
07.45
Bunga-bunga mimpi nan indah seperti membawa dan menghanyutkansang wanita cantik yang masih terlelap enggan untuk terbangun menemui pagi di kala itu. Dia meraba-raba sprei disebelahnya. Namun,tidak menemukan sosok yang sedang ia cari. Mengetahui itu,matanya seakan mulai terbuka,dan mencoba mengakhiri mimpi indahnya dan kembali ke alam sadar.
Aurora Melihat-lihat sekitar ruangan,dia mencoba mengingat kejadian tadi malam, karena menurutnya terakhir kali dia tidak berada di dalam tempat yang sekarang ia tempati.
Lalu,Ia pun teringat bahwa tadi malam ia tertidur dipangkuan sang suami,dan bisa jadi suaminya yang juga telah memindahkannya ke dalam kamar dan ia juga memeriksa bagian bawah tubuhnya dan bersyukur pakaian yang tadi malam yang dia kenakan masih dalam keadaan lengkap.
Tapi,jika diingat-ingat kejadian semalam seakan menjadi mimpi indah baginya. Bagaimana tidak,dia berbicara seperti seorang sepasang suami istri yang saling mencintai dan yang paling menakjubkannya lagi adalah Kun mengizinkannya untuk pergi bersenang-senang. Biarpun harus dikawal dan dipantau olehnya.
Aurora menggigit kukunya dan tak henti-hentinya ia memejamkan matanya sambil tersenyum kesenangan. Tidak...tidak apakah Aurora sudah mulai jatuh cinta?KALAU MAU TAU AYO TERUSIN BACANYA...
"Sudahlah Aurora berhenti melamunn,"berbicara sendiri dengan memegang kedua pipinya yang sudah memerah.
Ia pun bangkit dari kasur,dan berjalan keluar menuruni anak tangga untuk sarapan berhubung perutnya sudah sangat lapar.
Disisi lain,Kun terlihat sibuk mengatur makanan yang telah dimasak oleh para pelayan di rumahnya. Dia juga memakai celemek yang membuat Aurora mematung melihatnya.
Tanda tanya seakan bertebaran diotak Aurora,dan ketika melihat Aurora yang telah turun untuk sarapan dengan sigap Kun melepas celemeknya dan mempersilakan Aurora untuk sarapan dan memperlakukannya bagaikan sang putri.
"Makanlah,"Kun mempersilakan Aurora untuk makan sambil melemparkan senyum manisnya.
Aurora hanya mengangguk dan mengiyakan apa yang sedang diucapkan pria dihapannya saat ini. Sedikitpun tidak ada kata yang dapat ia keluarkan dari mulutnya sekarang.
Dia berfikir apakah sekarang dia sedang berada didalam dunia mimpi dan jika itu benar,dia berharap tidak ingin bangun dari tidurnya.
Dan satu lagi hal yang baru ia ketahui ternyata pria yang kaku dan super dingin ini juga bisa tersenyum,dia sekarang seperti senang memenangkan lotre berhadiah.
__ADS_1
"Ehem...kau tidak berkerja,"tanyanya heran karena biasanya jam segini Kun sudah sedari tadi berangkat ke kantor.
"Tidak,aku mengambil libur beberapa hari,"jawabnya yang sedang mengunyah.
"Untuk apa,?"menatap lekat wajah Kun.
"Untuk mengajak mu berlibur,dan hari ini kita akan langsung berangkat,"tutur Kun dengan santai.
"Apa...tapi kamu tidak memberitahuku,"bantah Aurora menunjuk wajah Kun dengan garpunya.
Kun menatap tajam wajah Aurora yang sedang mengarahkan garpu ke arahnya dengan tidak sopan.
Mengetahui maksud tatapannya,Aurora langsung menurunkan garpunya,lalu memasukan beberapa potongan daging ke dalam mulutnya.
"Tenang saja,aku telah berbicara dengan sutradara mu,dan barang barang yang kau perlukan akan segera pelayan siapkan. Jadi jangan lagi coba-coba menolakku,"tegas Kun.
Menolak pun tidak ada gunanya bagi Aurora saat ini,karena pada akhirnya dia juga pasti akan ikut pergi dengannya. Tapi,jika difikir-fikir Aurora sekarang ini juga sangat memerlukan waktu untuk berlibur apalagi setelah jadwal padatnya ketika syuting.
Beberapa jam kemudian...
Kun,Aurora,serta Thomas dan para pengawalnya telah sampai di landasan udara pribadi milik Kun. Meraka langsung memasuki jet mewah tersebut untuk memulai perjalannya ke tempat yang sedang akan dituju.
Perjalanan yang sangat melelahkan menurut Aurora,karena sudah sekian lama ia tidak berpergian jauh setelah memutuskan untuk menjadi istri seorang pria yang kini sedang terlelap di sebelahnya sambil menyandar di bahu Aurora dengan manjanya.
"Dia enak-enakkan tidur,"gerutu Aurora pelan memandang kesal suaminya.
Namun,setibanya mereka disebuah pulau,Aurora di buat kagum dengan segala pemandangan indah tempat tersebut. Pasir yang putih,air yang biru,serta pemukiman yang ditata rapi dengan segala kealamiannya.
__ADS_1
"Kau suka,?"tanya Kun menatap istrinya yang tak henti-hentinya memutarkan diri melihat area sekitar.
"Ya,aku suka,"sambil tersenyum manis ke arah Kun.
Kun sangat bahagia saat ini,karena dapat membuat Aurora tersenyum dengan bahagia dan dia berharap setelah ini tidak akan ada lagi jarak antara mereka berdua dan yang lebih penting Aurora tidak akan memandang dia sebagai munsuhnya lagi.
Karena terlalu terhanyut dengan senyum manis Aurora. Kun sampai tidak sadar dengan datangnya seorang pemadu wisata yang akan membimbing mereka untuk pergi menuju tempat beristrirahatnya. Kalau bukan karena Aurora yang menyadarkannya mungkin Kulit mereka akan terbakar oleh teriknya sinar matahari saat ini.
"Jika ada yang diperlukan,jangan sungkan-sungkan untuk menghubungi kami dan semoga pelayanan kami disini dapat memuaskan kalian,"tutur pemadu tersebut sambil melirik genit Kun.
"Iya...iya dan sekarang kamu boleh pergi,"jawab Aurora judes seperti tidak senang Kun dilirik wanita lain.
Melihat sikap Aurora yang seperti ini,dengan susah payah Kun menahan tawanya karena lihatlah wajah istrinya sangat menggemaskan,ketika mengusir pemadu wanita tadi.
Dengan wajah cemberut karena berhubung masih dalam keadaan kesal,Aurora tanpa berbicara apapun masuk ke dalam penginapan yang telah dipesan untuk tempat mereka berlibur beberapa hari di pulau nan indah ini.
"Kau lelah,?"melihat Aurora yang langsung mengehempaskan diri ke kasur empuk dengan wajah yang sedikit mengantuk.
"Sedikit,"jawabnya parau.
"Tidurlah,jika telah telah selesai mandi. Besok pagi baru jalan-jalan karena aku akan keluar sebentar untuk bertemu dengan beberapa klien,"tutur Kun yang hendak berganti pakaian casualnya dengan pakaian formal.
Aurora sama sekali tidak menyahut. Dia menghela nafas kesal karena pria ini masih saja gila bekerja walaupun sedang berlibur. Jika tau kejadiannya bisa seperti ini,lebih baik dia liburan bersama sahabatnya Dina.
Bersambung...
💣💣💣💣💣
__ADS_1
Hai reader tercinta😚sampai sini dulu aja ya🙄berhubung tangan author udah kebas banget nih😣. Tapi author mau ngucapin terima kasih kepada para reader yang terus dukung karya Author selalu jangan sampai bosan ya nunggu updatenya✍🏻.
Jangan lupa juga buat yang baru baca buat ngasih like,rate,vote,serta kasih sarannya🎈ditunggu ya💕Gomawo🙏🏻 07.45