Mata Dewa Sang Awan

Mata Dewa Sang Awan
piton berkepala tiga


__ADS_3

" aku merubah cara pemikiran ku , aku tidak menginginkan posisi itu lagi" ucap awan sambil tersenyum kecil


melihat perkataan awan, para pengunjung yg hadir menjadi heran


" haa haa , dasar anak muda, baru sedikit menerima tekanan dari boss Han saja sudah tak sanggup bertahan dan inggin segera menyerah" ucap para bawahan Han yg melihat dan mendengar ucapan dari awan


" anak muda ini begitu arogan dan tak tau batas kemampuan sendiri, hanya sedikit memiliki kemampuan sudah merasa tak ada yg bisa mengalahkan ,kita lihat saja apa yg akan di lakukan oleh Han kepada bocah itu " ucap tetua dari salah satu empat keluarga yg ikut menyaksikan


" melihat sikap dan tempramen dari boss Han, anak ini tak akan muda pergi begitu saja setelah mempermalukan boss Han " ucap sun dalam hati


" kenapa , apa kamu merasa tak mampu, atau kamu sudah paham akan perbedaan kekuatan kita saat ini , tadi aku berniat merekrut mu dan menjadikan mu sebagai salah satu dari pemimpin kelompok kabut merah ku, tapi, karena sikap dan perkataan mu, tentu saja aku tak bisa membiarkanmu pergi begitu saja " ucap Han dengan tegas


" para hadirin sekalian, kejadian ini akan menjadi contoh untuk kalian semua, aku sudah berbaik hati menawarkan anak muda ini,tetapi dia tidak mengerti akan niat baik ku, jadi aku akan menghancurkannya tepat di depan mata kalian , agar kelak tak ada lagi yg berani memandang rendah organisasi yg telah aku bangun dengan susah paya ini " ucap Han sambil memandangi kordinor ruangan VIP yg ada di atas


" sialan, jelas jelas maksud dari ucapan tuan Han ini menuju kearah kita empat keluarga besar yg hadir, dia ingin menjadikan anak muda itu sebagai contoh untuk kita semua " ucap kepala keluarga Yan yg mengerti jelas akan maksud perkataan dari Han


"haaa haaa , aku lihat kamu begitu percaya diri bisa membunuhku di sini, apakah kemampuanmu sehebat itu " ucap awan yg tertawa mendengar perkataan dari Han itu



" aaiiss , padahal aku lumayan suka terhadap pria itu, tapi sayang nya dia begitu bodoh hingga memancing Amara dari tuan Han " ucap seorang tuan putri dari keluarga Li

__ADS_1



" apa yg kamu suka dari laki laki seperti dia, apa kamu lihat, sangking takutnya dia menjadi bodoh dan tertawa sampai seperti itu" ucap tuan muda keluarga Li yg tak suka mendengar perkataan adik perempuannya itu



" karena kamu ingin melihat kekuatan ku, maka aku akan membiarkanmu melihat kekuatan dewa yg belum perna kamu lihat selama ini " tutur Han yg begitu geram kepada awan


Han yg berada di tahap alam setengah dewa, kini mulai mengeluarkan jurus yg teramat kuat, sesosok ular piton berkepala tiga mulai keluar dan mengeluarkan aura yg begitu menakutkan ,ular piton berkepala tiga itu tercipta dari kekuatan spirit Han yg berada di tahap setengah dewa


" bocah ingusan, ini adalah kekuatan spirit ku, ini adalah ular piton merah berkepala tiga, seharusnya kamu cukup bangga bisa mati dan menjadi asupan untuk ular ini " ucap Han yg begitu sombong




" benar, konon katanya, dengan kekuatan spirit ular piton berkepala tiga itu, tuan Han berhasil membunuh seorang kultivator yg satu tingkat lebih tinggi darinya,kedatanganku kali ini tidak sia sia " ucap seorang kultivator yg ikut menyaksikan



aura kabut merah mulai keluar dari mulut ular piton yg tercipta dari spirit Han, kini Han sudah siap menghabisi awan dengan satu serangan

__ADS_1



awan yg sedari tadi hanya diam dan tak mengeluarkan sedikit perkataan mulai tersenyum ,awan hanya memperhatikan ular piton berkepala tiga itu



" haa haa ,anak nakal, kenapa kamu hanya diam,apakah kamu menjadi bodoh,hingga kamu tak mampu berkata dan hanya menunggu mati begitu saja, sekarang meski kamu memohon pun sudah tak akan sempat lagi, salahkan lh dirimu yg begitu bodoh hingga tak bisa memilih mana yg baik untukmu " ucap Han



tiba tiba petir menyambar, kilatan petir mengeluarkan Sambaran yg begitu kuat, sehingga membuat atap gedung menjadi berlubang karena dampak percikannya



para penonton dan tamu yg hadir menyaksikan perestiwa itu menjadi teramat kaget, begitu juga Han


dan tiba tiba aura yg begitu mencekam terasa begitu kuat,aura itu membuat semua orang yg ada di dalam ruangan gedung itu terasa sangat sulit untuk bernafas


dan tiba tiba sesosok cakar yg berwarna emas terlihat dari lubang yg terbentuk dari Sambaran petir tadi ....


__ADS_1


""""""""


"""""""


__ADS_2