
melihat tlpon nya yg berdering, awan menoleh dan ingin melihat siapa yg menelepon nya saat ini , ternyata yg menelepon adalah ibunya,. melihat hal itu, awan tampah menunggu lagi langsung segera mengangkat tlpon itu.
"halo Bu, ada hal apa yg membuat ibu tiba tiba menelepon ku saat ini" sejenak awan berpikir akan maksud tujuan ibunya itu
" hhmm.. ibu hanya lupa mengatakan, besok akan ada kenalan ibu yg akan berkunjung menemui mu di kota, dan dia adalah kerabat ibu yg paling dekat sewaktu masih di Clan petir langit " tutur ibu awan menjelaskan
" hhhmm baiklah ibu, ibu kirimkan saja kontak ku padanya, suru dia menghubungiku ketika dia telah sampai di kota, aku akan segera menjemputnya "
setelah selesai berbicara dengan ibunya, awan segera menutup tlpon dan meneruskan perjalanan nya menuju ke kota
.......
di suatu tempat di perguruan petir langit
" hai nenek tua, aku dengar besok kamu ingin turun gunung, siapakah yg ingin kamu temui " ucap lelaki tua paru baya kepada istrinya
" apa peduli mu akan hal itu, aku hanya ingin menjumpai kerabat ku yg sudah begitu lama tidak aku temui " terdengar jawaban yg sedikit tidak suka dari sang wanita itu
" yaaa sudahlah, aku juga malas mengurusi masalahmu " jawab lelaki tua paru baya itu yg terdengar kurang puas mendengar jawaban dari pertanyaan nya
lelaki tua paru baya itupun pergi meninggalkan ruangan meninggalkan istrinya yg terlihat begitu bahagia, di dalam benak si pria paru baya ini, sudah berpuluh puluh tahun dia tidak melihat raut wajah yg begitu bahagia dari istrinya itu, dan hal itu membuatnya begitu penasaran
sesampainya di ruangan biasa tempat si laki laki tua paru baya ini beristirahat, terlihat raut wajah dan rasa gelisa bercampur penasaran dari si lelaki. " Sam, kesini sebentar " ucap pria tua paru baya itu dengan nada pelan
dan tak lama setelah si pria tua berkata, tiba tiba sesosok laki laki yg berpakaian putih yg mengunakan jubah datang dalam sekejap mata " ada apa ketua Clan memanggil saya" ucap si laki laki sambil menekuk lutut di lantai dengan sangat hormat
__ADS_1
" aku ingin kamu diam diam mengikuti istriku pergi esok hari, aku ingin tau apa dan siapa yg ingin dia temui , dan ingat, jangan sampai keberadaan mu sampai terungkap " ucap si lelaki tua memberi perintah
" a.. anu ketua Clan, kamu jelas tau bahwa kultivasiku berada sangat jauh di bawah nyonya, aku takut, bahkan dari jarak seratus mil pun aku bersembunyi darinya, nyonya akan tetap merasakan aura keberadaan ku"
tampah basa basi dan jelas sadar akan hal itu, si pria tua itupun melemparkan sebua botol yg berisi lima buah eleksir tingkat tinggi " aku sudah memperhitungkan semua nya, didalam itu terdapat lima butir eleksir penghilang aura tingkat tinggi, itu cukup untukmu untuk mengikuti si nenek tua itu " ucap si pria tua sambil mengelus janggutnya yg cukup panjang
.....
tak lama berselang awan dan Jeny telah memasuki gerbang kota, awan berniat langsung mampir ke kediaman mbak Juni saat itu juga , awan mulai memasuki kawasan perumahan mbak Juni, dan tak lama berselang, awan pun telah tiba di depan pagar dan segera memarkirkan mobil sedan yg iya kendarai
mendengar suara mobil yg tidak lagi asing, suami mbak Juni yg bernama fras pun membukakan pintu ruangan depan rumah dan telah menyambut mereka , fras yg telah menerima kabar dari istrinya , antusias menyambut awan , sebenarnya fras ini cukup tertutup terhadap orang lain, apalagi hanya seorang bawahan istrinya, tak tau akan hal apa, ketika mendengar cerita dari istrinya tentang awan, sikapnya jadi berubah
" hai dek awan, silakan masuk" ucap fras yg dengan sopan mempersilakan awan yg baru saja turun dari mobil bersama Jeny . melihat sikap suami dari atasan nya ini, entah hal apa yg diceritakan oleh Mbak Juni kepadanya, hingga awan merasa kurang nyaman mendapat perlakuan yg seperti ini padanya . " hee hee, iya mas, " ucap awan sambil mengajak Jeny yg berada di sebelahnya
" ngomong ngomng mbak Juni nya kemana,kok aku ngk melihat keberadaannya dari tadi " ucap awan yg sudah cukup lama duduk di ruang tamu dan tak melihat mbak Juni itu
Tampa basa basi lagi, fras langsung membuka topik pembicaraan nya dengan awan, " dengar dengar mobil yg di pakai Juni saat ini adalah mobil dari kenalan mu ya " tutur fras yg membahas mobil Aston Martin One-77 milik awan itu " i.. iya, itu mobil teman ku yg dia titipkan padaku , dia sedang berlibur ke luar negri, jadi dia memintaku untuk merawatnya untuk saat ini " jawab awan dengan singkat
" temanmu itu pasti orang yg sangat kaya, aku dengar mobil ini seharga 25 miliar dan kelihatan masih sangat baru , dan dia membiarkanmu memakainya begitu saja "
" ha a iya, dia memang orang yg sangat murah hati, dan di bagasinya masih ada banyak mobil yg seperti ini , jadi tak masalah baginya untuk membiarkan ku membawa salah satunya " jawab awan yg sudah mengerti akan maksud dari sikap ramah dari suami mbak Juni ini
" lain kali, jika ada kesempatan, kamu ajaklah teman mu itu untuk berkunjung kemari, kita bisa makan malam bersama, nanti aku akan menyuruh Juni untuk memasarkan seafood yg paling enak untuk kalian "
" ha .. a.. baiklah, nanti aku akan memberitahu nya dan menyampaikan niat baik dari mas fras ini kepadanya" ucap awan yg hanya tersenyum melihat sifat dari suami atasan nya itu
__ADS_1
" oo iya, ini pacarmu ya, kamu sangat pandai sekali memilih wanita " ucap fras yg baru ter arakan pandangan nya kearah Jeny itu
" iya, ini pacarku, namanya Jeny, dia juga berasal dari provinsi yg cukup kecil sepertiku " jawab awan yg menunjuk kearah Jeny yg hanya tersenyum kecil itu
tak lama berselang , mbak Juni pun tiba, setelah berkenalan dengan Jeny dan membicarakan hal seperti tempat tinggal , pekerjaan, merekapun segera menuju ruang makan yg sudah tersaji rapi di atas meja
tak banyak hal yg mereka bahas saat makan bersama, hanya saja mbak Juni dan Jeny menjadi begitu akrap saat ini, terlihat mbak Juni begitu suka dan tertarik akan sifat Jeny yg begitu sopan dan santun , banyak hal yg mereka habiskan untuk bicara berdua saja, sampai sampai hal yg penting yg ingin di sampaikan kepada awan terlupakan
dan mengingat masih ada hal yg arus Jeny lakukan, Jeny pun berinisiatif mengajak awan untuk segera pergi, awan pun berpamitan kepada mbak Juni dan suaminya, ketika baru melangkahkan kaki, mbak Juni pun memanggil awan dan berkata " ooh iya, aku sampai lupa, atasan dari perusahan pusat memintamu untuk menemuinya ketika kamu sampai di kota keesokan harinya ,dan juga ini kunci mobilmu" sahut mbak Juni yg sambil memberikan kunci mobil Aston Martin One-77 milik awan.
" iya mbak, aku juga sudah di hubungi oleh mereka, tak tau hal apa yg membuat mereka ingin bertemu denganku, besok aku akan menemui mereka " jawab awan sambil menerima kunci mobilnya itu
awan dan Jeny segera memasuki mobil Aston Martin One-77 itu dan segera pergi menuju kearah jalan raya , di sepanjang jalan, awan dan Jeny sibuk membahas tempat mana yg akan mereka singgahi, akhirnya mereka sepakat untuk singgah di sebuah pusat perbelanjaan yg cukup terkenal di kota tersebut.
sesampai nya di tempat parkiran, semua mata orang yg berada di sana tertuju kearah kendaraan yg awan gunakan, bagaimana tidak, mobil Aston Martin One-77 yg awan kendarai saat ini, belum lebih dari sepuluh orng yg mengendarainya di kota ini, dan tentu saja ini menunjukan bahwa yg datang kali ini merupakan seorang yg sangat kaya raya. ketika pintu mobil itu mulai terbuka, mata semua orang seakan tertuju kearah pintu itu, mereka tidak sabar ingin melihat sosok orang yg berada didalam mobil ini.
Jeny yg akhirnya turun duluan, menjadi pusat perhatian dari semua mata yg melihat,dan disusul dengan awan yg mengunakan kaos oblong yg cukup bermerek.
" lelaki itu pasti anak orang kaya generasi kedua,lihat lah pria itu, kulitnya sangat bersih dan putih, beruntung sekali wanita yg berada bersamanya " ucap seorang wanita yg seumuran Jeny kepada temannya yg merasa iri , mendengar hal itu, Jeny hanya tersipu malu dan terus berjalan di samping awan sambil memasuki pusat perbelanjaan yg cukup besar dan megah itu
dan tak lama berselang ,sebuah mobil BMW yg baru datang, persis parkir di sebelah mobil awan, dan ternyata yg mengendarai mobil itu adalah Anita dan Soni .
.......
"""""
__ADS_1
"""""