
" anak muda aku akan memberikanmu kesempatan , serang lh aku dengan tiga jurus terkuat mu, kalau kamu berhasil menghancurkan pertahanan ku , aku anggap kamu sebagai pihak yg menang "
awan hanya tersenyum kecil dan berkata
" apa kamu yakin dengan ucapan mu itu, aku harap kamu tidak menyesali kata katamu ini
tetua petir langit ini bernama Fatan , saat ini kultivasi Fatan berada di alam setengah dewa , jarak kultivasi awan dan fatan terbilang cukup jau, awan yg berhasil menerobos beberapa tingkatan sekaligus,saat ini berada di level Jin tahap menengah
" baiklah , aku akan melancarkan jurus yg pertama, aku harap senior bisa menerimanya "
awan mulai melakukan serangan energi kepada tetua petir langit itu , awan mengeluarkan jurus yg telah di pelajari nya dari kitab yg di berikan ibunya , jurus ini tergolong cukup hebat
" jurus ini bernama serangan Guntur, aku harap senior bersiap siap " ucap awan
" baiklah , aku juga akan bersiap siap, dan untuk pertahanan ku ini , ini bernama perisai dewa , perisai ini akan semakin kuat mengikuti tingkatan pemiliknya " ucap Fatan menjelaskan
awan tentu faham betul dengan kekuatan perisai itu, karena pertahan tubuh yg awan latih juga merupakan jurus yg sama
awan mulai melancarkan serangan pertamanya, awan mulai mengepalkan tinjunya , kini aliran petir mulai menyelimuti tangan awan dan membentuk energi yg begitu kuat
" jurus yg begitu kuat, aku tidak menyangka anak yg begitu masih muda sudah bisa memiliki jurus yg seperti ini " ucap salah seorang yg menyaksikan
serangan yg awan lancarkan mulai menghantam pertahanan dari tetua petir langit itu, suara dan getaran dari benturan itu begitu dahsyat, sampai sampai membuat orang orang yg berada di sekitar sedikit ikut merasakan dampak dari serangan itu
" kekuatan yg sangat mengerikan, kita yg berada cukup jauh juga merasakan dampak dari benturan tersebut, apakah anak muda ini berhasil menghancurkan pertahanan dari pria itu " ucap salah satu dari seniman beladiri yg menyaksikan
" apakah cuma ini kemampuanmu, jangan buat aku tertawa , dengan serangan seperti ini kamu malah meremehkan ku , aku rasa perlu bagimu untuk berlatih seratus tahun lagi" ucap Fatan mereme kan
" jangan senang terlalu awal, serangan tadi hanya pembuka, selanjutnya akan lebih kuat dari itu " jawab awan dengan sinis
" apa anak muda ini masih mempunyai kartu andalan , kalau tidak adalagi, lebih baik kita segera menyeretnya ke perguruan, tidak baik bagi kita untuk berlama lama disini " ucap salah satu tetua perguruan petir langit
__ADS_1
" tunggu dulu, sepertinya aku perna melihat jurus ini, tapi entah dimana " sahut seorang dari tetua clean petir langit yg lain
" anak muda, sebaiknya cepat selesaikan dua jurus mu yg tersisa, aku mulai merasa para tetua yg lain sudah tak bisa bersabar lagi menunggumu " ucap Fatan dengan sombongnya
" kelihatannya para tetua dari clean petir langit ini sudah tak bisa menahan diri lagi, aku takut keberuntungan anak ini akan berakhir disini " ucap seorang kultivator yg menyaksikan
" sayang sekali, anak ini sangat berbakat, tapi sayangya dia sedikit sombong, andaikan dia di beri waktu beberapa tahun lagi, mungkin anak muda ini bisa menyamai kekuatan dari salah satu tetua dari clean petir langit itu "
" menurut pendapat kalian semua, andaikan anak muda ini gagal menghancurkan pertahanan dari pria itu, apakah pria itu akan membunuhnya " ucap seorang kakek tua yg bernama Jojon dari clean naga putih
" itu belum tentu , sepertinya ada sesuatu yg spesial yg dimiliki anak muda ini, kalau mereka berniat membunuh anak ini, mereka pasti sudah melakukanya dari tadi , jadi untuk saat ini kita hanya perlu menyaksikan saja, apa langka selanjutnya yg akan mereka lakukan " ucap salah satu dari kultivator yg menyaksikan
awan sebenarnya mampu menghancurkan perisai dari tetua yg bernama Fatan itu dengan kemampuan yg dia miliki saat ini , tapi awan sedikit merasa bimbang, andaikan dia mengunakan jurus spesial yg telah diajarkan ibunya, apakah ini akan mempengaruhi dan membongkar identitas ibunya di hadapan para tetua perguruan petir langit yg ada di sini
awan sejenak berpikir, awan kini mulai memfokuskan diri, awan ingin mencoba kekuatan yg telah dia terimah dari wanita misterius itu , sekarang dia hanya bisa bertaruh dengan dua kesempatan yg tersisa
" baiklah, sekarang aku akan memulai serangan ku yg ke dua, kali ini akan sedikit berbeda dari yg pertama tadi, aku harap senior bisa menerimanya " ucap awan dengan yakin
langit yg awalnya masih terlihat cerah, kini mulai di selimuti oleh awan hitam, sesosok banyang bayang dari langit mulai terlihat muncul ke bumi , kali ini awan mengunakan kekuatan dari roh burung phoenix yg telah dia terima
" pantas saja anak muda ini berani bersikap begitu arogan, ternyata dia masih menyimpan kekuatan yg cukup besar disaat seperti ini , apapun hasil akhir dari serangan ini, aku berniat mengangkatnya menjadi murid ku , dengan usia yg masih begitu muda , dan sedikit bimbingan yg tepat dariku, dia pasti akan menjadi pilar yg menonjol nantinya " ucap salah satu tetua gunung clean petir langit
sementara para seniman beladiri yg lain, yg ikut menyaksikan jurus yg dikeluarkan oleh awan ini menjadi begitu terkejut,
" p.... pantas saja bocah laki laki ini berani bersikap arogan di hadapan tetua dari clean kuno itu, ternyata dia berhasil menaklukan salah satu roh dari makhluk mitos yg ada di dalam legenda itu , anak yg begitu bertalenta " ucap seseorang
aura kekuatan yg begitu kuat, silau'an dari cahaya yg di pancarkan oleh buruk phoenix itu begitu mengerikan, sampai sampai Fatan yg berada di tingkatan setengah dewa itupun meneteskan keringat dingin dari kening nya
" tak aku sangka, ternyata bocah tengik ini masih mempunyai jurus yg begitu kuat, kali ini aku harus sedikit serius menghadapi serangan nya ini " ucap Fatan dalam hati
" segeralah lancarkan serangan mu ini, aku ingin melihat seberapa kuat kekuatan dari roh phoenix itu " ucap Fatan dengan rasa tak sabaran
__ADS_1
awan mulai kembali melancarkan serangan nya yg kedua , tekanan yg melesat kali ini begitu mengerikan, sampai sampai tetua dari clean petir langit yg lain memasang perisai untuk menghalangi aura yg di timbulkan
" ayo kita juga sedikit menjauh dari sini, serangan kali ini begitu menakutkan, kalian lihat, para tetua dari clean petir langit yg lain sampai sampai memasang perisai perlindungan , itu menandakan serangan kali ini sangat berbahaya " ucap seorang kultivator
" ayo cepat, jangan sampai kita mati konyol disini " sahut salah satu yg lainnya
ketika jurus yg awan lancarkan mengenai perisai pertahanan yg Fatan gunakan, gesekan dari benturan itu begitu mengerikan, kabut tebal mulai menyelimuti permukaan tanah, kilatan petir yg di timbulkan menyebabkan gunung dan danau menjadi terbelah
" a... a.. apakah anak muda ini berhasil meng hancurkan pertahanan dari pia itu, s... setidaknya kekuatan ini sudah bisa membela gunung dan danau " ucap seorang dari penonton yg berlindung sangat jau
" mari kita segera lihat ke sana, aku rasa anak muda itu sudah berhasil " sahut seseorang lagi
awan yg begitu penasaran mulai menunggu kabut asap yg menyelimuti tempat Fatan berada segera hilang, awan cukup yakin dengan serangan nya kali ini akan berhasil menghancurkan pertahanan yg Fatan bangun itu
" apakah sudah berakhir, aku harap senior tidak menerima dampak yg serius dari serangan ku itu " ucap awan dengan pelan
asap dan kabut perlahan mulai menghilang, terlihat sesosok pria yg masih berdiri dengan tegap di sana
ternyata serangan yg begitu dahsyat dari awan tak mampu menghancurkan perisai yg Fatan buat, serangan dari awan hanya membuat perisai itu menjadi sedikit retak , awan pun sempat terkaget kan dengan hal itu , melihat hal itu awan hanya bisa menghela nafas nya dalam dalam
" aku akui kekuatanmu melebihi orang pada dasarnya, kemampuan mu sudah sangat hebat untuk setingkat tahap jin menengah , aku bisa pastikan orang yg berada di tingkatan yg sama denganmu, kamu sudah tak ada tandingan nya lagi, tapi kamu terlalu meremehkan ku, andai kita berada di level yg sama, aku pun pasti bukan lagi tandingan mu " ucap Fatan sambil membersikan debu yg ada di pundaknya
" anak muda, sebaiknya kamu menyerah saja, aku lihat kamu sudah tak mempunyai energi yg begitu banyak lagi, sebaiknya kamu beritahu saja kepada kami siapa orang yg mengajarimu keterampilan itu, aku bisa pastikan, tak akan ada satupun dari kami yg akan berniat buruk terhadap mu dan gurumu itu, dan siapa tau orang yg mengajarimu itu adalah kenalan lama dari kami semua " ucap seorang tetua yg berniat menjadikan awan sebagai murid nya itu
" sepertinya sudah tidak ada cara lain lagi " ucap awan
mendengar ucapan awan itu, salah seorang tetua dari clean petir langit bertanya
" jadi kamu sudah berniat menyerah dan memberitahu kami nama dan posisi orang yg mengajarimu itu , itu sangat bagus, orang pintar pasti bisa membaca situasi dengan baik "
" siapa bilang aku ingin melakukan itu, bukankah aku masih mempunyai kesempatan yg ketiga, dan jurus yg ketiga belum aku keluarkan, jadi itu belum bisa di bilang aku gagal kan " tutur awan dengan rasa percaya diri yg tinggi
__ADS_1
"""""""
""""""