
di suatu ruangan di kediaman perguruan petir langit
" kenapa tiba tiba aku merasakan ada aura yg begitu kuat , apakah yg sebenarnya terjadi " ucap seorang kakek tua , dan kakek tua itu adalah kakek nya awan
" lapor pemimpin sekte, tiba tiba altar leluhur menunjukan reaksi yg begitu tidak biasa, saya harap pemimpin sekte segera melihatnya " ucap seorang murid sekte
" hhmm .. dari tadi aku juga merasakan ada aura yg begitu janggal yg menyelimuti perasaan ku, aku juga tidak menyangka bahwa itu mempengaruhi altar leluhur " ucap sang kakek tua
pemimpin sekte pun mendatangi altar leluhur dan melihat kejanggalan yg ada tersebut
" Bu... bukan kah ini pertanda baik, sebelumnya altar leluhur tidak perna mengeluarkan cahaya emas seperti ini, ini pertanda bahwa sekte ini telah melahirkan seorang jenius " ucap salah satu tetua sekte yg ada di situ
" pemimpin sekte, coba kamu lihat, altar leluhur kita mengeluarkan warna keemasan seperti ini, dan aura nya begitu kental sekali, ini menunjukan bahwa salah satu murid kita sedang melakukan penerobosan yg begitu luar biasa, dan kira kira murid yg manakah yg dapat membuat altar leluhur sampai menunjukan aura yg begitu kuat ini " sahut salah satu tetua yg lain
" para pemimpin gunung, coba kalian selidiki, murid yg mana yg sedang melakukan penerobosan ini, dan segera laporkan padaku dengan cepat " ucap pemimpin sekte petir langit
" baik tetua" serentak kelima pemimpin gunung menjawab
" murid dari gunung yg manakah yg telah mencapai prestasi besar ini, andaikan itu salah satu dari murid ku, aku pasti akan mendapatkan status yg lebih tinggi saat ini, tapi sayangnya murid ku tidak ada yg sedang melakukan kultivasi saat ini " jawab salah satu tetua yg ada
tak lama berselang, kelima pemimpin gunung pun datang
" lapor pemimpin sekte, murid dari gunung awan kelabu ku tidak ada yg sedang melakukan penerobosan " jawab tetua gunung tersebut
" lapor pemimpin sekte, murid dari gunung awan petir, awan hitam, langit biru dan murid dari gunung petir kuning juga tidak ada yg melakukan penerobosan untuk saat ini " jawab serentak dari ke empat pemimpin gunung yg lain secara bersamaan
" kalau bukan murid inti dari para pemimpin gunung, terus murid manakah yg melakukan terobosan itu, apa mungkin murid luar sekte " sahut pemimpin sekte dengan kesal
para tetua sekalian , apakah ada dari murid kalian yg melakukan pelatihan di luar untuk saat ini " sahut pemimpin sekte sambil memegang kening ya
__ADS_1
" ti tidak ada pemimpin sekte, murid kami semua masih berada di dalam perguruan untuk saat ini" sahut salah satu tetua yg ada
" lantas murid siapa yg melakukan penerobosan ini, tidak mungkin kan kalau ini di lakukan oleh murid perguruan lain, coba kalian ingat ingat dulu, apa kalian semua perna ada mengangkat murid waktu melakukan pelatihan saat di luar " sahut pemimpin sekte dengan nada yg begitu kesal
" i... itu pemimpin sekte, tidak mungkin bagi murid luar perguruan untuk membuat altar leluhur sampai tergerak seperti ini, yg bisa membuat altar leluhur sampai seperti ini hanyalah murid inti dari para pemimpin gunung, kalaupun ada murid luar dari sekte, mereka harus meneteskan darah mereka dahulu di altar
pemimpin sekte juga pasti tau jelas dengan itu kan , bahwa murid percobaan belum perna ada yg menginjakan kakinya di altar ini " sahut salah satu tetua sekte tersebut
murid yg berada di sekte petir langit mempunyai peraturan yg sudah di lakukan turun menurun dari beberapa ribu tahun yg lalu
sedangkan untuk murid percobaan, mereka belum bisa memasuki tanah leluhur, dan tentu saja mereka belum mendapatkan token tersebut,
di sisi lain
awan yg sedang mendapatkan hukuman langit karena melakukan terobosan, kulit yg sebelumnya hangus terbakar, dan tulang yg hampir hancur karena serangan petir yg begitu kuat itu
tiba tiba mendapatkan perlindungan dari token emas yg di berikan ibunya , token yg awalnya di simpan di kantong celana sebelah kiri itu,tiba tiba mengeluarkan reaksi yg begitu aneh setelah darah awan menyentuh token tersebut
awan yg merupakan keturunan langsung dari istana sekte petir langit itu, tentu saja mendapatkan perlindungan dari token tersebut, token itu merupakan token spesial yg hanya bisa di miliki oleh penerus sekte, dan tentu saja token itu sedikit spesial dari token yg biasanya di terima oleh murid murid inti yg lain
selain warna nya yg berbeda, bentuk dan kekuatan magis nya hanya bisa diaktifkan melalui dara keturunan langsung dari keluarga
__ADS_1
ketika awan hendak menyerap kekuatan langit dan bumi yg ada di sekelilingnya, sesosok cahaya yg berwana emas tiba tiba mulai memasuki Meridian awan ,cahaya emas itu berasal dari altar sekte petir langit
" ketua sekte, coba kamu lihat, cahaya keemasan itu mulai menuju ke arah orng yg melakukan penerobosan itu " sahut sala satu tetua yg ada
" cepat kalian ikuti kemana arah cahaya itu, dengan begitu kita bisa tau siapa yg melakukannya " jawab ketua sekte spontan
para tetua sekte pun mulai mengikuti cahaya emas yg menuju ke arah awan tersebut
awan yg mulai menyerap cahaya emas yg berasal dari altar leluhur petir langit tersebut mulai kewalahan, tubuhnya belum sanggup menampung kekuatan yg begitu besar
" kalau begini terus tubuhku sudah tidak akan sanggup lagi menampung kekuatan ini, apakah keberuntunganku akan berakhir lagi disini " sahut awan dalam hati
ketika awan sudah merasa tidak sanggup menyerap aura yg datang dari altar petir langit tersebut, tiba tiba pemandangan awan mulai berbayang, matanya pun terpejam, awan kini berada di dasar lautan pengetahuannya , awan melihat cahaya itu terus mengisi lautan pengetahuan nya hingga penuh,
" celaka, kalau aura ini tidak berhenti juga, bisa bisa tubuhku akan benar benar meledak, aku harus segera berhenti menyerapnya " sahut awan dengan cemas
seketika awan hendak berhenti menyerap kekuatan aura dari cahaya emas itu, tiba tiba awan melihat seekor naga yg berubah dari cahaya itu , aura emas yg sebelumnya masuk ke tubuh awan, kini berubah menjadi naga yg begitu besar
tiba tiba mata awan kembali terasa sakit , sakit yg awan rasakan seperti pertama kali mendapatkan kekuatan dari mata tersebut,
benar saja, mata awan seakan mau keluar melihat sesosok naga itu,
" ada reaksi apa naga itu dan mataku ini, kenapa rasanya mataku ini seakan akan ingin sekali mendekati naga itu " sahut awan yg menahan sakit sambil memegangi kelopak matanya yg seakan mau keluar itu.
""""
__ADS_1
""""