
" k... kamu lihat itu, i.. i..itu adalah petarung yg berada di alam dewa, t.. tidak aku sangka petarung alam dewa juga akan hadir di sini " ucap seorang yg terkena dampak aura tersebut
" c...coba kamu lihat lagi baik baik, y.. yang di belakangnya itu bahkan lebih kuat lagi, aku sama sekali tidak bisa melihat basis kultivasi nya, s.. setidaknya orang tua itu sudah hampir menyentuh tingkatan kaisar dewa " ucap seseorang lagi yg terkejut
" b... bagaimana mungkin, setidaknya satu orang dari mereka saja sudah cukup untuk memusnahkan seisi kota ini, d... dan jumlah Meraka yg hadir melebihi delapan orang "
" baru pertama ini aku melihat ada manusia yg bisa melakukan basis kultivasi yg melebihi alam jin , dan jumlanya begitu banyak, dari perguruan manakah mereka ini " ucap seorang pelatih seni beladiri yg begitu terkejut
" anak muda, siapa namamu, dan dari manakah kamu berasal " tanya seorang tetua perguruan petir langit kepada awan
" saya bernama Awan , saya berasal dari provinsi yg kecil yg di sebut provinsi B " jawab awan dengan sopan
" hhhmm... kalau boleh tau, dari aliran manakah kamu berasal, dan siapa nama guru mu " tanya tetua itu lagi kepada awan
" maaf senior, saya tidak mempunyai perguruan untuk saat ini, dan orang yg mengajari saya hanyalah ibu saya, untuk saat ini itulah yg saya tau " jawab awan dengan jujur
mendengar ucapan yg keluar dari mulut awan, para tetua dari perguruan petir langit dan para petarung yg mendengarkan sedikit kaget dan kebingungan
" kalau boleh tau, siapa nama ibumu itu, dan berada dimanakah dia sekarang " tanya tetua itu lagi
mendengar pertanyaan dari tetua itu, awan sedikit ragu ingin menjawab, awan beranggapan, andaikan orang orang ini mempunyai maksud tertentu, dan ingin berniat jahat, tentu keberadaan ibunya tak boleh sampai terungkap
" maaf sebelumnya senior, saya tidak tahu senior ini berasal dari mana, dan tiba tiba saja senior menanyakan hal yg begitu banyak kepada saya, jadi saya hanya bisa menjawab pertanyaan senior sampai di batas ini " sahut awan dengan nada yg sopan
__ADS_1
" haa haa.. betul juga, dari tadi aku bertanya begitu banyak, sampai sampai lupa memperkenalkan diri , aku bernama Arga, dan orang orang yg berada di belakangku semua adalah teman teman satu seperguruan ku, kami berasal dari perguruan petir langit "
mendengar ucapan dari mulut tetua itu yg menyebut perguruan petir langit, ekpresi awan mulai berubah, awan terdiam cukup lama, kepalanya menatap kebawa dengan kedua tangan nya sambil di kepalkan
awan sadar, bahwa orang orang ini adalah orang yg terlibat atas penghinaan yg di terima oleh ayah nya, dan orang orang ini juga terlibat atas pengusiran ibunya dari perguruan
sedangkan untuk para seniman bela diri lainya cukup terkaget mendengar nama perguruan petir langit itu
" tidak aku sangka, mereka berasal dari perguruan petir langit yg melegenda itu, pantas saja tekanan dan aura yg di keluarkan oleh nya begitu kuat " ucap seseorang yg sedikit mengetahui nama perguruan petir langit itu
" perguruan petir langit, kenapa aku sebelumnya tidak perna mendengar nama itu " ucap seseorang seniman beladiri yg lain
" tentu saja kamu tidak perna mendengarnya, perguruan petir langit adalah salah satu perguruan kuno yg sudah berdiri beberapa ratus ribu tahun yg lalu, biasanya orang orang dari perguruan ini jarang sekali menampakan kehadirannya , aku hanya perna mendengar cerita ini dari guruku , bahwa orang orang yg berada di perguruan itu, kekuatannya sudah hampir sama seperti dewa , entah kali ini ada maksud apa sampai sampai orang orang ini bisa datang kemari " ucap seorang menjelaskan
" tentu saja, satu dari mereka yg hadir disini, sudah cukup bisa membinasakan semua sekte yg ada saat ini " sambung orang yg tadi menjelaskan
melihat sikap awan yg terlihat begitu tidak senang mendengar mereka berasal dari perguruan petir langit, para tetua yg hadir menjadi penasaran akan hal itu
" kenapa anak muda, apa ada hal yg salah dari perkataan ku " ucap tetua yg tadi menjelaskan
melihat basis kultivasi dari para tetua yg berasal dari perguruan petir langit ini yg sangat tinggi, awan mulai terpikir akan maksud dan tujuannya
awan mulai berpikir dan ingin sekali menjajal kemampuan dari salah satu tetua perguruan petir langit itu, awan ingin tau, sekuat apa tetua dari dari perguruan petir langit ini, dan sudah sejauh mana kekuatan nya saat ini berkembang
__ADS_1
" tidak ada yg salah dari perkataan senior, saya hanya teringat hal yg membuat saya melangkah kan kaki di dunia seni beladiri ini , dan kalau senior tidak keberatan, saya ingin meminta sedikit bimbingan dari salah satu senior yg ada di sini " ucap awan dengan tenang
mendengar ucapan awan yg demikian , para tetua dari perguruan petir langit sedikit kaget, mereka mulai berdiskusi
" bagaimana merunut para tetua semua, apa ada yg ingin mencoba keterampilan anak muda ini, mungkin dengan beberapa gerakan, kita bisa tau teknik apa yg dia gunakan, dan dari situ kita bisa tau, orang yg membimbing anak muda itu berasal dari perguruan mana " ucap salah satu dari tetua perguruan petir langit
" biarkan aku saja, diantara kita semua, aku adalah yg terlemah , sekalian aku ingin mencoba seberapa kuat kekuatan orang yg bisa membangkitkan kekuatan naga king long ini " ucap seorang dari perguruan petir langit
" haa haa... baiklah, tapi aku harap kamu tidak meremehkan anak ini, aku bisa melihat dari ekpresi dan aura nya, anak ini tidak biasa, dan kemungkinan dia memiliki niat untuk membuat kita babak belur haaa... haaa.. ". ucap seorang tetua yg lain
" katamu, kamu yg terlemah diantara kalian yg hadir disini, aku tidak ingin bertarung denganmu, aku ingin bertarung dengan yg terkuat diantara kalian " ucap awan dengan ekpresi dingin
mendengar hal itu, para seniman bela diri yg hadir, dan para tetua dari perguruan petir langit menjadi sangat kaget
" apa ada yg salah dengan anak ini, kenapa dia menjadi begitu angkuh " ucap seorang seniman beladiri yg ikut menyaksikan
" anak muda, kamu jangan begitu tidak sabaran dan menjadi begitu lancang, dengan basis kultivasi mu saat ini, aku saja sudah cukup untuk merobek robek tenggorakan mu itu " ucap pria yg tadi menawarkan diri untuk meladeni awan
ekpresi awan menjadi berubah, awan tersenyum kecil, kali ini awan berhasil membuat pria itu naik pitam dengan cara memfrokasi nya, dengan begitu, awan bisa yakin pria itu akan mengeluarkan kekuatan yg sesungguhnya untuk meladeni nya
jangan lupa like and vote , dan juga tinggalkan komentar di bawah . terimah kasih
"""""
__ADS_1
""""""