Loyal And Possesive Mafia Billioner

Loyal And Possesive Mafia Billioner
Episode 14 (Kelicikan Charles)


__ADS_3

Pagi pukul 05.00 Vita terbangun mendengar suara pintu berderit. Vita merenggangkan otot lalu keluar dari kamar. Vita melihat halmonie tengah sibuk mempersiapkan alat-alat untuk bercocok tanam. Vita menghampiri halmonie dan menyapa.


“Pagi halmonie”, dengan senyum.


“Aigoo, harusnya kamu istirahat saja”, ucap halmonie.


“No, no, aku mau membantu halmonie”, ucap Vita.


“Apa yang harus aku bantu untukmu?”, tanya Vita.


“Bawalah satu alat pemotong rumput. Kita akan membersihkan area perkebunan melon lalu ke bagian tomat”, ucap halmonie.


“Baiklah”, ucap Vita.


Pukul 06.00,Cha Jinwoo baru terbangun dari alam mimpi. Jinwoo membuka pintu kamar dan mencari Vita namun nihil. Lalu Cha Jinwoo kembali masuk kamar dan membersihkan diri. Usai menyelesaikan ritual mandi, Cha Jinwoo keluar dari kamar dan disuguhkan sapaan dari noona-nya.


“Anyeonghaseyo”, sapa Yoora yang tengah merapikan rambut milik Naeun.


Jinwoo kembali menyapa dengan membungkukkan badan lalu ambil posisi duduk dan bertanya keberadaan Vita.


“Noona lihat Vita gak?”

__ADS_1


“Tidak. Mungkin dia ikut bersama halmonie ke ladang”, jawab Yoora.


“Pagi semua”, sapa Minwoo dengan membawa kopi panas dan susu untuk Naeun.


“Bagaimana pagimu hari ini?”, tanya Minwoo dengan menyodorkan secangkir kopi kepada Jinwoo.


“Baik”, ucap Jinwoo dengan menyeruput kopi buatan Minwoo.


“Syukurlah”, ucap Minwoo.


“Oh ya, kita harus mempersiapkan makan pagi sebelum halmonie tiba di rumah. Kamu sudah menumpangkan nasi belum?”, tanya Minwoo kepada Yoora.


“Sudah”, jawab Yoora.


“Itu pasti sangat lezat. Kalau begitu kita siapkan bahan dapur dan mengambil beberapa lobak untuk di jadikan kimchi”, ucap Jinwoo.


“Ayo, mari kita puaskan pagi ini dengan makanan lezat”, seru Minwoo.


“Dan aku sementara mandi dahulu”, seru Yoora.


Waktu terus berjalan dan menunjukkan pukul 07.30 Vita dan halmonie telah tiba ke rumah. Vita membawa beberapa melon dan kol untuk persediaan di rumah milik halmonie. Vita membersihkan peralatan cocok tanam dan bagian tubuh dari kotoran dan membasuh wajah agar menyegarkan.

__ADS_1


Vita masuk ke rumah dan menyapa Minwoo dan Jinwoo yang sudah bersiap untuk sarapan pagi.


“Anyeonghaseyo”.


“Hai Vit, segeralah bersihkan diri dan ikut gabung bersama kita”, ucap Minwoo.


“Baiklah”, ucap Vita dengan melangkah pergi ke kamar untuk berganti pakaian.


Setengah jam kemudian Vita keluar dari kamar dan ikut menikmati sarapan pagi.


Sementara di Mahattan ada sosok pria yang tengah menikmati hasil kerja dari anak buahnya. Ia membuat pesta atas kenaikan saham yang diperoleh bersama beberapa aliansi miliknya dengan lewat kelicikannya. Beberapa minggu ini Charles telah berhasil mengambil keuntungan dari beberapa perusahaan kecil yang ia beli meskipun dengan cara tidak relevan namun bagi Charles itu merupakan strategi untuk mendapatkan keuntungan dan cara bersaingnya.


Charles mengadakan pesta dengan meriah bersama para wanita penghibur sampai mereka puas menikmati hasil jerih payahnya.


Charles juga tidak tanggung-tanggung mencuri data dari aliansi lain untuk pemasaran usahanya. Selain sahamnya lancar, Charles juga memantau pasaran gelap yang dipercayakan kepada Rajasa Reswara dan Raymond selebihnya ia dan Gerald menangani perusahaan besarnya.


Dari ketidak relevan cara bersaing Charles, membuat para pengusaha kecil mengadu ke Xavier yang sudah lama menguasai wilayah tersebut. Keluhan itu membuat Xavier tak bisa habis pikir dengan jalan kerja yang dimiliki Charles dan Gerald. Xavier hanya dapat bersabar untuk menemukan semua bukti menjebloskan para kancil yang suka mencuri timun emasnya.


Xavier mengambil jalan keluar dengan menjalin kerja sama CIA yang dibantu putra keduanya yaitu Damien, Steve, dan Brian.


Sebenarnya Xavier sudah pernah menjebloskan ke dua musuhnya namun kalah telak atas kelicikan Charles dan Gerald dalam muslihat yang dirancangnya. Apabila Xavier gegabah dalam menangani mereka, Xavier bisa dipermalukan dan merasa terinjak harga dirinya apalagi untuk aliansi miliknya.

__ADS_1


Kali ini Xavier harus berhati-hati dengan kancil yang sulit untuk ditangkap. Xavier dan aliansi besarnya akan mencari cara untuk bisa menjatuhkan mereka apapun caranya.


Kini Xavier lebih fokus urusan usahanya yang di dubai yang akhir- akhir ini mengalami penurunan angka ekonomi akibat kebocoran data. Xavier, Dominic, dan orang-orang aliansi sedang berusaha mencari jalan keluarnya untuk membereskan kekacauan baik di dalam ataupun diluar. Sedangkan Charles menikmati penderitaan yang dialami saudaranya.


__ADS_2