Love Me Again (Cintai Aku Lagi)

Love Me Again (Cintai Aku Lagi)
Minta Maaf (Jesika)


__ADS_3

Satu Tahun kemudian......


Baby Naura sudah berusia satu tahun. Sedang gemas gemasnya saat menyebutkan Ibu, Ayah, Nenek, Kakek dan Oma. Kebahagiaan begitu terasa di kehidupan Maurin.


Apa yang dulu Dia harapkan telah terwujud. Hidup bahagia dengan keluarganya, membesarkan anak anaknya. Dan semua itu kini telah terwujud.


Daniel datang dan duduk di samping istrinya. Mengelus lembut rambut istrinya lalu menciumnya.


"Aku mencintaimu" bisik Daniel


Maurin menoleh dan tersenyum "Aku juga mencintamu"


Percayalah, sesekali kata cinta harus terucap dalam sebuah rumah tangga agar pasangan kita akan selalu merasa di cintai selama ini.


"Naura dimana?" tanya Daniel


"Udah tidur sama Mbak Lena" jawab Maurin


Daniel mengangguk mengerti "Berarti sekarang kita bisa habiskan waktu berdua dong"


Maurin menghela nafas, sudah melihat raut wajah lapar dari suaminya. Memang sejak mempunyai Naura mereka sangat jarang bisa tidur berdua dan menghabiskan waktu berdua.


Meskipun ada Lena sang pengasuh, tetap saja Naura sering merengek agar tidur bersama Ayah dan Ibunya.


Maurin mengelus lembut pipi suaminya "Kita bisa tidur berdua malam ini By"


Daniel tersenyum bahagia, Dia segera menggendong Maurin dan merebahkannya di tempat tidur. Daniel mulai beraksi dengan mencium kening Maurin dan memulai semuanya dengan ciuman mereka.


4 Tahun lamanya rumah tangga mereka. Pernikahan yang hampir saja hancur karna kebodohan Daniel. Untung saja sang istri sangat sabar dan bisa mempertahankan rumah tangga mereka sampai saat ini.


"Aku mencintaimu Maurin" lenguhan panjang Daniel saat mendapatkan puncak kenikmatan nya.


Maurin hanya bisa tersenyum dengan nafas yang sudah tidak beraturan. Keduanya saling pandang dan tersenyum penuh kebahagiaan.


Cup


Daniel mencium kening istrinya "Terimakasih Sayang"


...🌻🌻🌻🌻...


Seorang wanita dengan perut buncit keluar dari mobil yang telah di bukakan oleh sang suami. Pada akhirnya cinta sejati akan kembali pada tempatnya semula.


Jesika yang dulunya memang mencitai Dimas. Dia hanya melampiaskan semuanya pada Daniel karna Jesika fikir Daniel bisa membuat karirnya semkain naik.


Tapi ternyata semua pemikiran nya salah. Meski karirnya melesat naik, tapi hatinya tak bisa di bohongi. Sampai akhirnya Jesika kembali menjalin hubungan dengan Dimas setelah cukup lama mereka berpisah.


Dimas yang mengetahui semuanya hanya bisa menerima semuanya karna Dia tahu bagaimana sifat Jesika jika sudah menginginkan sesuatu.

__ADS_1


Jesika wanita bodoh itu tidak bisa membedakan mana cinta dan mana obsesi semata. Itulah yang membuat Dimas melakukan hal itu sebelum waktunya. Dia telah merenggut kesucian Jesika, namun ternyata Dimas kalah star karna Jesika sudah tidak suci lagi.


Namun, Jesika yang mulai menyadari perasaannya semakin gila. Mereka melakukan hal itu di luar kendalinya. Terlalu sering sampai Jesika mengandung anak Dimas.


Sampai Jesika kecelakaan pun Dimas tidak tahu karna Dia sedang berada di luar negri. Dia tidak dapat menghubungi Jesika saat itu dan mirisnya kedua orang tua Jesika pun tidak ada yang memberi tahukan kebenaraan nya tentang Jesika.


Sekali lagi Dimas harus kecewa saat mereka bertemu di klub malam itu. Saat dimana Daniel mengetahui kebohongan Jesika. Saat itu Jesika malah pergi mengejar Daniel dari pada bertahan dengan nya. Padahal saat itu Dimas sudah siap menjadi pendamping Jesika selamanya.


Kecewa... Dimas sangat kecewa dengan sikap Jesika sampai Dia memutuskan untuk pergi ke luar kota. Namun, takdir berkata lain di kota itulah Dimas kembali di pertemukan dengan Jesika.


Namun, saat Dimas bertemu dengan Jesika terlihat begitu berbeda. Jesika telah berubah, sudah bisa menghargai perasaan orang lain.


Jesika juga menceritakan tentang Dia yang pernah hamil dan menggugurkan anaknya. Dia hamil oleh salah satu produser flm, Jesika yang ingin kembali menjadi aktris terkenal rela mengorbankan harga dirinya.


Tapi, semua usaha yang di awali dengan cara yang salah tetaplah tidak akan berjalan mulus. Akhirnya Jesika menyerah dan pergi ke luar kota. Namun siapa sangka kalau di tempat barunya inilah Dia bisa menemukan kebahgaiaan nya.


"Ayo kita masuk" Dimas menggandeng tangan istrinya dan berjalan menuju pintu utama rumah mewah itu


Degup jantung Jesika semakin kencang saat Dimas sudah menekan bel. Tak lama pintu terbuka, syukurlah bukan sang pemilik rumah langsung yang membukanya.


"Cari siapa ya?"


"Kami ingin bertemu dengan pemilik rumah ini" jawab Dimas


"Baiklah, tunggu sebentar biar saya panggilkan" Lena pun berlalu pergi untuk memanggil majikannya


Maurin tersenyum melihat Jesika berada di bawah. Sementara Daniel hanya diam dengan wajah datarnya.


"Hai, Jesi apa kabar? Wah kau sedang mengandung ya. Selamat ya" tanpa rasa canggung atau apapun itu Maurin langsung memeluk mantan kekasih suaminya ini.


Bahkan kau masih bisa bersikap ramah seperti itu pada Dia. Apa yang telah ku lakukan dulu padamu Sayang. Daniel


Jesika diam mematung saat tiba tiba Maurin memeluknya. Kau memang wanita terhebat Rin. Maafkan aku karna dulu pernah sangat menyakitimu.


Jesika pun membalas pelukan Maurin membuat Dimas tersenyum melihatnya.


"Aku baik Rin. Kamu apa kabar?"


"Aku juga baik, oh ya apa ini suamimu?" Maurin melepaskan pelukannya dan melirik ke arah Dimas


Daniel menatap datar pada Dimas, Dia ingat betul pria ini adalah pria yang di temuinya saat bersama Jesika di club waktu itu.


"Iya Rin, ini suamku Dimas" kata Jesika


Maurin tersenyum ke ara Dimas dan mengulurkan tanganya "Maurin"


Saat Dimas akan menjabat tangan Maurin, namun tangan nya langsung di jabat oleh Daniel. Tidak rela kalau istrinya berjabat tangan dengan pria lain.

__ADS_1


"Apaan si Mas" Maurin melirik suaminya


Daniel menatap tajam istrinya, sudah tidak memanggil dengan oanggilan sayangnya. Tidak peka dengan perasaan suaminya yang tidak rela kalau Maurinya di sentuh pria lain.


"Gak papa, perkenalkan aku Dimas suaminya Jesika" kata Dimas tersenyum


"Ayo kita duduk, kok malah berdiri begini si" ajak Maurin


Kini mereka telah duduk di sofa ruang tamu. Daniel selalu duduk di samping istrinya. Sedari tadi, Dia tidak menyapa tamunya ini.


"Dimana anakmu Rin?" tanya Jesika


"Naura lagi di bawa sama Neneknya tadi pagi" jelas Maurin


"Oh namanya Naura, ini Rin aku telat ngasih hadiah sebagai ucapan selamat atas kelahiran anakmu" Jesika memberikan sebuah kotak berwarna merah muda.


"Makasih, padahal gak usah repot repot kaya gini" Maurin menyimpan kotak itu di meja samping sofa yang di dudukinya


"Sekarang kalian tinggal dimana?" tanya Maurin


"Kami tinggal di kota xx" jawab Dimas


Maurin terkejut saat tiba tiba Jesika berlutut di depannya. Memegang tangan Maurin yang berada di pangkuannya.


"Jesika apa yang kamu lakukan? Cepatlah berdiri" kata Maurin


Jesika menggeleng, air mata telah meluncur bebas di pipinya "Maafkan aku Rin, aku tahu selama ini aku belum benar benar meminta maaf sama kamu juga sama Daniel"


Maurin menggenggam tangan Jesika, mengelusnya "Aku sudah memaafkan mu Jesi. Jauh sebelum kau minta maaf, aku tahu kalau kamu memang orang baik. Selama ini kamu hanya salah mengambil jalan hidupmu"


"Terimakasih Rin, aku yakin kamu adalah wanita yang sangat tepat untuk Daniel. Dan.... Niel" Jesika terlihat ragu untuk melanjutkan ucapan nya


"Apa?" tanya Daniel. Tatapan matanya sudah berubah, tidak lagi dingin seperti tadi.


Jesika mendongak "Maafkan aku Niel, maaf untuk semua kesalahan yang pernah aku perbuat padamu. Maafkan aku"


Daniel menoleh ke arah Maurin, seoalh mengerti istrinya itu mengangguk dan tersenyum.


"Karna istriku yang lebih tersakiti saja bisa berlapang dada memaafkanmu. Maka aku juga akan memaafkanmu. Jangan pernah mengulangi kesalahan yang pernah kau lakukan" jata Daniel


Jesika menganghuk "Iya. Aku tidak akan mengulangi semua kesalahan yang pernah aku perbuat. Aku benar benar menyesal, terimakasih sudah memaafkanku"


"Aku juga minta maaf" lirih Dimas


Daniel dan Maurin tersenyum sambil mengangguk.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2