Mata Dewa Sang Awan

Mata Dewa Sang Awan
titik terang keluarga


__ADS_3

sebelum melangkahkan kaki nya menuju gudang ,terdengar suara dari sang adik memangil


" kak, ibu memanggil mu untuk segera makan bersama"



mendengar hal itu,awan mengurungkan niat nya untuk sementara



" yah, kakak segera ke sana" jawab awan



mereka sekeluarga pun akhirnya berkumpul bersama untuk makan malam



setelah selesai makan,ibu awan mulai membuka topik pembicaraan



" nak,ibu lihat kamu kembali mengunakan mobil,mobil siapa yg kamu pinjam" sahut sang ibu



" oohh itu Bu,itu adalah mobil atasan ku di kantor,karena dia tau aku hendak pulang,dia meminjamkan nya ke padaku " jawab awan dengan santai



" terus ibu lihat, kamu membelikan motor yg sangat mahal untuk adikmu reka, dari mana asal uang tersebut,kamu tidak melakukan hal yg melanggar hukum kan di kota" tanya ibu awan lagi dengan cemas


" ya tidaklah Bu,ibu juga tau kan, kalau aku ini orang nya seperti apa" jawab awan menyakinkan ibu nya


" yahh sudahlah,anak baru pulang,belum sampai satu hari di rumah sudah di tanyakan hal yg begitu" sambung sang ayah



" wajar aku kuatir melihat perkembangan anak ku,dalam waktu secepat itu sudah bisa menghasilkan uang yg begitu banyak" bantah sang ibu mendengar suami nya yg membelah awan



mendengar hal itu,ayah awan pun hanya diam,dia tau,kalau dia menjawab pertanyaan sang istri lagi,ceritanya bakalan panjang



" o yah bu ,ibu bilang ingin menyampaikan hal yg penting kepadaku " tanya awan mengalikan perkataan ibu nya itu



" hhmm ,kamu juga,pandai sekali memalingkan pembicaraan " sahut sang ibu ke pada awan



awan pun hanya tersenyum kecil mendengar perkataan ibunya itu



" sebelum nya ibu tak perna menceritakan tentang orang tua ibu ke kamu,dan kenapa kamu tak perna bertemu dengan kakek dan nenekmu" kata sang ibu

__ADS_1



" bukanya ibu perna bilang,kakek tidak menyukai ibu,dan telah mengusir ibu dari rumah" jawab sang awan mengingat hal yg perna di ucapkan ibunya itu sewaktu awan kecil



" iya hal itu betul adanya,tapi ibu belum menceritakan hal yg sebenarnya ke padamu,karena waktu itu kamu masih sangat kecil" jawab sang ibu lagi



mendengar hal itu, ayah sang awan berinisiatif mengajak reka meninggalkan awan dan istri nya ,karena hal ini belum pantas untuk di dengar oleh reka



" reka,mari temani ayah melihat dan mencoba motor baru mu itu" ajak sang ayah ke pada reka



lalu reka dan ayahnya pergi meninggalkan awan dan ibunya



" sebenarnya ibumu ini adalah putri satu satunya dari seorang laki laki yg hebat, ibu berasal dari keturunan langsung klan yg di sebut petir langit"


tapi karena ibu melakukan sebuah kesalahan yg membuat kakek mu marah,ibu diusir dari rumah ibu saat itu" sahut sang ibu menjelaskan


" maksud ibu seperti apa, jujur aku kurang paham" sahut awan menjawab


" ya klan petir langit adalah tempat dmna orang" yg tak perna kamu temui sebelumnya berada, hal yg ada di tempat itu semuanya di luar nalar manusia pada umumnya , sulit untuk menjelaskan nya secara rinci " jawab sang ibu


". hhhmm , lantas hal semacam apa yg membuat kakek begitu tegah mengusir ibu" lanjut awan bertanya



" ibu adalah anak satu satunya dari nenek dan kakek mu, mereka sangat menyayangi ibu pada awalnya ,


ibu juga merupakan seorang yg berbakat waktu itu,


tapi ketika ibu keluar meninggalkan perguruan untuk melakukan pelatihan diri di luar, ibu bertemu laki" yg baik hati, ibu pun mulai dekat dengan nya,hingga ibu ingin sekali menjalani rumah tangga bersamanya,


tapi, laki" itu hanyalah orng biasa yg hidup sebatang kara,tampah mempunyai latar belakang yg kuat,dan juga tidak memiliki keterampilan seni beladiri apapun


hal itu lh yg membuat kakek mu menentang keras hubungan kami" sahut sang ibu



dengan rasa penasaran yg tinggi awan meminta sang ibu menceritakan lagi kisah selanjutnya



" karena laki" ini juga sangat baik dan peduli kepada ibu, ibu akhirnya menentang keputusan kakek mu itu,



kakek mu berkata,jika ibu ingin bersama juga dengan laki" itu, dia akan mengusir ibu dan menghapus hal yg selama ini ibu pelajari selama di perguruan petir langit,


dan kakek mu juga berkata,hak ibu yg seharusnya ibu dapatkan, tidak akan lagi bisa ibu miliki"


tapi tentu saja nenek mu tidak tegah melihat ibu di usir, dan nenekmu meminta melakukan persyaratan kepada kakek ,agar ibu masih tetap bisa kembali suatu saat nanti" tambah sang ibu bercerita

__ADS_1


" lantas persyaratan seperti apa yg di berikan kakek kepada ibu" tanya awan penasaran


" kakek mu meminta ibu untuk menjalani kehidupan seperti orng biasa,dan apa bila kelak ibu mempunyai anak,anak itu harus memiliki kemampuan yg ibu miliki sewaktu masih muda, barulah ibu bisa kembali


tentu saja ibu tau,syarat itu hanya sebua alasan agar ibu tidak jadi meninggalkan rumah"


tapi karena ibu sangat ingin bersama laki" itu, ibu bersedia menerima syarat yg di ajukan kakek mu saat itu "


dan sekarang waktunya tinggal dua tahun lagi untuk menyelesaikan perjanjian tersebut,


ibu meminta mu untuk menyelesaikan masalah ini,itu pun kalau kamu bersedia dan tidak keberatan " sambung sang ibu berkata


awan pun sadar, laki" yg ada di dalam cerita ibunya itu adalah ayahnya


" tapi bagaimana caraku melakukannya Bu" jawab awan dengan sedikit bingung mendengar perkataan ibunya


sang ibu hanya tersenyum dan berkata


" kalau kamu bersedia,ibu masih punya cara agar kamu bisa menunjukan sedikit keterampilan mu kepada kakek mu itu"


nenek mu tentu saja masih membantu ibu,diam" nenekmu selalu memberi tau ibu ke adaan di sana,dan tentu juga sudah mempersiapkan segalanya," tambah sang ibu dengan rasa percaya diri yg tinggi



dan tentu saja, itupun juga tergantung kamu sendiri,apa kamu masih ingin membebani tanggung jawab ini atau tidak"



awan pun hanya diam sejenak,


" baiklah Bu,coba ibu tunjukan dulu hal seperti apa yg bisa membuatku membalaskan perbuatan kakek itu " jawab sang awan


lalu sang ibu membawa awan ke gudang,


sang ibu menunjukan sebuah plakat giok yg bertuliskan petir langit yg berwana ungu ke pada awan,


dan juga ada beberapa kitab jurus silat dengan tingkatan yg tinggi


" dalam hati awan" bukan kah ini juga yg ingin ku cari sedari tadi"


melihat hal itu ,awan pun merasa cukup percaya diri untuk bertemu kakek nya itu


" tenang saja Bu,aku akan memberi laki" tua itu pelajaran kelak, tunggu saja, dalam dua tahun ini aku akan mencarinya " jawab awan dengan rasa percaya diri yg tinggi .


mendengar hal itu,sang ibu cukup yakin akan keberhasilan awan , bagaimana pun, dara dari klan langit petir masih mengalir di tubuh anaknya itu.



lalu sang ibu mulai menjelaskan dan mengajarkan awan bagai mana cara mempelajari jurus yg tertera di kitap tersebut



dengan di tambah mata dewa yg awan miliki,dengan sangat cepat awan mempelajari isi jurus tersebut.


bahkan bagian yg hilang dan tidak lengkap pun seolah olah timbul di kepala awan,mungkinkah mata dewa ini ada kaitannya dengan kitap tersebut


bagi awan,kurang dari dua bulan pun dia pasti sudah bisa mempelajari semua jurus tersebut


"""

__ADS_1


"""""


__ADS_2