
sambil berjalan awan masih mengingat apa yang dia alami sore ini,dia merasa kalau dia ingin di hargai orang lain,dia mesti harus mempunyai uang dan status sosial yang cukup tinggi
sambil menenangkan hati dan menghibur diri,dia berkata,aku pasti akan bekerja lebih giat agar bisa mendapatkan uang yang lebih banyak
lalu tiba tiba hujan rintik rintik mulai turun,dia pun berlari santai dan melihat ada sebuah tempat untuk berteduh menunggu hingga hujan mulai Redah,tapi hujan semangkin deras dan deras lagi.karena dia tidak ingin bajunya basah kuyup di guyur hujan,dia memutuskan untuk menunggu sampai hujannya berhenti.
tiba tiba datang satu orng laki laki yang berbadan tegap,mulutnya mengeluarkan aroma alkohol yang begitu pekat,tidak tau seberapa banyak pria itu meminum minuman keras
dan yang membuat awan merinding,tato burung elang yang ada di bahu nya menunjukan bahwa laki laki itu adalah angota geng yang cukup di takuti di daerah itu karena tindakan kriminal nya yang begitu lengkap,dari pembunuhan,perampokan,pemerkosaan,dan banyak lain nya
geng elang hitam adalah geng yang cukup di takuti diantara geng lainnya,namanya cukup membuat masyarakat ketakutan hanya dengan mendengar namanya saja,hingga polisi pun cukup sulit untuk memberantas mereka sampai tuntas karena kebanyakan dari pemimpin mereka bermain di balik layar,dan kalaupun ada insiden yg di tangkap hanya bawahan nya saja alias croco mereka
melihat hal itu awan pun mulai memperhatikan laki laki itu dengan rasa takut akan bahaya
ketika laki laki itu mendekat,dia berkata kepada awan,hai nak,punya mancis tidak
dengan rasa takut awan pun menjawab,maaf bang saya tidak punya mancis karena saya tidak meroko sahut awan
mendengar kata kata dari mulut awan,laki laki itu berkata lagi,kamu laki laki tapi tidak merokok,laki laki mancam apa kamu ini sahut nya lagi
melihat laki laki ini cukup ramah,awan mulai memberanikan diri dan menjawab lagi,memang laki laki mesti merokok ya bang sahut awan,coba aban renungkan satu batang rokok itu harganya berapa,satu hari Abang merokok berapa batang,kalau uang nya Abang simpan,mungkin dalam satu bulan Abang sudah bisa menyimpan berapa banyak,itu kalau satu bulan,kalau satu tahun dan seterusnya sudah berapa uang yang Abang simpan, tambahnya lagi
mendengar kata kata dari awan membuat laki laki itu kesal dan marah,kata katanya membuat laki laki itu teringat akan apa yang selalu dia dengar dari adik nya setiap hari dan membuat dia mulai naik pitam
__ADS_1
lalu laki laki itu mulai mengeluarkan kata kata yang kasar dari mulut nya,kamu anak kecil tau apah haa,berani sekali menasehati aku seperti itu,udah bosan hidup rupanya
melihat laki laki itu bicara sambil teriak teriak membuat awan takut akan dalam bahaya
akhirnya dia berlari tampah memikirkan baju yang akan basah kuyup dan hujan yang begitu derasnya
dia terus berlari tampah menoleh ke belakang sedikitpun,hingga akhirnya dia terjatu dan bangkit lagi,tampah dia sadari dompetnya terjatuh di jalan
sesampainya di rumah dia menutup pintu dengan erat,berharap laki laki itu tidak mengikutinya lagi sampai di rumah,sesekali dia berjalan dan menoleh ke jendela dan melihat keluar apakah dia di ikuti
setelah merasa aman,dia pun menluncuti baju nya yang basah kuyup itu dan akhirnya pergi ke tempat tidur.
pagi harinya tiba tiba ada suara orang yang mengetuk pintu dan teriak teriak memangil namanya
tok..tokk.tokk awan buka pintunya
tapi yang lebih terkejut lagi adalah Mbak Siska yang melihat awan yang hanya mengunakan CD dan Tampa awan sadari benjolan yang ada di CD itu begitu tegap
setelah sadar dari akan hal itu awan pun kembali ke kamar dan menutup pintu dan berlekas mengambil pakaian nya untuk di kenakan
tak lama kemudian dia membuka pintu kembali sambil tersipu dan berkata, eehh Mbak Siska silakan masuk dulu
dengan raut muka yang meronah dan sedikit memerah Mbak Siska berkata,ngk usah disini saja
tampah basa basi lagi Mbak Siska mengutarakan maksud kedatangan nya dan berkata
uang sewa untuk bulan ini dan bulan lalu sudah adakan sahut nya dengan sedikit kesal
lalu awan berkata,Iyah udah ada mbak tunggu sebentar tambahnya lagi
__ADS_1
awan pun mulai masuk kedalam dan mencari dompetnya yang ada di dalam celananya tadi malam
dia mencari di celana tapi tidak ketemu,terus dia mulai mencari di dalam tas yang dia selalu kenakan ke tempat kerja juga tidak ada
dan dia terus mencari di lantai,di tempat tidur juga tidak ketemu,dengan panik dia berkata dan berpikir hilang dimana dompet ku itu
setelah sekian lama Mbak Siska akhirnya sudah tidak sabar dan memangil namanya lagi
awan,sudah belum,waktuku tidak banyak,aku masih harus pergi menemani anak ku pergi belanja
dengan penuh cemas awan pun keluar menemui Mbak Siska dan berkata
mbak uang nya sudah ada tapi
Mbak Siska memotong pembicaraan awan di tengah,tapi apa ya awan
lalu awan berkata,mbak dompet saya ngk tau jatuh dimana,uang dan kartu kredit saya di situ semua,bisah tidak mbak datangnya nanti sore aja
mendengar hal itu mbak Siska kesal dan berkata,ini sudah bulan yang ke dua ya awan
kalau nanti sore uang nya tidak ada,jangan salahkan saya karena bersikap kejam,saya rasa sudah cukup toleran saya ke kamu,tambah Mbak Siska dengan nada yang agak kesal
awan mengerti dengan apa yang Mbak Siska ucapkan,karena Mbak Siska sudah cukup baik terhadapnya dan sudah banyak juga memberi keringanan untuk dia
akhirnya awan cuma bisa berjanji untuk mengiyakan ucapan Mbak Siska
setelah Mbak Siska pergi awan mulai mencari lagi dan mengingat dimana saja dia singgah dan ingin mencoba mencari dompet tersebut.andai kata dompet nya jatuh di salah satu tempat,dia berharap masih ada disana,dan andai kata sudah tidak bisa di temukan lagi,kemungkinan kemungkinan terus terpikir di benak nya.dan dia memutuskan untuk mandi dan segera mencari ke tempat tempat yang perna dia singgahi sepulang dari tempat perbelanjaan itu dengan secepat nya juga
__ADS_1