Mata Dewa Sang Awan

Mata Dewa Sang Awan
Aston Martin One-77


__ADS_3

setelah selesai memutari kota dengan mobil mewah tersebut, awan pun kembali ke sourum mobil untuk mendapatkan surat surat kepemilikan nya atas mobil Aston Martin One-77 itu



dan setelah selesai awan pun beranjak pergi



di perjalanan pulang awan teringat sesuatu yg cukup menggangu pemikiran nya



" seharusnya aku membeli rumah dulu,bukan nya mobil,sekarang mau diparkirkan dimana mobil ini" keluh awan di dalam hati



benar saja tempat tinggal awan yg sekarang tidak memiliki garasi tempat parkiran mobil,kalau ada pun itu hanya satu,dan tempat itu telah di gunakan oleh sang pemilik rumah,yaitu Mbak Siska



awan pun memutuskan untuk pulang ke rumah sewaan nya, dan ingin menjumpai Mbak Siska untuk mengutarakan maksudnya untuk pindah



sesampai nya di rumah, awan melihat tempat parkiran yg biasa di gunakan oleh Mbak Siska terlihat kosong,


yg berarti Mbak Siska belum juga kembali semenjak kemarin sore, awan pun memarkirkan mobil Aston Martin One-77 miliknya disitu


awan mulai membuka situs di ponsel nya,kali ini awan berniat mempelajari judi jenis kartu lainya


untuk dapat menghasilkan uang yg lebih banyak di tempat perjudian,awan mesti harus menguasai semua jenis kartu


dengan gampangnya awan mengingat dan mempelajari semua jenis kartu dengan menggunakan mata dewa nya itu ,


seakan akan apa yg dia pelajari sudah tersimpan dan mahir sekali dalam hal tersebut.


setelah selesai mempelajari kartu


teringat akan kata kata ibunya,awan segera menghubungi mbak Juni untuk menyampaikan niat nya yg ingin meminta izin untuk kembali ke kampung halamannya untuk beberapa hari,awan pun mengambil ponsel dan menghubungi mbak Juni dengan segera,lalu tlpon pun tersambung


" halo mbak Juni ,saya ingin meminta izin untuk beberapa hari ini,saya berniat untuk kembali ke kampung halaman saya,karena ada hal mendesak yg ingin di sampaikan oleh ibu saya,dan mereka segera meminta saya untuk pulang"


lalu mbak Juni berkata " hhmm baiklah,lagian gedung kita sekarang juga mau di renovasi untuk perbaikan,tadi saya baru saja ingin memberi tau kamu akan hal itu, tapi kamu yg ternyata mendahului saaya,


jadi untuk sementara seluruh karyawan mendapatkan cuti selama satu pekan sampai gedung ini selesai di renovasi "


"baiklah mbak saya mengerti,terimah kasih atas informasinya mbak" balas awan dengan sopan


lalu mbak Juni berkata " apakah kamu perlu sebuah mobil untuk di kendarai pergi ke sana,kalau perlu sebelum berangkat,


besok singgah lah ke rumahku,kamu bawa saja mobil yg ada di rumahku " kata mbak Juni menawarkan


awan teringat akan mobilnya itu,jika mobil yg baru saja dia beli di bawa ke kampung untuk di kendarai,mungkin satu kabupaten akan heboh melihatnya, dan juga dia tidak akan sanggup menjelaskan nya ke pada ke dua orng tua dan para tetangga yg lain


"awan mengiyakan kata kata mbak Juni untuk singgah kerumahnya besok sebelum berangkat,dia bermaksud mengunakan mobil mbak Juni dan menitipkan mobil Aston Martin One-77 miliknya di sana"

__ADS_1


keesokan harinya awan berangkat ke kediaman mbak Juni untuk menemuinya sekaligus meminjam mobil yg mbak Juni maksud dan menitipkan mobil yg awan gunakan saat ini



sesampai nya di depan kediaman mbak Juni ,awan memarkirkan mobil Aston Martin One-77 miliknya di tempat parkiran dan menuju ke depan pintu untuk menekan bel ,


rumah mbak Juni cukup mewah ,dengan perkarangan yg luas dan bagasi yg lumayan besar,setidaknya bagasi nya saja cukup untuk menampung empat buah mobil sekaligus


setelah awan menekan bel beberapa kali,mbak Juni tidak juga kunjung keluar,


awan berniat mengubungi mbak Juni melalui ponsel nya,sambungan tlpon pun masuk,tapi tidak ada yg mengangkat tlpon itu,


awan merasa kuatir akan hal itu,lalu awan mengunakan mata dewa nya untuk mengecek ke dalam rumah,


awan pun mulai menggunakan mata dewa nya,dia mulai menelusuri dari ruang tamu hingga ke dapur,


tapi awan tidak menemukan mbak Juni,awan hanya melihat salah satu anaknya yg berusia dua tahun sedang asyik menonton tv,sedangkan suami dan anak pertamanya tidak kelihatan sama sekali


lalu awan mulai melihat ke dalam kamar pribadi mbak Juni yg letaknya tidak jau dari ruang tamu tersebut,lalu awan pun kaget sampai mengeluarkan dara dari hidungnya( mimisan)


benar saja,awan melihat sosok mbak Juni yg lagi mandi tambah mengunakan sehelai benangpun pada tubuhnya,


awan pun segera menghentikan penglihatan nya itu dan berniat untuk menunggu di luar rumah hingga mbak Juni menyelesaikan mandi nya dan menemuinya di luar



tak lama kemudian mbak Juni pun keluar dari kamar mandi dengan mengunakan baju daster dan menoleh ke arah CCTV ,mendapat kan bahwa awan yg berada di luar,mbak Juni segera bergegas membukakan pintu untuk menjumpai awan



"maaf ya awan,tadi saya lagi mandi dan tidak mendengar suara bel yg berbunyi, ayo masuk kedalam" sahut mbak Juni dengan ramah


melihat mbak Juni yg hanya mengunakan daster yg cukup tipis, raut muka awan pun mulai memerah ,


" ngk usah mbak, disini saja" jawab awan dengan sedikit gugup


" kalau begitu tunggu sebentar,saya ambilkan minuman dulu"jawab mbak Juni kepada awan


belum sempat melangkah ke dalam rumah,pandangan mbak Juni terfokus kepada sebuah mobil yg terparkir di depan rumah nya,


" mobil mewah siapa ini,kenapa bisa berada di dalam perkarangan rumah ku" mbak Juni heran memperhatikan mobil Aston Martin One-77 milik awan



sambil melirik ke arah awan mbak Juni berkata " itu bukan milikmu kan awan "



" tentu saja bukan mbak" jawab awan dengan kening yg berkerut


" lantas ini mobil siapa,kenapa bisa ada disini" tanya mbak Juni kepada awan


lalu awan menjelaskan


"sebenarnya ini mobil punya teman baikku,karena dia pergi ke luar negeri dan tidak ada yg merawatnya,dan dia tau klw aku hendak pulang ke kampung halamanku,dia memintaku untuk memakainya,

__ADS_1


tapi karena mobil ini terlalu mewah,aku tak berani membawanya ke kampung,takut orang salah paham" jawab awan meyakinkan mbak Juni


mbak Juni pun percaya dengan perkataan awan,karena baginya tidak mungkin bahwa mobil yg begitu berkelas dan begitu mewah bahkan dia pun tidak sanggup untuk membelinya itu adalah milik awan.



" lantas akan kamu apakan mobil ini jika kamu tidak berniat membawanya ke kampung halaman mu" tanya mbak Juni sambil menoleh ke mobil Aston Martin One-77 yg megah itu



" aku berniat untuk menumpang kan nya di tempat mbak Juni saja, lagian kalau di kontrakan ku saat ini juga tidak tersedia parkiran untuk meletakan mobil tersebut, dan aku berniat meminjam salah satu mobil mbak" jawab awan



" apakah tidak apa apa kalau mobil ini aku titipkan di sini,mbak juga boleh membawanya,lagian teman baikku itu masih punya banyak mobil yg sekelas begini di bagasinya,jadi tidak akan jadi masalah kalau mbak mengendarainya " tambah awan



mendengar hal itu sikap asli wanita mbak Juni mulai keluar.


" hee heee, tentu saja aku bersedia,lagian mobil semahal ini bisa ada di tanganku,aku bisa memamerkan nya nanti kepada teman teman wanitaku ketika aku pergi arisan nanti" sambil tersenyum lebar mbak Juni berkata demikian


" kapan kamu inggin berangkat ke kampung mu itu",tanya mbak Juni


" rencananya siang ini juga mbak" awan menjawab


" kalau begitu kamu bawak saja mobilku yg itu,sambil menunjuk sebuah mobil BMW biasa kepada awan"


bagi mbak Juni dan kalangan menengah ke bawa,mobil BMW itu sudah termasuk mobil yg sungguh mewah,karena Mbak Juni cuma memiliki mobil BMW itu yg menurutnya cukup berkelas untuk di biarkan awan mengendarainya


karena masih akan terlihat mencolok mengunakan mobil BMW tersebut,lalu awan menunjuk sebuah mobil yg lain,


" kalau yg itu saja gimana mbak,apakah boleh"tanya awan sambil menunjuk mobil sedan yg tidak terlalu mencolok


" terserah kamu saja" jawab mbak Juni dengan santai



"sebentar aku ambilkan kunci nya"tambah Mbak Juni ,


lalu mbak Juni memberikan kunci mobil sedan tersebut dan juga memberikan sebuah amplop yg berisi uang kepada awan


" apa ini mbak" tanya awan


" anggap saja ini sebagai hadiah dariku untuk ke dua orng tua mu yg di kampung" jawab mbak Juni dengan senyuman


" karena tidak ingin menolak kebaikan mbak Juni ,awan pun menerima pemberian tersebut"


setelah selesai meminjam mobil dari mbak Juni ,


awan bergegas miningalkan kediaman mbak Juni dan segera berniat memulai perjalanan nya ke kampung halamannya .


tapi ketika di perjalanan,awan melihat sosok wanita yg tidak asing lagi baginya,


awan pun menghentikan mobil tersebut dan menghampiri wanita itu

__ADS_1


__ADS_2