Mata Dewa Sang Awan

Mata Dewa Sang Awan
kenyataan yang pahit


__ADS_3

ketika sang pegawai mulai menghitung jumla belanjaan tersebut,awan memperhatikan layar monitor yang ada di depan nya,satu persatu barang belanjaan yang diambil dan di scan sesuai dengan label yang tertera


jumla belanjaan awan hanya beberapa ratus ribu dan sekarang dia mulai memperhatikan lagi layar monitor yang ada di depan nya,ya sekarang giliran barang belanjaan Anita yang mulai di hitung


benar saja dia mulai terkejut melihat angka dominal yang timbul di dalam monitor itu


satu item yang Anita beli sudah hampir sama dengan harga semua barang yang dia beli,sambil memegang kening awan mulai gelisa dan takut uang gajinya yang 1 bulan tidak akan cukup untuk membayar tagihan ke empat belanjaan teman nya itu


benar saja ternyata setelah menghitung semua belanjaan Anita,dominal yang tertera di layar monitor membuat awan sakit kepala,jumlahnya mencapai jutaan rupiah


awan mulai panik dan berpikir,gimana caranya aku membayar semua tagihan ini sahut awan di dalam hati


dia mulai menghitung uang yang ada didalam kartu kreditnya dan semua biaya tagihan itu,walaupun dia mengurangi separuh barang yang dia ambil bahkan semuanya juga, uang nya saat ini juga tidak akan cukup untuk membaya tagihan belanjaan Anita


dan awan mulai memperhatkan lagi item dan harga barang yang Anita ambil tadi


dan ketika dia melihat item nya berjumlah lima dan bukan lagi empat,dia mulai mempertanyakan lagi kepada sang kasir


maaf sebelumnya ya mbak,tadi item yang ini tidak ada di dalam barang belanjaan yang saya bawa sahut awan,dan awan mulai meyakinkan si kasir dengan berkata,mbak mungkin ini barang orang lain yang mungkin tertinggal dan terselip di barang bawaan saya dan terhitung,bisahkan barang ini di keluarkan saja dari nota saya


dalam hati awan merasa lega karena dia merasah kasir nya salah menghitung dan memasukan barang yang bukan dia bawak,benar saja adanya satu item barang yang hanya merupan tas kecil itu saja harganya hampi mencapai jutaan rupiah.


tapi si kasir bersikeras dan berkata bahwa itu benar adanya dari barang bawaan si awan


si kasir berkata,mas saya tidak salah ambil dan saya juga tidak salah hitung,barang yang mas bawak itulah yang saya hitung semuanya,dan tas ini juga saya keluarkan dari barang yang ada di keranjang yang satu ini,sambil menunjuk keranjang barang belanjaan Anita

__ADS_1


belum sempat menjawab, Anita dan Soni datang menghampiri awan dari belakang


Anita berkata kepada sang kasir,ada apa ya mbak sahut Anita


lalu si kasir mulai menjelaskan dan berkata,begini mbak,tadi mas ini membawak dan ingin membayar barang belanjaan nya,tapi ketika saya hitung,mas ini berkata bahwa ini bukan barang bawaan dia dan ingin di kensel,saya si tidak keberatan untuk Mengkensel nya,tapi karena saya yakin itu berasal dari keranjang mas ini,saya coba menjelaskan sahut sang kasir


awan hanya terdiam dan merasa gugup ketika Anita tiba tiba muncul di sampingnya


lalu awan mulai menanyakan lagi ke Anita


apa benar tas kecil itu juga barang yang ada di keranjang bawaan mu ya Anita sahut awan


lalu Anita berkata,iya betul itu barang bawaan ku juga kata Anita


memang ada masalah apa hingga sampai sampai tas kecil itu mau kamu kensel sahut Anita dengan sinis


lalu awan berkata,anuu aahh gini Anita


belum sempat berkata Soni maju kedepan dan mulai mengeluarkan suara


apa jangan jangan kamu tidak sanggup membayar barang belanjaan mu sendiri sahut Soni dengan nada merendahkan


awan hanya terdiam dan merasa malu akan hal itu


tiba tiba Anita berkata dengan nada yang kesal kepada awan

__ADS_1


haaai bukannya tadi aku mengatakan bahwa kamu cuma bantuin aku bawakan belanjaan ini ke meja kasir,aku tidak memintamu untuk membayarnya sahut Anita lancang


awan mulai terdiam tanpa berani membalas apa yang diucapkan Anita kepadanya


lalu Soni mulai memperkeruh suasana dengan berkata,atau jangan jangan kamu ingin mengambil hati pacarku dengan cara membayar tagihan belanjaan dia tambah Soni berkata


Soni mulai mengeluarkan kata kata menghina terhadap awan


kamu itu ya,kamu cuma laki laki kumuh dari perdesaan,jangan berharap ingin makan daging angsa(yang artinya jangan tidak sadar diri dalam pribahasa Korea)


Soni mulai memegang kerah baju awan dan berkata,tagihan segini saja kamu tidak sanggup bayar,ingin mencoba berebut wanita pula dengan tuan muda ini,mestinya kamu sadar diri,lebih baik kamu pulang dan bertani saja di kampung mu sana,sambil tertawa Soni berkata kepada awan


Anita mulai berkata kepada Soni,sudahlah sayang,dia mungkin tidak tau kalau wanita itu cuma tertarik kepada laki laki mapan sepertimu dan bukan orang yang seperti dia tambah Anita


mendengar kata kata yang keluar dari mulut Anita awan merasa di permalukan dan dipermainkan oleh Anita dan Soni


tapi itulah kenyataan nya,wanita pasti lebih memilih laki laki yang status sosialnya lebih tinggi seperti Soni di bandingkan dirinya yang cuma bisa hidup pas pas san saja seperti ini


dengan berkecil hati dia hanya bisa terimah di tertawa kan oleh Anita dan Soni


tampah pikir panjang Soni melepaskan tangan dan mendorong awan hingga terjatuh dan berkata


kali ini aku lepaskan kamu,ingat jangan sesekali lagi mencoba mendekati wanita ku,atau akibatnya akan lebih buruk dari ini,dan dia melemparkan sejumlah uang kemuka awan dan berkata,tagihan ini biar aku saja yang bayar, sisanya anggap saja untuk mengganti bajumu yang kumuh itu,lalu mereka pergi sambil tertawa dan merasa puas telah mempermalukan awan


sambil menatap kebawah dan sedih, akhirnya awan pun pergi tampah menghiraukan belanjaan nya dan uang yang berserakan di lantai.dalam hati dia berkata,suatu hari pasti kubalaskan penghinaan ini berkali kali lipat

__ADS_1


__ADS_2