Mata Dewa Sang Awan

Mata Dewa Sang Awan
Patrick muda


__ADS_3

" tunggu.. " tiba tiba seorang wanita muda berusia dua puluh tahunan tiba dan menghentikan aksi ketiga tetua itu, wanita muda itu segera turun dari langit dan mendaratkan kakinya di tanah, wanita muda itu berjalan pelan menuju kearah Soka dan Sera, dan tiba tiba semua murid dan ketiga tetua berjubah hijau itu membungkuk saat wanita muda itu melintasi dan melewati mereka


" hormat kepada Patrick... semoga Patrick pajang umur " sahut serentak dari murid dan ketiga tetua itu


wanita yg terlihat muda ini bernama Wuling , wanita muda ini merupakan kepala sekte dari perguruan teratai hijau, sedangkan sekte bangau hijau adalah sekte yg berada di bawah perintahnya ,meskipun masih muda, wanita yg bernama Wuling ini mempunyai basis kultivasi yg cukup sangat tinggi, dengan balutan baju berwarna hijau yg cukup tipis , dan rambut panjang lurus hingga di pinggang, di tambah wajah yg sangat cantik, hal itu membuat setiap kaum pria sangat tertarik untuk melihatnya, bahkan semua mata yg ada terpanah oleh paras cantik nya itu. ketika semua pria melihatnya dengan tatapan penuh nafsu, dia sudah terbiasa akan hal itu dan malah terlihat cukup senang, namun tiba tiba pandangan nya tertuju kepada awan, awan terlihat sama sekali tak tertarik dan merasa wanita ini berpakaian berlebihan


melihat awan yg tak terlalu tertarik pada pesonanya, hal itu membuat wanita yg bernama Wuling menjadi sedikit jengkel, dia berjalan di hadapan tetua yg bernama Shu dan sengaja tebar pesona, selain awan, setiap lelaki selalu memperhatikan lekuk tubuh dan wajahnya yg sangat cantik


" kenapa pria itu seakan tak tertarik dengan pesonaku " ucap Wuling yg merasa awan sama sekali tak memandangnya


" ada urusan apa Patrick hingga sampai di tempat ini" tanya tetua yg bernama sha sambil memandangi kerah baju Wuling yg memang sedikit longgar dan terbuka


" ciiii....aku merasa pekerjaan kalian cukup lambat,mengurus hal seperti ini saja sampai memakan waktu yg begitu lama, cepat bereskan masalah ini dengan cepat,dan setelah ini , aku ingin meminta bantuan kalian untuk mengunjungi sebuah danau meteor di pinggir Utara " ucap Wuling dengan pandangan jijik kepada pria tua yg bernama sha itu yg matanya hampir keluar

__ADS_1


" Patrick tenang saja, urusan disini sudah hampir selesai, dan kedua wanita itu cukup sulit untuk dihadapi, tapi kami sudah menyiapkan Aray pengunci roh untuk menaklukan mereka " ucap tetua Shu


Sera dan Soka sedikit kesulitan menghadapi ketiga tetua itu yg menyerang secara bersamaan, di tambah lagi Aray yg dibuat oleh para ketiga murid tetua itu, Aray itu dapat melemahkan roh beladiri mereka , dan sekarang di tambah lagi kedatangan seorang wanita yg jelas jelas kemampuannya di atas ketiga tetua itu


"Sera ,,, bagaimana kalau kita mengunakan jurus itu, dalam hal seperti ini, hanya jurus itu yg dapat membalikan keadaan " ucap Soka yg bermaksud mengunakan jurus terlarang yg dapat menaikan basis kultivasi beberapa kali lipat


" jangan dulu, aku sudah mengirimkan pesan ke guru, seharusnya sebentar lagi bala bantuan akan tiba, kita bertahan saja dulu sebentar lagi " ucap Sera yg jelas paham akan dampak dari mengunakan jurus terlarang itu


awan yg melihat Sera dan Soka terdesak seperti itu, kini berinisiatif untuk membantu, bagaimanapun awan juga perna mengalahkan petarung yg lebih kuat darinya sewaktu dulu ,dan alasan terpenting awan ialah Sera dan Soka adalah murid dari neneknya sendiri


" aku kira tuan muda hanya akan berdiam diri saja melihat kita yg terperangkap oleh Aray seperti ini, tak aku sangka, tuan muda cukup berani menghadapi tua Bangka itu " ucap Soka yg senang melihat awan membantunya


" ckckck ... dasar bocah ingusan, tak aku sangka gerakan mu cukup cepat " sahut tetua itu sambil memegangi pergelangan tangan nya yg terasa sakit

__ADS_1


awan yg mendengar hal itu sama sekali tak peduli, awan sadar betul apa yg membuat Sera dan Soka menjadi tertekan , dengan cepat awan berlari kearah seorang murid yg sedang fokus menahan Aray pengunci roh itu , awan berniat menggangu konsentrasi dari mereka dan berharap Aray itu bisa lepas kontrol dan membuat Sera dan Soka keluar dari formasi itu , tapi tentu saja apa yg awan rencanakan tak akan semulus yg dia harapkan , ketika awan hendak menerjang seorang dari murid yg sedang fokus menahan formasi Aray , tiba tiba salah satu dari tetua yg menyadari pergerakan awan maju dan menangkap pergelangan kaki nya, awan pun di lempar menjauh dari sana


tak mau menyerah sampai disitu, awan segera bangkit dan terus mencoba menghancurkan formasi itu dari segala arah, dengan gerakan zik zak nya awan terus mencoba mengecoh tetua berbaju hijau yg melindungi semua murid yg sedang fokus mempertahankan kekuatan Aray itu, dan ketika gerakan awan berhasil mengecoh tetua itu, awan dengan cepat melayangkan tinjunya terhadap seorang yg sedang menjaga Aray itu, namun tetap saja gagal, dan kali ini yg menggagalkan tindakan awan adalah Wuling, dengan gerakan jarinya, Wuling melempar kembali awan dan membuatnya kembali menjauh dari formasi itu


dengan tatapan yg begitu dingin,Wuling mencoba mendekat kearah awan, dalam sekejap saja ,Wuling yg berjarak cukup jauh itu sudah berada sekitar lima langkah di depan awan



" aku bisa saja melepaskan kedua wanita itu, tapi aku ingin kamu sebagai gantinya " ucap Wuling yg tampah basa basi berkata kepada awan



..........

__ADS_1


........


__ADS_2