
"Alhamdulillah belum terlambat ," gumam Chica saat turun dari motor ojek online yang mengantar nya berangkat sekolah.
"Assalamualaikum pak Andi..."sapa gadis manis ini kepada guru yang berjaga di depan gerbang sekolah.
"Wa'alaikum salam..."sahut guru muda itu sambil mengulumkan senyum kepada Cicha.
Cicha segera meninggalkan tempat itu dan berlari kecil menyusuri koridor sekolah menuju kelasnya.Kelas XII IPA 1 , ya itulah kelasnya.Kelas yang rumornya hanya anak - anak pintar yang bisa masuk kelas itu.tapi itulah memang kenyataannya.Cicha salah satu siswa teladan di sekolah itu.Sekolah SMA TUNAS BANGSA , salah satu sekolah favorit di kota B.
Bisa sekolah di sekolah favorit bukan berarti membuat Cicha merasa bangga dan senang.Cicha merasa minder bila disandingkan dengan teman-temannya yang berasal dari keluarga yang berada.Karena kenyataannya Cicha bisa masuk sekolah ini melalui jalur prestasi,dan selama hampir tiga tahun Cicha mengandalkan beasiswa yang diberikan sekolah agar tetap bisa melanjutkan sekolahnya.Dan alasan inilah yang membuat Cicha menjadi gadis yang pendiam jika disekolah.
Cicha gadis 17 tahun ini hanyalah gadis biasa yang berasal dari keluarga sederhana.Cantik , pintar , ramah , baik hati dan pendiam ( tapi ini hanya berlaku di sekolah tapi berbeda sewaktu dia di rumahnya.Saat dirumah , Chica adalah gadis periang dan selalu ceria.Hanya sahabat-sahabatnya lah yang tahu sifat nya ini)
"Cha...."terdengar beberapa suara yang sedang menyapa Cicha secara bersamaan , saat gadis itu memasuki ruang kelas nya.Ya itulah Niken , Marina dan Erika , sahabat-sahabat Cicha selama ini.Chica merasa nyaman saat bersama mereka.Karena mereka bertiga tak pernah memamerkan kekayaan orang tua mereka , meski mereka anak - anak dari keluarga berada.
Cicha hanya membalas dengan senyuman manisnya dan langsung menghampiri mereka bertiga yang duduk tepat di depan meja guru , karena disanalah tempat duduknya.
"Cha kmren kamu kemana kok gk ikut ujian praktikum biologi dari Bu Hesti ?"tanya Erika pada Cicha yang baru saja duduk di bangkunya.
"Maaf kemaren aku agak nggak enak badan , jadi nggak bisa ikut ."jawab Cicha yang pandangan matanya tertuju pada bangku kosong di pojok paling belakang.
"Wooyyy....Yaelah yang nanya dimana yang dilihat yang mana ???" gerutu Erika kesal sambil mengibaskan tangannya di depan muka Cicha.
__ADS_1
"Eh...maaf Er ," tatkala membuat Chica kaget dan langsung mengalihkan pandangannya.
"Dia nggak masuk , tadi Bu Vivi guru TU bilang katanya dia ijin nggak masuk karena sakit ,"sahut Niken yang seakan tahu apa yang dipikirkan Cicha.
"Apa sih Cha hebatnya tu anak , sampai-sampai seorang Cicha nggak bisa move on ?" ~ Niken
"ayolah Cha....ini hanya akan membuat mu sakit hati terus , sebagai cewek kamu sempurna Cha , pintar iya , cantik iya , baik iya , jago masak , segalanya Cha.Aku sebagai cewek kadang iri sama kamu.Buang semua perasaan itu , masih banyak cowok lain yang lebih baik ." Kekesalan Erika semakin menjadi - jadi.
"Dia kan salah satu cowok tampan , tajir , pintar dan paling dingin kayak es batu di sekolah kita ini ," iseng Marina dengan sedikit meledek.
"Marina!!!"teriak Niken dan Erika yang tambah kesal dengan tingkah Marina yang gk bisa diajak serius.
Cicha hanya bisa diam dan tak menjawab apapun.Menurut Cicha semua itu benar , mengapa dia tak bisa move on dari satu nama itu , mengapa dia tidak bisa membuang jauh-jauh perasaan itu . Apa dia masih berharap ada suatu keajaiban setelah hampir tiga tahun ini .
bel masuk telah berbunyi , tanda pelajaran akan segera dimulai.Semua siswa berhamburan masuk ke kelas masing - masing.
Semua siswa kelas XII IPA 1 sudah duduk rapi di bangku masing - masing.Sesaat setelah itu masuklah Bu Hesti ke dalam kelas.Ya hari ini jam pertama adalah pelajaran biologi.
"Sebelum kita mulai pelajaran hari ini marilah kita berdoa terlebih dahulu menurut kepercayaan masing - masing !"berdoa mulai !"Dirga yang notabene adalah ketua kelas memimpin yang lain untuk berdoa.
"berdoa selesai !"~Dirga
__ADS_1
"Keluarkan buku pelajaran kalian !"
Bu Hesti mulai menerangkan tentang bab perkembangbiakan pada tumbuhan,dengan sangat jelas dan berkharisma sebagai guru.
"Oh ya mengenai ujian praktikum kemarin saya belum bisa mengumumkan nilainya,karena 2 teman kalian belum iku ujian ," sela Bu Hesti di tengah-tengah waktu menerangkan.
"Cicha besok saya tunggu di lab sepulang sekolah ,"
"Ya Bu." jawab Cicha disertai anggukan kepala.
"Oh ya jangan lupa kamu kasih tahu Keyndra !"tambah Bu Hesti sambil melihat ke arah bangku Keyndra yang kosong karena hari ini nggak masuk.
Cicha hanya bisa menganggukan kepala karena kaget gurunya menyebut nama Keyndra.
gimana caranya ngasih tau Keyndra , berbicara dengan nya pun aku tak pernah??batin Cicha bingung apa yang harus dilakukan.
SELAMAT MEMBACA !!!!🤗🤗🤗
SEMOGA KALIAN SUKA
MAAF JIKA ADA KESALAHAN YA
__ADS_1
KARENA BARU PERTAMA KALI
🙏🙏🙏🙏