Loyal And Possesive Mafia Billioner

Loyal And Possesive Mafia Billioner
Episode 16 (terpaksa menuruti permintaan Park Shin)


__ADS_3

Cha Jinwoo masih menunggu pemeriksaan dari dokter bersama Minwoo, Yoora, Naeun, dan halmonie. Beberapa saat dokter itu keluar dan Jinwoo langsung menghampiri dokter tersebut.


“Bagaimana keadaan eomma?”, tanya Jinwoo.


“Dia baik-baik saja. Hanya luka robek dan jahitan sedikit”, ucap dokter tersebut.


“Syukurlah. Makasih dok”, ucap Minwoo.


“Apakah kami boleh menemuinya?tanya Jinwoo.


“Boleh, silahkan, tapi jangan ganggu pasien karena keadaannya masih syok”, ucap dokter.


“Baik dok”, ucap Jinwoo.


Jinwoo masuk ke ruang rawat bersama Minwoo dan halmonie sedangkan Yoora dan Naeun menunggu di luar karena takut Park Shin akan emosi jika melihatnya.


Jinwoo mendekat lalu menanyakan kedaan ibunya.


“Eomma, tidak apa-apa?”


Park Shin hanya diam tanpa memberikan jawaban. Lalu halmonie memukul bahu Park Shin dengan nada khawatir.


“Aigoo, bagaimana kau ini? Aku tidak menduga kalau kamu akan jatuh seperti itu”, ucap halmonie.


“Kalau kalian khawatir harusnya tidak membuat hari-hari terasa runyam!”, sela Cha Gildeon yang baru saja tiba dengan membawa dua pengawal dengan nada marah.

__ADS_1


“Appa”, panggil Minwoo.


“Aku sudah bukan ayahmu lagi semenjak kamu meninggalkan jejak di rumahku. Lebih baik kamu pergi dan jangan muncul kembali dihadapanku”,seru Cha Gildeon.


“Baiklah, aku akan pergi. Semoga kamu cepat sembuh dan segera sadar sebelum kamu menyesali perbuatanmu”, ucap Minwoo dan melangkah pergi keluar menemui istri dan putrinya. Yoora dan Naeun yang sedang menunggu menghampiri Minwoo.


“Bagaimana keadaan eomma?”, tanya Yoora.


“Dia baik-baik saja”, ucap Minwoo mengusap kepala Yoora dan merangkul pundaknya.


“Apa kita pulang sekarang?”, tanya Naeun.


“Tunggu halmonie dahulu. Kita pulang bersama-sama”, ucap Minwoo.


Naeun mengangguk kepala.


Di tengah perjalanan pulang, Minwoo mendapatkan pesan panjang dari Jinwoo.


Jinwoo:


Hyung bisakah kamu membantuku sebagai seorang adik yang membutuhkanmu? Aku hanya mau meminta tolong untuk menyuruh Vita kembali ke negaranya. Terserah kamu mau menyuruhnya pergi dengan cara kasar ataupun cara lainnya yang penting dia tidak pernah kembali ke sisiku maupun kampung halaman halmonie. Thank’s hyung.


Setelah mengirim pesan kepada Minwoo, Jinwoo mendesah kasar karena sesak di dadanya dengan memandang atap dengan pikiran kosong sambil mengingat perkataa Park Shin dan Cha Gildeon.


“Jika kamu masih sayang dengan eomma tolong turuti permintaan aku. Aku melakukan ini demi masa depanmu. Aku mau kamu berhubungan dengan gadis yang baik. Jangan seperti Minwoo”, ucap Park Shin.

__ADS_1


“Pulanglah. Jangan membuat orang tuamu khawatir jika kamu masih menginginkan posisi sebagai anak berbakti di kediaman keluarga Cha. Hargai usaha eomma kamu”, nimbrung Cha Gildeon.


Jinwoo mengusap wajahnya yang frustrasi. Sedangkan Minwoo telah tiba di kediaman halmonie dengan taxi online. Minwoo melihat rumah milik halmonie tidak terang dan Vita yang menunduk seolah ingin menunggu kabar dari Jinwoo.


Minwoo menghembuskan nafas kasar begitu juga halmonie yang mendapatkan pesan dari Jinwoo sebelum pergi keluar dari ruang inap milik Park Shin. Jinwoo berpesan kepada halmonie untuk membantunya mengusir Vita dari rumah milik halmonie demi kebaikan Vita. Jinwoo tidak ingin Vita menunggu dirinya karena larangan dari orang tuanya.


Halmonie berjalan dan duduk di ruang tamu dimana Vita masih menunggu dirinya dan terutama Jinwoo. Vita menegakkan kepala dan bertanya keadaan Park Shin.


“Bagaimana keadaan beliau?”, tanya Vita.


Halmonie tidak menjawab dan malah mengalihkan topik yang membuat Vita merasa sedih.


“Kamu lebih baik kembali ke negaramu. Kamu sudah tidak diperlukan di sini. Kamu sudah membuat putriku celaka. Besok pulanglah dan jangan kembali”, ucap halmonie dengan meneteskan air mata dibelakangnya.


“A..aku gak sengaja halmonie. Aku tidak tahu bakal terjadi hal seperti ini”, ucap Vita dengan terisak.


“Vit, kamu lebih baik kembali saja. Jinwoo sudah tidak membutuhkan kamu. Dia juga mengatakan kalau dia sudah bosan bersama kamu yang terus membuat onar dan manja. Bagi dia, kamu itu gadis menjijikkan”, ucap Minwoo dengan kata kasar.


“Kamu bohong”, ucap Vita marah.


“Jika ini bohong, kenapa Jinwoo tidak kembali bahkan menghubungimu kembali”, ucap Minwoo.


“Kembalilah ke negaramu besok pagi dan jangan pernah kembali ke sini. Di sini bukan tempatmu bahkan keluarga untukmu. Aku sudah tidak bisa memaafkan kamu atas perbuatan kamu terhadap Park Shin”, ucap halmonie dengan beranjak pergi ke kamarnya lalu duduk terperosot dengan tangisan terisak sambil memukul dadanya. Begitupun Minwoo juga ikut meninggalkan Vita ke kamar miliknya bersama Yoora dan Naeun.


Setelah mereka meninggalkan Vita sendirian, Vita masih terisak di ruang tamu sambil berkata, “kalian bohong!”, dengan suara jeritan. Para tetangga yang suka bergosip menatap Vita dengan rasa kasihan begitupan orang-orang yang pernah dekat dengan dirinya.

__ADS_1


Vita mencoba menghubungi Jinwoo berkali-kali namun tak ada respon. Vita menghenbuskan nafas lalu berdiri dan melangkah ke kamar yang ia tempati kemudian membereskan semua barang miliknya lalu tidur dalam pikiran kosong sambil menatap ponsel seolah menunggu telepon dari Jinwoo hingga dirinya lelah menatap dan tertidur.


__ADS_2