tersebut pukul 3 sore..
setelah Raisya dan Reyhan selesai memilih dan mengukur baju di butik gaun pengantin tersebut,keduanya pun segera meninggalkan Ruangan tante Cantika pemilik butik tersebut.dan sekarang mereka sudah berada di halaman depan butik.
__ADS_1
Reyhan mengatakan kepada Raisya kalau kalisha telah menunggunya di kafe.Namun, Raisya Bergeming dan terlihat Ragu untuk melangkahkan kakinya ke sana.
Reyhan pun kembali mengingatkan Raisya.
" Raisya, kamu jadi kan menemui Kalisha? kenapa masih diam saja di sini? kamu gak berubah pikiran kan? dia sudah menunggumu dari 10 menit yang lalu di sana!" jelas Reyhan.
" iya Bawel, aku akan pergi ke kafe sekarang! " Raisya pun berjalan menuju kafe meninggalkan Reyhan.
" Raisya tunggu ! " Teriak Reyhan.dia pun berlari mendekati Raisya.
langkah kaki Raisya terhenti mendengar Reyhan memanggilnya.
" apa lagi sih Rey?"
" memangnya kamu sudah pernah lihat wajah kalisha? main pergi gitu aja, meja nomor 7 ya! dia baru saja chat aku dan kasih tahu nomor mejanya, jelas Reyhan sambil melihatkan Room chat nya bersama Kalisha. "
" oh iyaa " jawab Raisya sambil nyengir.
" ya sudah aku pulang dulu!" balas Reyhan.
Raisya memasuki kafe dan dia di sambut oleh waiter,kemudian Raisya mengatakan kalau sudah reservasi meja nomor 7 atas nama Kalisha.
lalu waiter menunjukkan meja tersebut kepadanya.begitu Raisya Sampai di meja itu dia melihat seorang cewek cantik, anggun, berambut panjang,serta memiliki bibir yang tipis sudah duduk di sana. " gadis ini cantik sekali " batin Raisya.
setelah keduanya berkenalan lalu mereka memesan minuman dan cake.
" Raisya Aku akan menjelaskan intinya saja kepadamu,aku tidak suka berbasa-basi " ucap kalisha mengawali pembicaraan.
" katakan saja! memangnya kamu mau bicara apa?" balas Raisya.
" kamu pastinya sudah tahu kalau aku dan Reyhan saling mencintai,kami bahkan tidak mungkin bisa hidup satu sama lainnya.jadi walaupun setelah kalian menikah kami tidak akan pernah berpisah! aku harap kamu tidak keberatan karena di sini kamu hanya orang ketiga yang tiba- tiba saja berada di antara aku dan Reyhan".
" oh kalau masalah itu kamu jangan khawatir ! semuanya terserah Reyhan.lagian kamu tahu kan kalau aku dan dia menikah karena terpaksa?" aku tidak akan mengambil posisimu di hatinya!"
jelas Raisya.
" Baguslah kakau kamu tahu posisimu! tapi aku tetap khawatir karena orang tua Reyhan sangat menyukaimu,bisa saja kalian tidak akan pernah berpisah selamanya, karena Reyhan sangat patuh terhadap orang tuanya.
Aku harap setelah kalian menikah tolong jelaskan pada orang tuanya kalau memang aku yang terbaik untuk Reyhan! bilang pada mereka kalau kamu dan Reyhan tidak bisa untuk hidup bersama,karena kalian tidak saling mencintai!
tolong bujuklah orang tua Reyhan agar mau menerimaku menjadi istrinya Reyhan? " tegas Kalisha.
" Maaf kalisha aku tidak bisa! kalau
kamu memang merasa yang terbaik untuk Reyhan,maka kamu harus berusaha sendiri untuk mendapatkan Restu dari orang tuanya. "
" kamu kira selama ini aku tidak berusaha,aku sudah sering mendekatkan diri pada orang tua dan adiknya,bahkan aku sudah melakukan semua yang di sukai oleh orang tuanya! tetapi nyatanya, mereka tetap tidak menyukai diriku! " jelas Kalisha.
" kalau begitu kamu harus berusaha lebih keras lagi Kalisha! karena orang tua bisa melihat ketulusan hati seorang wanita,yang mencintai anak dan juga keluarganya."
" jadi maksud kamu aku tidak tulus? hanya kamu yang tulus mencintai Reyhan dan keluarganya?" mulut kamu lancang juga ya! aku kira kamu menyadari posisimu sebagai orang ketiga,ternyata kamu malah berusaha mengambil posisiku. "sentak Kalisha.
" bukan begitu maksudku, Aku hanya ingin menj__"
__ADS_1
" cukup Raisya! Kamu ingat ya selamanya kamu tidak akan pernah mendapatkan hati Reyhan! walaupun kamu sudah menjadi istrinya akan kupastikan kamu akan menjadi istri pajangan yang tak di anggap oleh Reyhan! " Ancam Kalisha sambil berlalu pergi meninggalkan Raisya.