Love Me Again (Cintai Aku Lagi)

Love Me Again (Cintai Aku Lagi)
Merajuk


__ADS_3

Setiap orang pasti mempunyai masa lalu, entah itu masa lalu yang menyenangkan atau bahkan menyedihkan. Masa lalu yang membuat orang bahagia, atau malah sebaliknya.


Jesika...


Wanita yang terjerumus dengan obesesi cinta semata. Rela mengorbankan kebahagiaan nya dengan Daniel demi menemukan cinta sejatinya.


Untuk pertama kali melakukan itu, Jesika memang memberikan kehormatan nya untuk Daniel. Tapi setelahnya Dia berhubungan dengan. Sampai kecelakaan itu Dia sedang hamil muda.


Tidak merasa kapok atau menyesal dengan apa yang telah terjadi padanya. Jesika malah melakukan hal yang sama, kembali pada Daniel tapi juga kembali pada kekasihnya yang dulu menghamilinya.


Daniel yang Dia manfaatkan hartanya untuk kebutuhan hidup juga karirnya. Tapi, sungguh di sayangkan karna pengkhianatan kedua kalinya telah terbongkar.


Bodoh...


Memang, Jesika sangat bodoh dalam memilih jalan hidupnya. Dia sadar itu, bahkan Dia harus kehilangan bayinya untuk yang kedua kalinya.


Menyesal???


Awalnya Jesika tidak menyesali semuanya. Tapi setelah bertemu dengan wanita yang dulu di sakitinya, di rebut suaminya. Jesika sadar satu hal, selama ini Dia telah salah memilih jalan hidupnya.


"Berbahagialah Daniel, aku juga akan bahagia seperti apa yang istrimu katakan. Dia adalah wanita luar biasa yang pernah aku temui" Jesika kembali mengusap air matanya yang terus mengalir


Menarik koper miliknya dan melanjutkan berjalan memasuki bandara. Pergi... adalah keputusan yang terbaik untuknya saat ini. Pergi dan lupakan semua yang telah terjadi, mulailah hidup lebih baik.


"Aku akan bahagia Rin, aku janji akan menemuimu kembali jika hidupku sudah menemukan kebahagiaan yang sebenarnya" janji Jesika sebelum naik ke dalam pesawat


Pesawat sudah lepas landas, memebawa seorang wanita yang berharap akan menemukan kebahagiaan nya di tempat yang baru. Meninggalkan segala kepedihan disini, segala masa lalu yang membuatnya menyesali semua yang telah Dia lakukan di masa itu.


"Sampai jumpa kembali, Maurin, Daniel"


...🌻🌻🌻🌻...


Ceklek


"Hubby, makan siang dulu"kata Maurin di ambang pintu ruang kerja suaminya


Di hari weekend Daniel tetap harus memeriksa beberapa email yang masuk. Dia menoleh dan tersenyum pada istrinya.

__ADS_1


"Iya Sayang" Tidak mau membuat Maurin menunggu lama, Daniel pun segera menghampri istrinya dan mencium keningnya


"Kalau udah kerja pasti lupa semuanya, makan aja harus di ingetin terus. Kalau sakit gimana coba?"


Omelan sang istri yang membuat Daniel merasa bahagia karna merasa sangat dicintai dengan perhatian yang di berikan Maurin.


Daniel tersenyum dan menrangkul bahu istrinya "Iya Sayang, aku makan sekarang. Jangan ngomel terus"


"Iya makan, karna aku ingetin kalau enggak pasti kamu gak akan ingat makan" masih mengomel dengan kebiasaan buruk suaminya


Cup


Daniel mencium pipi Maurin "Maaf, tapi aku seneng banget bisa di perhatiin begini sama kamu. Rasanya bener bener punya istri"


Maurin mendelik tajam "Maksudnya? Apa selama ini aku gak pernah perhatiin kamu? Kamunya aja yang gak mau aku perhatiin, karna dulu kamu gak pernah anggap aku istri. Iyakan?"


Daniel terkesiap mendengar ucapan istrinya, apalagi nada bicaranya yang terdengar ketus. Daniel lupa kalau Ibu hamil itu memang sangat sensitif.


"Ni muluttt asal ceplos aja" Daniel menepuk mulutnya sendiri sambil bergumam lirih


"Enggak gitu sayang, maaf ya. Aku gak maksud seperti itu. Aku cuma bercanda" Daniel sudah melihat sinyal bahaya jika Dia tidak cepat cepat membujuk istrinya yang sedang kesal


Benarkan dugaan Daniel, Maurin langsung berlalu ke kamarnya tanpa menghiraukan Daniel yang mengejarnya dan berteriak memanggil Maurin.


"Sayang, aku minta maaf. Iya aku salah, jangan kaya gini dong. Sayang buka pintunya, kamu belum makan kasihan baby kalau kamu gak makan. Sayang" Daniel terus mengetuk pintu kamar yang sudah terkunci dari dalam oleh Maurin.


Daniel tidak mau menyerah, Dia bersandar di pintu kamarnya. Masih terus memanggil Maurin agar mau keluar. Memang Ibu hamil sangat sensitif, salah berbicara sedikit saja akan membuat mood nya langsung berubah.


"Sayang, ayodong jangan kaya gini. Kasihan baby kalau kamu gak makan, Sayang.... Aku juga gak mau makan kalau kamu gak makan" kata Daniel dengan suara memelas


Gini amat ya ngadepin Ibu hamil, aku benar benar harus ekstra sabar. Untung cinta...


"Sayang, ayolah...." Masih terus berusaha


Ceklek


Daniel Daniel langsung menjauhkan tubuhnya dari pintu kamar saat mendengar kunci di buka. Tersenyum saat istrinya membuka pintu kamar, masih dengan wajah kesal.

__ADS_1


"Sana makan, malah diem disini sambil teriak teriak gak jelas bikin orang bising aja" gerutu Maurin


"Maaf, aku beneran cuma bercanda tadi Sayang. Jangan marah lagi ya, ayo kita makan bersama. Aku suapin ya" bujuk Daniel dengan wajah memelas


Maurin mengangguk, akhirnya usaha Daniel tidak sia sia. Sejak hamil memang Maurin sangat suka di suapi suaminya jika makan. Entahlah... Sejak hamil Maurin memang sangat manja dan menjadi sedikit pemarah kalau sampai suaminya melakukan kesalahan sekecil apapun.


Daniel tentu mengerti kalau ini adalah bawaan bayi dalam kandungan istrinya. Daniel bahagia bisa merasakan bagaimana susahnya menghadapi Ibu hamil.


"Makan yang banyak Sayang biar baby nya sehat. Kamu juga sehat"


Daniel menyuapi istrinya dengan lembut dan penuh kesabaran. Sesekali Dia mengelap bibir istrinya yang terkena sisa makanan.


...🌻🌻🌻🌻...


Perut Maurin yang semakin membuncit membuat Daniel gemas sendiri melihat tubuh istrinya yang semakin berisi juga terlihat begitu seksi di matanya.


"Elusin ihhh"


Maurin kembali membuka matanya saat tangan Daniel berhenti mengelus perutnya. Ini adalah kebiasaan baru Maurin semenjak hamil.


Tidak bisa tidur jika Daniel tidak mengelus perutnya. Itulah sebabnya kenapa Daniel sekarang sering pulang cepat dan membawa sebagian pekerjaan nya ke rumah. Dia tidak mau kalau istrinya sampai tidur terlalu malam karna menunggunya.


"Iya Sayang" Daniel kembali mengelus perut istrinya dan tidak jarang Dia mendapatkan respon dari anaknya itu.


Sehat sehat ya Nak, jangan membuat Ibumu kesusahan.


Jika dulu di awal kehamilan Maurin sering tidak mau dekat dekat dengan Daniel. Tapi semakin kehamilannya besar, Maurin justru ingin selalu dekat dengan Daniel.


Daniel akan berhenti mengelus perut istrinya jika Maurin benar benar sudah tertidur pulas.


Cup


Daniel mencium perut istrinya "Jangan ganggu Ibumu yang sedang tidur ya Nak. Ayah menyayangimu"


Bersambung


Aku ingin segera menyelesaikannya novel Love Me Again. Aku akan rillis lagi novel baru ya setelah novel ini tamat. Semoga kalian mau mampir nanti di karya aku yang baru.

__ADS_1


Tenang, aku akan tetap menyelesaikan novel ini dulu kok.


__ADS_2