Mata Dewa Sang Awan

Mata Dewa Sang Awan
token emas keluarga


__ADS_3

"halo tuan awan," terdengar suara dari bison yg menjawab tlpon


" iya, ini siapa" jawab awan


" saya adalah bawahan langsung dari Presdir dimana tempat tuan sekarang bekerja, tujuan saya menghubungi tuan ,karena atasan saya ingin membahas sesuatu yg cukup penting dengan anda tuan awan " ucap bison


" hal semacam apa yg ingin di bahas Presdir dengan karyawan biasa seperti saya ini" jawab awan merendah



" saya juga kurang jelas akan hal itu,sebaiknya tuan awan bicarakan langsung saja dengan tuan Erwin " jawab bison berdali



" ok... besok setelah saya kembali ke kota,saya akan menemui pak Presdir secara pribadi " tutur awan menjawab



" ok tuan awan, saya tunggu ke datangan tuan, dan untuk alamat lengkapnya keDiaman Presdir , tuan awan bisa menanyakan nya langsung ke manajer umum yg bernama Juni itu" tambah bison menjelaskan .



" hal apa yg ingin di bahas Presdir dengan rakyat jelata sepertiku ini" tutur awan yg merasa heran.



lalu awan segera menghubungi Jeny



" hai, Jen ,bagaimana kesibukan mu dalam beberapa hari ini" tutur awan dengan akrap di tlpon



" rupanya masih ingat menelpon juga kamu ya awan, aku kira kamu sudah tak ingat lagi dengan ku" sahut Jeny yg sedikit kesal melihat awan yg tak mengabari nya dalam beberapa hari belakangan


__ADS_1


" hee hee ,maaf.. maaf...,di sini sidnyal nya kurang bagus,ini saja aku mesti memanjat gunung hanya untuk demi mendengar suaramu " jawab awan menggombal



" benarkah,kamu tak berbohong kan" sahut Jeny


" iya benar,aku tak berbohong kok"


" mendengar kata" dari awan yg rela memanjat gunung hanya untuk mendengar suara nya saja,hati Jeny begitu bahagia "



" besok ketika kamu datang menjemputku, singgah lah ke rumah,ayah ku ingin sekali bertemu dengan mu" tambah Jeny yg terdengar begitu bahagia



" baik tuan putri,titah tuan putri akan saya laksanakan " jawab awan lagi yg semangkin membuat hati Jeny dak dik duk ...



di pagi hari, di sebuah sekte yg besar


" token itu ku titipkan pada seseorang,dan seseorang itu akan mengantarkan nya lagi dalam waktu dekat ini" sahut seorang wanita paru baya



" kamu tahu kan,token itu adalah token penerus keluarga kita,kenapa dengan begitu mudahnya kamu memberikan ke pada orng lain" sahut laki" paru baya itu terlihat kesal.



awan bersiap siap untuk meninggalkan kampung kelahirannya, sebelum berangkat,awan berpamitan ke pada ayah ibu, dan juga adik laki" nya



" ibu, ayah, aku akan segera kembali ke kota, ayah dan ibu baik" menjaga diri disini,


__ADS_1


dan untuk kamu reka,jagalah ke dua orng tua kita dengan baik" sahut awan



" kakak tenang saja,aku pasti akan menjaga dan melindungi ayah dan ibu dengan baik" jawab reka



sebelum pergi,ibu awan memberikan dua buah token giok ke pada awan



" ini kamu pegang dan simpan baik", yg ungu ini berguna untuk mu memasuki daerah perguruan petir langit kelak,dan yg berwarna emas ini, ini adalah tanda bahwa kamu adalah penerus keluarga,


dan kamu mesti membawanya kemana pun kamu pergi,ini akan berguna kelak, jika kamu menghadapi bahaya yg tidak bisa kamu hadapi" tutur ibu awan menjelaskan


" dari mana ibu mendapatkan token berwana emas ini BU , " tanya awan dengan penasaran



" token ini ibu dapatkan dari nenek mu,nenekmu mendapatkan token ini dari laki" tua itu, ibu juga tak bisa membayangkan ,andaikan laki" tua itu tau,kalau token ini tak lagi ada di kamarnya, entah reaksi apa yg akan di perlihatkan " jawab ibu awan sambil tertawa membayangkan ekpresi ayah nya yg kehilangan token penerus keluarga itu .



" baiklah Bu , aku pamit dulu,dalam waktu dekat ini,aku akan segera memenuhi tanggung jawab yg aku janjikan ke pada ibu itu" tutur awan



awan pun memasuki mobilnya, dan segera meninggalkan kampung halaman nya itu



awan pun berniat singgah ke propinsi B untuk menjemput Jeny , dan sekalian inggin bertemu dengan ayah nya Jeny



""""

__ADS_1


""""


__ADS_2