
Pagi datang,mentari telah mulai memancarkan sinarnya dan burung burung juga telah mulai berterbangan berbunyi dengan indahnya. Aurora telah terbangun dari tidur yang masih dalam pelukan pria tampan yang terkenal dengan segala kekejaman dan kewibawaannya dalam dunia bisnis.
Matanya masih sayu-sayu dalam mengamati wajah sang suami yang masih dalam keadaan terlelap yang seperti enggan untuk terbangun karena lelah dari pergulatan panasnya semalam.
Aurora sangat mengagumi wajah tampan Kun saat ini apalagi saat dirinya terlelap. Matanya seakan tidak ingin sedikitpun berkedip saking masih betahnya memandangi wajah sang suami yang tengah tidak sadarkan diri kala itu. Apa yang Aurora lakukan saat ini?apakah dia telah mulai tumbuh sedikit rasa cinta terhadap pria yang sedang ditatapnya ini.
Tapi tiba-tiba tangan Kun mengerat ketubuh Aurora dan betapa terkejutnya Aurora ternyata Kun telah sedari tadi terbangun jauh sebelum Aurora ikut terbangun dan dengan sangat malunya Aurora yang kini tengah dipergoki oleh Kun yang sedang mengamati serta menikmati wajah tampan nan bringas.
"Apakah aku sebegitu tampannya. Sampai,kau mengamati ku seperti itu?" godanya sambil mengelus pipi Aurora lembut.
"Aku tidak bilang begitu" balas Aurora dengan nada yang sedikit tergagap.
"Sudahlah jangan mengelak,"cibir Kun lagi.
Aurora memalingkan wajahnya dari tatapan Kun yang sekarang sedang menggodanya dan Aurora langsung tersadar bahwa hari ini adalah jadwal keberangkatannya keluar kota karena ada syuting mendadak.
"Ahh,aku lupa hari ini aku harus berangkat ke luar kota" pekik Aurora yang membuat telinga Kun yang mendengarnya terasa menggema.
"Tenang lah,aku sudah memerintahkan beberapa pelayan untuk menyiapkan barang yang kau perlukan disana. Aku sengaja tidak membangunkan mu karena kau terlihat lelah"dengan penuh perhatian.
Seketika Aurora merasa tenang mendengar penjelasan Kun barusan,yang telah memerintahkan beberapa pelayannya untuk menyiapkan segala kebutuhannya. Jadi,saat ini dia bisa sedikit untuk tidak terlalu sibuk dan dapat rehat sebentar lagi untuk merenggangkan beberapa ototnya yang terasa kaku.
"Dan juga,aku tidak bisa mengantar mu sampai ke bandara karena ada rapat penting hari ini,tapi akan ada Thomas yang mengantarmu,"tutur Kun memberitahu.
"Siapa juga yang ingin diantar kamu" tanggap Aurora dengan jahilnya.
__ADS_1
"Sudahlah,aku akan pergi mandi dan segera bersiap-siap" dengan lembutnya dia mencium dahi Aurora dan mengambil celana yang tengah berserakan dilantai dan segera beranjak dari tempat tidur untuk membersihkan diri.
Mendapat perlakuan manis dari Kun dipagi hari, membuat permukaan wajah Aurora terpulas senyum manis nan halus dan tidak lupa juga dengan pipinya yang ikut merona karena tersipu malu ketika mengingat kejadian semalam lalu ditariknya selimut untuk menutupi seluruh tubuhnya dan meringkuk bahagia dibawah selimut untuk beristrirahat sebentar sebelum keberangkatan ke luar kota.
๐ค๐ค๐ค
Aurora tengah bersiap diri untuk segera pergi ke bandara dengan bersama Dina yang sekarang sedang membatunya berkemas.
"Maaf ya Ra,aku gak bisa nemenin kamu syuting keluar kota. Soalnya aku harus menyelesaikan beberapa naskah cerita," ucap Dina memohon.
Yah...yah kali ini aku maafin. Kan juga udah ada asisten aku yang nemenin nantinya disana," balas Aurora sambil mengisyaratkan beberapa pelayan untuk membawa kopernya ke luar.
Dina mengikuti langkah Aurora yang kini beranjak untuk menuju mobil yang dimana telah ada Thomas yang menunggunya.
Mengetahui bahwa Aurora akan diantar oleh Thomas dengan seketika membuat Dina begitu bersemangat dan ikut masuk ke dalam mobil untuk mengantar Aurora sampai ke bandara padahal tadinya cuman mau ngebantuin Aurora buat beres-beres beberapa barang.
"Sangat tampan" ungkap Dina dalam hati.
Thomas juga di buat malu,karena melihat Dina yang selalu memperhatikannya dari balik kaca. Jantung Thomas tidak pernah berdetak dengan sebegitu kuatnya apalagi kalau sedang diperhatikan oleh seorang wanita seperti saat ini. Namun kali ini sangatlah berbeda.
Aurora juga ikut tersadar bahwa sedari tadi Dina tidak mendengarkan apa yang sedang dia bicarakan dan tengah sibuk melihat kearah Thomas.
"Din,kapan kamu akan punya pacar?" tanya Aurora dengan tiba-tiba sedikit memainkan trik kecil.
"Ahh,aku belum menemukan pria yang pas" jawabnya dengan cepat.
__ADS_1
"Kau sangat pandai dalam menulis kisah romantis di setiap buku,tapi lucunya tidak pernah pacaran" ledek Aurora melirik ke arah Thomas.
"Kau ngeledek ya. Mentang-mentang udah punya suami" gerutu Dina dengan wajah cemberut.
"Enggak kok,mana aku berani. Asisten Thomas juga sepertinya bernasib sama dengan kamu Din" sindir Aurora.
"Maaf...saya tidak memiliki waktu untuk pacaran" jelas Thomas yang membuat Dina mendapat sinyal bagus.
Wah,sepertinya kalian berdua sangat cocok. Sama-sama orang yang gak pernah pacaran karena terlalu sibuk" kekeh Aurora yang sukses membuat keduanya berdiam diri karena malu.
Aurora telah sampai di bandara yang dimana telah di tunggu oleh manager dan asistennya. Setelah mungkin setengah jam menunggu waktu penerbangan akhirnya Aurora telah berangkat dan kini tinggal Dina dan Thomas berduan yang sedang kik kuk untuk memulai sebuah obrolan.
"Mari saya antar pulang," ucap Thomas mempersilkan.
Dina pun melangkah untuk menuju mobil untuk segera pulang dengan diantar oleh Thomas namun karena ketidak hatiannya Dina hampir terjatuh ketika menuruni anak tangga dan untung saja Thomas dengan sigap menumpu tubuh mungil Dina yang hampir kehilangan keseimbangannya.
Tatapan mereka saling bertemu,dengan jantung yang juga saling berdegub kencang. Sadar dengan jarak mereka yang sangat dekat membuat Dina dan Thomas dengan cepat menjauhkan diri.
"Terima kasih," ucap Dina yang masih sedikit malu.
"Tidak masalah. Mari" Thomas kembali mempersilakan untuk segera menyudahi kecanggungan antara mereka berdua.
Thomas mengantar Dina untuk pulang kerumahnya sebelum pergi untuk menghampiri Kun dikantor. Sikap canggung masih menyelimuti keduanya,suhu didalam mobil seakan sangat dingin tanpa sedikitpun ada celotehan dan sampai Dina telah tiba di depan rumahnya. Dia hanya mengucapkan terima kasih dengan wajah yang sangat merona.
Bersambung...
__ADS_1
๐ฃ๐ฃ๐ฃ๐ฃ๐ฃ
Hai reader tercinta ku๐gimana nih masih setia nunggu updatenya selama 2 hari sekali. Sabar nanti penantiannya akan terbayarkan karena nanti author akan crazy up nih. Jangan lupa juga buat selalu dukung karya author dengan ngasih like,rate,yang terpenting vote,dan juga sarannya dan buat kalian yang udah ngasih dukungan author mau ngucapin terima kasih yang sebesar-besarnya๐๐. Buat yang pengen masuk grub "Married To Ceo" burun masuk karena sampa tgl 11 Agustus grub chat buat sharing gak melalui persetujuan loh...๐โ๐ป